Connect with us

Sepakbola

3 Klub Premier League yang Siap Mencaplok Thomas Muller yang Mulai Tak Betah di Bayern Munchen

Published

on


Finroll.com, Jakarta — Pemain depan Bayern Munchen, Thomas Muller, bisa meninggalkan Allianz Arena dalam waktu dekat. Hal itu tidak terlepas dari situasinya di klub.

Muller sekarang merasa sangat frustrasi karena minimnya kesempatan bermain di bawah asuhan Niko Kovac. Menurut laporan, ia bisa menuju ke Premier League.

BACA JUGA : 

Pemain berusia 30 tahun itu memulai lima pertandingan terakhirnya dari bangku cadangan. Dia sudah tidak menjadi pilihan utama di Bayern Munchen dan disebut-sebut sudah memutuskan untuk meninggalkan klub masa kecilnya.

Muller sudah memenangkan gelar Bundesliga sebanyak delapan kali dan Liga Champions dengan klubnya saat ini. Muller juga memenangkan Piala Dunia 2014 bersama tim nasional Jerman.

Jika serius mempertimbangkan untuk pergi dalam beberapa bulan mendatang, Muller tidak akan kekurangan peminat. Beberapa klub Premier League bisa jadi tujuannya.

Berikut ini tigak klub Premier League yang bisa menampung Thomas Muller seperti dilansir Madaboutepl.

Manchester United

Striker Bayern Munchen Thomas Muller mencetak hattrick ke gawang Fenerbahce pada semifinal Audi Cup 2019 di Allianz Arena, Rabu (31/7/2019) dini hari WIB. (AP Photo/Matthias Schrader)

Menyusul hengkangnya Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez pada bursa transfer musim panas, stok penyerang Manchester United semakin menipis.

Setan Merah tidak menjalani start yang meyakinkan pada musim ini. Untuk itu, mereka perlu merekrut pemain berkualitas pada bulan Januari untuk tetap menjaga asa finis di posisi empat teratas.

Thomas Muller, yang mampu beroperasi di mana saja di lini serang, memiliki banyak pengalaman dalam kariernya dan bisa menjadi pembelian yang cerdik untuk tim Ole Gunnar Solskjaer.

Setan Merah membutuhkan gol dan pemimpin di sepertiga akhir dan akan kesulitan untuk menemukan pilihan yang lebih baik dari Muller di tengah musim.

Tottenham Hotspur

Pemain Bayern Munchen, Thomas Muller, merayakan golnya ke gawang Bayer Leverkusen pada babak semifinal Piala DFB Pokal di BayArena, Rabu (18/4/2018) dini hari WIB. (AP Photo/Martin Meissner)

Dalam beberapa tahun terakhir, klub London utara Tottenham Hotspur sangat bergantung pada Harry Kane untuk mencetak gol dan mereka tentu saja sudah menuai banyak manfaat dari sang striker.

Meskipun Kane berada dalam kondisi yang bagus sejauh musim ini, The Lilywhites kesulitan dengan pemain pendukung sang striker di lini depan.

Pemain-pemain seperti Christian Eriksen, Erik Lamela dan Heung-min Son punya kemampuan hebat. Namun, penyerang kelas dunia dan serba bisa seperti Thomas Muller akan sangat berguna terutama untuk mengurangi beban Harry Kane di depan gawang.

Everton

Striker Bayern Munchen, Thomas Muller berusaha merebut bola bek AC Milan, Theo Hernandez selama pertandingan International Champions Cup 2019 di Kansas City, Amerika Serikat (24/7/2019). AC Milan kalah tipis 1-0 atas Munchen berkat gol Leon Goretzka. (AP Photo/Orlin Wagner)

Kesulitan Everton masih terus berlanjut pada musim ini meskipun terjadi kehebohan selama musim panas dan keadaan terlihat suram bagi Marco Silva. The Toffees memiliki skuat yang bagus tetapi kurangnya pengalaman di sepertiga akhir harus segera di atasi Silva jika dia diberi kesempatan pada Januari.

Moise Kean dan Dominic Calvert-Lewin perlu diberi waktu dan beban kerja yang sedikit lebih santai jika mereka ingin menjadi pilihan jangka panjang untuk klub Merseyside.

Dan seseorang seperti Thomas Muller bisa mengatasi masalah mereka di lini depan. Ada sangat sedikit pemain yang memiliki pengalaman dan mental juara dengan gaya permainan tertentu seperti Muller untuk menjaga pemain muda tetap jujur dan berdedikasi.(bola.com)

Sepakbola

Ketimbang Manchester United, Federico Chiesa Pilih Gabung AC Milan

Published

on

By

Penyerang Fiorentina, Federico Chiesa (kanan) berebut bola dengan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Artemio-Franchi di Florence (15/12/2019). Inter Milan bermain imbang 1-1 atas Fiorentina. (AFP Photo/Filippo Monteforte)

Finroll.com, Jakarta – Rencana Manchester United mendapatkan tanda tangan Federico Chiesa pada bursa transfer musim panas tahun ini bakal sulit terealisasi. Pasalnya, Chiesa dikabarkan La Nazione lebih memilih AC Milan ketimbang MU.

Pemain berusia 22 tahun tersebut merupakan satu di antara bintang muda yang bersinar di Fiorentina. Sudah dua musim terakhir Federico Chiesa reguler menjadi starter di sisi sayap kanan La Viola.

Penampilan Chiesa yang menawan itu membuatnya diincar Manchester United. Tim Setan Merah tertarik menjadikan winger Timnas Italia itu sebagai bagian dari lini serang MU untuk musim depan.

La Nazione mengklaim Manchester United bakal gigit jari dalam perburuan Chiesa. Pasalnya sang winger lebih memilih untuk pindah ke AC Milan pada musim depan.

Federico Chiesa pada awalnya tertarik dengan tawaran MU. Namun, manajemen Manchester United tidak mampu memberikannya garansi jam bermain pada musim depan.

Jaminan Tampil Reguler

Sementara itu, AC Milan siap menjadikan Chiesa tampil secara reguler. Situasi tersebut membuat Federico Chiesa lebih tertarik pindah ke I Rossoneri.

Jam bermain memang menjadi kebutuhan krusial bagi Chiesa pada musim 2020/2021 mendatang. Hal ini dikarenakan Federico Chiesa menargetkan tampil di Piala Eropa 2020 bersama Timnas Italia.

Untuk itu, dia harus bermain secara reguler pada musim depan. Jika pindah ke Manchester United, peluang Chiesa menembus skuad Gli Azzurri semakin berkurang.

Selain itu, tampilnya AC Milan pada kualifikasi Liga Europa musim depan menjadi nilai lebih yang membuat Federico Chiesa tertarik berseragam Merah-Hitam.

Pihak Fiorentina diberitakan tidak keberatan melepaskan Chiesa pada musim panas nanti. Namun, sang winger dibanderol di kisaran angka 50 juta euro.

Sumber : Bola.com

Continue Reading

Sepakbola

Jadwal Live Streaming 16 Besar Liga Champions Dini Hari Nanti

Published

on

By

Logo Liga Champions (UEFA)

Finroll.com, Jakarta – Pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions akan dilanjutkan pada Minggu (9/8/2020) dini hari nanti. Laga akan disiarkan secara langsung oleh SCTV dan streaming di Vidio.

Liga Champions tertunda sejak 11 Maret akibat pandemi virus corona. UEFA kemudian memutuskan untuk merampungkan sisa pertandingan pada Agustus 2020.

UEFA memastikan seluruh jadwal Liga Champions mulai babak perempat final hingga final digelar terpusat, tepatnya di Lisbon, Portugal. Selain itu, pertandingan juga diselesaikan dengan format one-legged alias tanpa leg kedua.

Pada laga Sabtu (8/8/2020), dua tim sudah menyegel tiket perempat final, yakni Manchester City dan Lyon.

Manchester City mendepak Real Madrid dengan agregar 4-2 setelah menang 2-1 di Etihad Stadium. Sementara, Juventus mengalahkan Lyon 2-1. Namun, mereka terdepak karena kalah agresivitas gol tandang.

Pada duel dini hari nanti, Barcelona, Napoli, Chelsea, dan Bayern Munchen akan saling sikut. Sementara, Atalanta, Atletico Madrid, PSG, dan RB Leipzig sudah memastikan lolos ke babak perempat final sebelumnya.

Berikut ini jadwal perempat final Liga Champions 2019/2020.

Jadwal Pertandingan

Penyerang Bayern Munchen, Thomas Muller, duel udara dengan bek Chelsea, Antonio Rudiger, pada laga Liga Champions di Stadion Stamford Bridge, Selasa (25/2/2020). Chelsea takluk 0-3 dari Bayern Munchen. (AP/Frank Augstein)

Minggu (9/8/2020)

Bayern Munchen vs Chelsea (3-0)

Barcelona vs Napoli (agregat 1-1) siaran langsung di SCTV

Pukul 02.00 WIB.

Sumber : Bola.com

 

Continue Reading

Sepakbola

Curahan Hati Raphael Varane Setelah Jadi Biang Kerok Kegagalan Real Madrid

Published

on

By

Raphael Varane dalam duel Manchester City kontra Real Madrid pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2019/2020 di Etihad Stadium, Sabtu (8/8/2020). (AFP/Peter Powell)

Finroll.com, Jakarta – Raphael Varane menjadi biang kerok kekalahan Real Madrid dari Manchester City pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2019/2020 di Etihad Stadium, Sabtu (8/8/2020).

Dalam duel itu, Varane turut andil dalam dua gol Manchester City yang dicetak oleh Rahem Sterling dan Gabriel Jesus.

Akibatnya, Real Madrid tersingkir dari Liga Champions karena pada leg pertama kalah 1-2 di Santiago Bernabeu.

“Kekalahan ini milik saya, saya harus menerimanya,” kata Varane seusai pertandingan.

“Saya punya tanggung jawab. untuk kekalahan ini. Kami telah mempersiapkan dengan baik, tetapi kesalahan membuat semuanya hancur.”

“Saya sedih untuk rekan satu tim saya.”

“Mungkin kami mengambil terlalu banyak mengambil risiko pada awal laga dan membayar mahal untuk itu,” jelas Varane.

“Saya bersyukur atas dukungan rekan satu tim, itu tidak banyak terjadi pada saya dalam karier saya, di mana saya telah membuat kesalahan yang mahal.

“Ada masa di lapangan ketika Anda harus membayar dengan sangat mahal, begitulah adanya. Tidak ada penjelasan lebih lanjut,” tutup Raphael Varane.

Komentar Zidane

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, tak mau mencari kambing hitam atas kekalahan tersebut.

“Ketika Anda kalah, Anda tidak bisa bahagia,” kata Zidane dikutip dari Marca.

“Tapi kami harus bangga dengan apa yang telah kami lakukan. Kami harus memberi selamat kepada lawan karena mereka bermain bagus.”

Zidane mengakui kekalahan itu dan tak mencari kambing hitam.

“Kami tidak harus mencari alasan, kami kalah dalam kedua pertandingan, tetapi yang paling penting adalah saya bangga dengan tim ini.

Sumber : Bola.com

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending