Connect with us

Sepakbola

3 Psywar Jose Mourinho untuk Manchester United Jelang Lawatan ke Old Trafford

Published

on


Manajer Manchester United asal Portugal, Jose Mourinho. (AFP/Oli Scarff)

Finroll.com, Jakarta – Manajer baru Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, mengirim pesan kepada manajemen, penggemar, dan staf pelatih Manchester United. Pesan tersebut disampaikan Moruinho jelang laga tandang Tottenham ke Old Trafford pada Kamis (5/12/2019).

Pekan ke-15 kompetisi Premier League musim 2019/20 bakal menyajikan drama yang menarik. Untuk pertama kalinya sejak satu tahun terakhir, Jose Mourinho akan kembali ke Old Trafford.

BACA JUGA : 

Namun kali ini, status Jose Mourinho telah berubah menjadi manajer Tottenham Hotspur. Drama kembalinya Mourinho ke markas besar Manchester United itu menjadi bahasan menarik belakangan ini.

Football London, Selasa (3/12/2019, mengklaim laga tersebut bakal jadi pertandingan emosional bagi pelatih asal Portugal tersebut. Mourinho disebut ingin kembali unjuk gigi.

Apalagi performanya bersama Tottenham Hotspur cukup meyakinkan dalam tiga laga terakhir. Kesempatan Mourinho untuk unjuk penampilan di Old Trafford juga terbilang besar.

Manchester United yang tampil tak sesuai harapan belakangan ini, membuat Mourinho cukup percaya diri untuk merengkuh kemenangan keempatnya sebagai manajer Spurs.

Terbaru, Jose Moruinho mengirim psywar atau perang urat syaraf kepada manajemen, penggemar, dan staf Manchester United sebelum jelang pertandingan. Apa saja psywar yang disampaikan Jose Mourinho kepada Manchester United? Berikut Bola.com telah merangkumnya.

1. Jose Mourinho Semakin Percaya Diri

Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho merayakan gol yang dicetak Harry Kane ke gawang Olympiakos pada pertandingan Grup B Liga Champions di Stadion Tottenham Hotspur di London utara (26/11/2019). Tottenham menang telak 4-2 atas Olympiakos. (AP Photo/Matt Dunham)

Satu tahun yang lalu Jose Mourinho dipecat manajemen Manchester United menyusul performa buruknya bersama Setan Merah. Namun bersama Tottenham Hotspur, Jose Mourinho kembali percaya diri.

Dalam wawancaranya bersama Football London, pelatih berjuluk The Special One itu yakin mampu meraih kemenangan atas mantan klubnya itu.

“Saya ingin melupakan pemecatan itu. Saya lebih suka fokus pada klub raksasa yang saya tangani saat ini. Kepada manajemen klub, saya ingin mengatakan satu hal bahwa saya hanya ingin kemenangan,” ujar Jose Mourinho.

2. Ingin Balas Dendam

Jose Mourinho, manajer Tottenham Hotspur saat laga kontra West Ham (23/11/2019). (AFP/Adrian Dennis)

Jose Mourinho tidak mengatakan secara langsung tentang misi balas dendamnya kepada manajemen ataupun suporter Manchester United. Namun dari pernyataan yang dilontarkan beberapa waktu lalu, tersirat ada misi besar yang diusung dalam lawatannya ke Old Trafford pada Kamis (5/12/2019) mendatang.

“Mengenai hubungan saya dengah United? Anda tahu apa yang telah mereka lakukan kepada saya. Saya pikir, mereka juga akan menebak apa yang bisa saya berikan untuk mereka,” kata Jose Mourinho.

3. Tak Berharap Empati Berlebih dari Fans

Jose Mourinho. (AFP/Paul Ellis)

Masih melansir dari sumber yang sama, Jose Mourinho juga memberi peringatan kepada suporter Manchester United yang masih mencintainya. Mourinho berharap agar fans tidak terlalu memberikan empati yang berlebihan kepadannya.

Menurut Mourinho, empati fans Manchester United itu bisa saja membuat manajemen klub Tottenham Hotspur tidak terlalu merasa senang. “Tentu akan ada empati untuk Saya. Itu tidak masalah, namun kadang-kadang, empati tersebut bisa membuat manajemen klub saya saat ini tidak senang,” tambah Jose Mourinho.(bola.com)

Advertisement

Sepakbola

Mikel Arteta Hampir Melakukan Blunder Fatal dalam Duel Chelsea Vs Arsenal

Published

on

By

Striker Arsenal, Gabriel Martinelli, berebut bola dengan pemain Chelsea pada laga Premier League pekan ke-24 di Stamford Bridge, London, Rabu (22/1). Arsenal tahan imbang Chelsea 2-2. (AFP/Daniel Leal-Olivas)

Finroll.com, Jakarta – Mikel Arteta nyaris membuat blunder saat Arsenal dalam posisi tertinggal saat berjumpa Chelsea di Stamford Bridge, Rabu (22/1/2020). Pelatih asal Spanyol mengaku sempat ingin menarik keluar Gabirel Martinelli saat menghadapi Chelsea.

Dini hari tadi, Arsenal menyambangi Chelsea di Stamford Bridge. Pada laga itu, Arteta memasang Martinelli sebagai starter setelah Pierre-Emerick Aubameyang absen karena mendapatkan hukuman suspensi.

Arsenal berada dalam kondisi yang sulit setelah David Luiz mendapatkan kartu merah, dan tertinggal lebih dahulu melalui penalti Jorginho. Namun Martinelli memberikan harapan kepada Arsenal dengan mencetak gol indah penya kedudukan.

Arteta mengaku lega melihat gol Martinelli itu karena ia sempat mempertimbangkan menarik keluar sang striker. “Saya sempat berpikir untuk menarik keluar Martinelli, namun kemudian saya berubah pikiran,” beber Arteta kepada Sportsmole.

Respon Bagus Arteta mengaku bangga melihat Martinelli dan skuat Arsenal mampu mengimbangi permainan Chelsea. Ia menyebut timnya telah bermain dengan sangat baik sehingga bisa meraih hasil imbang.

“Saya sempat berpikir menariknya [Martinelli] keluar, namun saya tidak mau mengubah semangat tim ini. Saya ingin mempertahankan semangat yang ditunjukkan pemain saya dan itu memberikan kami peluang.”

“Saya meminta para pemain untuk bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan. Jadi ini adalah respon yang sangat baik dari mereka.”

Bertarung Hingga Titik Darah Penghabisan

Pemain Arsenal merayakan gol yang dicetak Gabriel Martinelli ke gawang Chelsea pada laga Premier League pekan ke-24 di Stamford Bridge, London, Rabu (22/1). Arsenal tahan imbang Chelsea 2-2. (AFP/Daniel Leal-Olivas)

Pada kesempatan ini Arteta juga menyanjung mental baja Arsenal di mana ia menilai timnya mampu membalikkan kedudukan saat tertinggal dan juga ketika bermain dengan 10 pemain.

“Saya mengatakan kepada para pemain saya bahwa jika ada pemain yang membuat kesalahan itu normal. Namun yang tidak boleh terjadi adalah ketika kami tidak bangkit.”

“Semua pemain kami percaya kami bisa bangkit di jeda pertandingan dan kami akhirnya melakukan itu. Saya tidak menyangka Hector akan mencetak gol di laga ini dengan kaki kirinya. Namun saya gembira itu bisa terjadi hari ini.” ujarnya.

Tambahan satu poin yang didapatkan Arsenal membuat mereka masih tertahan di peringkat 10 klasemen sementara EPL.

Mereka kini sudah mengumpulkan 30 poin dari 10 pertandingan.

 

Sumber asli: Sportsmole

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi, Published 22/1/2020)

Continue Reading

Sepakbola

Superstar: Chris Wood dan Kontribusi Besar Membungkam Manchester United di Old Trafford

Published

on

By

Striker Burnley, Chris Wood, tampak berlari untuk merayakan golnya ke gawang Manchester United dalam laga pekan ke-24 Premier League di Old Trafford, Kamis (23/1/2020) dini hari WIB. Manchester United kalah 0-2 dari Burnley dalam laga ini. (Paul Ellis/AFP)

Finroll.com, Jakarta – Manchester United takluk 0-2 dari Burnley dalam laga pekan ke-24 Premier League di Old Trafford, Kamis (23/1/2020) dini hari WIB. Dalam pertandingan ini, striker Burnley, Chris Wood, pantas menjadi superstar yang sukses membungkam The Red Devils di depan pendukungnya sediri.

Dalam pertandingan ini, Chris Wood mencetak gol pertama Burnley dan memberikan assist untuk Jay Rodriguez yang mencetak gol kedua Burnley.

Kontribusi tersebut tentu cukup besar bagi tim tamu yang secara mengejutkan mampu meraih tiga poin di Old Trafford untuk pertama kamlinya sejak 1962.

Tim tuan rumah sebenarnya lebih mendominasi jalannya pertandingan. Namun, sebuah situasi set-piece menjadi awal dari malapetaka yang dialami Manchester United.

Sundulan kepala Ben Mee disambut dengan baik oleh Wood yang melakukan tembakan yang tak mampu dibendung David de Gea karena jalannya bola yang melengkung.

Satu hal yang menarik, gol yang dicetak oleh Chris Wood pada menit ke-39 ini merupakan gol pertama Burnley di babak pertama laga Premier League sejak November tahun lalu, di mana saat itu mereka mencetak dua gol ke gawang West Ham United.

Kombinasi antara Chris Wood dan Jay Rodriguez pun menjadi faktor utama keberhasilan Burnley mencetak gol keduanya ke gawang Manchester United. Permainan satu-dua di antara dua striker Burnley itu mampu membuat David de Gea untuk kedua kalinya mengambil bola di dalam gawangnya.

(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Paul Pogba Sudah Tidak Sejalan dengan Manchester United

Published

on

By

1. Paul Pogba – Pemain yang berhasil membawa Prancis meraih gelar juara Piala Dunia ini mampu bangkit dan tampil apik di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Sang pelatih pun tak segan-segan mengatakan bahwa Pogba adalah pemimpin tulen. (Paul Ellis)

Finroll.com, Jakarta –  Manchester United sepertinya akan kehilangan satu pemain bintangnya pada bursa transfer musim panas nanti. Mino Raiola, selaku agen Paul Pogba, menegaskan bahwa ambisi sang klien tidak cocok dengan klub berjulukan Setan Merah itu.

Sudah bukan rahasia lagi kalau Pogba ingin meninggalkan Old Trafford sejak lama. Bahkan, ia sudah memberikan kode keras soal kepergiannya pada bursa transfer musim panas lalu.

Sayangnya, kepindahannya tak kunjung terwujud. Sejumlah klub seperti Real Madrid dan Juventus dikabarkan berminat. Namun, harga tinggi yang dipasang Manchester United membuat mereka harus mundur secara teratur.

Namun, perburuan diyakini tidak akan selesai sampai di situ saja. Menurut sejumlah laporan, kedua klub raksasa Eropa itu bakal kembali bergerak mengejar tanda tangan Pogba pada bursa transfer musim panas mendatang.

Kabar ini semakin diperkuat oleh Mino Raiola, yang beberapa waktu lalu pernah mengatakan kapok membawa pemainnya ke Old Trafford. Ia berkata bahwa ambisi gelandang berdarah Prancis itu sudah tidak sejalan lagi dengan Manchester United.

“Semuanya tahu ambisi dari kedua belah pihak tidak lagi sama pada tahun lalu. Mari jujur, mari bicara soal gajah yang berada di sebuah ruangan,” tutur Raiola kepada Sky Sports News UK.

“Jadi kami harus melihat pada musim panas nanti apakah Paul masih masuk dalam rencana Manchester United dan apakah Manchester United masih ada dalam rencana Paul,” lanjutnya.

Belum Pasti Hengkang

Kendati demikian, Mino Raiola menegaskan Pogba masih membuka pintu untuk memperpanjang kontraknya bersama Manchester United. Toh, tugasnya hanyalah mengevaluasi semua tawaran yang sampai ke hadapannya.

“Tugas saya adalah mendengarkan. Tuhan memberikan saya dua telinga dan satu mulut, jadi mungkin lebih baik untuk mendengarkan sesekali ketimbang berbicara,” ujar Mino Raiola.

“Saya mengharapkan pemain saya senang dan saya berharap klub juga begitu. Itulah tugas saya. Saya tidak ingin berjalan di depan dari apa yang akan terjadi pada musim panas nanti,” ujar pria berumur 52 tahun tersebut.

Saat ini Pogba masih belum bisa merumput karena cedera. Beberapa waktu lalu, ia pulih dan sempat menjalani sejumlah pertandingan. Namun, kondisinya kembali buruk sehingga harus mendekam di ruang perawatan.(bola.com)

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, puiblished 23/1/2020)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending