Connect with us

Entertainment

5 Fakta Kepergian Bayi Kembar Ammar Zoni dan Irish Bella

Published

on


Pasangan selebriti Ammar Zoni dan Irish Bella tengah berduka. Mereka harus merelakan bayi kembar yang dikandung oleh Irish.

Bayi kembar berjenis kelamin perempuan itu meninggal pada Minggu (6/10) lalu. Mereka lahir prematur dan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Pihak rumah sakit yang menangani Irish juga sudah menggelar konferensi pers terkait kepergian bayi kembar tersebut. Story berikut akan merangkum deretan fakta di balik kabar duka itu. Berikut ini rangkumannya.

1. Penyebab bayi kembar Irish Bella dan Ammar Zoni meninggal

Salah satu dokter yang bertanggung jawab dalam proses persalinan Irish, dr. Gatot Abdurrazak, Sp.OG mengatakan bahwa perempuan berusia 23 tahun itu datang ke Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta Barat, Jumat (4/10) pagi.

“Jadi Irish datang Jumat pagi sudah stage (stadium) 4 (kondisi bahaya). Janin yang resipien (penerima darah) sudah bengkak jantungnya. Seluruh tubuh bengkak dan pertumbuhannya kecil,” ucap dr. Gatot, saat jumpa persnya di RSAB Harapan Kita, Jakarta Barat.

Pada kehamilan bayi kembar yang dialami Irish, terdapat kondisi hanya satu telur. Di mana 5 persen dari kembar satu telur, pembuluh darah di plasenta berhubungan. Sehingga, janin pertama (pendonor) memberikan darah kepada janin kedua (resipien).

Menurut dr. Gatot, Bayi kembar donor resipien itu disebut Twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS). Lalu tim dokter sempat mengecek kembali kondisi Irish dan janinnya pada Minggu (6/10) pagi. Tekanan darah Irish saat itu mencapai 180/90 mmHG.

“Minggu pagi saya datang visit, detak jantung masih ada, tapi ibunya (Irish Bella) tekanan darah naik. Mirror syndrome sudah naik. Pasien jam 09.00 WIB dipindah ke HDU, dan ternyata (janinnya) sudah tidak ada detak jantung. Meninggal diperkirakan jam 08.00 WIB,” tuturnya.
Mirror syndrome atau sindrom Ballantyne merupakan kondisi kehamilan saat janin memiliki kelebihan cairan yang tidak normal, dan ibu hamil mengalami preeklamsia (bentuk hipertensi atau tekanan darah tinggi).

2. Bayi kembar meninggal dalam kandungan
Irish memang sempat menjalani proses operasi untuk mengeluarkan kedua bayinya dari dalam kandungan. Namun rupanya dr. Gatot juga menuturkan bahwa bayi kembar yang ada di kandungan Irish itu sudah meninggal sebelum dikeluarkan melalui operasi caesar.

“Iya meninggal di dalam. Itu akibat dari sebagian plasenta yang lepas, (disebut) solusio plasenta. Itu disebabkan preeklamsia yang disebabkan Mirror syndrome,” kata Gatot.

“Itu salah satu penyebab preeklamsia. Tekanan darah naik dan membuat plasenta lepas, hingga aliran darah tidak lancar ke bayi,” sambungnya.

Setelah dinyatakan sudah tidak bernyawa, tim dokter akhirnya melakukan operasi caesar untuk mengeluarkan bayi kembar di kandungan Irish Bella.

3. Ammar Zoni makamkan bayi kembarnya sendiri
Minggu malam, Ammar Zoni langsung memakamkan kedua bayi kembarnya itu di TPU Kalimulya 1 Depok, Jawa Barat.
Saat itu kondisi Irish memang masih belum begitu fit. Karena kondisi Irish yang tidak memungkinkan untuk mengikuti pemakaman, hanya Ammar Zoni yang memakamkan bayi kembarnya.

“Ya (bayinya dimakamkan langsung) sama Ammar,” kata DZ.

“Irish enggak ikut (pemakaman). Irish masih di rumah sakit, ya kayak operasi caesar biasa aja. Mungkin dua-tiga hari ke depan sudah bisa pulang, istirahat,” tambahnya.

4. Dokter pastikan kelelahan tak jadi faktor
Irish Bella sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit untuk sementara waktu. Perempuan 23 tahun itu mengalami pendarahan dan kontraksi. Sehingga dokter kandungan menyarankan dirinya untuk rawat inap. Irish mengungkapkan ia mengalami pendarahan karena kecapaian imbas terlalu banyak kegiatan.

Namun setelahnya Irish juga sudah kembali sehat. Bahkan dia smepat mendatangi beberapa acara. Irish saat itu juga berusaha meyakinkan pihak media bahwa tak ada lagi hal yang mengkhawatirkan dengan kondisi bayi-bayinya.

“Enggak apa-apa, cuma kecapekan saja. Mungkin teguran juga karena terlalu banyak kegiatan, terlalu keasyikan jadi lupa,” kata Irish saat ditemui di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Hal yang sama rupanya disampaikan oleh pihak dokter yang menangani Irish. dr. Gatot, kondisi yang dialami oleh Irish hingga menyebabkan bayi kembarnya meninggal, bukan dikarenakan kelelahan.
“Enggak ada hubungan dengan capek,” ucap Gatot.

Gatot menjelaskan, Irish tiba di rumah sakit dalam kondisi yang sudah berbahaya. Kedua bayi kembar yang dikandung Irish tak bisa diselamatkan dan meninggal saat masih di dalam kandungan.

“Janin yang resipien (penerima darah) sudah bengkak jantungnya. Seluruh tubuh bengkak dan pertumbuhannya kecil.

Meninggal di dalam, itu akibat dari sebagian plasenta yang lepas, (disebut) solusio plasenta. Itu disebabkan preeklamsia yang disebabkan Mirror syndrome. Itu salah satu penyebab preeklamsia,” tutur Gatot.

“Tekanan darah naik dan membuat plasenta lepas, hingga aliran darah tidak lancar ke bayi,” sambungnya.

5. Ammar Zoni dan Irish Bella tidak down
Kesedihan mendalam tentu tengah dirasakan oleh Ammar Zoni dan Irish. Namun rupanya mereka bisa terlihat tergar di hadapan orang lain.

Tim dokter yang menangani Irish, dr. Gatot, mengatakan bahwa keduanya tampak begitu tegar. Ammar dan Irish terlihat ikhlas menerima kepergian buah hati mereka.

“Pasangan ini luar biasa. Setelah saya jelaskan perjalanan penyakitnya, alhamdulillah mereka memahami, mereka tidak down,” kata Gatot.

Meski kini Ammar dan Irish Bella harus merelakan kepergian buah hatinya, Gatot mengatakan, mereka masih punya kesempatan untuk memiliki anak lagi.

“Paling cepat 3 bulan. Ini bukan keguguran, ini prematur karena kandungan sudah 27 minggu,” tutup Gatot.

Advertisement

Entertainment

Staf Khusus Presiden Dari Generasi Millenial Diumumkan Sore Ini, Putri Tanjung Masuk Nominasi

Published

on

By

Presiden Jokowi rencananya bakal mengumumkan para staf khusunya sore ini. Informasi yang dihimpun para staf khusus ini akan diisi oleh tokoh-tokoh muda.

Sejumlah nama yang beredar antara lain CEO and Founder Creativepreneur Putri Indahsari atau Putri Tanjung; pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara; perumus gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi; dan pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia.

Sumber redaksi di Istana mengatakan rencana pengumuman staf khusus ini berlangsung pukul 16.00 WIB. Hal ini pun dikonfirmasi oleh Angkie.

“Untuk konfirmasinya besok (hari ini) jam 16.00 Bapak Jokowi yang akan konfirmasi sendiri, ya,” kata Angkie.

Senada dengan Angkie, Belva enggan menjawab kepastian penunjukannya sebagai staf khusus Jokowi. “Dikonfirmasi dengan Istana saja,” kata dia lewat pesan singkat disertai emoji tersenyum.

Sedangkan Ayu Kartika Dewi menyatakan tidak bisa menjawabnya. “Masih confidential,” tuturnya.

Sementara itu redaksi masih mencoba menghubungi Putri Tanjung. Manager Putri, Danu, masih belum merespon pesan singkat yang dikirimkan.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, Presiden Jokowi memang akan menempatkan sejumlah tokoh muda sebagai staf khususnya.

Ia menjelaskan, Jokowi tidak ingin anak-anak muda yang belum memiliki pengalaman mumpuni di bidang birokrasi dipaksakan menjadi menteri. Alternatifnya adalah dengan menempatkan mereka di posisi staf khusus.

“Strateginya posisi staf khusus presiden yang tidak terbebani dengan birokrasi,” kata Pratikno di Istana Merdeka, 24 Oktober lalu.

“Kalau kami menemukan anak muda yang pengalaman birokrasinya kuat, ya jalan. Tapi kalau enggak menemukan jangan sampai nanti malah justru men-downgrade dia. Anak muda potensial diberi tugas berat malah tidak perform, kasihan,” ucapnya.

Continue Reading

Entertainment

Tagar #ErnestPrakasaNyebarHoax Jadi Trending di Twitter

Published

on

By

Tagar #ErnestPrakasaNyebarHoax menjadi tren di media sosial Twitter. Berdasarkan pantauan redaksi, Kamis pagi 14 November 2019, tagar tersebut menduduki peringkat tiga dan sudah digunakan lebih dari 12 ribu warganet.

Penggunaan tagar itu dilakukan, menyusul unggahan sutradara sekaligus komedian Ernest Prakasa soal rencana anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dalam unggahannya, Ernest menyoroti soal dana rehabilitasi sekolah yang dipangkas demi menggelar balap Formula E.

 

Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta juga mengunggah cuitan soal bantahan dari kabar pemangkasan dana itu. Menurut mereka, Pemprov DKI sudah mengeluarkan rilis resmi, bahwa tidak ada pemotongan anggaran.

Akibat dari cuitan Ernest, banyak warganet yang meluapkan kekesalan mereka.

Continue Reading

Entertainment

Claudia Emmanuela Santoso, Pelajar Asal Cirebon yang Juara The Voice Jerman

Published

on

By

Penyanyi asal Indonesia, Claudia Emmanuela Santoso menjuarai kompetisi menyanyi The Voice di Jerman. “Selamat Claudia telah memenangkan The Voice Germany musim kesembilan,” tulis akun Instagram resmi The Voice Germany, Senin, 11 November 2019.

Dalam grand final yang diselenggarakan pada Minggu malam, 10 November 2019, Claudia Santoso berhasil menyingkirkan para pesaingnya, yaitu Erwin Kintop, Lucas Rieger, Fidi Steinback, dan Freschta Akbarzada. Dia membawakan lagu I Have Nothing yang dipopulerkan oleh Whitney Houston.

Claudia mendapatkan nilai tertinggi dibandingkan peserta lainnya. Ketika mulai menyanyikan lagu, para juri terkesima dengan suaranya. Claudia Emmanuela Santoso berhasil mendapatkan suara sebanyak 46,39 persen.

Sejak 2018 Claudia berada di Jerman untuk kuliah. Dia mengikuti Studienkolleg, sebuah institusi pendidikan di Jerman yang mempersiapkan murid asing untuk penyetaraan ijazah. Setelah lulus Studienkolleg, Claudia Santoso melanjutkan studi di Universitas Ludwig Maximilian München dengan mengambil jurusan Publizistik und Kommunikation.

Perempuan lulusan SMAK Penabur Cirebon ini pernah bercerita sudah tertarik dengan acara The Voice of Germany sejak masih berada di Indonesia. Bersama sepupunya, Claudia menonton acara tersebut dalam perjalanan kembali ke Cirebon semasa mengikuti les di Goethe Institut di Bandung, Jawa Barat.

“Jadi kayak, ah nanti mau ikut The Voice di Jerman,” kata dia. Setelah berada di Jerman, Claudia Emmanuela Santoso membaca iklan audisi The Voice dan mendaftar. Penampilan Claudia di malam puncak The Voice Jerman berhasil memukau keempat juri sampai mendapatkan standing ovation. Salah seorang juri, Alice Merton sampai meneteskan air mata.

“Perasaanku campur aduk. Senang pastinya, bangga, enggak menyangka dan terharu juga,” ucap Claudia Emmanuela Santoso setelah diumumkan menjadi pemenang The Voice Jerman.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending