Connect with us

Traveling

5 Kota di Eropa yang Muslim Friendly

Published

on


Negara-negara di Eropa menjadi sederet destinasi wisata yang diimpikan oleh banyak traveler. Sayangnya, bagi traveler Muslim, mengunjungi negara-negara tersebut kadang kala menimbulkan rasa khawatir karena terkendala soal ketersediaan makanan halal. Maklum, di negara-negara Eropa, Muslim bukan merupakan agama mayoritas,

Namun, sejatinya banyak negara yang ternyata sudah Muslim friendly, lho.

Baru-baru ini, Agoda, salah satu platform perjalanan digital, merilis daftar kota di Eropa yang bisa dikunjungi traveler Muslim tanpa khawatir soal menu makanannya. Kota-kota tersebut menawarkan beragam pilihan makanan halal dan berbagai pilihan aktivitas yang dapat kamu dilakukan.

Lantas, kota mana sajakah yang dimaksud? Berikut ulasan lengkapnya.

London, Inggris
London tidak hanya terkenal akan seni dan galerinya, tetapi juga situs-situs wisatanya yang ternama dan bersejarah, misalnya Istana Buckingham dan Gedung Parlemen.

Dengan lebih dari 1 juta Muslim yang bermukim di London, kota ini bisa jadi merupakan kota paling ramah bagi umat Islam di Eropa. Makanan halal dapat ditemukan di hampir setiap sudut jalanan dan dari setiap bagian dunia Muslim, termasuk masakan Pakistan, India, Arab, dan Afrika.

Pilihan restorannya termasuk Liman Restaurant yang terkenal dengan masakan Arabnya, Stax Diner di Carnaby Street yang menawarkan burger dan wafel halal ala Amerika, dan Pie Republic untuk mencoba versi halal dari pai Inggris yang tersohor itu.

Wina, Austria
Wina, ibu kota Austria, merupakan kota terbesar di negara Eropa yang kaya budaya. Kota ini dianggap sebagai salah satu kota paling layak huni di dunia. Dengan warisan musik klasik yang telah berlangsung selama ratusan tahun, Wina menawarkan beragam atraksi dan aktivitas untuk seluruh keluarga.

Di sini, kamu bisa menikmati taman-taman yang indah, kebun binatang tertua di dunia, tempat-tempat belanja terbaik, konser klasik, masjid-masjid yang menawan, serta pilihan makanan halal yang lezat mulai dari santapan kasual hingga hidangan mewah. Kamu bisa mengunjungi Turkis Oriental Food dan Daily Imbiss, restoran halal yang wajib kamu cantumkan dalam rencana perjalananmu.

Roma, Italia
Ibu kota Italia, Roma, adalah kota yang terkenal dengan artefak kuno dan monumen bersejarah yang berusia berabad-abad. Kota ini harus dikunjungi setidaknya sekali seumur hidup. Mulai dari Colosseum yang menakjubkan hingga The Roman Forum, dari Air Mancur Trevi hingga Museum Vatikan, terdapat arsitektur dan seni yang menawan di setiap tempat.

Selain wisata sejarah, Roma juga menawarkan berbagai macam restoran halal, dan bahkan camilan lezat seperti gelato Italia yang terkenal. Bagi kamu yang berkunjung ke Roma, sempatkan lah untuk mampir ke salah satu kedai gelato halal yang sepenuhnya menggunakan bahan-bahan alami yaitu Frigidarium. Di sini kamu bisa menikmati beragam rasa gelato.

Paris, Prancis
Sebagai rumah bagi Menara Eiffel, salah satu tempat wisata paling terkenal di dunia, Paris adalah lokasi yang sempurna untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga atau teman. Sebab di kota ini ada begitu banyak hal untuk dilihat, dinikmati, dan dicicipi. Di sini kamu bisa menjelajahi jalanan yang menawan, mengunjungi museum seperti Louvre atau Sacre-Ceour Basilica yang terkenal dengan arsitekturnya yang memukau, atau menemukan kue-kue pastri paling enak.

Paris memiliki komunitas Muslim yang mapan sehingga tidak mengherankan jika kota ini menawarkan lebih dari 100 restoran halal, mulai dari hidangan mewah hingga takeaway sederhana. Dua restoran halal yang sangat ramah dan patut dikunjungi adalah Kashmir House yang menyajikan masakan Pakistan yang lezat, dan Sizin untuk mencicipi hidangan Turki.

Amsterdam, Belanda
Dengan perpaduan indah dari bangunan bersejarah dan arsitektur kontemporer, Amsterdam adalah kota terbaik untuk berjalan kaki, bersepeda, dan berperahu di sepanjang kanal.

Ibu kota Belanda ini adalah rumah bagi komunitas Muslim yang besar mengingat Islam adalah agama terbesar kedua di negara ini. Sehingga mencari tempat makan yang halal sangatlah mudah. Misalnya Grillroom Shoarma dan Bazaar Amsterdam, kedua restoran tersebut menawarkan beragam pilihan makanan halal yang lezat.

Advertisement Valbury

Traveling

Pantai Liman Menjadi Tujuan Baru Wisata Bahari di Kupang

Published

on

Finroll – Jakarta, Bertambah lagi satu objek wisata bahari di Nusa Tenggara Timur, yakni Pantai Liman yang berada di Pulau Semau, Kabupaten Kupang.

Pantai Liman saat ini sudah dilengkapi dengan 16 kamar homestay yang disediakan untuk pengunjung, kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Wayan Darmawa.

“Selain homestay, di Pantai Liman juga sudah disediakan cottage dan rumah makan yang dibangun dalam rangka pembenahan aspek akomodasi pada destinasi wisata unggulan baru,” katanya, seperti yang dikutip dari Antara pada Rabu (1/7).

Ia menjelaskan pembangunan fasilitas akomodasi di kawasan pantai berpasir putih ini sudah diselesaikan dan akan diresmikan pemerintah provinsi pada 3 Juli 2020 mendatang.

Wayan Darmawa mengatakan, pihaknya juga sedang menjajaki desa-desa di sekitar objek wisata tersebut untuk penambahan rumah inap.

“Karena kalau dengan yang ada sekarang maka wisatawan yang datang 200 orang, misalnya maka akomodasi masih perlu diperbanyak,” ujarnya.

Pantai Liman merupakan salah satu dari tujuh destinasi unggulan baru yang dibangun dengan pendekatan berbasis masyarakat (tourism estate) melalui dukungan APBD provinsi.

Enam destinasi lainnya yaitu Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao, Fatumnasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Wolwal di Kabupaten Alor, Koanara di Kabupaten Ende, Praimadita di Kabupaten Sumba Timur dan Lamalera di Kabupaten Lembata.

“Tujuh kawasan wisata unggulan baru ini yang untuk tahap awal betul-betul didorong terutama kelengkapan aspek akomodasinya,” katanya.

Wayan Darmawa menambahkan destinasi wisata Pantai Liman merupakan lokasi kedua yang akan diresmikan pemerintah provinsi pada masa pandemi COVID-19 ini, setelah sebelumnya dilakukan di Mulut Seribu Kabupaten Rote Ndao pada 15 Juni lalu.

“Fasilitas akomodasi ini sangat penting dilengkapi ke depan sehingga wisatawan yang mau berkunjung juga ada kepastian nginapnya di mana dan makan minumnya di mana,” pungkasnya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Traveling

Dibuka 7 Juli 2020 Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Published

on

Finroll – Jakarta, Jalur pendakian Gunung Rinjani dibuka lagi mulai 7 Juli 2020. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 selama pendakian Gunung Rinjani.

“Rinjani ini risikonya rendah, tetapi tetap hati-hati, protokol COVID-19 ini harus selalu diterapkan,” kata Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Sitti Rohmi Djalilah di Lombok Timur, dikutip Antara Minggu.

Ia mengatakan tantangan semua pihak kali ini adalah memastikan para pendaki dan warga sekitar disiplin menjalankan protokol pencegahan COVID-19.

“Kita akan hidup dengan selalu mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak bila beraktivitas di luar rumah sampai vaksin virus (penyebab) COVID-19 ini ditemukan,” katanya.

“Ini kesempatan kita untuk melakukan perbaikan-perbaikan ke depan dan tidak hanya menjadi tempat wisata, akan tapi ini akan menjadi pusat edukasi, pusat pemberdayaan masyarakat, sehingga keberadaan Rinjani ini bisa terasa manfaatnya bagi NTB dan Indonesia,” Rohmi menambahkan.

Wakil Gubernur juga mengemukakan perlunya membahas saran untuk mengizinkan pendakian Gunung Rinjani melalui satu pintu serta membangun jalur khusus pengendara kuda dan sepeda untuk memudahkan pembawa barang.

Di samping itu, dia menekankan pentingnya pengelolaan sampah di pintu-pintu masuk Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

“Kuncinya di pintu masuk. Ini harus betul-betul kita perhatikan. Rinjani ini tumpuan hidup kita dan sumber air kita. Jadi antara pariwisata dan kelestarian ini harus betul betul kita jaga,” katanya.

“Semoga tanggal 7 Juli, pada saat dibuka, sudah bisa siap dari hulu ke hilir, dari orang naik hingga pulang itu betul-betul diperhatikan dengan sebaik baiknya. Mudah mudahan dengan dibukanya Sembalun ini memberikan semangat bagi kita,” katanya.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wiratno mengatakan bahwa pembukaan Taman Nasional Gunung Rinjani untuk umum akan dilakukan secara bertahap.

“Ini kita buka secara bertahap, 10 persen dulu dan kita evaluasi setiap minggu, tentu yang kita dahulukan ini domestik,” katanya.

“Ibu Menteri membentuk tim kendali dari pusat dengan kepala kepala balai. Sehingga tiap minggu kita akan evaluasi, sehingga apabila ada terjadi atau positif (COVID-19) maka kita akan langsung tindak atau tutup. Ini uji coba kita bersama. Bapak Presiden juga memastikan kita membuka pariwisata secara bertahap dan memperhatikan protokol COVID-19,” katanya.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menyatakan akan menyampaikan sosialisasi mengenai pembukaan kembali Taman Nasional Gunung Rinjani serta penerapan protokol pencegahan COVID-19 dalam kegiatan di taman nasional kepada para pelaku usaha.

“Kami akan meminta dan memantau semua pihak tetap menerapkan protokol dengan maksimal dan berkomitmen mensosialisasikan protokol COVID-19,” katanya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Traveling

Eiffel Kembali Dibuka, Naik Turun Menara Hanya Lewat Tangga

Published

on

Finroll – Jakarta, Menara Eiffel kembali dibuka pada hari Kamis (25/6) untuk pertama kalinya sejak Prancis memberlakukan penguncian (lockdown) demi mengurangi penyebaran virus korona pada bulan Maret, meskipun wisatawan tidak akan diizinkan ke puncak ikon kota Paris itu sampai akhir musim panas tahun ini.

Wartawan dari seluruh dunia hadir bersama sekitar 50 pengunjung, sebagian besar dari Perancis, untuk melakukan pendakian yang curam dengan tangga ke dua tingkat pertama, karena lift akan tetap ditutup demi jarak sosial.

Menara logam seberat 10 ton itu kembali buka setelah penutupan terpanjang kedua sejak Perang Dunia II.

Jumlah pengunjung akan dibatasi dan mereka yang berusia lebih dari 11 tahun wajib mengenakan masker.

Untuk memastikan bahwa pengunjung yang naik dan turun tidak berpapasan di tangga, jalur naik akan dilakukan dari pilar Timur dan jalur turun di pilar Barat.

Jumlah pengunjung per lantai juga akan dibatasi pada satu waktu kunjungan.

Pengelola juga memasang papan pengumuman protokol kesehatan, sehingga pengunjung bisa ingat soal aturan jarak sosial.

Menara Eiffel, yang selesai dibangun pada tahun 1889, dikunjungi sekitar 7 juta pengunjung setiap tahunnya.

Sekitar tiga perempat dari jumlah kunjungan tersebut berupa turis mancanegara.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending