Connect with us

Kuliner

Animo Masyarakat Tinggi, Chef Expo 2019 berjalan Sukses

Published

on


Finroll.com — Hari Jumat adalah dikenal sebagai hari kramat. Seluruh chef yang tergabung dalam Indonesian Chef Association (ICA) pun merasakan yang serupa. Karena Acara Chef Expo 2019 ini berakhir sama persis dengan acara tahun lalu yaitu di hari Jumat. Dan acaranya pun berakhir dengan sukses.

Presiden Indonesian Chef Association (ICA) Henry Alexie Bloem menilai penyelenggaran Chef Expo 2019 memiliki nilai promosi yang tinggi sehingga dinilai efektif untuk memperkenalkan para chef di Indonesia sekaligus mempromosikan kuliner nusantara.

Chef Henry Alexie Bloem saat puncak acara Chef Expo 2019 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Jumat (10/10) mengatakan, Chef Expo yang digelar selama tiga hari menjadi ajang rutin yang diadakan oleh ICA supaya masyarakat lebih mengenal para chef yang tergabung dalam ICA sekaligus sebagai ajang mengenalkan kembali berbagai masakan nusantara dan berbagai karya inovatif dari teman-teman yang berasal dari pelosok nusantara.

Chef Expo pun telah berakhir pada Jumat (10/10) ini. Di hari tersebut semua pengurus pusat Chef Expo Association (ICA) terlihat tersenyum lebar. Pasalnya mereka begitu puas dengan kegiatan terbesar yang mereka gelar.

Acara yang diadakan mulai dari tanggal 9 sampai 11 Oktober 2019 ini berbeda dengan acara yang pernah ada di Indonesia. Sebab, di Chef Expo yang diadakan oleh ICA ini selalu penuh dengan acara menarik dan unik.

Sejumlah acara cooking demo, baking demo dan beragam kompetisi digelar olah para chef Indonesia yang handal. Mulai dari chef Yongki Gunawan, Handry Sumanto, Vindy Lee, Axiang, Juna, Muto hingga Sisca Soewitomo turut memeriahkan acara yang sejak awal dipadati pengunjung.

Pada acara tahun Ini beragam kegiatan yang dilakukan, yakni demo masak dari para celebrity chef, pameran buku kuliner, workshop bisnis kuliner hingga perlombaan masak.

Chef expo yang sudah diselenggarakan pada tahun kedua ini lebih mengangkat kuliner tradisional Indonesia. Termasuk di dalamnya ada perlombaan masak yang memperebutkan total hadiah Rp 120 juta seperti di Black Box Competition dan lomba kelas pastry.

Perlombaan Black Box competition tahun ini menghadirkan 10 team pilihan dari Bali, Surabaya, Bandung dan Jakarta.

Juri-juri pilihan pada hari Jumat ini menentukan siapakah team terbaik yang mampu menghadirkan kreasi Indonesian Cuisine terbaik yang dikreasikan dari 35 bahan misteri di dalam Black Box Competition.

Menariknya, tahun ini dibuka kelas lomba baru yaitu Kelas Pastry yang terdiri dari kelas Kue Klasik Indonesia, Cake Decoration dan Kelas Modern Plate Up Dessert di hari pertama yang didukung penuh oleh brand ternama Blue Band.

Selain kelas Pastry, tahun ini juga dibuka kelas baru yaitu Kelas Live Cooking berbahan dasar Healthy dan Sustainable.

Total pengunjung yang hadir dalam Chef Expo 2019 berjumlah delapan ribu orang. Bahkan dari hari terakhir ini terlihat lebih ramai, mungkin karena pada hari terakhir tersebut adalah puncak rangkaian acara, termasuk pengumuman pemenang seluruh kompetisi dan pengumuman berbagai penghargaan.

Termasuk di dalamnya masih dibukanya klinik wirausaha kuliner bagi masyarakat.

Expo ini juga dipersembahkan bagi pecinta kuliner Indonesia dan yang ingin terjun langsung menjadi pelaku Horeca sangat baik.

“Ini tentunya bisa memfasilitasi masyarakat untuk bisa mendapatkan beragam informasi serta inovasi terbaru dan tentunya berkesempatan untuk bisa menjalin kerjasama dengan ICA yang diharapkan bisa lebih bersinergi dengan berbagai pihak,” ungkap Slamet Jarwanto.

Kejutan yang lain pada tahun ini juga adalah tampilnya Chef Marinka sebagai juri tamu di hari kedua serta hadirnya pakar Bakery Hadi Tuwendi dan Ibu Nilasari. Juga hadir pula founder Dapur Solo Group Ibu Swan Kumarga dalam talk show Culinary Enterpreuneur di hari ketiga.

Chef Expo 2019 juga memberikan beberapa penghargaan kepada beberapa chef yang turut mengangkat nama baik chef Indonesia dikancah nasional hingga internasional. Ada tiga orang chef yang mendapatkan penghargaan, diantaranya chef Sabil Al Rasyid ( (lifetime Achievment 2019), chef Chandra Yudasswara ( Best Chef and Restaurant 2019) dan Chef Ragil Imam Wibowo (Indonesian Chef of The Year 2019).

Berikut daftar pemenang Kompetisi Memasak di Chef Expo 2019 :
Pemenang Black Box Competition
Tim Teatro Gastronic Bali

Pemenang Kategori Live Cooking Indonesian main Course- Based Poultry
Juara Satu: Andi Pratama
Juara Dua: Bayu Prasetyo
Juara Tiga: Bagus Ardian

Pemenang Kategori Live Cooking Indonesian main Course- Based Poultry (sous chef)
Juara Satu: Eddy Santoso
Juara Dua: Tyo
Juara Tiga: Hendik Kristiono

Pemenang Kategori Live Cooking Indonesian main Course- Based Poultry (Junior)
Juara Satu: Sayid Fath Dzaki (Poltekpar Palembang)
Juara Dua: Septo Adi Prabowo (Universitas Negeri Jakarta)
Juara Tiga: M Apriansyah (Poltekpar Palembang)

Pemenang Kategori Cake Decoration Butter Cream/Sugar past
Juara Satu: Dhira
Juara Dua: Patricia
Juara Tiga: Djodi Irwanto

Pemenang Kategori Main Course berbahan dasar Healthy & Sustainable
Juara Satu : Chandra Perdana
Juara Dua: Heri Pangestu
Juara Tiga: Edy Santoso

Pemenang Kategori Live Baking Indonesian Cake Classic
Juara Satu: Leonardo
Juara Dua : Kevin
Juara Tiga: Nicholas

Pemenang Kategori Live Cooking Indonesian main Course- Based Seafood
Juara Satu: Agus Suprianto
Juara Dua : Nizar
Juara Tiga: Asep Hamdani

Pemenang Kategori Live Cooking Indonesian main Course- Based Seafood (Junior)
Juara Satu: Armando Pangestu (SMK Patria)
Juara Dua : Bimo Aryo Tejo (Poltekpar Palembang)
Juara Tiga: Budi Rahman (Universitas Negeri Jakarta)

Pemenang Kategori Live Cooking Indonesian main Course- Based Seafood (sous chef)
Juara Satu: Hendro Purwanto
Juara Dua : Sutopo
Juara Tiga: Dicky Fahiefi

Advertisement

Kuliner

Trian’s Brownies: Nikmati Sensasi Lembut Fluffy Pancake Ala Jepang Bertabur Boba

Published

on

Finroll.com — Boba, Bola-bola tapioka bertekstur kenyal ini memang sangat menggoda. Apalagi jika dijadikan topping pada minuman atau makanan. Jika biasanya boba jadi pelengkap dalam minuman, kini banyak yang menjadikan boba sebagai topping pada makanan.

Salah satunya adalah @triansbrownies.Trian’s Brownies yang sebelumnya mengandalkan menu kue brownies meleleh ataupun kue balok meleleh, kini meluncurkan menu baru bertema pancake lembut ala jepang dengan berbagai topping kekiniannya, varian yang disajikan untuk menu fluffy pancake ini diantaranya ada, Cheese Cream Bobalicious, Strawberry Miss You, Hawaiian Taro, Japanese Matcha dan Honey Yummy.

Berbeda dengan pancake pada umumnya, fluffy pancake ala Trian’s brownies ini lebih tebal, bertesktur sangat lembut dan ringan jadi tidak membuat konsumen merasa eneg.

Menu Fluffy Pancake dengan boba sendiri merupakan salah satu menu andalan disini. Penyajiannya dengan topping brown sugar dengan boba dan cheese cream lembut dan gurih akan membuat sensasi nagih dilidah.
Sementara menu Strawberry Miss You disajikan dengan jam strawberry segar dan taburan gula salju diatasnya. Menu yang tidak kalah menarik lainnya ada Hawaiian Taro dengan saus meleleh Taro yang legit, Japanese Matcha dengan dengan saus matcha atau greentea yang sangat autenthic ala jepang dalam segi rasanya, dan yang terakhir menu Honey Yummy menggunakan madu yang kaya manfaat sebagai toppingnya.

Pancake dibuat ketika ada pesanan karena pancake harus segera disajikan saat baru matang. Adonan pancake dipanggang di atas pan datar dengan suhu dan teknik tertentu agar bisa matang sempurna dan menghasilkan tekstur super lembut. Setelah pancake matang, kemudian disajikan dengan topping yang dipilih konsumen. Pancake lebih nikmat dimakan dalam keadaan hangat. Teksturnya sangat lembut dan bisa dibuktikan dengan menggoyangkan pancake.

Yuli selaku Manager Marketing www.triansbrownies.com mengatakan penggemar pancake lembut ala jepang ini dipasar sedang sangat antusias. Di antara banyaknya kuliner kekinian, fluffy pancake ini masih sangat diminati. Hal itu dibuktikan dengan tingginya permintaan untuk bermitra waralaba fluffy pancake ini.

“Fluffy Pancake ala Trian`s selain diburu karena sedang viral dan memang fluffy pancake tersebut memiliki rasa yang lezat, bisnis pancake kekinian ini juga memiliki margin atau keuntungan yang potensial” ujarnya

Jika bermitra, Yuli mengatakan akan menyediakan paket usaha yang lengkap termasuk booth kekinian, peralatan, resep rahasia dan video tutorial resep yang siap dikirim ke seluruh Indonesia. Tak hanya itu, bagi para mitra akan diberikan edukasi berpromosi hingga bonus produk digital.

“Harganya terjangkau, dengan booth yang kekinian tentunya mudah menarik konsumen. Khusus untuk Anda yang membaca artikel ini, akan diberikan diskon. Sebutkan kode kupon TRIANFLUFFY saat menghubungi kami (0813 2935 0757), dan dapatkan paket bermitra hanya Rp 6.4 juta saja,” tutup Yuli.

Continue Reading

Kuliner

Tahun ini, Street Boba Targetkan Buka 100 Gerai di Kota-Kota Besar di Indonesia

Published

on

Finroll.com — Nikmat Group melalui produk minuman teh susu mutiara (Boba Drink) atau yang lebih dikenal dengan nama Boba Street tahun ini mentargetkan akan membuka sebanyak 100 gerai store Street Boba yang tersebar di beberapa kota – kota besar yang ada di Indonesia.

Deo Cardi Nathanael selaku Vice President of Marketing Nikmat Group mengatakan, Street Boba merupakan brand minuman lokal yang menyajikan berbagai varian minuman dengan boba brown sugar sebagai bahan utamanya. Tahun ini Street Boba optimis dapat membuka sebanyak 100 gerai store yang tersebar di seluruh kota -kota besar di Indonesia,” kata Deo Cardi Nathanael, VP of Marketing Nikmat Group saat pembukaan gerai keduanya dibilangan Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (4/2/2020).

Deo menjelaskan, kali ini Boba Street kembali membuka gerai keduanya yang terletak di kawasan Rawa Mangun- Jakarta Timur, setelah sebelumnya sukses dengan pembukaan gerai pertamanya yang berlokasi di Ampera Raya Kemang, Jakarta Selatan,” jelasnya.

Kali ini Street Boba menghadirkan gerai yang berbeda dari yang lainya. Street Boba kali ini berkolaborasi dengan Conten Creator Beauty ternama, Jovi Adhiguna,” tambahnya.

“Dengan adanya Jovi, kita sering berdiskusi untuk menciptakan ide baru dan melakukan kolaborasi sehingga memunculkan menu baru sesuai dengan konsep dari Street Boba,” sambung Deo.

Menurut Deo, Street Boba akan terus menciptakan beragam resep otentik yang diolah dari bahan-bahan dengan kualitas premium, dengan harga yang terjangkau oleh berbagai kalangan,” tuturnya.

Sementara itu, Conten Creator Beauty, Jovi Adhiguna mengatakan konsep gerai rawamangun memang sengaja dibuat berbeda, alasanya supaya konsumen dapat menikmati suasana yang lebih menyenangkan dan Instagramable.

“Stret Boba rawamangun memiliki konsep store yang berbeda. Tapi untuk gerai yang lain nanti semua sama seperti yang diampera yang warnanya biru kuning, kalau ini memang konsepnya kita bedain supaya bisa lebih Instagrammable lebih nyaman. Ini memang kemauan saya biar beda aja supaya orang gak cuma bisa beli online tapi juga bisa datang kesini menikmati suasana,” kata Jovi.

Ditanya tentang tren yang sering pasang surut, Jovi mengatakan, pihaknya optimis jika bisnis minuman ini akan terus betahan, terlebih minuman Boba memang sudah eksis sejak lama. Selain itu pihaknya juga akan terus melakukan inovasi varian rasa baru hingga membuat menu limited edition.

“Untuk minuman boba sendiri kita gak takut musiman karena sebenernya boba sendiri itu tren sudah lama, untuk menyiasati hal tersebut kita akan terus melakukan suatu yang baru dengan variasi menu yang telah ada,” kata Jovi.

Street Boba sendiri memiliki 7 Varian rasa yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp24 ribu hingga Rp27 ribu, diantaranya ; Shibuya Fresh Milk (Brown Sugar Boba, Fresh Milk With Macchiato), Harajuku Milk Tea (Brown Sugar Boba, Fresh Milk With Milk Tea), Namba Kawaiipon (Brown Sugar Boba, Fresh Milk With Klepon), Hokkaido Choco (Brown Sugar Boba, Fresh Milk With Chocolate), Tokyo Locama (Brown Sugar Boba, Fresh Milk With Biscoff), Osaka Saida (Strawberry, Soda With Grape Jelly), dan juga Kyoto Tiramioishii (Tiramisu, Fresh Milk With Regal).

Continue Reading

Kuliner

The Sadara Restoran Berikan Nuansa Baru di Industri F&B

Published

on

Finroll.com — The Sadara Restoran yang beralamat di Jalan Taman Surya 5, Ruko Palm Crown Blok HH 4 No 1, Pegadungan, Jakarta Barat menggelar soft launching, dan Talk show, sebagai tanda mulai dibukanya tempat usaha yang mampu memberi nuansa dan warna baru di industri Food & Beverage.

Dengan mengusung konsep “Holistic Building” acara ini dihadiri oleh Dewi Puspasari, selaku founder dan kolaborator, Asa Dannatriaji, seIaku kepala dari tim arsitek Akusaradesign, Andy Dewantoro, Art Director of The Sadara, Pakar kuliner dari komunitas Jalan Sutera yang diwakilkan oleh Harnaz Tagore, serta para tamu undangan.

Dewi Puspasari, selaku founder dan kolaborator The Sadara Restoran mengatakan, ‘The Sadara Restoran bukan hanya sekedar restoran tapi juga sebagai Holistic Building. Diyakini bahwa konsep holistic building yang diusung dengan apik bersama para kolaborator dari berbagai elemen, mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat,” ujar Dewi kepada Insan Media dalam soft launching The Sadara Restoran Sabtu (11/1/2020) malam.

Setiap lantai bangunan di The Sadara lanjutnya seperti mampu “berbicara” dan memiliki filosofi di setiap ruangnya. Lantai 1 dan 2 disediakan untuk para tamu yang ingin menikmati hidangan menu Indonesian fusion yang bersifat progresif, sekaligus ambienoe Scandinavian, brutalist ideas, dan minimalist. Sedangkan dilantai 3 di salah satu sisi bangunan memiliki ambience tersendiri.

“The Sadara restoran memiliki konsep ‘function hall’ yang dapat disewa untuk kebutuhan yang berbeda seperti halnya MICE, wedding, merchandise display, yang dapat merespon para UKM, yang bisa juga menjadi “meiting pot” bagi seluruh elemen masyarakat,” jelas Dewi.

Nama The Sadara sendiri pengaruhnya berasal dari bahasa sangsekerta, yang pertama adalah sebagai Pioneer, yang belum di miliki oleh semua restoran yang ada di Jakarta Barat ini,” tukasnya.

Topik bahasan yang diangkat adalah “Bagaimana kita membuat dan menciptakan makanan Indonesia fusion? The Sadara memiliki tema yang harmonis, tema ini memiliki kesamaan pada makanannya, seperti Crispy Ayam Skin yang memiliki campuran dari asia dan digoreng kering dengan cara eropa, sehingga jadinya pushion juga,” ucap Pakar kuliner dari komunitas Jalan Sutera yang diwakilkan oleh Harnaz Tagore.

Harnaz menambahkan, The Sadara memiliki makanan favorit seperti ‘Lempah Ribs’ atau iga lempah, yang merupakan makanan tradisional Bangka. terdapat juga Rempah Ribs, yaitu iga bakar rempah. Kedua makanan tersebut yang bisa dijadikan andalan The Sadara Restoran,” tambahnya.

Selain itu lanjut Harnas The Sadara Restoran memiliki pilihan kuliner lain diantaranya terdapat juga Nasi Kecombrang, Ikan Sambal Nyonya serta Braise Bebek Rempah,” lanjutnya.

Visi dan misi dari founder dan kolaborator yang bergerak secara linier dan bersinergi dari keseluruhan element The Sadara menjadi penentu dasar. Asa Darmatriaji sebagai kepala tim arsitek Akusaradesign yang memiliki arti “Design for people” mampu mewujudkan gubahan arsitektur dan interior yang menjadi kesatuan komposisi dari salah satu seniman kenamaan Indonesia, Andy Dewantoro yang ditunjuk menjadi Art Director of The Sadara.

Andy menjelaskan, kekuatan dasar dari artwork 3D yang bertajuk “Solipsism” menjadi vocal point dan entiras dari The Sadara. Pintu mobil yang sengaja di ekspos merupakan simbol keterbukaan.

“Jadi kalau kita memulai sesuatu yang baru, tidak melupakan yang lama. Lebih cenderung simbolisnya ada karat dan ada warna, yang karat itulah identik dengan hal yang telah kita lewati,” jelasnya.

Rangkaian fotografi yang bersifat monokrom dan blur sebagai bentuk harmonisasi masalalu yang sering dianggap tidak relevan dengan keadaan saat ini. Dibutuhkan kepercayaan diri, mimpi buat kedepan, serta harapan dan semangat yang tinggi, agar mimpi itu dapat tercapai,” pungkas Andy.

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending