Connect with us

Ragam

Bahaya Bercumbu di Sembarang Tempat: Bisa Terekam Google Maps

Published

on


Entah apa rasanya jadi pasangan satu ini. Aktivitas mereka berhubungan seksual di pinggir jalanan Shantian Road yang sepi di Taichung, Taiwan, tertangkap kamera Google Street View.

Platform Google Street View mungkin tidak bisa menghindari aktivitas apa saja yang terjadi saat merekam jalan. Namun yang mengejutkan, Google membiarkan footage mesum itu terpampang jelas tanpa sensor.
Gambar yang bisa dilihat di Google Maps itu tampak seorang laki-laki dan perempuan sedang berpelukan tanpa busana. Mereka bercinta sambil bersandar di kap mobil SUV.

Foto itu pertama kali ditemukan oleh pengguna Google Maps yang kemudian membagikan titik lokasi kedua sejoli itu bersenggama. Awalnya, ia berniat untuk melihat-lihat foto binatang di sekitar lokasi gunung di sana.

“Saya melihat-lihat di Google Maps untuk mencari binatang, dan tidak disangka saya malah menemukan pemandangan yang luar biasa,” tulisnya di Twitter.

Cuitan tersebut pun viral dan telah dilihat ribuan orang. Tak sedikit netizen yang langsung membuka Google Maps hanya untuk mengecek Shantian Road demi melihat foto mesum tersebut.

Jika kamu mengecek lokasi Shantian Road di Google Maps, kamu hanya akan melihat mobil SUV putih. Namun, jika kamu menggunakan Google Maps 360 derajat, kamu baru bisa melihat foto mesum tersebut.
Menanggapi kejadian tersebut, Google mengambil langkah cepat untuk menghilangkan gambar tersebut karena dianggap melanggar kebijakan. Perusahaan juga sudah menyensor aktivitas mesum pasangan itu.
Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari kejadian ini, ya!

Ragam

Anies Tolak Dideklarasikan Menjadi Capres 2024

Published

on

Jakarta, FINROLL — Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) DKI Jakarta Raya berencana mendeklarasikan Anies Rasyid Baswedan menjadi calon presiden 2024. Seperti di kutip cnnindonesia.com, mulanya deklarasi hendak dilakukan di pinggir Kali Mookervaart, Kali Deres, Jakarta Barat, Minggu (16/2/2020). Akan tetapi, rencana itu tak terlaksana alias ditunda.

Ketua GPMI DKI Jakarta Raya Syarief Hidayatulloh mengatakan keputusan penundaan diambil karena Anies menolak deklarasi. Dia mengaku dipanggil langsung oleh Anies usai mengumumkan rencana deklarasi.

“Saya barusan ketemu dengan Gubernur [Anies], saya langsung kontak beliau dan beliau telepon saya. Tadi sudah bicara di Hotel Bidakara, tempat Haji Lulung. Setelah selesai saya bicara, [deklarasi] bukan hari ini,” kata Syarief.

Dalam pertemuan di Hotel Bidakara, menurut dia, Anies mengaku belum mau dideklarasikan sebagai capres. Anies beralasan masih fokus mengurus DKI Jakarta sebagai gubernur.

Meski begitu, Syarief mengungkapkan GPMI DKI Jakarta Raya sedang merencanakan agenda deklarasi untuk mendukung Anies. Dia bilang gelaran itu akan dilakukan sekitar Maret 2020. GPMI berencana mengumpulkan kader dari Jakarta dan sekitarnya. Mereka mengklaim akan menggaungkan dukungan masyarakat untuk Anies melaju di sebagai salah satu capres dalam perhelatan Pilpres 2024.

“Di situ adanya deklarasi, bukan sekarang. Sekarang bukan apa-apa, rakyat yang sudah minta,” ujar Syarief.

Acara deklarasi yang sudah terlanjur disiapkan pun berubah menjadi pelantikan pengurus GPMI cabang Jakarta Barat. Acara dihadiri para kader GPMI, perwakilan Polres Jakarta Barat, Pemkot Jakarta Barat, dan puluhan anak yatim piatu. (CNN)

Continue Reading

Ragam

Rapor Pemain Indonesia di BATC 2020

Published

on

By

Indonesia berhasil menjadi juara di Badminton Asia Team Championship (BATC) 2020. Berikut rapor para pemain di turnamen tersebut.

FINROLL.COM — Indonesia menjadi juara dengan mengalahkan Malaysia 3-1 di partai final. Sebelum menang lawan Malaysia, Indonesia juga mampu melewati adangan Korea Selatan, Filipina, dan India.

Anthony Ginting (Nilai 9)

Anthony Ginting membuktikan bahwa ia layak dipercaya sebagai ujung tombak Tim Indonesia di Badminton Asia Team Championship (BATC) dan Piala Thomas 2020 mendatang.

Anthony Ginting bermain apik di BATC 2020. (Anthony Ginting bermain apik di BATC 2020. (Dok. Humas PBSI)
Dari empat partai yang dilakoni Ginting, semuanya berujung kemenangan. Ginting berhasil memberikan awalan yang bagus bagi perjuangan Indonesia. Kemenangan Ginting di laga pertama memberikan ketenangan dan meringankan beban pemain Indonesia yang tampil di laga berikutnya.

Jonatan Christie (Nilai 5)

Jonatan Christie tidak menunjukkan penampilan terbaik di Badminton Asia Team Championship (BATC) 2020. Jonatan yang biasa dikenal memiliki penampilan apik justru benar-benar kehilangan sentuhan. Bukan hanya dalam satu pertandingan, melainkan empat pertandingan.

Lihat juga: Michael Jordan, Atlet yang Lebih Sukses di Masa Pensiun
Kekalahan beruntun ini jadi pukulan telak bagi Jonatan namun ia harus bisa bangkit dalam waktu tiga bulan karena kualitas Jonatan dalam kondisi terbaik sangat diperlukan Indonesia untuk memenangkan Piala Thomas

Shesar Hiren Rhustavito (Nilai 6)

Sebagai pemain yang bakal turun di pertandingan penentuan, tungga ketiga Indonesia dituntut punya mental bertanding yang kuat.

Rapor Pemain Indonesia di BATC 2020

Shesar masih perlu mempersiapkan diri lebih baik sebagai pemain yang diplot untuk turun di partai penentuan.Melihat kualitas peserta Piala Thomas mendatang, kemungkinan laga ditentukan oleh partai kelima sangat besar.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Nilai 9)

Kevin/Marcus sebagai ganda putra nomor satu juga berhasil menunjukkan kualitas mereka sebagai andalan di BATC 2020. Dari tiga laga yang dijalani, Kevin/Marcus selalu mampu mengakhirinya dengan kemenangan.

Tak hanya itu, Kevin/Marcus juga mampu menang dua gim langsung pada tiga laga tersebut tanpa ada satu laga pun yang berlangsung lebih dari 30 menit.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Nilai 7,5)

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil memenangkan dua laga saat mereka dipercaya turun di BATC 2020, yaitu ketika menghadapi Peter Magnaye/Alvin Morada dan M.R Arjun/Dhruv Kapila.

Meski meraih kemenangan di dua laga tersebut, penampilan Ahsan/Hendra kurang meyakinkan ketika bertemu ganda India. Hal itu pula yang bisa jadi salah satu alasan mereka tak diturunkan di partai final.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Nilai 7,5)

Fajar/Rian hanya mendapat satu kesempatan turun bermain di laga BATC 2020 sebagai pasangan. Mereka pun berhasil menunaikan tugas tersebut dengan sangat baik lewat kemenangan di tangan.

Fajar/Rian tak boleh menganggap diri mereka hanya sekadar cadangan karena Indonesia kemungkinan besar bakal menerapkan rotasi bermain untuk nomor ganda di Piala Thomas 2020.

Mohammad Ahsan/Fajar Alfian (Nilai 8)

Indonesia menunjukkan strategi kejutan di babak final BATC 2020 ketika menghadapi Malaysia. Manajer dan Tim Pelatih memutuskan menurunkan duet Ahsan/Fajar.

Duet ini harus menghadapi Ong Yew Sin/Teo Ee Yi yang merupakan ganda putra nomor dua Malaysia. Strategi ini membuahkan hasil positif. Ahsan/Fajar memenangkan pertandingan sekaligus mengunci gelar juara untuk Indonesia. (CNN)

Continue Reading

Ragam

RS Siloam Bekasi Timur Ingatkan Masyarakat Waspada dan Kenali Gejala Stroke

Published

on

Finroll.com — Gejala awal penyakit stroke patut diwaspadai, pasalnya serangan stroke tidak mengenal batasan usia.

Oleh karena itu Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada dan menjaga pola gaya hidup.

Direktur Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur, dr. Ervina, MM, MMRS, mengatakan dalam sambutannya, bahwa, Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur merupakan rumah sakit tipe C di Kota Bekasi dan hal ini menjadikan salah satu rumah sakit yang sudah terareditasi PARIPURNA oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit.

“Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur merupakan rumah sakit tipe C dan sudah terakreditasi PARIPURNA oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit,” jelasny dalam acara Media gathering yang mengangkat tema ‘Tatalaksana Stroke Yang Tepat Dan Akurat’, yang dilaksanakan di Aula Lantai GF RS Siloam Bekasi Timur (Blu Plaza). Kamis (13/2/2020).

Lebih lanjut, dr. Ervina menjelaskan saat ini layanan unggulan rumah sakit tersebut adalah pelayanan stroke dan Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur juga sudah bekerjasama dengan semua Privat Insurance dan Goverment Insurance. “Kami mempunyai sejumlah sarana dan tim yang handal di bidangnya,” katanya.

Sementara itu, dr. Rezy Sesareza, Sp.N, menjelaskan, stroke merupakan salah satu penyakit yang paling sering menyebabkan kematian, khususnya di Indonesia. “Kejadian stroke harus diberikan tindakan secepat mungkin, sehingga perlunya edukasi dan informasi mengenai tatalaksana stroke yang tepat dan akurat kepada warga,” terangnya.

Untuk itu, dirinya mengatakan bahwa penyakit stroke terjadi apabila, ketika aliran darah ke bagian otak teranggu, kurangnya pasokan darah berarti tidak cukup oksigen atau nutrisi mencapai otak dan sel-sel otak menjadi rusak atau hancur secara permanen, jika tidak ditangani tepat waktu, stroke dapat memiliki konsekuensi emosional, fisik atau bahkan fatal dan bergantung pada bagian otak mana yang terpengaruh.

Lebih lanjut dikatakan, seseorang mengalami stroke bisa diketahui dari ciri-ciri sakit kepala parah dan timbul tiba-tiba, pusing, ketidaksadaran, gangguan penglihatan pada satu atau kedua mata, kesulitan berbicara, kebingungan, mengulai mulut di satu sisi dan kelemahan atau kehilangan gerakan pada satu anggota tubuh atau lebih.

“Ada beberapa gejala yang bisa kita kenali saat seseorang menderita stroke dan hal ini harus disadari betu,” tegasnya.

Untuk itu perlu disadari bahwa stroke adalah keadaan darurat yang butuh tindakan cepat. Apabila pasien yang terserang stroke bisa mendapatkan bantuan medis dalam golden periode untuk mengevaluasi dan mengobati stroke akut, maka diharapkan pasien akan punya harapan pulih yang lebih tinggi.

“Berbicara mengenai pemulihan pasien, salah satu terapi yang bisa membantu menyelamatkan pasien dari serangan stroke adalah terapi trombolitik,” terangnya.

Selain itu di tempat yang sama, dr. Alvin Abrar Harahap M. Ked, Sp.BS, menjelaskan bahwa stroke adalah gangguan peredaran darah otak yang bersifat fokal atau global yang berlangsung cepat lebih dari 24 jam dan dapat menyebabkan kematian disebabkan gangguan vaskular.

Stroke hemoragik oleh perdarahan dalam ruang subaraknoid diantara piameter dan araknoidmater, gejalanya seperti 50 persen perdarahan, 70 persen kejang, 15 persen migran dan tidak respon dengan pemberian terapi, defisit nuerologik dan gangguan perilaku dan psikiatri.

“Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan stroke terjadi dan hal yang perlu diperhatikan adalah jenis dan penyebab strokenya tersebut,” katanya.

Ia menuturkan ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah hal tersebut, diantaranya berhenti merokok, diet sehat, kontrol kadar kolesterol, meningkatkan aktivitas fisik, kontrol tekanan darah, hindari alkohol, kontrol kadar gula darah dan konsumsi obat-obatan yang sesuai untuk mengontrol penyakit yang menjadi faktor resiko.

“Untuk pencegahannya bisa dilakukan beberapa langkah dan untuk penanganan penyakit stroke ini pun dipastikan bisa ditangani di RS Siloam Bekasi Timur dengan dibantu oleh penunjang dan dokter yang ada,” ungkapnya.(red)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending