Connect with us
[adrotate group="1"]

Healty

Bahaya Kesehatan Jangka Panjang Covid-19

Di Italia, sekitar 87,4% pasien Covid-19 yang telah sembuh diketahui memiliki minimal satu gejala penyakit jangka panjang.

Published

on


FINROLL.COM – Pasien penderita Covid-19 tidak serta merta dapat terbebas dari gejala ketika virus corona menyerang. Meskipun mereka sudah dinyatakan sembuh.

Studi para peneliti dari Indiana University Medical School bersama Survivor Corps menyatakan, ada sekitar 100 gejala infeksi corona yang dapat bertahan lama. Mulai dari kelelahan, nyeri badan, kehilangan indera penciuman dan perasa, kesulitan bernafas, hingga gagal jantung.

Hal serupa tergambar dalam studi Angelo Carfi dan koleganya yang dipublikasikan di Jama Network pada Juli 2020 lalu. Berdasarkan hasil studi tersebut, 87,4% pasien yang telah sembuh dari corona di Italia memiliki minimal satu gejala jangka panjang.

Hingga saat ini, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut terkait berapa lama gejala corona akan bertahan lama dalam tubuh pasien. Hanya saja, belajar dari pengalaman jenis virus corona terdahulu, seperti SARS dan MERS, gejala bisa bertahan hingga menahun.

WHO dalam laporannya pada 9 September 2020 menyebutkan, gejala SARS bisa bertahan di tubuh pasien selama lebih dari 24 bulan. Sementara, sebuah penelitian di Korea Selatan menyatakan bahwa gejala dari MERS bisa bertahan di tubuh pasien hingga lebih dari 12 bulan.

Sumber Berita : Katadata.co.id

Iwan Hidayat Bergabung Dengan Finroll Media Group Tahun 2012

Healty

Angka COVID-19 Resmi Rerbaru Indonesia

Published

on

Kementerian Kesehatan mengumumkan 4.411 kasus COVID-19 baru yang dikonfirmasi pada hari Kamis, sehingga jumlah total infeksi secara nasional menjadi 349.160. Menurut data yang dirilis oleh kementerian pada hari Kamis, 112 lebih orang telah meninggal karena penyakit tersebut, sehingga jumlah kematian menjadi 12.156. Jumlah pasien yang pulih juga meningkat menjadi 273.661.

Kementerian menambahkan 34.119 orang diuji pada hari Kamis, sehingga jumlah total orang yang diuji menjadi 2.449.725.

DKI Jakarta mencatat 1.071 kasus baru yang dikonfirmasi, sehingga total menjadi 91.337. Sedangkan Jawa Barat melaporkan 590 kasus baru, Jawa Tengah 472, Sumatera Barat 363, Jawa Timur 267 dan Riau 181. Virus ini telah menyebar ke seluruh 34 provinsi di Indonesia. (thejakartapost)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending