Connect with us
[adrotate group="1"]

Entertainment

Bioskop Korea Bangkit, Peninsula Raih 2 Juta Penonton Sepekan

Published

on


Train to Busan 2, Peninsula, menarik 2 juta penonton dalam sepekan penayangan di Korsel, dianggap tanda pemulihan industri bioskop Negeri Ginseng saat pandemi. (Dok. Next Entertainment World via HanCinema)

Finroll.com, Jakarta –  Train to Busan 2Peninsula, menarik lebih dari 2 juta penonton dalam satu pekan penayangan perdana di Korea Selatan, fakta yang dianggap sebagai tanda pemulihan industri bioskop Negeri Ginseng di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Dewan Perfilman Korea, 2.000.908 tiket Peninsula terjual hingga 21 Juli atau tujuh hari sejak tayang perdana pada 15 Juli.

Angka penjualan itu membuat Peninsula menjadi film pertama yang berhasil melewati angka 2 juta di Korea Selatan usai sejumlah bioskop ditutup demi meredam penyebaran virus corona.

Penjualan tiket melewati angka 2 juta terakhir diraih The Man Standing Next serta Hitman: Agent Jun yang tayang pada 22 Januari dan bertahan hingga akhir Februari, tepat sebelum penutupan banyak bioskop di Korea Selatan.

Melansir data Dewan Perfilman Korea, Peninsula bahkan kini berada di posisi ketiga sebagai film terlaris yang tayang tahun ini di Korea. Film ini tepat berada di bawah The Man Standing Next dan Hitman: Agent Jun.

Untuk merayakan pencapaian tersebut, sutradara Peninsula, Yeon Sang-ho, bersama para pemain menuliskan surat terima kasih kepada penonton yang kemudian diunggah ke akun resmi Instagram rumah produksi New Movie.

“Peninsula 2 juta penonton. Terima kasih banyak,” tulis Kang Dong-won dan Lee Jung-hyun.

Train to Busan 2, Peninsula, juga mengalami pekan debut yang baik di beberapa negara lainnya. Dalam pekan debut, film ini menguasai box office empat negara, yakni Korea Selatan, Taiwan, Singapura, dan Malaysia.

Penjualan tiket Peninsula di Taiwan dan Singapura mencapai US$800 ribu dan US$147 ribu pada hari pertama penayangan.

Dalam waktu dekat, Peninsula juga akan tayang di beberapa negara, seperti Selandia Baru pada 6 Agustus; Finlandia, Swedia, Norwegia, Amerika pada 7 Agustus; serta Australia, Rusia, India, dan Filipina jelang akhir Agustus.

Sebelumnya, CBI Pictures selaku distributor film Peninsula juga mengumumkan film itu bakal tayang di Indonesia pada Agustus mendatang.

Peninsula menceritakan  sekelompok orang yang menjalankan misi dan terpaksa kembali ke Korea Selatan, yang dikenal sebagai Peninsula setelah wabah zombi menyerang empat tahun lalu.

Dalam menjalankan misi, mereka juga menyelamatkan orang-orang yang masih bertahan hidup, tapi terjebak di Semenanjung Korea.

Mereka juga harus bertempur melawan zombi yang semakin ganas dari sebelumnya. Kelompok ini juga harus bertempur dengan kelompok militer yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Sumber : CNN Indonesia

Entertainment

20 Besar Peserta “Semua Bisa Berubah Maju” Cover Song Competition Sudah Terpilih Dan Masuk Tahap final

Published

on

Finroll.com – Gaung dan gema campaign besar dari Indihome yang bertema  #SemuaBisaBerubahMaju pada bulan Agustus 2020 lalu semakin besar dan sudah berhasil ikut menyebarkan semangat ke semua masyarakat luas di seluruh Indonesia

Kompetisi Cover Song Competition yang dibuka pada tanggal 28 September 2020 Peserta Cover Song Competition Semua Bisa Berubah Maju berhasil mengumpulkan banyak sekali peserta yang sudah ikut berpartisipasi dan berkreativitas selama masa pandemic sekarang ini.

Babak pertama pembukaan Penyariangan Cover Song Competition akhirnya sudah di tutup pada tanggal 14 Oktober 2020 Kemarin, antusias peserta yang sangat besar untuk ikut memeriahkan semangat semua bisa berubah maju yang di adakan oleh Indihome membuahkan hasil yang cukup baik bagi masyarakat.

Total peserta yang ikut memeriahkan acara Cover song competition ini sudah mencapai kurang lebih 1000 peserta. Yang dimana para peserta sudah ikut mengupload video mereka melalui channel youtube mereka masing-masing.

Tepat di tanggal 21 Oktober 2020 kemarin Babak penyisihan pertama sudah dilakukan dan babak penjurian pertama pun sudah mengeluarkan 20 nama peserta yang lolos untuk mengikuti babak penyisihan selanjutnya.

Tahap eliminasi pertama akan ditayangkan di channel youtube Indihome pada tanggal 28 Oktober 2020 nanti. Agar kompetisi ini melahirkan putera puteri Indonesia yang berbakat dan mampu membawa perubahan dengan menyebarkan semangat lewat musik dan lagu, IndiHome menggandeng beberapa artis ternama untuk terlibat dalam SBBM Competition ini, yaitu: Melly Goeslaw, Tantri Kotak dan Ari Tulang sebagai Tim Juri, Sandy Canester & Danny Heyho sebagai Coach dan Indra Bekti sebagai Host.

Continue Reading

Entertainment

Nikmat Group Gandeng Jovi Adhiguna Launching Gildak

Published

on

Finroll.com — Sukses dengan brand kedai kopi Lain Hati dan Street Boba, kini Nikmat Group kerja sama dengan Influencer papan atas Tanah Air, Jovi Adhiguna kembali menghadirkan brand terbarunya Gildak K – Street Snack.

Deo Cardi Nathanael, selaku Vice President of Marketing Nikmat Group mengatakan, Kali ini Nikmat Group luncurkan Brand yang berbeda, kalau sebelumnya kita buat brand dengan konsepnya jepang, kali ini kita luncurkan produk dengan konsepnya Korea,” katanya saat Grand Launching Gildak di Krekot Bundar Pasar Baru Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2020).

Deo menjelaskan bahwa Nikmat Group terus berusaha untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. “Kita tau bahwa banyak masyarakat yang suka dengan jajanan snack Korea, hanya mereka tidak tau mau belinya dimana?. Gildak adalah merupakan brand makanan dengan konsep menu Korea, dengan bumbu – bumbu rasa nasional dan Korea. Kita hadir disini,” jelasnya.

“Konsep ini berawal dari Street Boba yang sudah mencapai Store yang ke 43, dimana para pelanggan banyak yang menanyakan kenapa kok tidak ada makanan yang asin -asin, disinilah awalnya tercetus ide ini,” ungkap Jovi Adhiguna.

Saat ini lanjut Jovi, Gildak telah menyajikan 10 varian menu seperti nasi, kulit ayam, ayam goreng dengan bumbu – bumbu dari rasa nasional sampai rasa Korea, dan tingkat kepedesannya pun bisa dipilih sesuai selera.

“Sampai hari ini kita baru menghidangkan sampai 10 menu saja, mudah – mudahan kedepannya kita sudah banyak menu korea lainnya,” lanjut Jovi.

“Gildak artinya ayam jalanan, sama seperti Street Boba pinggir jalan sehingga ditempat ini lengkap sudah, kita mau makan bisa, mau minum juga bisa, tempat nongkrongnya pun enak dan banyak tempat photo – photonya,” tambahnya.

Harga yang ditawarkan dari Gildak ini mulai dari harga 18ribu hingga 30ribuan. Gildak juga mempunyai makanan favorit yaitu Itawoen cryspy chiken yaitu ayam yang diberikan bumbu dan mozarela serta menu favorit lainnya.

Khusus besok pada 12 September 2020 Gildak juga akan memberikan promo spesial dengan By One Get One, Selain itu Gildak juga melakukan promo secara online melalui Grab dan Gojek yang sudah mulai Aktif Sore ini.

Dalam waktu dekat Gildak juga akan segera membuka cabang diseluruh kota – kota besar di Indonesia dan akan membuka lapangan pekerjaan.

Selain itu dalam lima hari kedepan Gildak juga akan membuka store keduanya yang berlokasi di seputaran Rawamangun,” Pungkas Deo

Continue Reading

Entertainment

Duo Delima Rilis Single Kedua “Bocah Tua Nakal”

Published

on

Finroll.com — Sukses dalam album pertamanya yang berjudul ‘Goyang Dari Samping’ yang diproduksi oleh label CMP Record, Kini penyanyi dangdut cantik, Elma Fee dan Diana Putri, yang tergabung dalam grup Duo Delima, merilis single terbaru yang berjudul Bocah Tua Nakal (BTN).

Lagu karya Don Kinol tersebut, mengisahkan tentang curahan hati (curhat) para wanita dan remaja yang kerap menjadi sasaran modus atau tingkah kurang ajar para ‘om-om nakal’ atau pria hidung belang.

“Lagu Bocah Tua Nakal ini tuh mewakili perasaan aku, Diana dan mungkin sebagian remaja-remaja wanita lain yang sering kali menjadi korban tingkah kurang ajar para om-om nakal,” ungkap Elma Fee dalam jumpa pers yang digelar di Kantor CMP Record, Jakarta Timur, Rabu (29/7/2020).

Elma menyadari betul, profesinya sebagai penyanyi dangdut menuntut dirinya untuk berinteraksi dan menghibur para penggemar maupun penonton. Namun, dirinya sangat menyayangkan jika ada penonton yang kebablasan dan bertingkah kurang ajar.

“Aku pernah saat manggung off air ada penonton yang naik ke atas panggung bernyanyi dan berjoget bersama, tapi lama-kelamaan kok tangannya mulai kemana-mana, rasanya pengen aku tonjok,” lanjut Elma.

Senada dengan Elma, Diana juga mengisahkan, dirinya pernah mendapat pesan (DM) Instagram dari salah seorang pria yang menanyakan hal yang menurutnya sangat merendahkan dirinya.

“Pernah aku di DM sama om-om nakal yang nanya tarif. Awalnya aku pikir tarif manggung, tapi rupanya dia menanyakan tarif temenin dia tidur, jijik banget kan?” kata Diana.

Sementara itu, owner CMP Record, Maulina Silaen, menyampaikan, pihaknya berharap kehadiran single Bocah Tua Nakal dari Duo Delima ini bisa diterima masyarakat dan mengobati rasa rindu para pecinta musik dangdut tanah air.

“Kami berharap kehadiran single  terbaru Bocah Tua Nakal dari Duo Delima ini bisa menghibur dan diterima masyarakat, khususnya para pecinta dangdut tanah air di masa pandemi saat ini,” ujar Maulina.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending