Connect with us

Science & Technology

BMKG Sebut Musim Kemarau Buat Es Muncul di Puncak Gunung Lawu

Published

on


Gunung Lawu mencapai suhu dingin ekstrem hingga menimbulkan es (ANTARA FOTO/Siswowidodo)

Finroll.com, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan munculnya es di puncak Gunung Lawu, Jawa Tengah terjadi karena kondisi di sekitar gunung sedang masuk musim kemarau.

Hal ini terkait dengan temuan salah satu pemandu di Gunung Lawu, Jawa Tengah pada awal Juli 2020. Ia sempat mengabadikan semak dan rumput yang dilapisi es di puncak gunung sekitar pukul 05.30 WIB.

Akibat kemarau

Kepala Subbidang Prediksi Cuaca BMKG, Agie Wandala Putra menjelaskan, pada musim kemarau laju penurunan suhu menjadi minus satu derajat celsius pada tiap kenaikan 100 meter. Kenaikan suhu yang lebih tinggi ini terkait dengan sulitnya awan sulit terbentuk.

Lebih lanjut, Agie menyebut secara alamiah memang terjadi penurunan suhu tiap ketinggian naik per 100 meter. Penurunan suhu sekitar 0,65 derajat sampai minus satu derajat celsius per 100 meter.

“Saat ini kondisi di sekitar Lawu sedang dalam periode kemarau, artinya secara umum awan sulit terbentuk sehingga laju penurunan suhunya bisa menjadi minus satu derajat celsius per 100 meter. Kondisi ini biasanya akan membuat suhu terasa lebih dingin pada dini hari menjelang pagi,” kata Agie, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (9/7).

Berdasarkan pantauan suhu di lewat satelit di weather.com, suhu di Gunung Lawu bisa turun hingga 3 derajat Celcius pada dini hari hingga pagi. Suhu baru bergerak naik sekitar pukul 07:00 WIB.

Sebelumnya, dilaporkan pengelola pendakian setempat, suhu di sekitar puncak Lawu bisa mencapai minus 3 hingga 7 derajat.

Pengaruh hawa dingin dari selatan

Penyebab lain menurut Agie lantaran hembusan angin dingin dari arah selatan Indonesia yang sedang mengalami musim dingin. Sepanjang Juni hingga Agustus, Australia tengah mengalami musim dingin.

“(Sehingga) jika ada dorongan udara dingin dari selatan ke utara, seringkali hal ini (intrusi udara kering) dapat menjangkau wilayah Indonesia,” jelas Agie.

Oleh karena itu, BMKG mengatakan penting untuk masyarakat mengetahui mengapa pada saat pagi hari udara terasa lebih dingin saat musim kemarau.

Tidak berbahaya

BMKG menegaskan fenomena embun beku tak masuk kategori berbahaya namun masyarakat yang hendak melaksanakan kegiatan pendakian ke gunung pada periode kemarau agar melengkapi standar keamanan pendakian.

“Fenomena embun beku tidak berbahaya, namun tetap dihimbau untuk masyarakat yang naik gunung pada periode kemarau agar mengantisipasi udara dingin ini dengan perlengkapan pendakian yang memenuhi standar keamanan agar tidak mengalami hipotermia,” imbuh Agie.

Hipotermia adalah kondisi ketika suhu tubuh menurun drastis hingga di bawah 35 derajat Celcius. Hal ini bisa mengganggu sistem saraf dan organ tubuh lain. Jika tidak segera ditangani, hipotermia dapat menyebabkan gagal jantung, gangguan sistem pernapasan, dan bahkan kematian.

Lebih lanjut BMKG menjelaskan bahwa es atau embun beku bisa terbentuk ketika suhu mencapai batas di bawah nol derajat celsius.

Kondisi tersebut kata Agie muncul di wilayah Gunung Lawu yang mengalami embun beku atau muncul es di permukaan tanah, rumput atau daun.

Sumber : CNN Indonesia

Science & Technology

Apple Hapus 30 Ribu Aplikasi dari China di App Store

Published

on

By

Ilustrasi Apple. (AP/Ng Han Guan)

Finroll.com, Jakarta –  Apple telah menghapus lebih dari 30 ribu aplikasi China dari App Store. Qimai Research Institute mengatakan sekitar 90 persen dari 30 ribu aplikasi itu adalah aplikasi game.

Penghapusan ini dimulai dari awal Juni dan meningkat pada Juli. Penghapusan ini dilakukan Apple untuk menghapus aplikasi yang tidak memiliki persetujuan atau lisensi dari China.

Apple sebelumnya telah memperingatkan para pengembang dan penerbit bahwa game iOS akan memerlukan lisensi untuk terus beroperasi di China.

Apple secara eksplisit mengatakan setiap game yang tidak berlisensi akan dilarang dan dihapus setelah 31 Juli. Setelah pembersihan di App Store pada Sabtu (1/8), ada sekitar 179 ribu gim tersisa di App Store China.

Dilansir dari Bloomberg, China adalah salah satu pasar terbesar Apple untuk menjual barang dan layanan digital. Adanya kekhawatiran tentang menjamurnya kecanduan di antara anak di bawah umur dan penyebaran konten ofensif, regulator telah mengadopsi proses peninjauan yang lebih ketat dan lebih lambat.

Dilansir ari 9to5mac, Apple  menghapus ribuan aplikasi dari App Store karena aplikasi itu tidak memenuhi persyaratan peraturan untuk pembayaran. Apple menghapus lebih dari tiga ribu game dari App Store di China selama 1 Juli dan 2 Juli.

Qimai mengatakan Apple telah mengingatkan akan menghapus gim kepada pengembang gim pada 8 Juli apabila gim tersebut tidak memenuhi persyaratan peraturan.

Tencent Holdings Ltd. dan ByteDance Ltd. juga akan terdampak akibat peraturan ini. Sebab mereka akan kehilangan pendapatan dari iklan yang berada di gim.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Science & Technology

Tiga Tren IoT yang Berkembang Selama Pandemi Corona

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta – Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia Teguh Prasetya mengatakan di saat pandemi virus corona SARS-CoV-2 (Covid-19) ada tiga Internet of Things atau IoT yang telah berkembang pesat yaitu kesehatan, agrikultural, dan energi.

Misalnya pada industri kesehatan, saat ini banyak perangkat IoT yang dimanfaatkan contoh mengukur suhu tubuh yang dikenal dengan thermal detection dan lainnya.

“Jadi terhadap sektor apa saja terutama di kala pandemi ini ada tiga sektor yang tumbuh cepat di IoT, yang pertama adalah health care ini dipaksa tumbuh sedemikian cepat seperti mulai dari thermal detection sampai remote monitoring,” kata Teguh lewat konferensi pers lewat siaran langsung di Jakarta, Rabu (29/7).

Kemudian sektor agrikultural juga membutuhkan teknologi IoT seperti remote monitoring karena saat ini para pelaku industri ini susah untuk mengecek jualan mereka.

Yang terakhir dari sektor energi dalam hal ini misalnya energi air, elektronik, dan gas juga menggunakan remote monitoring.

Menyoal IoT, Korea Selatan merupakan salah satu negara yang memanfaatkan teknologi ini untuk meredam pademi virus corona baru.

Korea Selatan punya platform dan aplikasi berteknologi big data di Korea Selatan, di mana salah satu contohnya adalah platform sistem suplai masker bagi kebutuhan publik.

Melalui sistem tersebut pemerintah Korea Selatan dapat mengetahui jumlah stok masker untuk apotek.

Manfaat big data dan georeference sangat luas, salah satunya dengan menelusuri riwayat perjalanan pasien terjangkit Covid-19.

Berdasarkan data tersebut pemerintah kemudian bisa mengidentifikasi orang dalam pengawasan (ODP).

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Science & Technology

Earphone yang Dipatenkan Xiaomi Bisa Dimasukkan ke Bodi HP

Published

on

By

Ilustrasi earphone nirkabel (CNN Indonesia/Jonathan Patrick)

Finroll.com, Jakarta – Pabrikan ponsel pintar China, Xiaomi, dikabarkan telah mematenkan handphone (hp) yang memiliki earphone nirkabel internal.

Berdasarkan gambar yang beredar, earphone nirkabel ini bakal dimasukkan di bagian panel atas ponsel. Jika tidak digunakan, headset nirkabel itu bisa dimasukkan ke bagian atas ponsel sekaligus mengisi daya.

Earphone nirkabel ini akan terhubung melalui Bluetooth dan didukung dengan sistem pencegah kebisingan.

Ponsel dengan headset nirkabel yang bisa dimasukkan ke dalam bodi ponsel ini terbilang unik dan belum ada di pasaran.

Melansir Gizchina, Rabu (29/7), bagian atas earpiece nirkabel ini punya bagian yang dapat diputar. Jika ditekuk, maka earphone bakal bisa dimasukkan ke telinga. Tekukan earpiece ini mesti diluruskan terlebih dulu jika akan disimpan dalam ponsel.

Melansir Gadgetsay, headset nirkabel internal garapan Xioami dapat digunakan sebagai speaker telepon. Dari segi penampilan, headset ini mirip dengan headset nirkabel Xiaomi Mi True yang ada.

Belum diketahui pasti tujuan Xiaomi merilis ponsel pintar dengan headset internal. Namun, struktur ini juga memiliki kelemahan. Seperti diketahui, headset akan menempati banyak ruang.

Padahal saat ini, banyak pembuat smartphone yang sengaja menghilangkan jack 3,5 mm untuk membuat bentuk ponsel yang tipis.

Jika Xiaomi benar-benar mewujudkan ponsel yang ia patenkan ini, menjadi pertanyaan bagaimana mereka bisa menjaga ketipisan bodi ponsel.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending