Connect with us

International

Donald Trump Digugat Akibat Lakukan Pelecehan Seksual

Published

on


Presiden AS Donald Trump (REUTERS/David Becker)

Finroll.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump digugat oleh seorang wanita bernama E. Jean Carroll pada Senin (4/11/2019). Alasannya adalah karena Trump pada bulan Juni lalu telah menyangkal tuduhan bahwa ia pernah memperkosa wanita itu sekitar 23 tahun yang lalu di sebuah department store New York.

Trump pada kesempatan itu juga menyebut wanita itu berbohong. Carroll merupakan kolumnis di majalah Elle.

Dari laporan, pengaduan yang diajukan Carroll di pengadilan negara bagian New York di Manhattan, menyatakan bahwa Trump berbohong pernah menyerangnya, dan Trump telah mencoreng integritas, kejujuran, dan martabatnya dengan menyusun berbagai kebohongan yang membuatnya dianggap mengarang insiden itu.

Sebelumnya, berita mengenai Carroll yang menuduh Trump memperkosanya di Bergdorf Goodman di Fifth Avenue, yang katanya terjadi antara musim gugur 1995 hingga musim semi 1996, telah diterbitkan di majalah New York pada Juni, seperti dikutip dari memoarnya yang dirilis bulan berikutnya.

Dalam gugatannya, Carroll mengatakan serangan itu berlangsung dua hingga tiga menit, sebelum dia berlari keluar dari ruang ganti dan menuju ke Fifth Avenue.

Carroll mengatakan dalam gugatan itu ia segera menceritakan kepada dua temannya, penulis Lisa Birnbach dan mantan pembawa berita WCBS Carol Martin, tentang dugaan serangan itu, tetapi tidak melaporkan Trump ke pihak berwenang karena ia takut akan mendapat balasan Trump.

Gugatan Carroll itu disampaikan setelah Trump mengatakan dia tidak memperkosa Carroll dan tidak pernah bertemu dengannya dan mengatakan bahwa semua kebohongan itu diciptakan Carroll untuk dapat meningkatkan penjualan bukunya.

“Saya akan mengatakannya dengan sangat hormat: Nomor satu, dia bukan tipeku. Nomor dua, itu tidak pernah terjadi. Itu tidak pernah terjadi, oke?” Kata Trump kepada koran The Hill di Washington.

Pihak Gedung Putih juga telah menyangkal tuduhan itu.

“Gugatan itu tidak masuk akal dan ceritanya adalah kebohongan belaka, seperti penulisnya,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Stephanie Grisham dalam sebuah pernyataan. “Cerita yang dia gunakan untuk mencoba dan menjual buku sampahnya tidak pernah terjadi, titik.”
Sebagai informasi, Trump telah mendapat tuntutan dari sejumlah wanita terkait hal pelecehan seksual sebelum Trump terjun ke dunia politik.

Trump juga pernah menerima gugatan pencemaran nama baik dari Summer Zervos, seorang mantan kontestan di acara televisi “The Apprentice”. Zervos mengatakan Trump menciumnya di luar kehendaknya pada 2007 di New York dan kemudian meraba-raba dia di sebuah hotel di Beverly Hills.

Zervos mengajukan gugatan terhadap presiden kontroversial itu setelah Trump menyebut tuduhan itu sebagai suatu kebohongan di Twitternya.(cnbcindonesia.com)

International

Kasus Baru Corona Melonjak, Australia Isolasi Victoria

Published

on

By

Ilustrasi tenaga medis yang menangani virus corona. (AP Photo/Domenico Stinellis)

Finroll.com, Jakarta – Pemerintah Australia akan mengisolasi negara bagian Victoria dengan menutup akses keluar masuk wilayah itu setelah menemukan lonjakan kasus virus corona dalam beberapa pekan terakhir.

Victoria merupakan rumah bagi sekitar 6,6 juta penduduk. Negara bagian terpadat kedua di Negeri Kanguru itu mendeteksi 127 kasus baru virus corona pada Minggu (5/7).
Sebagian besar kasus baru itu terdapat di Melbourne yang berasal dari klaster sejumlah kompleks apartemen.

Pemerintahan Perdana Menteri Scott Morrison berencana menutup perbatasan Victoria mulai Selasa (7/7) tengah malam. Langkah isolasi ini merupakan yang pertama dilakukan Australia sejak pandemi corona pertama kali terdeteksi di negara tersebut.

Dikutip dari AFP, Menteri Utama Victoria, Daniel Andrews, menggambarkan keputusan isolasi sebagai “langkah pintar dan tepat” di tengah tantangan yang dihadapi pemerintah untuk mengendalikan Covid-19. Dengan penguncian wilayah ini, rencana membuka perbatasan Victoria dengan kawasan selatan Australia kembali tertunda.

Sebelum mengisolasi Victoria, pemerintah Australia telah lebih dulu menerapkan lockdown Kota Melbourne.
Penguncian diberlakukan setelah ditemukan 73 kasus baru virus corona di Melbourne dalam 24 jam hingga Rabu (1/6). Angka ini naik dari 64 kasus yang dilaporkan pada Selasa.

Beberapa infeksi baru menyebar dari staf hotel yang menampung karantina wisatawan yang baru tiba dari perjalanan luar negeri. Wisatawan tersebut menjalani karantina di hotel selama dua pekan. Kasus baru itu diperoleh setelah pihak berwenang melakukan tes Covid-19 terhadap lebih dari 20 ribu orang pada Selasa (30/6).

Hingga kini Australia memiliki 8.586 kasus virus corona dan 106 kematian.

(cnnindonesia.com)

Continue Reading

International

Selama 3 Hari Berturut-turut Korsel Catat 61 Kasus Baru Virus Corona

Published

on

Finroll – Jakarta, Korea Selatan (Korsel) mencatatkan 61 kasus baru Covid-19 selama tiga hari berturut-turut, angka ini merupakan kelanjutan dari kasus yang menyebar di luar wilayah Seoul.

Dilansir dari Associated Press, Minggu (5/7), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea mengatakan bahwa pihaknya telah mengkonfirmasi 61 kasus tambahan, sehingga totalnya menjadi 13.091 tanpa penambahan korban meninggal.

Lembaga tersebut mengatakan 43 dari kasus baru berasal dari penularan lokal. Dari 43 kasus itu dua di antaranya berasal dari Seoul atau dua kota pusat, Gwangju dan Daejon. 18 kasus baru sisanya berasal dari kedatangan internasional.

Korsel mulai dilanda pertambahan kasus baru virus corona sejak melonggarkan aturan menjaga jarak pada awal Mei, negara itu mencatat 63 kasus baru pada Jumat dan Sabtu.

Sebelumnya, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan Jung Eun-kyeong mengatakan gelombang kedua pandemi dimulai karena memasuki periode liburan musim panas.

“Kami meyakini sedang berada di gelombang kedua yang dipicu oleh liburan bulan Mei,” kata Jung beberapa waktu lalu.

Per Minggu (5/7), John Hopkins Coronavirus Resource Center mencatat kasus kematian karena virus corona di Korsel mencapai 283 jiwa.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

International

Dituduh Serang Situs Nuklir Iran, Israel Langsung Respons

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Israel membantah bahwa mereka berada di balik serangkaian insiden di fasilitas nuklir Iran. Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan tidak semua yang terjadi di Iran selalu disebabkan oleh Israel.
“Tidak semua insiden yang terjadi di Iran ada hubungannya dengan kami,” kata Gantz, Minggu (5/7) seperti dikutip dari The Jerusalem Post.

Dia mengatakan sistem pertahanan di situs nuklir itu begitu rumit, dan tidak yakin Iran selalu mematuhinya. “Siapa saja bisa curiga terhadap kami,” kata Gantz dalam wawancara dengan Army Radio.

Meski demikian, kata dia, Israel akan selalu berusaha untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

Menurut dia, nuklir Iran akan menjadi ancaman bagi dunia dan kawasan, termasuk Israel. “Dan kami akan melakukan segalanya untuk mencegah itu terjadi. Kami akan melakukan segala cara untuk mencegah Iran menyebarkan teror dan senjata, tetapi saya tidak merujuk pada setiap kejadian,” ujar dia.

Sebelumnya sebuah sumber yang dikutip surat kabar Kuwait, Al-Jareeda mengungkapkan bahwa Israel bertanggung jawab atas dua ledakan yang terjadi di fasilitas nuklir Natanz dan pangkalan produksi rudal di wilayah Parchin, Iran.

Ledakan ini diduga akibat serangan siber dan jet tempur F-35 milik Israel.

Iran juga telah mengancam akan melancarkan balasan terhadap siapa saja yang melakukan serangan siber pada situs nuklir mereka.

Kantor berita IRNA menyatakan kemungkinan sabotase dilakukan oleh musuh-musuh Iran termasuk rezim Zionis dan Amerika Serikat.

Iran memang mengumumkan rencananya melanjutkan program pengayaan uranium dan pengembangan senjata rudalnya pada Mei 2019, setelah AS menarik diri dari perjanjian nuklir 205 dan kembali menjatuhkan serangkaian sanksi terhadap negara di Timur Tengah itu.

Padahal, selama ini Iran dinilai patuh pada perjanjian nuklir 2015, di mana Teheran menghentikan segala bentuk pengembangan senjata rudal dan nuklirnya dengan imbalan penghapusan sanksi serta bantuan ekonomi dari negara Barat.

SUmber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending