Connect with us

Sepakbola

Duel Jacksen Tiago Vs Stefano Teco Cugurra: Adu Strategi Dua Sahabat

Published

on


Shopee Liga 1 - Persipura Jayapura Vs Bali United - Head to Head (Bola.com/Adreanus Titus)

Finroll.com, Jakarta – Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Tiago dan arsitek Bali Uniyed, Stefano Teco Cugurra Teco punya hubungan emosional yang menarik untuk dikupas. Jacksen merupakan sosok yang pertama kali mengajak Teco ke Indonesia pada 2004.

Ketika itu, Jacksen Tiago sebagai pelatih kepala Persebaya Surabaya, membutuhkan seorang asisten pelatih fisik. Maka, ia mengajak Teco terbang dari Brasil ke Indonesia.

BACA JUGA :

“Perkenalan saya dengan Teco dimediasi teman saat berlibur di Brasil. Saya butuh pelatih fisik, dan teman itu menawari Teco. Saya tertarik dengan Teco, karena dia memang punya kemampuan akademis bagus. Dia sarjana lulusan olahraga. Dia berasal dari keluarga berpendidikan,” ungkap Jacksen.

Gayung pun bersambut. Teco dengan tangan terbuka menerima ajakan Jacksen Tiago. Bahkan, duet ini cukup lama berkolaborasi di Persebaya. Uniknya, baik Jacksen Tiago dan Teco betah dan berjodoh dengan wanita asal Surabaya.

“Surabaya kota kedua bagi saya. Saya tak bisa melupakan kota ini. Saya mengawali karir di sini dan punya istri serta tinggal di Surabaya. Saya akui hubungan dengan coach Jacksen sangat baik,” kata Teco.

Jacksen Tiago pun mengaku sering berkomunikasi dengan Teco yang dinilainya sebagai pelatih yang pintar.

“Karena berasal dari keluarga pendidikan, Teco pun ikut kursus kepelatihan di Brasil agar bisa menangani tim. Prestasinya di Indonesia sangat bagus. Kemarin dia juara bersama Persija. Dia memang sosok yang pintar dan rajin belajar,” kata Jacksen Tiago.

Jasa Besar Jacksen

Jacksen F. Tiago, pelatih Persipura. (Bola.com/Aditya Wany)

Jacksen Tiago berjasa besar bagi karier Teco di Indonesia, namun dia terang-terangan menolak anggapan itu.

“Teco sukses, karena dia pintar dan pekerja keras. Dia yang menentukan kesuksesannya. Saya kebetulan hanya membuka pintu, ketika mengajaknya ke Indonesia. Anda lihat ada pelatih asal Brasil yang juga kurang beruntung di sini. Jadi, semua tergantung individu. Saya tak pernah merasa berjasa terhadap Teco,” ucapnya.

Sebaliknya, Jacksen mengaku bangga dengan prestasi Teco. “Sebagai sahabat, saya senang dan bangga punya teman sukses. Semua orang punya rejeki masing-masing. Saya juga senang ada saingan pelatih hebat seperti Teco,” jelasnya.

Lalu, siapa paling jitu dan cerdik untuk memenangkan laga Persipura kontra Bali United di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (11/11/2019)? Menarik kita tunggu racikan dua sahabat ini.

Sama-sama Sukses

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, saat melawan Semen Padang pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Jawa Barat, Senin (11/3). Bali United menang 2-1 atas Semen Padang. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kiprah Jacksen Tiago sebagai pelatih kawakan di klub Indonesia tak diragukan lagi. Pada musim ini, Jacksen mengembalikan performa Persipura setelah terpuruk pada awal musim.

Saat ini, tim Mutiara Hitam berada di posisi ketiga. Bukan tidak mungkin, Persipura bisa menjegal Bali United untuk meraih kemenangan pada laga nanti.

Di sisi lain, Stefano Teco juga cemerlang. Dalam dua musim, namanya berkibar. Musim lalu, ia membawa Persija Jakarta meraih trebble, yakni Liga 1 2018, Piala Presiden 2018, dan turnamen Boot Super Fix 2018 di Malaysia.

Musim ini, Teco membawa Bali United begitu dominan di Liga 1 2019. Bali United kini mengemas 56 poin dan kukuh di puncak klasemen. Bali United baru menuntaskan 25 laga, sehingga peluang untuk menjadi juara sangat terbuka.(bola.com)

Advertisement Valbury

Sepakbola

Kejutan, Eric Cantona Bakal Memperkuat Manchester United Lagi

Published

on

By

Eric Cantona dibeli MU dari Leeds United dengan harga 1,2 juta poundsterling. King Cantona sukses mencetak 82 gol untuk United dalam jangka waktu lima musim. (Bola.com/Istimewa)

Finroll.com, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Old Trafford. Manajemen Manchester United sedang menimbang Eric Cantona sebagai duta besar baru bagi Setan Merah.

Mirror merilis, kapasitas Eric Cantona menjadi satu di antara poin positif yang membuat jajaran manajemen Manchester United kepincut. Selain itu, Cantona memiliki aura positif, setidaknya dari sisi nama besar.

Jika terpilih, Eric Cantona akan bergabung dengan beberapa nama besar yang sudah menjadi duta besar Manchester United. Beberapa nama tenar tersebut antara lain Bryan Robson dan Denis Irwin. Duo tersebut selalu berkeliling dunia dengan beragam aktivitas, termasuk beberapa kali berkunjung ke Indonesia.

Bagi Manchester United, Eric Cantona juga memiliki fungsi lain, terutama bagi kalangan pesepak bola muda The Red Devils. Karakter keras dan pejuang tak kenal kompromi, plus kreatif, bisa memberi tambahan energi.

Satu di antara cara yang sudah pernah dipilih manajemen Manchester United adalah menghadirkan para legenda tersebut di lokasi latihan Carrington. Eric Cantona bisa menceritakan beragam momen penting bersama Manchester United, terutama ketika mereka berhadapan dengan sisi mental.

Anggapan Publik

5. Eric Cantona (Leeds dan Manchester United) – 70 gol. (AFP/Gerry Penny)

Publik menganggap Cantona sebagai rekrutan terbaik Sir Alex Ferguson. Cantona membawa Manchester United mengangkat trofi perdana Premier League, dan menjadi bagian penting dalam perjalanan sukses kubu The Theatre of Dreams.

Bersama Manchester United, Eric Cantona meraih beberapa gelar bergengsi, seperti 4 kali trofi Premier League, Charity Shield (3) dan Piala FA (2). Selain itu, Eric Cantona terkenal sebagai mentor para pemain muda, terutama dari Class of ’92, yang notabene menjadi satu di antara generasi yang dianggap tersukses sepanjang sejarah Manchester United.

Sumber : Mirror, Premier League

(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Paul Pogba Kembali Dirayu Balik ke Juventus

Published

on

By

Gelandang Manchester United, Paul Pogba. (AFP/Paul Ellis)

Finroll.com, Jakarta – Masa depan gelandang Manchester United, Paul Pogba, kembali menjadi bahan spekulasi meskipun berbagai kompetisi liga domestik di Eropa dihentikan sementara karena pandemi virus corona baru (COVID-19). Mantan bintang Juventus, Claudio Marchisio, bahkan ikut merayu Pogba supaya kembali ke Turin.

Paul Pogba lagi-lagi dikabarkan akan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim ini. Namun, ada juga spekulasi pemain Prancis itu berniat meneken kontrak baru dengan Setan Merah.

Pogba masih terikat kontrak di Manchester United hingga 2020. Klub punya opsi memperpanjang kontrak satu tahun lagi. Meksipun demikian, rumor yang mengaitkan Pogba dengan kepindahan ke Real Madrid atau Juventus tak kunjung berhenti.

Marchisio pernah bermain Pogba saat di Juventus. Sang gelandang bahkan pernah menyarankan Pogba supaya pindah ke Spanyol dibanding ke Inggris pada 2016.

Paul Pogba mengalami fase naik-turun kariernya sejak kembali ke Manchester United. Tetapi, Marchisio yakin Pogba masih bisa berkontribusi besar jika kembali ke Juventus.

“Saya pernah bilang keputusannya pindah ke Manchester itu salah. Saya bilang jika dia ingin perubahan, sebaiknya memilih pindah ke Spanyol,” kata mantan gelandang Juventus itu kepada Tuttusport, seperti dilansir Manchester Evening News, Kamis (19/3/2020).

Pujian untuk Paul Pogba

Gelandang Manchester United, Paul Pogba. (AFP/Oli Scarff)

“Kembalinya Pogba akan sangat positif, Paul bisa bangkit di lingkungan yang disukainya dan bisa sangat memanjakannya. Dia bisa memberikan banyak hal untuk Juventus, yang membutuhkan seseorang seperti dirinya di lini tengah. Dia pemain yang sangat profesional,” kata Marchisio.

Tak diragukan lagi Pogba bakal menjadi suntikan positif bagi lini tengah klub mana pun. Meski demikian, Marchisio mengatakan saat ini Juventus tak butuh banyak perubahan.

“Belakangan ini tak ada gelandang yang hengkang, ini tentang perputaran saja. Hari ini Juventus punya elemen terbaik di lini serang dan pertahanan, tapi juga luar biasa di sektor lini tengah. Sayangnya, lini tersebut kurang beruntung karena cedera pemain,” imbuh Marchisio.

Sumber: Manchester Evening News

Continue Reading

Sepakbola

Juventus Berikan Gonzalo Higuain Jet Pribadi Demi Susul Ibu yang Sakit di Argentina

Published

on

By

2. Gonzalo Higuain - Kedatangan Cristiano Ronaldo membuat posisinya terancam di lini depan Juventus. Football Italia menyebutkan sang bomber akan dipinjamkan ke AC Milan guna mendapatkan kesempatan bermain. (AFP/Marco Bertorello)

Finroll.com, Jakarta – Penyerang Juventus Gonzalo Higuain dihentikan di Bandara Caselle, Turin, Italia, Kamis (19/3/2020), lantaran dinilai melanggar aturan isolasi diri. Edisi online La Repubblica mengklaim pemain berusia 32 tahun itu dicegat saat mencoba naik jet pribadi dalam perjalanan ke Argentina.

Media Italia lainnya, La Gazzetta dello Sport, melaporkan gelandang Juventus Rodrigo Bentancur ada bersama Higuain saat peristiwa itu. Keduanya ditemani oleh keluarga masing-masing.

Tapi, Juventus telah meyakinkan banyak sumber, termasuk La Gazzetta dello Sport – bahwa ini adalah kesalahpahaman.

Seperti dilansir Football Italia, Higuain, Miralem Pjanic, dan Sami Khedira telah terisolasi sejak Daniele Rugani dan Blaise Matuidi positif virus Corona Covid-19 pada 11 Maret lalu. Bek Juventus itu menjadi pemain di Serie A yang terpapar virus tersebut.

Seminggu setelah berlalu, mereka dinyatakan negatif. Sehingga Juventus mengizinkan Higuain, Pjanic, dan Khedira meninggalkan Italia untuk bergabung dengan keluarga mereka.

Higuain, khususnya, memerlukan izin khusus karena ibunya sakit di Argentina. Bahkan, Tuttosport mengklaim Juventus memberinya jet.

Diizinkan Pergi

Gelandang Juventus, Rodrigo Bentancur berushaa mengontrol bola dari kawalan bek MU, Chris Smalling selama pertandingan grup H Liga Champions di stadion Allianz, Italia (7/11). Juventus kalah 2-1 atas Manchester United. (AFP Photo/Marco Bertorello)

Pada akhirnya, Higuan diizinkan untuk keluar dari Italia. Sebab, mereka bisa menunjukkan surat yang menyatakan mereka negatif dari paparan virus Corona Covid-19.

Sayang, Bentancur yang sudah hendak pergi ke kampung halamannya, Uruguay, dilarang pergi ke Uruguay.

Bukan Hanya Rugani

Rugani bukan satu-satunya pemain Juventus yang positif terpapar oleh virus Corona Covid-19. Blaise Matuidi juga dinyatakan posisi terjangkit virus tesebut pada 17 Maret.

Karena itu, meski dinyatakan negatif, keputusan Juventus mengizinkan para pemain bintang dan keluarganya pergi dinilai kurang tepat. Sebab, mereka telah diperintahkan untuk tinggal di rumah.

Sekadar informasi, sekitar 3.000 orang kini telah meninggal di Italia setelah tertular virus Corona Covid-19.

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Liputan 6 (Bogi Triyadi/Edu Krisnadefa, published 20/3/2020)

(bola.com)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending