Connect with us

MotoGP

EICMA 2019, Laporan dari Italia: Pembalap MotoGP Menyerbu Milan untuk Pameran

Published

on


Poster EICMA 2019, terpampang di Bandara Malpensa, Milan, Italia. (Marco Tampubolon/Liputan6.com)

Finroll.com – Setiap tahun, kota Milan, Italia, menjadi tuan rumah pameran kendaraan roda dua terbesar di dunia, EICMA (Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori). EICMA pertama kali digelar pada 3 Mei 1914 lalu dan tahun ini, sudah memasuki edisi ke-77.

Bertempat di Fiera Milano, Rho, Milan, EICMA 2019 bakal berlangsung sejak 7 November – 10 November 2019. ‘Revolution in Motion’ menjadi tema pada EICMA 2019.

BACA JUGA : 

Ada dua alasan tema ini dipilih pihak penyelenggara. Pertama sebagai bentuk pernghargaan bagi perusahaan global atas komitmennya kepada kemajuan dan evolusi produk yang dihasilkan.

Sedangkan alasan kedua menurut situs resmi EICMA, adalah untuk memperingati 500 tahun kematian pelukis terkenal, Leonardo Da Vinci. Seniman dan ilmuwan ternama Italia ini dianggap memberi kontribusi besar terhadap keinginan manusia untuk bergerak.

 

Simak laporan jurnalis Liputan6.com Marco Tampubolon dari Milan, Italia, berikut ini.

Bandara Malpensa, Milan, Italia (Liputan6.com/Marco Tampubolon)

Sebanyak 1800 merek dari 40 lebih negara –60 persen di antaranya dari luar Italiai–kut berpatisipasi pada event ini. Jumlah ini meningkat dibanding edisi sebelumnya . Dan menurut Presiden EICMA, Andrea Dell’Orto, seluruh perusahaan ternama bakal hadir.

Meningkatnya jumlah membuat lokasi juga bertambah besar. EICMA 2019 menggunakan total delapan gedung atau dua gedung lebih banyak dibandingkan pameran tahun lalu.

Honda Motor sebagai salah satu produsen sepeda motor ternama di dunia juga ikut ambil bagian dalam ajang ini. Selain memperkenalkan produkproduk terbarunya, Honda juga rencananya bakal meluncurkan skuat pembalap yang bakal ambil bagian pada musim 2020.

Dihadiri Pembalap MotoGP

Pembalap Suzuki, Alex Rins saat dalam perjalanan menuju Milan, Italia (Marco Tampubolon/Liputan6.com)

Liputan6.com bersama Astra Honda Motor Indonesia, berkesempatan menghadiri pameran akbar ini. Euforia EICMA 2019 mulai terasa setibanya di Bandara Malpensa, setelah kami menempuh penerbangan selama 13 jam lebih dari Indonesia menuju Milan, Italia.

Sebuah poster EICMA 2019 tampak terpampang di depan pintu keluar-masuk Malpensa. Sementar spanduk juga beberapa kali terlihat saat dalam perjalanan menuju hotel.

Dan dalam perjalanan dari Dubai ke Milan, Liputan6.com dan rombongan AHM dari Indonesia juga sempat berpapasan dengan pembalap MotoGP, Alex Rins. Pembalap asal Spanyol tersebut juga ingin menghadiri EICMA 2019 setelah tampil pada MotoGP Sepang, Malaysia, Minggu lalu. Dia berangkat bersama rekan satu timnya, Joan Mir.

Selain Rins, juara dunia MotoGP 2019, Marc Marquez juga berpeluang besar meramaikan stan Honda pada EICMA 2019. Pembalap Spanyol tersebut kemungkinan hadir dalam acara peluncuran skuat HRC 2020 bersama pemabalap-pembalap Honda yang lainnya.

Bukan Sekadar Pameran

EICMA 2019 tidak hanya memamerkan motor-motor terbaru dari berbagai perusahaan. Acara ini juga dimeriahkan berbagai kegiatan, termasuk  MotoLive Circuit. Adrenalin para pengunjung selanjutnya dipompa lewat aksi freestyle crosser-crosser andal.

Berbagai jenis hiburan disiapkan bagi para pengunjung. Sementara bagi anak-anak yang berusia 7-11 tahun, EICMA bekerjasama dengan pemerintah setempat pun menggelar acara safety riding. Acara ini bahkan sudah berlangsung di sejumlah tempat sejak bulan Mei lalu.

Singkat kata, kolaborasi EICMA dan Milan menjanjikan teater revolusioner bagi para pecinta otomotif, khususnya roda dua, lewat kehadiran berbagai mahaka pada pameran nanti.

“Karena setiap edisi EICMA berakhir, maka dunia roda dua tidak pernah sama lagi,” ujar Dell’Orto dilansir situs EICMA.

Sesuai jadwal, pameran EICMA 2019 akan dibuka untuk wartawan selama dua hari, 5-6 November 2019. Bagi para bikers Tanah Air yang penasaran dengan kegiatan ini, silahkan berkunjung ke www.liputan6.com. Berbagai peristiwa dalam acara ini akan kami sampaikan lewat konten-konten menarik yang dikemas dalam bentuk artikel, foto, video, dan live Facebook. (bola.com)

 

Sumber asli: Liputan6.com

Advertisement

MotoGP

Honda Curi Start, Paling Cepat Geber Uji Coba Motor Anyar Jelang MotoGP 2020

Published

on

By

Pembalap penguji Honda, Stefan Bradl. (Twitter/Repsol Honda)

Finroll.com, Jakarta – Honda Racing Corporation (HRC) langsung curi start dalam mengetes motor anyar yang dipakai untuk MotoGP 2020. Mereka menjadi pabrikan MotoGP pertama yang menjalani uji coba perdananya pada 2020, demikian yang dilansir MotoGP.com.

Sang test rider, Stefan Bradl, akan turun lintasan di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada Selasa (21/1/2020).

Para pebalap reguler MotoGP memang tengah menjalani masa larangan uji coba pada Desember dan Januari. Mengingat Bradl berperan sebagai test rider, maka ia diperbolehkan menjalani uji coba lebih dulu.

Bradl pun akan berbagi lintasan dengan para rider WorldSBK, yang akan menjalani uji coba pramusim perdana mereka pada 21-23 Januari. Tes resmi pertama MotoGP 2020 akan dimulai di sirkuit Sepang pada Februari nanti.

Seluruh pembalap MotoGP biasanya “turun gunung” setelah menikmati jeda cukup panjang.

Uji Coba Sebelum Rider Honda Lainnya

Stefan Bradl ( AFP PHOTO / Juan Mabromata)

Juara dunia Moto2 2011 ini akan menjajal hasil evolusi RC213V selama musim dingin, yang kemudian akan dijajal oleh duet rider Repsol Honda, Marc Marquez dan Alex Marquez, serta rider LCR Honda, Cal Crutchlow.

Ketimbang Marc dan Crutchlow, Alex yang berstatus debutan, akan menjalani uji coba lebih dulu, yakni dalam uji coba pramusim shakedown di Sepang, Malaysia pada 2-4 Februari. Di sana, ia juga akan didampingi Bradl.

Setelahnya, Alex akan bergabung dengan Marc, Crutchlow, dan para pebalap MotoGP lainnya dalam uji coba pramusim selanjutnya di trek yang sama pada 7-9 Februari nanti.

 

Sumber asli: MotoGP

Continue Reading

MotoGP

Alasan Marc Marquez Tak Banyak Membantu Adiknya pada Tes MotoGP

Published

on

By

Marc, anak pertama yang lahir pada tahun 1993 in memiliki adik laki-lak yang sama-sama jadi pembalap motor. Alex Marquez, pembalap muda kelahiran 1996 ini memulai karier profesionalnya pada tahun 2012 dan jadi juara dunia Moto3 pada periode 2014. (Liputan6.com/IG/@marcmarquez9)

Finroll.com, Jakarta – Marc Marquez dan Alex Marquez tampaknya mulai membangun tembok transparan di antara mereka sejak bertandem di Repsol Honda. Pada hari pertama uji coba pascamusim MotoGP Jerez, Spanyol, Senin (25/11/2019), keduanya tak banyak mengobrol, apalagi soal hal-hal teknis.

Alex secara mendadak bergabung dengan Repsol Honda setelah Jorge Lorenzo memutuskan pensiun akhir musim ini. Pada uji coba Valencia pekan lalu, Alex memulai debutnya dengan kru Takaaki Nakagami di LCR Honda, namun mulai bergabung dengan garasi berwarna oranye di Jerez.

Marc Marquez tak memberi banyak bantuan pada sang adik, karena punya tugas sendiri mengembangkan RC213V 2020. Dalam uji coba Jerez saja, ia harus melakukan perbandingan tiga motor. Kepada Marca, ia memberikan kesan-kesan berbagi garasi dengan sang adik untuk pertama kalinya.

“Rasanya sama saja seperti tandem-tandem saya yang lainnya. Kami fokus pada masing-masing garasi. Satu-satunya hal yang kami lakukan bersama adalah traveling, karena kami meninggalkan dan tiba di tempat yang sama,” tutur Marc Marquez.

Peraih gelar juara dunia delapan kali ini juga yakin bantuannya takkan punya pengaruh signifikan pada sang adik, karena Alex punya gaya balap dan kebutuhan berbeda dibanding dirinya. Atas alasan ini, lebih baik mereka bekerja sendiri-sendiri.

“Alex fokus pada garasi dan kantornya sendiri, begitu pula saya. Masing-masing rider punya dinamikanya sendiri, arah pengembangannya sendiri, dan ia yang tahu apa yang terbaik untuk dirinya sendiri,” ungkap Marc Marquez.

Fokus Masing-masing

Marc Marquez dan Alex Marquez merupakan saudara yang sama-sama terjun ke dunia balap motor. Sang kakak, Marc Marquez tentunya sudah banyak yang mengetahui bahwa dirinya adalah salah satu pembalap MotoGP berbakat diusianya yang masih muda. (Liputan6.com/IG/@marcmarquez93)

Komentar senada pun dilontarkan Alex kepada Marca. Juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini bahkan mengaku sama sekali tak bertatap muka dan berdiskusi dengan sang kakak selama enam jam menjalani uji coba.

“Saya tak bertemu dengannya. Semua fokus pada tugas masing-masing. Marc punya banyak perangkat yang harus dijajal, sementara saya fokus pada diri saya sendiri. Saya coba memperbaiki diri selangkah demi selangkah. Saya ingin lebih dekat dengan para rider terdepan,” tuturnya.

Dalam uji coba Valencia dan Jerez, Alex masih berlatih dengan motor RCV 2019, belum diketahui kapan ia akan diberi kesempatan menjajal RCV 2020.(bola.com)

Sumber: Marca

Continue Reading

MotoGP

Kesan Lorenzo Setelah Menjalani Balapan Terakhir di MotoGP

Published

on

By

Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, memutuskan pensiun dan menjalani balapan terakhirnya di MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (17/11/2019) malam WIB. (AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

Finroll.com, Jakarta – Jorge Lorenzo meluapkan kebahagiaan setelah menjalani balapan terakhirnya di MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tomo, Minggu (17/11/2019).

Alih-alih bersedih, Lorenzo menyebut merasakan kebebasan setelah menuntaskan balapan pada ujung kariernya itu. Tiga hal yang penting bagi Lorenzo ialah ia dalam kondisi sehat dan menikmati hidup. Itu merupakan alasan yang sangat kuat untuk merasa bahagia.

BACA JUGA : 

“Saya benar-benar bahagia,” kata Lorenzo, dikutip dari Crash.

“Saya merasakan banyak kebahagiaan. Saya merasa bebas. Saya meninggalkan olahraga ini dengan sehat, masih muda, dan dengan kemungkinan untuk menikmati hidup lebih lama,” imbuhnya.

Jorge Lorenzo mengakhiri kariernya di MotoGP dengan finis di posisi ke-13, sedangkan rekannya, Marc Marquez, meraih gelar juara.

Lorenzo tak sungkan untuk meluapkan perasaannya di depan media. Ini mungkin menjadi yang pertama kalinya sejak dia pulih dari cedera punggung yang dideritanya di Assen.

Pembalap asal Spanyol itu berbicara secara terbuka tentang emosinya sebelum balapan. Dia fokus menikmati balapan terakhirnya di MotoGP, tidak terobsesi, dan menghindari crash.

Merasa Kehilangan

Dua pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (kiri) dan Jorge Lorenzo (kanan), diperkenalkan sebagai pembalap untuk MotoGP 2019 di Madrid, Rabu (23/1/2019). (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Satu-satunya kesedihan Lorenzo adalah ia tak lagi merasakan podium dan mengendarai motor.

“Juga orang-orang di sekitar saya,” katanya.

Lorenzo tentu saja emosional dan ada perasaan pedih ketika memutuskan berhenti. Sepanjang karier di lintasan MotoGP, Lorenzo meraih 68 kemenangan, 69 posisi pole, 152 podium, dan lima gelar juara dunia.(bola.com)

Sumber: Crash

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending