Connect with us

Business

Festival Musik Ornaments Sajikan Line-Up Musik Internasional

Published

on


Finroll.com — Setelah sukses besar mendatangkan musisi internasional asal Amerika Serikat yakni Japanese Breakfast (Jbrekkie) di Jakarta pada Mei 2019 lalu, promotor musik dan event organiser Studiorama kini kembali menghentak jagad musik ibukota dengan menggelar Festival Musik Ornaments.

Festival ini akan digelar pada Jumat, 15 November 2019, di Ballroom, Kuningan City, Jakarta Selatan. Sejumlah musisi internasional dipastikan akan hadir dalam festival musik rock ini. Acara ini akan menampilkan musisi yang masih fresh bagi publik Indonesia.

Diantara yang bakal tampil adalah band rock asal Amerika Serikat, King Gizzard & The Lizzard Wizard, dan grup band asal Toronto, Kanada, BadBadNotGood. Kedua grup rock ini akan menjadi bintang utama Festival Musik Ornaments. Kemudian ada grup band dan solo lain diantaranya These New Puritans (Inggris), Gabber Modus Operandi (Indonesia), Project Pablo, dan Tzusing. Selain itu, masih banyak grup band yang akan diumumkan menyusul.

“Ini acara bagus. Karena tiket presale saja sudah langsung ludes sejak line-up pertama diumumkan. Festival Musik Ornaments ini jadi magnet bagi penggemar musik rock eksperimental dan hip hop yang sebagian besar dari kalangan milenial,” ujar Andhika Soetalaksana (15/10), Vice President Sales dan Partnership KiosTix, penyedia tiket event ini.

Bagi para penggemar musik rock eksperimental, kehadiran band King Gizzard & The Lizard Wizard memang sudah lama dinantikan debutnya untuk tampil di panggung Indonesia.

Apalagi band rock yang sedang hit ini baru saja merilis dua albumnya, yakni Infest The Rats Nest (2019) yang kental dengan unsur musik trash metal, dan Fishing for Fisher (2019).

Kedua album ini cukup sukses di pasar dan melambungkan namanya di belantika musik dunia. Selain grup-grup musik dari manca negara, dalam Festival Musik Ornaments juga akan tampil band-band lokal Indonesia yang akan adu skill mendampingi penampilan bintang utama.

Tiket Festival Ornaments saat ini dijual pada harga Rp 500 ribu per tiket yang bisa dibeli melalui www.kiostix.com. “Tiket saat ini sudah bisa dibeli di KiosTix. Ini merupakan penjualan tiket bach kedua,” tambah Andhika.

Selain penampilan band utama, di lokasi acara juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan dan asesoris acara lain, yang akan membuat festival lebih semarak dan menarik. Acara ini menjadi ajang reunian komunitas-komunitas penggemar musik rock alternatif.

Selain Festival Musik Ornaments, di website KiosTix saat ini juga tersedia banyak event musik, olahraga, dan paket wisata.

KiosTix, bagian dari KiosGroup, adalah perusahaan spesialis manajemen tiket pertunjukan musik dan event-event olahraga di Indonesia. Beberapa event besar yang pernah digarap oleh KiosTix diantaranya tiket Asian Games 2018, Soundrenaline, Wave of Tomorrow, Asean Football Champions (AFC), Kenny G Concert, Soundsations, Raisa Intimate Concert, Konser Iwan Fals, Festival Meranoia, dan tiket manajemen PSM Makassar.(red)

Advertisement

Business

Kideco Raih 3 Penghargaan Indonesian Mining Association Award 2019

Published

on

Finroll.com — PT Kideco Jaya Agung (Kideco), anak perusahaan energi terintegrasi PT Indika Energy Tbk, meraih 3 penghargaan sebagai Perusahaan dengan Pembayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) Terbaik, Perusahaan Batubara Pengguna Produk

Dalam Negeri Terbaik dan Perusahaan Batubara Pelaksana Pemberdayaan Masyarakat Terbaik 2019 oleh Indonesian Mining Association (IMA).

Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Ketua IMA Ido Hutabarat memberikan langsung penghargaan tersebut kepada Managing Director & CEO Indika Energy, Azis Armand.

Acara ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang dalam sambutannya mengatakan industri pertambangan merupakan salah satu sektor industri yang memberikan kontribusi besar bagi negara melalui peningkatan pendapatan ekspor, peningkatan aktivitas ekonomi, pembukaan lapangan kerja dan sumber pemasukan terhadap pendapatan baik untuk pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Presiden juga mengatakan saat ini Indonesia tetap membutuhkan batubara untuk berbagai hal.

“Indonesia memerlukan batubara untuk berbagai keperluan diantaranya untuk pembangkit listrik,” tegas Presiden dalam pidatonya.

Sementara itu Ketua Umum IMA, Ido Hutabarat mengatakan bahwa pencapaian sektor pertambangan dan kontribusinya bagi negara patut diapresiasi karena hal ini merupakan bentuk komitmen dan hasil kerja keras perusahaan-perusahaan di sektor pertambangan.

Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batu bara (minerba) hingga 23 September 2019 mencapai Rp 29,26 triliun. Realisasi
tersebut baru 67,62% dari target yang ditetapkan senilai Rp 43,27 triliun.

Penghargaan IMA digelar setiap tahun sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan tambang dengan kinerja terbaik dalam beberapa aspek dan sekaligus untuk memberikan motivasi pada semua pihak agar meningkatkan kinerja masing-masing.

Kideco adalah perusahaan batubara milik Indika Energy dan merupakan salah satu yang terbesar dan terefisien di Indonesia. Kideco menargetkan capaian produksi sebesar 34 juta ton pada tahun 2019, dan hingga Oktober 2019, produksi batubara Kideco telah mencapai 28,7 juta ton.

Kideco memasok batubara bersih dan ramah lingkungan untuk pembangkit listrik tenaga uap yang menjadi kunci penggerak roda ekonomi masyarakat Indonesia.

Ke depannya, Kideco bersama Indika Energy Group akan terus menjajaki peluang dan
mengoptimalkan keunggulan operasional untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia,” tutur Azis Armand usai menerima penghargaan.(red)

Continue Reading

Pasar Modal

China Tak Akan Tunduk Pada AS, Wall Street Diimplikasi Lesu

Published

on

By

Finroll.com,Jakarta – Kontrak futures indeks bursa saham acuan Wall Street diimplikasikan bergerak ke Selatan pada pembukaan perdagangan hari ini (19/11/2019) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengancam akan menaikkan bea masuk atas produk impor asal China jika damai dagang tidak tercapai.

Pada pukul 17:25 WIB, kontrak futures Dow Jones dan S&P 500 melemah masing-masing 127,02 poin dan 13,18 poin. Sementara kontrak futures Nasdaq turun 44,49 poin.

Pergerakan pasar saham beberapa minggu ini cukup volatil seiring dengan investor yang terus mencari kejelasan terkait hubungan dagang AS dan China. Terlebih lagi mengingat tenggat waktu kenaikan tarif atas produk Made in China yang dijadwalkan pada 15 Desember semakin dekat.

Perwakilan dagang kedua negara sebagian besar selalu menyampaikan bahwa diskusi dagang berlangsung konstruktif. Akan tetapi, tidak lama berselang, pernyataan Washington dan Beijing masih membawa awan kelabu. Reporter CNBC International, Eunice Yoo, melaporkan bahwa pejabat China pesimistis terhadap prospek perjanjian dagang AS-China.

Penyebabnya, China dibuat kesal dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa AS belum menyepakati penghapusan bea masuk tambahan yang sebelumnya dibebankan terhadap produk impor asal China. Padahal, pihak China menganggap bahwa mereka telah mencapai kesepakatan terkait dengan hal tersebut dengan AS.

Mood Beijing terkait deal dagang sangat pesimistis. China kecewa setelah Trump mengatakan tidak ada tarif yang ditarik,” ujar Yoo.

Kemudian pada Selasa (19/11/2019), Trump dalam rapat kabinet di Gedung Putih mengancam akan menaikkan tarif yang lebih tinggi jika kesepakatan dagang dengan China tidak dapat dicapai. “Jika kita tidak membuat kesepakatan dengan China, saya akan menaikkan tarif bahkan lebih tinggi,” katanya sebagaimana dikutip dari Reuters, Rabu (20/11/2019).

Ancaman ini sepertinya tidak langsung membuat Negeri Tiongkok tunduk. Sebagai ganti ditekannya perjanjian damai dagang, China memang meminta AS untuk menghapuskan bea masuk yang berlaku. Namun bukan berarti untuk mencapai keinginan tersebut, Beijing akan mengiyakan segala permintaan Washington.

“China tidak akan menyerah kepada AS sejauh menyangkut perang dagang,” ujar Juru Bicara Kementerian Perdagangan China, Gao Feng, dilansir CNBC International. Meskipun Gao menambahkan bahwa keputusan tersebut akan memberi dampak pada China, seperti penutupan paksa beberapa perusahaan dan relokasi aset.

Pada hari ini investor akan mencermati jumlah persediaan minyak dan gas bumi AS per posisi 15 November 2019 yang akan diumumkan pukul 20:30 WIB.

Continue Reading

Investasi

Perusahaan Jepang dan Korea Bakal Investasi Rp61,8 T di RI

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta — Perusahaan kimia Jepang dan Korea Selatan akan investasi di Indonesia dengan total nilai Rp61,8 triliun. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan komitmen investasi itu disampaikan oleh Asahi Chemical dan Lotte Chemical.

Dua kesepakatan tersebut dilakukan saat Agus mengunjungi kedua negara. Asahi akan investasi senilai Rp1,3 triliun. Sementara, Lotte akan investasi senilai US$4,3 miliar atau setara Rp60,5 triliun.

Agus mengungkapkan Asahi akan melakukan perluasan fase ketujuh pabrik mereka di Cilegon.

“Perluasan pabrik di Cilegon tersebut senilai Rp1,3 triliun,” ujar Agus dikutip dari Antara, Selasa (19/11).

Agus memaparkan perusahaan asal Jepang itu akan memproduksi 200 ribu metrik ton produk polyvinyl klorida (PVC) per tahun. Ia menyebut Asahi sempat mempertanyakan pasokan bahan baku garam. Namun, Agus memastikan ketersediaan bahan baku tersebut.

Sementara itu, Lotte bakal mendirikan pabrik dan mengerek kapasitas produksi. Rencananya, perusahaan akan mengalokasikan US$3,5 miliar (Rp49 triliun) di Cilegon.

Sedangkan sisanya untuk meningkatkan kapasitas produksi naphta cracker menjadi 3,5 juta ton per tahun dari rencana sebelumnya sebesar 2 juta ton per tahun.

Bahan baku tersebut selanjutnya diolah untuk menghasilkan beberapa produk turunan yakni ethylene, propylene, polypropylene dan produk turunan lainnya.

“Iya, mereka mau tambah investasi meskipun pabriknya sedang dalam pembangunan,” jelas Agus.

Kepala Unit Bisnis Lotte Kim Kyo Hyun menyampaikan keputusan untuk menambah investasi diambil mengingat Indonesia masih bergantung pada produk petrokimia impor.

“Kami membangun pabrik petrokimia untuk menggantikan barang impor yang dilakukan supaya bisa diproduksi di dalam negeri,” ungkap Kim.

Sumber Berita : CNNIndonesia.com

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending