Connect with us

MotoGP

FP3 MotoGP Jepang: Dalam Kondisi Basah, Danilo Petrucci Kalahkan Marc Marquez

Published

on


Finroll.com, Jakarta – Pembalap Ducati Team, Danilo Petrucci, berhasil mencatatkan waktu tercepat pada sesi latihan bebas ketiga (FP3) MotoGP Jepang. Petrucci berhasil mengungguli jagoan tim Repsol Honda, Marc Marquez.

Latihan bebas ketiga yang berlangsung di Twin Ring Motegi, Sabtu (19/10/2019) pagi WIB, berjalan dalam kondisi basah. Dari awal hingga akhir sesi, hujan terus mengguyur sirkuit.

BACA JUGA : 

Meski begitu, Marquez mampu tampil impresif. Marc Marquez yang telah mengunci gelar juara dunia MotoGP 2019 berhasil mencatatkan waktu tercepat 1 menit 54,884 detik.

Akan tetapi, torehan waktu pembalap asal Spanyol itu sukses dilampaui Danilo Petrucci pada menit-menit akhir sesi. Petrucci sukses mengukir waktu terbaik 1 menit 54,710 detik, unggul 0,174 detik atas Marquez yang berada di tempat kedua.

Sementara itu, Franco Morbidelli berada di peringkat ketiga, dan terpaut 0,465 detik dari Danilo Petrucci. Di sisi lain, Maverick Vinales dan Sylvain Guintoli melengkapi posisi lima besar.

Berikut ini adalah hasil latihan bebas ketiga (FP3) MotoGP Jepang:

Hasil FP3 MotoGP Jepang:

1. Danilo Petrucci (Ducati Team) 1 menit 54,710 detik

2. Marc Marquez (Repsol Honda) +0,174 detik

3. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha) +0,465 detik

4. Maverick Vinales (Monster Yamaha) +0,748 detik

5. Sylvain Guintoli (Suzuki Ecstar) +0,880 detik

6. Andrea Dovizioso (Ducati Team) +1,012 detik

7. Alex Rins Suzuki Ecstar (GSX-RR) +1,086 detik

8. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha) +1,101 detik

9. Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory) +1,114 detik

10. Miguel Oliveira (Red Bull KTM Tech3) +1,150 detik

11. Joan Mir (Suzuki Ecstar) +1,262 detik

12. Valentino Rossi (Monster Yamaha) +1,520 detik

13. Mika Kallio (Red Bull KTM Factory) +1,533 detik

14. Aleix Espargaro (Factory Aprilia Gresini) +1,687 detik

15. Takaaki Nakagami (LCR Honda) +1,827 detik

16. Karel Abraham (Reale Avintia Ducati) +2,099 detik

17. Cal Crutchlow (LCR Honda) +2,102 detik

18. Jack Mille (Pramac Ducati) +2,130 detik

19. Francesco Bagnaia (Pramac Ducati) +2,466 detik

20. Andrea Iannone (Factory Aprilia Gresini) +2,516 detik

21. Hafizh Syahrin (Red Bull KTM Tech3)+2,845 detik

22. Jorge Lorenzo (Repsol Honda) +2,895 detik

23. Tito Rabat (Reale Avintia Ducati) +3,911 detik

(bola.com)

MotoGP

Jelang MotoGP Spanyol: Ismael Bonilla Meninggal di Jerez

Published

on

By

Ilustrasi kecelakaan di Sirkuit Jerez. (GABRIEL BOUYS / AFP)

Finroll.com, Jakarta – Jelang MotoGP Spanyol 2020 di Sirkuit Jerez, 19 Juli mendatang, eks pembalap Ismael Bonilla meninggal dalam sebuah kecelakaan di Sirkuit Jerez pada Minggu (5/7).

Bonilla meninggal setelah mengalami kecelakaan di tikungan pertama Sirkuit Jerez usai melalui jalur lurus dengan kecepatan tinggi. Hingga kini belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab kecelakaan tersebut.

Dikutip dari AS, sejumlah sumber menyatakan sepeda motor Yamaha R1 yang ditunggangi Bonilla mengalami rusak pada bagian rem. Selain itu ada rumor pembalap 41 tahun itu pingsan di atas sepeda motor sebelum memasuki tikungan pertama.

“Sirkuit Jerez-Angel Nieto mengucapkan belasungkawa atas kematian pembalap Ismael Bonilla pada hari ini usai terjatuh saat menjalani latihan. Doa kami untuk keluarga, teman, dan panitia sesi latihan,” demikian pernyataan resmi Sirkuit Jerez melalui Facebook.

Bonilla bertindak sebagai instruktur saat insiden kecelakaan di Sirkuit Jerez terjadi. Mantan pembalap 250cc era 1996 hingga 2001 itu sedang melatih dua pembalap muda Alejandro Carrion dan Luis Verdugo yang musim ini tampil di Kejuaraan Dunia Supersport 300.

Bonilla merupakan juara nasional Spanyol pada 1994. Setelah beberapa kali tampil pada ajang Grand Prix kelas 250cc, pembalap asal Madrid itu memutuskan pensiun pada 2013 dan menjadi instruktur serta pembalap tes.

Kematian Bonilla terjadi kurang dari dua pekan jelang pembukaan MotoGP 2020 yang akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, 19 Juli mendatang. MotoGP Spanyol merupakan seri pembuka MotoGP 2020 yang tertunda sejak Maret lalu karena pandemi Covid-19.(cnnindonesia.com)

Continue Reading

MotoGP

Ini yang Harus Dilakukan Fabio Quartararo Sebelum Jadi Rival Terkuat Marc Marquez

Published

on

By

Pembalap tim Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, mulai MotoGP musim depan pindah ke Monster Energy Yamaha (AFP/Lillian Suwanrumpha)

Finroll.com, Jakarta –  Sebelum dianggap sebagai rival terkuat Marc Marquez pada masa depan, Fabio Quartararo harus membuktikan diri terlebih dahulu dengan cara merebut kemenangan di MotoGP. Inilah yang dinyatakan ayah Jorge Lorenzo, Chicho Lorenzo, kepada Paddock GP, Selasa (30/6/2020).

Chicho, yakni sosok yang ‘menggembleng’ Lorenzo sejak anak-anak sampai bisa merebut 5 gelar dunia, tentu tahu banyak soal apa yang harus dan tidak dilakukan oleh seorang pebalap jika ingin merebut kesuksesan.

Mengamati debut Fabio Quartararo di kelas tertinggi pada 2019, di mana ia merebut 7 podium dan 6 pole, Chicho pun yakin kemampuan rider 21 tahun itu hanya tinggal di asah sedikit agar bisa lebih baik lagi tampil di lintasan dan benar-benar menjadi rival berat Marquez.

Gebrakan Quartararo tahun lalu memang membuatnya kembali dijuluki ‘The Next Marc Marquez’, julukan yang pernah diberikan banyak orang padanya saat masih turun di CEV Moto3 pada 2013 dan 2014. Chicho pun mengaku paham mengapa Fabio Quartararo bisa sampai mendapatkan julukan yang cukup ‘serius’ tersebut.

“Kami yakin pada Fabio sampai-sampai menyebutnya sebagai bintang baru MotoGP dan sebagai suksesor Marc Marquez. Di MotoGP, ia terbukti bisa sangat cepat dan meraih hasil baik meski membela tim satelit. Ia bahkan bisa tampil lebih baik dari Rossi dan Vinales pada beberapa kesempatan. Kami sudah lihat ia mampu ‘mengganggu’ Marc,” ungkapnya.

Motor Paling Bersahabat

Marc Marquez (kanan) seolah hendak mencekik leher Fabio Quartararo (kiri) pembalap Petronas Yamaha SRT asal Prancis. (AFP/Jorge Guerrero)

Chicho pun yakin debut gemilang Quartararo juga terbantu fakta bahwa YZR-M1 merupakan motor paling bersahabat di MotoGP, yang cocok dengan segala jenis gaya balap. Meski begitu, untuk benar-benar bersaing sengit dengan Marquez, Quartararo harus bekerja lebih keras lagi.

“Juga benar bahwa Yamaha adalah motor yang mudah dikendarai. Dengan motor itu, pebalap lain juga langsung cepat sekalinya berkendara. Tapi apakah Fabio akan benar-benar bisa melawan Marc?” tutur Chicho, yang juga mentor Lorenzo School, akademi balap yang mengorbitkan Joan Mir.

“Jika Fabio menemukan tombol yang tepat di kepalanya, yang bisa membantunya mendapatkan langkah terakhir untuk mulai meraih kemenangan dan ikut memperebutkan gelar dunia, maka barulah memungkinkan ia bisa menjadi lawan Marc yang sepadan,” pungkasnya. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

MotoGP

Dovizioso Bakal Tampil di Pembuka MotoGP 2020

Published

on

Finroll – Jakarta, Pembalap Ducati Andrea Dovizioso dikonfirmasi akan tampil dalam seri pembuka MotoGP 2020 di MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, 19 Juli mendatang.

Dovizioso mengalami patah tulang pada ajang motocross di Italia sehingga harus menjalani operasi bahu pada Minggu (28/6) waktu setempat.

Akun Twitter Ducati Course mengonfirmasi operasi Dovizioso berjalan dengan baik. Pembalap asal Italia itu itu pun diproyeksikan tampil pada seri pembuka MotoGP musim ini.

“Dovizioso sukses menjalani operasi tulang selangka kiri di Policlinico di Modena kemarin malam,” ucap Ducati.

“Dia akan segera memulai rehabilitasi dan ambil bagian dalam pembuka MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez pada 19 Juli 2020,” kata Ducati menambahkan.

Dovizioso mendapat izin dari Ducati tampil di kejuaraan motocross MX regional di Emilia Rogmana, Italia. Ikut sertanya pembalap 34 tahun itu disebut sebagai bagian dari persiapan MotoGP 2020.

Akan tetapi, nahas bagi runner-up MotoGP 2019 tersebut. Dovizioso menabrak motor lain saat mendarat dari lompatan yang mengakibatkan patah tulang selangka kiri dan harus mendapat operasi.

Bakal tampilnya Dovizioso di pembuka MotoGP 2020 sesuai dengan prediksi sang manajer, Simone Battistella. Sebelumnya Battistella optimistis Dovizioso akan membalap di Sirkuit Jerez.

“Andre kesakitan, tapi tetap stabil. Mungkin ini patah tulang yang sebenarnya tidak perlu operasi.”

“[Namun] kami melakukan operasi kepada Andrea [untuk menguatkan kondisi] agar dia bisa segera berlatih dalam beberapa hari sehingga bisa tampil pada balapan perdana [MotoGP Spanyol],” ujar Battistella.

Masa depan Dovizioso di Ducati sendiri masih belum jelas. Pasalnya, Dovizioso belum menandatangani perpanjangan kontrak dengan Ducati.

MotoGP 2020 akan dimulai di Sirkuit Jerez, Spanyol, 19 Juli mendatang. Live streaming MotoGP Spanyol bisa disaksikan melalui CNNIndonesia.com, sementara siaran langsung balapan di Trans7.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending