Connect with us

Property

Hunian Resort Tepi Danau Dekat Stasiun LRT Bandung Hanya Rp 900 Jutaan

Published

on


Finroll.com – Agung Podomoro Land dengan bangga mempersembahkan Podomoro Park Bandung, kawasan superblok mewah dengan perpaduan kehidupan yang dekat dengan alam dan konsep one stop living. Hunian resort yang ditawarkan mulai dari Rp 900 jutaan ini, terletak di lokasi premium Bandung dan memiliki fasilitas stasiun LRT Bandung Raya yang terkoneksi dengan kereta cepat Jakarta-Bandung. Sehingga sangat mudah dijangkau dan dapat ditempuh hanya sekitar kurang dari 1 jam dari Jakarta. Dengan lokasi premium tersebut, tak ayal Podomoro Park pun menjadi kawasan emas yang tepat untuk hunian dan kegiatan bisnis yang memiliki nilai investasi tinggi.

Keistimewaan konsep kawasan hunian resort ini benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan hunian masa kini. Tak hanya dari tersedianya berbagai fasilitas modern, namun yang utama adalah keselarasan alam melalui hadirnya danau indah yang terbentang megah serta unsur alam lainnya, sehingga dapat memberikan kualitas hidup para penghuni menjadi lebih baik.

Kita tentunya menginginkan hidup di tengah lingkungan alam yang asri dan memiliki kualitas udara yang baik. Namun, apa jadinya jika dalam lingkungan terjadi tingkat polusi udara yang tinggi, seperti halnya yang terjadi di Jakarta saat ini. Jakarta sempat tercatat sebagai kota kedua di dunia dengan udara paling berpolusi setelah Dubai, Uni Emirat Arab. Berdasarkan aplikasi Air Visual, bahwa Air Quality Index (AQI) Jakarta menunjukkan angka kualitas udara yang berarti tidak sehat.

Buruknya kualitas udara Jakarta disumbang oleh tingginya polusi gas kendaraan bermotor dan minimnya pepohonan yang menghasilkan oksigen. Dalam waktu dekat, orang yang menghirup udara tidak sehat akan mengalami gangguan pernapasan. Namun dalam jangka panjang, kondisi kesehatan akan memburuk jika terus terpapar polusi tinggi. Imunitas tubuh akan melemah, juga daya pikir dan emosi akan terpengaruh menjadi tidak stabil.

Dilansir dari detikHealth, menurut dr. Gatut Priyonugroho, SpP dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (UI), jika terus terpapar polusi berbahaya anak-anak berisiko kena kanker paru-paru sampai mengalami masalah kecerdasan yang terhambat. Hal tersebut semakin membuat banyak orang tua yang enggan mengajak anaknya untuk bermain di luar ruangan. Padahal begitu besar manfaat baik bermain di luar ruangan bagi tumbuh kembang anak.

Bandung, tempat yang identik dengan keindahan alam dan letaknya yang dikelilingi oleh pegunungan ini seolah diselimuti oleh udara dingin nan sejuk. Memiliki kedekatan lokasi dengan Jakarta, membuat Bandung selalu menjadi destinasi favorit warga Jakarta. Namun sayangnya saat ini banyak yang mengeluhkan mengenai kemacetan yang terjadi dalam mengakses kedua wilayah ini.

Masifnya pembangunan infrastruktur seolah menjadi angin segar bagi Anda warga Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Sebut saja elevated toll dan kereta cepat Jakarta-Bandung. Apabila kedua megaproyek tersebut rampung, perjalanan menuju Bandung akan lebih singkat. Belum lagi adanya rencana perpanjangan jalur kereta cepat menuju Bandara Internasional Kertajati, tentunya Bandung akan semakin menjadi destinasi primadona untuk kegiatan bisnis dan wisata.

Peluang bagi Anda yang bekerja di luar kota seperti Jakarta untuk dapat memiliki hunian di Bandung pun semakin terbuka lebar, terlebih di kawasan hunian Podomoro Park. Bila menempuh dari arah Jakarta, moda transportasi kereta cepat dapat menjangkau Bandung hanya sekitar 30 menit. Kemudian, perjalanan dapat dilanjutkan selama 15 menit menggunakan LRT Bandung Raya yang akan langsung menuju ke stasiun di depan kawasan Podomoro Park.

Kawasan hunian resort seluas 130 hektare berada di Bandung Selatan yang masih memiliki udara sejuk, dan semakin disempurnakan oleh rimbunnya pepohonan di dalam kawasan Podomoro Park yang akan menambah suplai udara bersih yang berkualitas.

Keselarasan Alam dan Gaya Hidup ‘Life on The Move’

Selain unggul dalam segi akses dan berkarakter modern, kawasan hunian eksklusif ini juga mengedepankan konsep Harmony with nature dengan mengusung 5 elemen alam. Sejalan dengan konsep tersebut, hunian ini dipastikan dapat melejitkan kualitas hidup para penghuninya menjadi lebih baik.

Saat hendak memasuki kawasan, Anda akan di sambut oleh sejuknya udara yang dihasilkan dari element pertama, yaitu pepohonan rimbun yang tertata rapi di sepanjang kawasan dan berpadu dengan collective garden yang dihiasi oleh berbagai keindahan tanaman hias. Tentunya dapat menghasilkan atmosfer udara bersih dan memberikan keteduhan dalam kawasan. Bagi Anda para orang tua pun tak perlu ragu untuk mengajak anak bermain di luar ruangan karena lingkungan Podomoro Park memiliki kualitas udara yang sejuk dan minim polusi.

Kemudian nikmati kecantikan panorama dari element kedua yang berupa danau indah sepanjang 1 kilometer dengan kualitas air yang sangat jernih dan tidak berbau. Danau termegah di Bandung ini didesain oleh konsultan internasional ternama, PACE (Advanced Water Engineering, USA) dan mengadopsi konsep dari salah satu karya terbesarnya yaitu Lake Woodbridge Irvine, California, Amerika Serikat.

Danau megah tersebut dilengkapi teknologi modern yang menunjang kualitas air agar tetap bersih, karena terjaga oleh mikroba sehingga alga atau lumut tidak dapat hidup. Air pada danau pun dipastikan tidak akan berbau kerena terus mengalami proses filtrasi sehingga sebagian besar polutan akan terus tersaring.

Danau ini akan menjadi center of attractiondalam kawasan sekaligus menjadi area rekreasi yang memukau. Anda dapat menikmati romantisme pengalaman berwisata gondola sambil menikmati keindahan panorama alam layaknya di kota nan eksotis Venice, Italia. Selain itu Anda pun bisa mengajak keluarga tercinta untuk berpesta kebun di area Garden by the Lake sambil menghirup udara yang sejuk.

Untuk menciptakan kawasan yang benar-benar lekat dengan keharmonisan alam, Podomoro Park mengusung elemen ketiga melalui ruang terbuka hijau seluas hampir 50% dari total luas kawasan. Pesona alam Bandung juga dapat Anda nikmati melalui element keempat dan kelima berupa panoramik bentangan pegunungan Malabar dan Patuha serta hawa segar hembusan wind tunnel yang langsung jatuh di kawasan Podomoro Park.

Selain dapat menikmati manfaat energi baik dari alam, Anda juga dapat menerapkan gaya hidup aktif dan sehat dengan berjalan kaki sambil menelusuri area area jogging track yang berada tepat di tepi danau. Serta untuk memenuhi kelengkapan fasilitas, Podomoro Park juga menyediakan bike lane dan telah bekerjasama dengan layanan GOWES untuk menyediakan bike rentdalam kawasan.

Para penghuni dapat menggunakan layanan bike sharing dengan menggunakan aplikasi, dan semakin menarik lagi karena akan tersedia pula otoped listrik. Dengan menggunakan kendaraan ramah lingkungan tersebut, Anda dapat mengurangi penggunaan emisi gas kendaraan yang akan membuat lingkungan bebas dari polusi udara dan polusi suara.

Dengan begitu Anda akan mudah untuk menjangkau berbagai area dalam kawasan menggunakan sepeda, seperti sekolah, pasar modern, fasilitas ibadah, shophouse, commercial district, dan stasiun LRT yang dapat menghubungkan Anda menuju stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung.

Keistimewaan lain yang dimiliki Podomoro Park adalah dengan hadirnya berbagai fasilitas prestisius yang mengikuti selera gaya hidup urban saat ini. Kawasan ini dilengkapi dengan area commercial district seluas 12 hektare. Hadirnya Living Plaza bersama tenant-tenant ternama seperti Informa, Ace Hardware, Toys Kingdom, Chatime, dan sejumlah brand terkemuka lainnya akan menjadikan ini sebagai lokasi hangout favorit yang kekinian.

Untuk menunjang fasilitas kesehatan, akan tersedia Rumah Sakit Awal Bros yang didukung oleh tenaga medis professional dan fasilitas yang modern. Serta ditunjang oleh premium fasilitas lainnya seperti hotel, fasilitas pendidikan, pasar modern, fasilitas ibadah, dan shuttle bus yang akan hadir tepat di depan rumah Anda.

Seluruh kemewahan dan fasilitas spektakuler dalam kawasan super premium ini dapat dinikmati dengan memiliki hunian yang ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 900 Jutaan. Ini merupakan kawasan hunian ideal yang dapat memberikan kenyamanan untuk Anda dalam menjalani kehidupan bersama keluarga.

Saat ini Podomoro Park telah mengembangkan 3 klaster, yaitu Anapuri, Amagriya, dan Padmagriya. Salah satu unit favoritnya adalah Nalendra Premium dengan tipe 6 x 15 yang memiliki keunggulan collective garden tepat di belakang hunian.

Kenyamanan One Stop Living

Mengaplikasikan konsep one stop living Podomoro Park juga menghadirkan Premium shophouse mewah 3 lantai dengan harga mulai dari Rp 2,7 miliar. Ini merupakan lokasi yang sangat tepat untuk mengembangkan bisnis Anda. Harga tersebut juga luar biasa potensial untuk mendapatkan capital gain yang maksimal.

Seperti halnya shophouse di lokasi Central Park Jakarta, sejak awal dipasarkan saat kondisi kawasan belum terbangun sekitar tahun 2008, shophouse tersebut ditawarkan dengan harga Rp 1,9 miliar dan saat ini bisa mencapai harga yang fantasitis yaitu Rp 17 miliar, sehingga capital gain yang diraih sebesar 950%. Apalagi dengan keberadaan stasiun LRT tepat di depan kawasan Podomoro Park, tentu akan menjadikannya kawasan ‘hidup’ di lokasi sunrise properti yang sangat prospektif.

Keunggulan lainnya adalah memiliki desain fasad elegant dengan area alfresco yang luas di depan unit shophouse, sehingga berbagai konsep desain kreatif dapat diterapkan dengan leluasa. Tepat untuk bisnis klinik kecantikan, cafe, mini market, startup office, dan lainnya. Mengenai potensi pasar tak perlu diragukan lagi karena lokasi ini dibekali oleh potensi captive market yang sangat melimpah.

Terdapat lebih dari 3000 kepala keluarga yang berada di dalam kawasan Podomoro Park, 24.062 mahasiswa Telkom University, hingga 2.055.692 penduduk di sekitar kawasan, terlebih Podomoro Park berada di jalur utama menuju Bandung Selatan.

Kawasan bisnis spektakuler yang memiliki prestige ini tentunya akan meningkatkan pertumbuhan bisnis profit yang berlipat dalam waktu singkat. Apalagi ditunjang dengan pertumbuhan infrastruktur Bandung Selatan sehingga nilai investasi akan semakin menjanjikan.

Dengan segudang profit dan potensi pasar tersebut, sangat disayangkan jika Anda melewatkan kesempatan untuk memiliki hunian dan Shophouse sejak dini. Sebab, ini waktu yang sangat tepat untuk mewujudkan impian tinggal di kawasan hunian resort terfavorit di Bandung, atau untuk membuka bisnis di lokasi yang sangat prospektif.

Hanya pada 1 – 17 Agustus 2019, Podomoro Park menghadirkan promo spektakuler dengan diskon 17%. Serta dapatkan 10gr logam mulia dan berbagai hadiah menarik lainnya (*syarat dan ketentuan berlaku) (adv)

Property

Pasca Pembatalan Sepihak, PT Harmas Ambil Langkah Kasasi, Lanjut Bakal Lapor Bareskrim dan KY

Published

on

Finroll.com — PT Harmas Jalesveva  Pemilik pengelola One Bell Park Mall, The Aspen Apartement dan Admiralty Residence (perumahan), yang berlokasi di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan Saat ini tengah menjalani situasi sulit pasca pembatalan sepihak perjanjian damai dengan krediturnya

“PT Harmas Jalesveva pada 2020 dinyatakan pailit, putusan ini muncul karena adanya gugatan dari dua pembeli unit apartemen Tower C yang sebenarnya sudah selesai pada akhir  2019, kedua belah pihak mengadakan perjanjian damai yang seharusnya tetap dijalankan serta telah disahkan berdasarkan putusan perdamaian Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat PstJoNo 02/Pdt SusPembatalan Perdamaian/2020PN.Niaga.Jkt.Pst  Jo No: 55/Pdt.Sus-PKU/2018/PN.Niaga.Jkt.Pst tgl 4 Juni 2018,” jelas Andre Udiono Nugroho dari Wardani Law Office selaku kuasa hukum PT Harmas Jalesveva, dalam siaran pers, Kamis (25/6/2020).

Meski begitu dengan didera berbagai tuntutan, namun pihak PT Harmas Jalesveva, sedikitpun tidak gentar karena berada di jalan yang benar. Melangkah pasti melalui jalur hukum dengan mengajukan kasasi melalui Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Melalui kuasa hukumnya PT Harmas Jalesveva telah melakukan upaya hukum kasasi pada (15/6) dan telah didaftarkan di Pengadilan Niaga No 25Kas/Pdt.SusPailit/2020/PN.Niaga.Jkt.PstJoNo02/Pdt.SuratPembatalanPerdamaian/2020PN.Niaga.Jkt.Pst tgl 15 Juni 2020.

Dalam persidangan kasasi yang digelar di Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat, turut dihadiri Presiden Komisaris PT. Harmas Jalesveva Karna Brata Lesmana, dan Direktur Utama Samuel Maruli, seraya menunjukkan surat bukti dukungan di atas materai dari ratusan penghuni Aspen Apartement.

“Kami sejatinya kecewa dengan putusan pailit tersebut. Perjanjian damai yang kita sepakati bersama dilanggar. Seluruh kewajiban perusahaan kami terhadap bank sudah dilunasi dan kami tidak pantas dipailitkan. Bagaimana independensi kurator dalam perkara ini?. Kenapa bisa konsumen kami masuk dalam kreditur?. Tapi kami sangat mempercayai Lembaga Pengadilan, adalah upaya untuk mendapatkan keadilan. Karena negara kita adalah negara hukum,” ujar Karna, kepada awak media di Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020).

Lebih lanjut Karna menjelaskan, “Akibat gugatan pailit itu, kepercayaan masyarakat yang ingin memiliki unit apartemen menjadi berubah. Serta dirasakan berat dalam menjalankan bisnis dan penjualan apartemen BellOne. Kami menduga ada pihak-pihak yang ingin menguasai aset lahan atau bangunan yang kami miliki,” jelasnya.                                                                                                              Sementara itu Hakim pengawas PN Jak Pus mengatakan dalam proses kasasi ini PT Harmas Jalesveva bersabar untuk menunggu keputusan dan tetap menjalankan proses administrasinya. Hakim telah menerima surat pengajuan kasasi yang telah didaftarkan di PN Jak Pus pada pekan lalu. No 25Kas /Pdt.SusPailit /2020/PN .Niaga.Jkt .PstJo No02/Pdt. Surat Pembatalan Perdamaian/2020PN.Niaga.Jkt.Pst tgl 15 Juni 2020.

Kuasa hukum PT Harves Jalesveva juga mepertanyakan kepada Kuasa hukum pemohon yang tidak membawa surat kuasa dari penggugat. Hakim juga menanyakan gugatan pailit tersebut bukan dengan gugatan perdata.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kedua pemohon gugatan tersebut, Pertama Ny Agustin Farida memiliki kekurangan bayar unit apartemen yang dibelinya. Kedua Ny Farida Soemawidjaya tidak memiliki legal standing dalam perkara pembatalan perjanjian perdamaian homologasi pada Putusan Pengadilan Niaga No: 55/Pdt.Sus-PKU/2018/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Seperti diketahui Wahab Abdila SH dari Wardhani Law Office selaku kuasa hukum PT Harmas Jalesveva, tegas membantah. Dasar gugatan Pailitnya PT Harmas Jalesveva bukan dikarenakan gagal memenuhi janjinya sewaktu perdamaian dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), namun ada sejumlah unsur lain yang sepertinya dipaksakan.

Continue Reading

Property

Akibat Corona, REI Catat Penjualan Rumah Mewah Drop 50 Persen

Published

on

Finroll – Jakarta, Real Estate Indonesia (REI) mencatat penjualan rumah mewah anjlok hingga 50 persen sejak virus corona mewabah Maret lalu.

“Rumah yang di atas 1 miliar penjualannya 40 sampai 50 persen, baru terjual sejak Covid-19,” ujar Ketua DPP REI Paulus Totok Lucida kepada CNNIndonesia.com, Kamis (18/6).

Penurunan penjualan juga dialami segmen rumah seharga Rp300 juta hingga Rp1 miliar sebesar 30 persen.

Industri properti menurut Totok, saat ini tertekan bukan hanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang menyebabkan sejumlah proyek terpaksa molor, melainkan juga ketatnya pemberian kredit perumahan dari perbankan.

Di samping itu, terhambatnya proyek-proyek besar yang mengandalkan bahan baku impor juga membuat banyak usaha properti harus terlambat melakukan serah terima kepada konsumen.

Karenanya, Totok bilang, REI mengajukan sejumlah usulan relaksasi atau keringanan biaya operasional selama masa pandemi Covid-19.

“Misalnya saya minta PLN tidak ada tarif minimal bulan, kemudian tarif beban puncak, jadi mereka lagi bicara, PLN akan mensubsidi,” imbuhnya.

REI juga telah meminta perbankan untuk memberikan keringanan kredit berupa penundaan bayar bunga serta pokok angsuran hingga waktu maksimal 1 tahun. Kendati demikian jumlah pengusaha yang berhasil disetujui proses penundaan tersebut masih sangat sedikit.

“Kami tidak minta cut off tapi penundaan pembayaran bunga dan pokok, jadi pembayaran bunga yang mestinya di bulan mei kami minta ditunda setahun, nanti ditambahkan pada setahun kemudian untuk direstrukturisasi,” imbuhnya.

Hingga saat ini, Totok juga belum bisa memastikan kapan industri properti bisa kembali menggeliat. Yang jelas, kata dia, butuh waktu 3-6 bulan untuk melakukan kegiatan promosi besar-besaran kepada calon pembeli.

“Begitu covid selesai, mungkin 3-6 bulan sudah kembali ke normal bahkan mungkin bisa lebih cepat karena backlog-nya perumahan di Indonesia masih besar, jadi penundaan ini bisa mempercepat (pulih),” ujarnya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Property

Program Sejuta Rumah Terealisasi 215 Ribu Unit per 11 Mei

Published

on

By

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat realisasi Program Sejuta Rumah mencapai 215.662 unit per 11 Mei 2020.

Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Habid mengungkapkan capaian Program Sejuta Rumah masih diprioritaskan untuk pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yakni 79 persen. Sementara, 21 persen sisanya disalurkan untuk masyarakat non-MBR.

“Total capaian pembangunan rumah untuk MBR sebanyak 169.317 unit dan rumah untuk non MBR sebanyak 46.345 unit,” ujar Khalawi dalam keterangan resmi dikutip Jumat (29/5).

Khusus MBR, realisasi pembangunan rumah berasal dari kementerian/ lembaga di luar Kementerian PUPR sebanyak 50.863 unit, Pemerintah daerah sebanyak 1.521 unit, rumah tapak yang dibangun oleh pengembang sebanyak 116.933 unit.

Sedangkan untuk non MBR terdiri dari pembangunan rumah tapak oleh pengembang sebanyak 42.884 unit dan rumah susun sebanyak 3.461 unit.

Khalawi mengungkapkan pelaksanaan Program Sejuta Rumah di lapangan turut terpengaruh oleh pandemi virus corona. Meskipun demikian, pihaknya telah menyusun pedoman bagi para pekerja untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan di lapangan.

Hal itu sesuai protokol kesehatan dan berdasarkan Surat Edaran Dirjen Perumahan No.03/SE/Dr/2020 tentang Pedoman pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Pada Direktorat Teknis Di lingkungan Jenderal Perumahan selama Masa Pandemik Covid -19.

“Kami tetap mengupayakan agar di akhir tahun capaian Program Sejuta Rumah bisa menembus 1.000.000 unit. Sedangkan target konservatif keseluruhan hingga akhir tahun sebesar 900.000 unit mengingat adanya pandemi Covid -19,” terangnya.

Dalam keterangan resmi terpisah yang dikutip dari Antara, Khalawi menilai pelaksanaan tatanan normal baru (new normal) akan mendorong pelaksanaan program sejuta rumah.

“Kami berharap dengan new normal ini pelaksanaan pembangunan perumahan dalam Program Sejuta Rumah dapat berjalan kembali,” ujarnya.

Khalawi menambahkan, para pegawai Ditjen perumahan baik di pusat dan daerah akan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) dan protokol kesehatan dalam kegiatan Normal Baru.

Guna mendukung pelaksanaan normal baru di sektor perumahan, imbuh Khalawi, Ditjen Perumahan akan mengoptimalkan Program Padat Karya yakni melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dan bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas untuk perumahan bersubsidi.

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending