Connect with us

Business

Hut Ke-19, Indika Energy Tbk Lakukan 19 Aksi Sustainability Secara Serentak

Published

on


Finroll.com — Perusahaan energi terintegrasi PT Indika Energy Tbk (Indika Energy) mengadakan syukuran atas hari jadinya ke-19 dengan melakukan 19 Aksi Sustainability di berbagai wilayah Indonesia secara serentak.

Tak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan energi nasional, Indika Energy juga memiliki misi turut membangun sumber daya manusia Indonesia.

Dengan mengusung tema “Giving Back to the Community”, rangkaian rasa syukur diwujudkan dalam beberapa kegiatan termasuk 19 Aksi Sustainability, donor darah dan INDY Talks 2019.

“Keberlanjutan merupakan elemen inti dari hal-hal yang dilakukan Perusahaan, untuk memastikan kegiatan usaha dan program-program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan berjalan selaras dengan niat kami untuk memberikan sumbangsih terhadap pembangunan Indonesia,” tutur Arsjad Rasjid, Direktur Utama Indika Energy.

19 Aksi Sustainability Indika Energy Group. Aksi sustainability (keberlanjutan) secara serentak dilakukan Indika Energy dan anak-anak usahanya dengan melibatkan lebih dari 500 karyawan.

19 aksi yang dilakukan sesuai dengan pilar-pilar sustainabilty Perusahaan yaitu pendidikan, kesehatan, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Di Jakarta, Indika Energy melakukan penanaman mangrove di Taman Wisata Alam Angke Kapuk. Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia, yaitu sekitar 3,5 juta hektar.

Meski demikian, data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat lebih dari 40 persen hutan mangrove Indonesia dalam kondisi rusak.

Penanaman mangrove ini dilakukan Perusahaan sebagai upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Beberapa kegiatan sustainability lain juga dilakukan di area kantor INDY Bintaro termasuk edukasi nutrisi, donasi buku dan revitalisasi gedung serbaguna.

Sementara itu di Kalimantan Selatan, aksi yang dilaksanakan adalah menanam 1000 pohon dan menyerahkan ambulans air untuk warga pesisir sungai.

Hal serupa juga dilakukan di Kalimantan Timur dengan menanam 1000 pohon bakau, pelatihan ternak bebek, dan kegiatan bersama anak-anak disabilitas.

Sementara itu di Kalimantan Tengah, aksi sustainability diimplementasikan melalui rangkaian pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis.

Aktifitas sosial ini pun dilakukan hingga ke ujung timur Indonesia, tepatnya di Papua Barat, dimana anak usaha Indika Energy disana melakukan aksi tanam bibit pohon dan kampanye lingkungan hidup.

Pencapaian Perusahaan tentunya tak terlepas dari dukungan para pemangku kepentingannya termasuk para komunitas dan penggiat sosial.

Sebagai rangkaian kegiatan hari jadinya ke-19, Indika Energy dan Indika Foundation juga akan menggelar forum INDY Talks pada 24 Oktober mendatang dengan didukung oleh para penggiat sosial dan berbagai organisasi diantaranya Sahabat Anak, Demibumi, Du’anyam, Sehat Mental Indonesia, SabangMerauke, Yayasan Cinta Anak Bangsa, Filantropi Indonesia, Diet Kantong Pastik, Jadi Gini dan Indorelawan.

Sejalan dengan semangat “Inspirasi, Aksi, dan Kolaborasi”, forum ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi dan saling berbagi pengalaman antar organisasi yang hadir, serta diharapkan mampu menghasilkan dampak positif yang semakin besar terkait berbagai permasalahan sosial yang ada.

Lebih dari empat dekade Indika Energy Group turut membangun negeri

Indika Energy berdiri sejak tahun 2000. Namun sebagai sebuah Grup usaha, Indika Energy telah turut membangun Indonesia selama lebih dari empat dekade melalui pembangunan proyek-proyek mahakarya industri energi nasional berskala besar.

Mulai dari fasilitas pemrosesan dan kompresi gas di Aceh oleh Tripatra, hingga ke wilayah timur Indonesia dimana Petrosea membangun infrastruktur di Papua termasuk jalan, jembatan, rumah sakit dan pelabuhan.

Indika Energy Group juga mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan dalam setiap operasinya. Sebagai perusahaan tambang batubara terbesar ketiga di Indonesia, Kideco Jaya Agung memasok batubara bersih ramah lingkungan untuk pembangkit listrik tenaga uap yang menjadi kunci penggerak roda ekonomi masyarakat.

Sementara itu Cirebon Electric Power, perusahaan pembangkit listrik yang sebagian sahamnya dimiliki Indika Energy, menggunakan teknologi supercritical yang ramah lingkungan dengan tingkat efisiensi tinggi.

Operasional perusahaan juga didukung Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS), perusahaan transportasi dan logistik laut untuk barang curah dan sumber daya alam.

Ke depannya, Indika Energy beraspirasi untuk memberikan kontribusi yang lebih signifikan lagi dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan prioritas Indonesia.

“Kami terus melihat dan menangkap peluang usaha yang mampu menyempurnakan Indika Energy sebagai perusahaan energi terintegrasi menjadi perusahaan investasi dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi,” tutur Arsjad Rasjid dalam siaran persnyang diterima Finroll.com.(red)

Advertisement Valbury

Keuangan

Jelang New Normal, OJK Sebut Restrukturisasi Kredit Melandai

Published

on

Finroll – Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat permintaan restrukturisasi kredit melandai seiring pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menuju fase normal baru (new normal).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK  Heru Kristiyana mengungkapkan total restrukturisasi disalurkan perbankan tercacat sebesar Rp695,34 triliun hingga 22 Juni 2020. Rinciannya, restrukturisasi kepada UMKM sebesar Rp 307,8 triliun dan non-UMKM sekitar Rp387,52 triliun.

“Di minggu-minggu terakhir ini, kami lihat bahwa permintaan restrukturisasi kredit itu mulai melandai, artinya para debitur dengan agak dilontarkannya PSBB itu sudah mulai percaya diri,” ujarnya dalam diskusi virtual Mendorong Pemulihan Ekonomi Melalui Perbankan, Kamis (2/7).

Penurunan permintaan restrukturisasi kredit tersebut juga tercermin dari banyaknya pemohon yang membatalkan restrukturisasi kredit karena bisa memenuhi kewajibannya.



Menurut Heru hal tersebut memberikan sinyal bahwa PSBB telah menggerakkan kembali roda perekonomian. “Itu artinya pelonggaran PSBB kan memberikan nilai positif,” imbuhnya.

Lantaran itu pula lah, kata Heru, perbankan kian optimistis bahwa kredit akan tetap tumbuh positif bahkan mencapai 4 persen.

“Kami juga mendapati data bahwa perbankan kita itu masih optimistis kreditnya untuk tetap bisa tumbuh positif bahkan mencapai 4 persen. Nah ini kan bagus sekali. Jadi kita optimistis memandang perbankan kita ke depan dalam menghadapi covid-19 ini,” pungkas Heru.

 

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Business

Mulai Hari Ini, Kereta dari Jakarta ke Surabaya Beroperasi Lagi

Published

on

Finroll – Jakarta, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI membuka kembali operasional kereta api (KA) dengan rute perjalanan dari Jakarta ke Surabaya mulai hari ini, Jumat (3/7). Penumpang bisa menggunakan KA Turangga dengan rute Stasiun Gambir-Bandung-Surabaya Gubeng dan KA Kertajaya dengan rute Stasiun Pasar Senen-Surabaya Pasarturi.

“Perjalanan KA Turangga dan KA Kertajaya hanya beroperasi setiap akhir pekan, yaitu pada tanggal 3, 4, 5, 10, 11,12, 17,18, 19, 24, 25, 26, 30 dan 31 Juli 2020,” ungkap Kepala Humas KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangan resmi, Kamis (2/7).

Bersamaan dengan pengoperasian KA Turangga, Stasiun Gambir resmi dibuka lagi untuk pelayanan penumpang KA jarak jauh setelah sebelumnya sempat ditutup akibat pandemi virus corona atau covid-19. Secara total ada lima KA yang dioperasikan oleh KAI.

Pertama, KA Turangga dengan keberangkatan setiap pukul 14.00 WIB. Kedua, KA Kertajaya dengan keberangkatan di Stasiun Pasar Senen pukul 14.10 WIB dan Bekasi pukul 14.40 WIB.

Ketiga, KA Bengawan dengan rute Pasarsenen-Cirebon Prujakan-Purwosari. Jam keberangkatannya dari Stasiun Pasar Senen pada pukul 06.30 WIB dan Bekasi 06.54 WIB.



Keempat, KA Tegal Ekspress dengan rute Pasarsenen-Cirebon Prujakan-Tegal. Berangkat setiap pukul 07.40 WIB dari Stasiun Pasar Senen, Bekasi 08.05 WIB, dan Cikampek pukul 08.56 WIB.

Kelima, KA 322 Serayu dengan rute Pasarsenen-Kiaracondong-Purwokerto. Keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 09.15 WIB, Bekasi pukul 09.47 WIB, Karawang pukul 10.21 WIB, dan Cikampek pukul 10.42 WIB.

Eva mengatakan pembukaan operasional seluruh KA ini mengacu pada Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No 9 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Kemudian juga mengacu pada Surat Edaran Ditjenka Kemenhub No 14 Tahun 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran Covid-19.

“Pengoperasian kembali KA reguler ini tentunya akan tetap diikuti dengan protokol pencegahan penyebaran covid-19 yang diterapkan pada masa adaptasi kebiasaan baru,” katanya.

Pada tahap awal, sambungnya, KAI hanya menjual tiket maksimal 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia pada KA. Tujuannya, untuk menjaga jarak antar penumpang selama dalam perjalanan.

Khusus bagi penumpang dengan usia di atas 50 tahun, petugas akan melakukan pengaturan tempat duduk sehingga dalam perjalanan tidak berdekatan dengan penumpang lain. Untuk melakukan perjalanan KA Jarak Jauh, calon penumpang diharuskan melengkapi beberapa syarat yang tertuang dalam Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 9 Tahun 2020.

Berkas persyaratan tersebut harus ditunjukkan kepada petugas pada saat melakukan boarding, jika membeli tiket melalui sistem online seperti KAI Access, Web KAI, dan mitra penjualan tiket resmi KAI lainnya. Namun, jika membeli tiket melalui loket go show dengan ketentuan tiga jam sebelum keberangkatan KA di Stasiun Pasar Senen dan Gambir, maka berkas persyaratan akan melalui proses pengecekan di awal oleh petugas loket sebelum transaksi tiket dilakukan.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Business

Akibat Corona, Produsen Zara Tutup 1.200 Gerai

Published

on

Finroll – Jakarta, Perusahaan mode yang menaungi label fesyen Zara, Inditex, akan menutup 1.200 gerainya di seluruh dunia. Penutupan toko ritel tersebut disebabkan penurunan penjualan akibat pandemi covid-19.

Mengutip Antara, Kamis (2/7), Inditex telah mengungkapkan rencana penutupan 3.785 gerai secara global sejak Maret lalu.

Tiga bulan kemudian, perusahaan asal Spanyol ini merilis pernyataan resmi yang menjelaskan rencananya meningkatkan penjualan secara online. Sebagai konsekuensinya, Inditex bakal menutup sebagian gerainya.

“Perusahaan telah memutuskan untuk membuat provisi sebesar 308 juta euro terkait dengan pelaksanaan rencana untuk meningkatkan toko online dan lebih lanjut mengintegrasikannya dengan toko ritel,” kata Inditex dalam pernyataanya.

Dari 7.412 toko ritel besar di seluruh dunia, Inditex berencana mempertahankan 6.900 gerai. Namun, perusahaan akan membuka 450 toko baru yang dilengkapi dengan teknologi penjualan daring.

Pandemi covid-19 membuat penjualan perseroan anjlok selama kuartal I 2020. Imbasnya, perusahaan mengalami rugi bersih hingga 409 juta euro. Namun, penjualan daring Inditex meningkat hingga 50 persen.

Selama periode Februari-April, penjualan Inditex turun hingga 44 persen. Pembatasan sosial membuat 88 persen gerai Inditex tutup.

Untuk diketahui, perusahaan fesyen ini mengoperasikan lebih dari 7.000 gerai di seluruh dunia. Selain Zara, Inditex juga menaungi merek lain seperti Zara Home, Massimo Dutti, Bershka, Pull and Bear, dan Oysho.

 

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending