Connect with us

Tinju & Beladiri

Ingin Juara Dunia Tinju, McGregor Tantang Pacquiao

Published

on


Jakarta –– Conor McGregor mengaku sudah membuka pembicaraan dengan Manny Pacquiao untuk duel tinju karena ia ingin menyandang status sebagai juara dunia tinju.

McGregor menyatakan keinginan untuk kembali bertinju bukan sekadar omong kosong belaka. Ia memang ingin kembali naik ring tinju.

“Kami sudah dekat untuk mencapai kesepakatan duel lawan Manny Pacquiao dan memang sudah ada pembicaraan tentang laga tersebut.”

“Penawaran sudah dibuat namun memang belum mencapai kesepakatan. Ada peluang [untuk kembali bertinju] karena ada juga peluang lawan Paulie [Malignaggi],” kata McGregor seperti dikutip dari Mirror.

Manny Pacquiao jadi bidikan selanjutnya Conor McGregor. (Manny Pacquiao jadi bidikan selanjutnya Conor McGregor. (AP Photo/John Locher)
McGregor tanpa ragu mengatakan ia ingin menyandang status sebagai juara dunia tinju.

“Saya akan kembali bertinju, saya akan memenangkan gelar juara dunia tinju. Saya menyukai tinju dan saya sangat bagus dalam hal itu,” tutur petarung asal Irlandia ini.

McGregor sempat satu kali naik ring yaitu ketika menghadapi Floyd Mayweather di tahun 2017. McGregor kesulitan menandingi Mayweather meski bisa bertahan hingga ronde ke-10 sebelum akhirnya kalah TKO.

Ingin Juara Dunia Tinju, McGregor Tantang Pacquiao
McGregor menyatakan ia juga bersedia melakukan rematch lawan Mayweather di masa depan.

“Saya ingin rematch lawan Floyd dan saya rasa saya memang harus melakukan rematch melawan Floyd. Saya tahu bahwa saya akan mengalahkannya bila kami melakukan rematch,” ucap McGregor.

Saat ini McGregor tengah bersiap melakukan duel lawan Donald Cerrone di kelas welter UFC pada 18 Januari mendatang. (CNN/GPH)

Advertisement

Sports

Personel Bakamla RI Raih Medali Emas Kejuaraan Ju-Jitsu Newaza Bekasi Open 2019

Published

on

Finroll.com — Semangat Sumpah Pemuda personel Bakamla RI menunjukkannya dalam kemenangan Kejuaraan Ju-Jitsu Newaza Bekasi Open 2019 di Hollywood Junction Jababeka, Cikarang, Bekasi, Minggu (10/11/19).

Kejuaraan Newaza Bekasi Open 2019 dikelas 62 Kg personel Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Direktorat Operasi Udara Maritim Wanda Sintya Pratiwi berhasil menyabet Mendali Emas sedangkan dikelas 55 Kg personel CPNS Bagian Kepegawaian Emily Azizah Putri, S.Kom menyabet Mendali Perak dan CPNS Biro Sarpras Riendinta Etta Surya menyabet Mendali Perunggu.

Kejuaraan ini diikuti ratusan atlit Ju-Jitsu cabang Newaza seluruh Indonesia. Dalam kejuaraan tersebut, Bakamla RI mengirimkan delapan perwakilannya, yaitu Lorenzia Rezael Sanjaya, S.IP., Emily Azizah Putri, S.Kom., Oka Dwi Saputra, Riendinta Etta Surya, Wanda Sintya Pratiwi, Nur Rachmawati, S.T., Agus Irfan Setiawan dan Arip Rahayu.

Keberhasilan personel Bakamla RI meraih kemenangan merupakan prestasi membanggakan, yang diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pengawak Bakamla RI untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki di bidangnya masing-masing dalam pelaksanaan tugas pengamanan laut Nusantara.(red)

Continue Reading

Tinju & Beladiri

Khabib Nurmagomedov, ‘Elang’ Tak Terkalahkan di UFC

Published

on

By

Khabib Nurmagomedov adalah Elang. Ia akan mengamati lawan dengan cermat dan mencengkeram hingga tak bergerak di UFC. Khabib adalah Elang. Ia tak kenal takut dan selalu tampil gigih menghadapi lawan.

Khabib menjelma jadi sosok idola baru di dunia UFC dan bahkan dunia olahraga. Karakter unik dalam diri Khabib membuat ia meroket dan melejit ke puncak popularitas.

Khabib sangat buas di dalam Octagon. Seluruh lawan yang dihadapi sudah merasakan kekuatan Khabib. Dalam 28 pertarungan yang telah dijalani, Khabib selalu mengakhiri duel-duel tersebut dengan kemenangan.

Di luar arena, Khabib dianggap representasi sebagai sosok protagonis. Khabib tidak akan menekan lawan dengan kata-kata menyerang alias trash talk yang biasa digunakan petarung-petarung UFC lain. Khabib lebih senang bicara dengan teknik bertarung di dalam Octagon.

Adalah pertarungan melawan Conor McGregor di UFC 229 pada Oktober 2018 yang melambungkan nama Khabib. Sebuah pertarungan yang membuktikan kalau ‘peperangan’ sesungguhnya ada di dalam Octagon.

Dua sisi yang berbeda 180 derajat ini membuat Khabib jadi sosok petarung yang unik, berbeda dengan petarung-petarung UFC Lain yang ada sebelumnya.

Kemunculan Khabib sebagai petarung Rusia pertama dan petarung muslim pertama yang jadi juara dunia UFC juga membuat UFC menjadi lebih dikenal luas di dunia. Kuku-kuku UFC kini menancap dengan ruang lingkup yang lebih luas dibandingkan sebelumnya.

Kini banyak petarung yang menginginkan posisi Khabib, mulai dari Tony Ferguson, George St-Pierre hingga Conor McGregor. Namun, untuk sementara Khabib bisa menikmati masa kejayaan di UFC dan berencana untuk mempertahankannya hingga pensiun.

Dengan usia yang tak lagi muda, sensasi Khabib sepertinya tak akan berlangsung lama. Namun sensasi sesaat dengan dampak besar justru akan membuat Khabib semakin dikenang.

Continue Reading

Tinju & Beladiri

Kapusjaspermildas Saksikan Kejurnas Karate Panglima TNI Ke-VII

Published

on

Finroll.com — Kepala Pusat Jasmani dan Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI, Brigjen TNI Sapriadi, S.I.P. selaku Wakil Ketua Komite Olahraga Militer Indonesia (KOMI) menyaksikan langsung pertandingan Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-VII tahun 2019 di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (15/9/2019).

Memasuki hari ketiga, Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-VII menggelar kelanjutan pertandingan hari kedua Kumite Kategori TNI-Polri dan Kategori Umum kelas Junior, Cadet, dan Under-21.

Hasil pertandingan di hari ketiga terdiri dari Kelas (- 60 kg) Putra : Sertu Deni Kila (Kopassus) medali Emas, Pratu Pegix Hadi P. (Kodam VI/Mulawarman) medali Perak, Prada M. Rizky S. Koewa (Kodam XIII/Merdeka) dan Serda I Kadek Krisna (Mabes AD) masing-masing medali Perunggu.

Kumite (- 67 Kg) Putra : Sertu Maruli JL Butar-Butar (Mabes AD) medali Emas, Serda I Gede Gangga W. (Kopassus) medali Perak, Sertu Heru Ferdiana Jaya (Kodam VI/Mulawarman) dan Serda Andika Gilang Pradana (Divif 2 Kostrad) masing-masing medali Perunggu.

Kumite (- 75 Kg) Putra : Serda A.A. NGS Aprilia Pratama (Mabes AD) medali Emas, Sertu Monang Siagian (Mabes AD) medali Perak, Serda Jhoni Abdillah Sibarani (Kodiklatad) dan Prada Muhammad Junizar T. (Divif 2 Kostrad) masing-masing medali Perunggu.

Kumite (- 84 Kg) Putra :Serda Romario Setiamu (Mabes AD) medali Emas, Serda Fajar Ramadhan (Mabes AD) medali Perak, Pratu Mario Taihuttu (Paspampres) dan Serda Robby Aprilian Rona (Divif 2 Kostrad) masing-masing medali Perunggu.

Kumite (+ 84 Kg) Putra : Pratu Ridwan Columbus (Kopassus) medali Emas, Sertu Guntur Wicaksono (Mabes AD) medali Perak, Serda Muhammad Ilham (Kodiklatad) dan Serda Widodo Febrianto (Mabes AD) masing-masing medali Perunggu. Kumite (- 55 Kg) Putra : Pratu Jacob Noel (Kopassus) medali Emas, Serda Arya Permadha (Mabes AD) medali Perak, Serda M. Tegar Januar (Kodam III/Siliwangi) dan Serda Hengky Berhitu (Kopassus) masing-masing medali Perunggu.

Sedangkan untuk Kumite (- 55 Kg) Putri : Serda (K) Rizki Anindya Putri Pulungsari (Mabes AD) medali Emas, Serda POM/W Intan (Puspomal) medali Perak, Serda (K) Sharon Ferlina Rirhena (Mabes AD) dan Serda (K) Benytha Affaf Dinda X.A.H. (Divif 1 Kostrad) masing-masing medali Perunggu.

Sementara, Kata Beregu Putra :Medali Emas Mabes AD, Medali Perak Kodam IV/Diponegoro, Medali Perunggu Kodam XIV/Hasanuddin dan Kodam Jaya.

Kata Beregu Putri :Medali Emas Mabes AD, Medali Perak Puspomal, Medali Perunggu Kodam XVII/Tanjungpura dan Kopassus.

Usai pelaksanaan pertandingan, Kapusjaspermildas TNI Brigjen TNI Sapriadi, S.I.P. mengalungkan medali dan menyerahkan sertifikat kepada para karateka yang meraih juara.

Hasil sementara perolehan medali sebagai berikut : Mabes AD (10 Emas, 7 Perak, 5 Perunggu), Kopassus (3 Emas, 1 Perak, 5 Perunggu), Kodam Jaya (1 Emas, 1 Perunggu), Mabes TNI AU (1 Emas, 1 Perunggu), Puspomal (2 Perak, 2 Perunggu), Kodam XIV/Hasanuddin (1 Perak, 1 Perunggu), Kodam VI/Mulawarman (1 Perak, 1 Perunggu), Ditziad (1 Perak), Koarmada 3 (1 Perak), Kodam IV/Diponegoro (1 Perak), Divif 2 Kostrad (3 Perunggu), Polda Metro Jaya (2 Perunggu), Kodiklatad (2 Perunggu), Kodam III/Siliwangi (1 Perunggu), Kodam XII/Tanjungpura (1 Perunggu), Kodam XIII/Merdeka (1 Perunggu), Divif 1 Kostrad (1 Perunggu), Paspampres (1 Perunggu) dan dan Polda Banten (1 Perunggu).(red)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending