Connect with us

Sepakbola

Jadwal Kualifikasi Piala Eropa 2020, 10 – 16 Oktober 2019

Published

on


Finroll.com, Jakarta— Kualifikasi Piala Eropa 2020 kembali digelar dalam FIFA matchday Oktober 2019, yang digelar antara 10 hingga 16 Oktober. Sejumlah tim besar Eropa akan kembali beraksi untuk membuka jalan mereka menuju pentas kejuaraan yang akan untuk pertama kalinya digelar di 12 kota yang tersebar di 12 negara Eropa itu.

BACA JUGA :

Jadwal Lengkap 10 – 13 Oktober 2019

Kamis, 10 Oktober 2019

  • Kazakhstan vs Siprus, 21.00 WIB
  • Belarusia vs Estonia, 23.00 WIB

Jumat, 11 Oktober 2019

  • Belanda vs Irlandia Utara, 01.45 WIB
  • Slowakia vs Wales, 01.45 WIB
  • Kroasia vs Hungaria, 01.45 WIB
  • Latvia vs Polandia, 01.45 WIB
  • Makedonia Utara vs Slovenia, 01.45 WIB
  • Austria vs Israel, 01.45 WIB
  • Rusia vs Skotlandia, 01.45 WIB
  • Belgia vs San Marino, 01.45 WIB

Sabtu, 12 Oktober 2019

  • Montenegro vs Bulgaria, 01.45 WIB
  • Republik Ceko vs Inggris, 01.45 WIB
  • Ukraina vs Lithuania, 01.45 WIB
  • Portugal vs Luksemburg, 01.45 WIB
  • Turki vs Albania, 01.45 WIB
  • Islandia vs Prancis, 01.45 WIB
  • Andorra vs Moldova, 01.45 WIB
  • Georgia vs Republik Irlandia, 20.00 WIB
  • Denmark vs Swiss, 23.00 WIB
  • Kepulauan Faroe vs Rumania, 23.00 WIB
  • Bosnia-Herzegovina vs Finlandia, 23.00 WIB

Minggu, 13 Oktober 2019

  • Norwegia vs Spanyol, 01.45 WIB
  • Malta vs Swedia, 01.45 WIB
  • Liechtenstein vs Armenia, 01.45 WIB
  • Italia vs Yunani, 01.45 WIB
  • Kazakhstan vs Belgia, 20.00 WIB
  • Belarusia vs Belanda, 23.00 WIB
  • Hungaria vs Azerbaijan, 23.00 WIB
  • Skotlandia vs San Marino, 23.00 WIB
  • Siprus vs Rusia, 23.00 WIB

Jadwal Lengkap 14 – 16 Oktober 2019

Senin, 14 Oktober 2019

  • Estonia vs Jerman, 01.45 WIB
  • Wales vs Kroasia, 01.45 WIB
  • Slovenia vs Austria, 01.45 WIB
  • Polandia vs Makedonia Utara, 01.45 WIB

Selasa, 15 Oktober 2019

  • Kosovo vs Montenegro, 01.45 WIB
  • Bulgaria vs Inggris, 01.45 WIB
  • Ukraina vs Portugal, 01.45 WIB
  • Lithuania vs Serbia, 01.45 WIB
  • Moldova vs Albania, 01.45 WIB
  • Islandia vs Andorra, 01.45 WIB
  • Prancis vs Turki, 01.45 WIB
  • Finlandia vs Armenia, 23.00 WIB

Rabu, 16 Oktober 2019

  • Swiss vs Republik Irlandia, 01.45 WIB
  • Gibraltar vs Georgia, 01.45 WIB
  • Swedia vs Spanyol, 01.45 WIB
  • Romania vs Norwegia, 01.45 WIB
  • Kepulauan Faroe vs Malta, 01.45 WIB
  • Israel vs Latvia, 01.45 WIB
  • Liechtenstein vs Italia, 01.45 WIB
  • Yunani vs Bosnia-Herzegovina, 01.45 WIB

 

Dari Grup A kualifikasi Piala Eropa 2020, Inggris yang untuk sementara menjadi pemuncak klasemen akan menghadapi pesaing utama mereka, Republik Ceko pada Sabtu (12/10/2019) dini hari WIB. Kedua tim berada di posisi dua teratas Grup A kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan selisih tiga poin.

Setelah itu, Inggris akan memainkan laga berikutnya dengan menghadapi Bulgaria pada Selasa (15/10/2019) dini hari WIB. Inggris harus meraih kemenangan dalam dua pertandingan itu untuk memperbesar peluang mereka lolos lebih cepat ke Piala Eropa 2020.

Sementara itu, Portugal yang berada di Grup B akan menjamu Luksemburg pada Sabtu (12/10/2019) dini hari WIB. Tim yang merupakan juara bertahan Piala Eropa itu butuh kemenangan untuk bisa memperkecil jarak dengan Ukraina yang berada di puncak klasemen sementara.

Ukraina sendiri akan menjadi lawan berikutnya dari Portugal pada Selasa (15/10/2019) dini hari WIB. Pertandingan ini tentu akan menjadi laga sengit dari Grup B, di mana Cristiano Ronaldo dkk. membutuhkan kemenangan untuk makin mendekati Ukraina di puncak klasemen.

Persaingan di Grup C masih sengit, di mana Jerman dan Irlandia Utara sama-sama memiliki 12 poin di dua posisi teratas, dan dibuntuti oleh Belanda yang terpaut tiga poin dan menempati posisi ketiga. Belanda menjamu Irlandia Utara pada Jumat (11/10/2019), di mana laga ini akan langsung ikut menentukan nasib persaingan.

Setelah itu, Belanda akan bertandang ke Belarusia pada Minggu (13/10/2019) malam WIB. Pada waktu yang tidak terlalu berbeda, atau tepatnya Senin (14/10/2019) dini hari WIB, Jerman juga akan menjalani laga keenam mereka dengan menghadapi Estonia.

Dari Grup D, pertandingan seru akan menyajikan pertemuan antara Denmark dan Swiss, yang saat ini berada di peringkat kedua dan ketiga dengan hanya terpaut satu poin. Pertemuan antara Denmark dan Swiss akan tersaji pada Sabtu (12/10/2019) malam WIB.

Sementara Irlandia Utara, yang kini berada di puncak Grup D, punya peluang memperlebar jarak dengan menghadapi Georgia pada hari yang sama. Laga ini bisa sekaligus menjadi pemanasan bagi Irlandia Utara yang akan menghadapi laga berat kontra Swiss pada Rabu (16/10/2019) dini hari WIB.

Dari Grup E yang sangat bersaing ketat, Slowakia akan menjamu Wales pada Jumat (11/10/2019) dini hari WIB. Pada saat yang sama, pemuncak klasemen sementara Kroasia akan menghadapi Hungaria. Kedua laga ini menjadi sangat penting bagi keempat tim untuk terus bersaing memperebutkan tiket ke Piala Eropa 2020.

Setelah itu, Hungaria akan menghadapi Azerbaijan, Minggu (13/10/2019), di mana tim tamu sudah mulai kehilangan asa untuk melangkah ke Piala Eropa 2020 karena belum sekalipun meraih kemenangan dalam lima laga yang sudah mereka mainkan. Laga tersebut akan dilanjutkan dengan duel menarik di kualifikasi Piala Eropa 2020 ini antara Wales dan Kroasia pada Senin (14/10/2019) dini hari WIB.

Grup F hingga Grup J

Sementara dari Grup F kualifikasi Piala Eropa 2020, Spanyol yang hingga saat ini memiliki poin sempurna, yaitu 18 poin dari enam laga, akan melanjutkan kiprah mereka dengan menjalani dua laga tandang.

Pertama, Spanyol menghadapi Norwegia yang tengah bersaing dengan Swedia untuk perebutan posisi kedua. Spanyol menghadapi Norwegia pada Minggu (13/10/2019) dini hari WIB

Setelah itu, perjalanan Spanyol dilanjutkan dengan menghadapi Swedia pada Rabu (16/10/2019), di mana Swedia yang kini berada di peringkat kedua benar-benar tengah berusaha untuk mengamankan langkah mereka menuju Piala Eropa 2020.

Berlanjut ke Grup G, Polandia yang berada di puncak klasemen akan menghadapi Latvia yang hingga saat ini belum mendapatkan satu poin pun dari enam laga yang sudah mereka mainkan. Duel ini akan digelar pada Jumat (11/10/2019) dini hari WIB, di mana Latvia yang akan menjadi tuan rumah.

Perjuangan Polandia untuk tetap berada di puncak klasemen akan berlanjut dengan menghadapi Makedonia Utara pada Senin (14/10/2019) dini hari WIB.

Dari Grup H, Prancis yang tengah bersaing ketat dengan Turki di dua posisi teratas, akan menghadapi Islandia pada Sabtu (12/10/2019) dini hari WIB. Prancis, yang merupakan juara Piala Dunia 2018 harus mewaspadai Islandia, tim tuan rumah yang juga berusaha ingin bersaing ketat di posisi teratas.

Setelah itu, Prancis benar-benar akan menentukan arah persaingan di Grup H dengan menghadapi Turki pada Selasa (15/10/2019) dini hari WIB. Kedua tim akan benar-benar menentukan siapa yang terbaik di grup ini dalam laga tersebut.

Sementara dari Grup I, Belgia yang memiliki poin sempurna dalam enam laga yang mereka sudah jalani, akan menghadapi San Marino pada Jumat (11/10/2019) dini hari WIB. Sementara Rusia yang berada di peringkat kedua akan menghadapi Skotlandia pada momen yang bersamaan.

Setelah itu, Belgia akan bertandang ke Kazakhstan pada Minggu (13/10/2019) malam WIB, di mana Rusia juga akan bertandang menghadapi Siprus pada saat yang hampir bersamaan.

Terakhir dari Grup J, Italia yang juga meraih hasil sempurna dalam enam laga pertama mereka akan menjamu Yunani pada Minggu (13/10/2019) dini hari WIB. Setelah itu, Gli Azzurri akan bertandang ke Liechtenstein pada Rabu (16/10/2019) dini hari WIB.(bola.com)

 

Advertisement Valbury

Sepakbola

Real Madrid Tak Siapkan Bonus jika Juara La Liga dan Liga Champions

Published

on

By

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, memberikan arahan kepada pemainnya saat melawan Getafe pada laga lanjutan La Liga pekan ke-33 di Stadion Alfredo Di Stefano, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB. Real Madrid menang 1-0 atas Getafe. (AFP/Gabriel Bouys)

Finroll.com, Jakarta – Imbas pandemi virus corona, manajemen Real Madrid memutuskan untuk tidak mengucurkan bonus sekalipun berhasil meraih juara La Liga dan Liga Champions. Hal ini sudah disepakati semua pihak, termasuk pemain.

Real Madrid kini berada di jalur yang ideal untuk menjadi juara La Liga 2019-2020. Setelah tiga musim dikuasai Barcelona, kini Real Madrid lah yang memegang kendali perebutan gelar juara La Liga.

Hingga pekan ke-33, Real Madrid berada di puncak klasemen dengan cukup nyaman. Los Blancos meraih 74 poin, unggul empat poin dari Barcelona yang berada di posisi kedua. Hanya lima laga yang tersisa.

Di Liga Champions, Real Madrid berada di babak 16 Besar. Pasukan Zinedine kalah dengan skor 1-2 dari Manchester City pada leg pertama. Laga leg kedua bakal digelar pada 7 Agustus 2020 mendatang.

Real Madrid punya peluang besar untuk menjadi juara La Liga 2019-2020. Walau sulit, mereka juga punya peluang menjadi juara Liga Champions. Namun, ada satu kabar buruk di balik upaya tim meraih gelar juara.

Manajemen Real Madrid tidak akan memberikan bonus juara kepada pemain dan staff jika menjadi juara La Liga dan Liga Champions. Menurut Marca, kesepakatan ini sudah diambil dan disepakati tim beberapa waktu yang lalu.

Kesepakatan diambil dalam diskusi antara direksi klub dengan pemain dan staf. Hal ini menyusul adanya masalah finansial akibat pandemi virus corona. Harusnya, pemain bisa mendapat 1 juta euro (sekitar Rp16 miliar) dan bonus juara.

Bukan hanya bonus, Real Madrid juga menyepakati pemotongan gaji pemain. Sergio Ramos dan kawan-kawan setuju klub memotong gajinya sebesar 10 persen dan bertambah menjadi 20 persen andai musim 2019-2020 tidak dilanjutkan.

Tak Pengaruhi Komitmen Pemain Real Madrid

Para pemain Real Madrid merayakan gol yang dicetak Raphael Varane ke gawang Getafe pada laga La Liga Spanyol di Stadion Col Alfonso Perez, Getafe, Sabtu (4/1). Getafe kalah 0-3 dari Madrid. (AFP/Oscar Del Pozo)

Walaupun dipastikan tidak mendapat gelar juara, seperti dilaporkan Marca, pemain Real Madrid tidak kehilangan komitmen dengan klub. Para pemain tetap memberikan aksi terbaiknya pada setiap laga musim 2019/2020.

Real Madrid meraih enam kemenangan beruntun di La Liga setelah lockdonw. Dari semua tertinggal dua poin atas Barcelona, kini Real Madrid berbalik menguasai klasemen dengan keunggulan empat poin atas sang rival.

Pekan ini, Real Madrid punya laga krusial melawan Athletic Bilbao. Andai menang pada duel di San Mames, Minggu (5/7/2020) itu, mereka akan unggul tujuh poin dari Barcelona yang baru bermain hari Senin (6/7/2020). (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Komentar Pirelli soal Kans Bantu Inter Milan Boyong Lionel Messi

Published

on

By

Lionel Messi. (AFP/Lluis Gene)

Finroll.com, Jakarta –  Sponsor kostum Inter Milan, Pirelli, mengaku bisa membantu Nerazzuri menggaet Lionel Messi dari Barcelona. Tapi, Pirelli tak yakin bisa melakukan sesuatu yang signifikan.

Pernyataan Pirelli itu disampaikan melalui sang CEO, Marco Tronchetti Provera.

Inter Milan sejak lama berulang kali mencoba untuk menggaet Lionel Messi dari Barcelona. Namun, meski sudah berganti dari satu presiden ke presiden lainnya, ambisi tersebut belum juga bisa terwujud.

Kini kesempatan itu kembali datang seiring dengan kabar Messi menolak tawaran kontrak baru dari Barcelona dan bersiap hengkang pada tahun depan.

Pirelli sebagai salah satu produen ban raksasa dunia tentu diharapkan bisa memberikan bantuan finansial terhadap Inter untuk memboyong Lionel Messi.

Namun, sepertinya hal tersebut tak bisa terjadi. Pandemi Covid-19 yang melemahkan finansial perusahaan menjadi penyebab utamanya.

Tak Bisa Berinvestasi Lebih

“Jujur, di saat seperti sekarang ini, kami tak bisa berinvestasi dalam olahraga lebih dari yang kami sudah lakukan, antara Formula 1, Piala Amerika, dan Inter,” ujar Tronchetti kepada Gr Parlamento, Selasa (7/7/2020).

“Kami harus meminta Steven Zhang (Presiden Inter) untuk berusaha sendiri. Kami bisa membantu, tetapi kami tak bisa melakukan sesuatu yang signifikan,” tambahnya.

Bantuan perusahaan sponsor klub pernah dilakukan ketika Juventus menggaet megabintang Cristiano Ronaldo dari Real Madrid pada 2018.

Kala itu, Juventus mendapat bantuan dari salah satu sponsor utamanya, Fiat untuk memboyong Ronaldo dengan biaya transfer mencapai 100 juta euro. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Ralf Rangnick Dikabarkan Sepakat Jadi Pelatih Baru AC Milan

Published

on

By

Mantan pelatih RB Leipzig, Ralf Rangnick. (AFP/John MacDougall)

Finroll.com, Jakarta –  Ralf Rangnick dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk menjadi manajer AC Milan mulai musim 2020-2021. Pelatih asal Jerman itu akan menggantikan Stefano Pioli yang telah menangani Rossoneri sejak Oktober 2019.

Seperti dilansir The Guardian, kedua belah pihak sudah mencapai kesepakatan, tapi masih ada yang perlu dibicarakan. Ralf Rangnarick, yang pernah menangani Schalke 04, dikabarkan masih berdiskusi dengan petinggi AC Milan tentang mengombinasikan peran sebagai pelatih sekaligus direktur teknik.

Posisi direktur teknik ini ditempati oleh legenda AC Milan, Paolo Maldini.

Nama Rangnarick dikenal berkat kiprahnya sebagai manajer di dua klub Bundesliga, Hoffenheim dan RB Leipzig. Dia juga pernah menjadi Direktur Olahraga untuk Leipzig dan RB Salzburg.

Dia bekerja sebagai kepala bagian olahraga dan pengembangan di Red Bull sejak musim panas 2019. Pria berusia 62 tahun itu pernah dihubungkan dengan beberapa klub besar seperti Manchester United dan Bayern Munchen.

Namun, AC Milan yang akhirnya bisa mendapatkannya. Ia dikabarkan telah menyetujui kontrak berdurasi tiga tahun di San Siro.

Rahasia Umum

Ralf Rangnick . (AFP PHOTO/GIUSEPPE CACACE)

Penunjukan Ralf Rangnick untuk menangani AC Milan sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Yang masih menjadi pembahasan adalah seberapa besar kontrol yang akan ia miliki di klub.

Menurut Football Italia, Ragnick akan berkuasa di ranah pelatih, perekrutan pemain, dan bahkan departemen medis AC Milan.

Bahkan, menurut Sky Italia, CEO AC Milan, Ivan Gazidis, sudah memberi tahu Direktur Teknik Paolo Maldini tentang kedatangan Rangnick.

Kedatangan Rangnick diharapkan fans Rossoneri bisa mengangkat prestasi tim. Namun, Pioli sebenarnya menunjukkan peningkatan hasil dalam beberapa terakhir. Tetapi, AC Milan masih bercokol di peringkat ketujuh, tertinggal 29 poin di belakang pemuncak klasemen, Juventus. (Bola.com)(GE)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending