Connect with us

Sepakbola

Juventus Juara Supercoppa Italia Usai Sikat AC Milan 1-0

Published

on


Juventus Juara Supercoppa Italia Usai Sikat AC Milan 1-0

Finroll.com – Juventus sukses meraih trofi Supercoppa Italia setelah berhasil mengalahkan rivalnya AC Milan dengan skor akhir 1-0 yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Rabu (16/1/2019).

Keberhasilan si Nyonya tua tak lepas dari penampilan sang bintang Cristiano Ronaldo yang mencetak gol semata wayang ke gawang AC Milan. pertahanan ketat Milan membuat Juventus hanya mampu mencetak satu gol saja. Gol itu sendiri bahkan baru datang pada menit ke-61, tepat saat Ronaldo sukses mengkonversi umpan terobosan manis dari Miralem Pjanic.

Jalannya Babak Pertama

Juventus langsung menebar ancaman saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Sebuah umpan ke sisi kanan diterima oleh Costa yang berdiri bebas dan langsung mencoba mengarahkan bola ke tiang jauh. Bola telah melewati Donnarumma, tapi tak melesak ke gawang Milan.

Menit ke-34, Gianluigi Donnarumma dipaksa memungut bola dari gawangnya. Adalah Blaise Matuidi yang berhasil mencetak gol setelah mednapat umpan manis dari Douglas Costa. Namun skor tak berubah lantaran Matuidi telah berada di posisi offside.

Pada babak pertama, praktis AC Milan tidak membuat peluang berbahaya ke gawang Juventus. Malah sebaliknya, tim berjuluk Bianconeri itulah yang cukup rajin menciptakan ancaman.

Peluang untuk Juventus lagi tercipta pada menit ke-42. Setelah mendapat umpan silang dari Alex Sandro, Cristiano Ronaldo mengarahkan bola ke arah gawang dengan sundulannya. Sayang, masih belum menemui sasaran yang tepat.

Babak pertama lalu ditutup dengan peluang berbahaya oleh Milan. Hakan Calhanoglu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Untung bagi Juventus, Wojciech Szczesny masih cukup sigap untuk menghalau tembakan pemain asal Turki tersebut.

Babak Kedua

Permulaan Milan di 45 menit kedua lebih baik. Mereka bermain dengan sabar untuk membongkar pertahanan ketat Juventus. Namun usaha yang dilancarkan oleh Samu Castillejo dan Lucas Paqueta masih belum mampu melewati barisan bek Juventus.

Juventus akhirnya mengubah kedudukan! Pada menit ke-61, Miralem Pjanic melepaskan umpan terobosan yang membuat Cristiano Ronaldo lolos dari jebakan offside. Ia tidak menemui kesulitan berarti dan menjebol gawang Donnarumma melalui sundulan. 1-0.

Bianconeri kembali membobol gawang Milan. Blaise Matuidi membantu Paulo Dybala melakukan umpan satu dua, yang berakhir dengan sang penyerang asal Argentina itu lolos dan mencetak gol. Sialnya, wasit menganulir gol tersebut karena Matuidi telah terjebak offside sebelumnya.

Di menit ke-73, mimpi buruk Milan semakin parah. Mereka harus bermain dengan 10 orang setelah wasit menghadiahi kartu merah untuk sang gelandang, Franck Kessie, yang melakukan pelanggaran terhadap Emre Can.

Pada menit-menit akhir, Juventus masih sempat menciptakan peluang berbahaya ke gawang Milan. Tembakan rendah dilepaskan oleh Ronaldo dari jarak jauh, namun Gianluigi Donnarumma masih cukup sigap untuk menghalaunya.

Pertandingan berakhir! Gol tunggal Ronaldo membuat Juventus dinyatakan sebagai pemenang laga Supercoppa Italiana kali ini. Trofi tersebut juga menjadi yang pertama untuknya sejak pindah ke Italia pada bursa transfer musim panas lalu.

Baca Juga: Catat, Aturan dan Jadwal Siaran Langsung Debat Perdana Capres-Cawapres 2019

Sepakbola

Ronaldo Lebih Hebat dari Ibrahimovic di Milan vs Juventus

Published

on

By

Jakarta — Cristiano Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic melepaskan empat tembakan dalam laga AC Milan vs Juventus di Coppa Italia, namun sebuah gol membuktikan CR7 masih lebih tajam.

Dua bintang veteran mewarnai pertandingan semifinal Coppa Italia antara Rossoneri dan Bianconeri. Ronaldo dan Ibrahimovic sama-sama menjadi andalan untuk mencetak gol di kedua kubu.

Ibrahimovic sudah langsung mengancam gawang Juventus ketika pertandingan baru berjalan satu menit melalui sebuah sundulan.

Setelah sundulan yang melenceng dari target pada menit pertama, Ibra kemudian berupaya menuntaskan serangan dalam tiga kesempatan berbeda.

Dari empat upaya yang dilakukan, mantan pemain Juventus itu hanya mampu mencatatkan satu peluang tepat sasaran, yaitu pada menit ke-60.

Ronaldo yang baru memiliki kesempatan menembak pada menit ke-49 juga tidak mampu melepas tembakan yang apik dari skema open play.

Kecuali tendangan penalti yang melaju mulus tanpa hambatan, satu upaya Ronaldo melebar dan dua lainnya diblok.

Salah satu tembakan Ronaldo yang membentur pemain lawan menghasilkan penalti. Pada menit ke-88 sepakan voli Ronaldo dari dalam kotak penalti mengenai tangan Davide Calabria.

Selain dua mantan pemain Manchester United itu, terdapat tiga pemain lain yang juga melepas empat tembakan. Ante Rebic, Theo Hernandez, dan Paulo Dybala. Lima pemain tersebut menjadi pengoleksi peluang terbanyak. Rebic tercatat sebagai pemain paling akurat. Dari empat upaya mencetak gol, semuanya mengarah ke gawang termasuk satu gol yang dibukukan pada menit ke-61.

Duel Ronaldo vs Ibra tak bisa terjadi di leg kedua yang digelar di Turin pada 4 Maret mendatang. Sebab, Ibracadabra harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning. (CNN)

Continue Reading

Sepakbola

Messi Bukan Mesin Seperti Ronaldo, Tak Akan Cocok Main di Liga Inggris

Published

on

By

Striker Barcelona, Lionel Messi, merayakan gol ke gawang Granada (LLUIS GENE / AFP)

Finroll.com, Jakarta – Mantan bintang Arsenal, Emmanuel Petit, bicara perihal kemungkinan Lionel Messi bermain di luar Liga Spanyol, terutama Liga Inggris menyikapi rumor panas yang menyebut megabintang Barcelona itu berpeluang meninggalkan Camp Nou pada musim panas mendatang.

Petit menilai Lionel Messi tak akan cocok bermain di Liga Inggris. Petit memprediksi Messi akan kesulitan jika memutuskan berkiprah di Liga Inggris.

Ada beberapa pertimbangan yang menyebabkan Petit mengambil kesimpulan seperti itu, apalagi jika Cristiano Ronaldo yang jadi acuannya. Satu di antaranya, Messi dinilai tidak memiliki kondisi fisik sama seperti Ronaldo.

“Sejujurnya, saya tak yakin dia akan cocok dengan intensitas sepak bola Inggris,” kata Petit, seiring rumor Messi hijrah ke Manchester City, kepada Daily Mirror.

“Dia tak suka ditempel dan diganjal. Di Spanyol, dia dilindungi,” ucapnya.

“Akan sangat menyenangkan buat penggemar sepak bola Inggris melihatnya bermain, tapi saya tak melihat mengapa klub seperti Manchester City, contohnya, mendatangkan Messi dalam usia 32 atau 33,” lanjutnya.

“Andai City ingin membelinya, mereka semestinya mencobanya beberapa tahun lalu. Messi bukan Cristiano Ronaldo. Secara fisik, dia bukan mesin yang sama (seperti Ronaldo),” ujar pria asal Prancis itu.

“Ronaldo adalah monster, tapi di usia ke-32 tahun, Messi tinggal punya satu atau dua tahun lagi bermain di level tertinggi. Bahkan bermain bersama pemain-pemain hebat di Barcelona, dia tak akan memiliki kecepatan atau kemampuan dribbling yang sama lagi,” tutur Petit.

Di sisi lain, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, berharap agar Lionel Messi bertahan di Barcelona.

“Messi itu pemain Barcelona. Dia akan bertahan di sana. Itu permohonan saya. Saya tak akan bicara soal pemain di klub lain. Saya pikir dia akan mengakhiri kariernya di sana,” kata Pep.(bola.com)

Sumber: As

Continue Reading

Sepakbola

Real Madrid Intip Peluang Dapatkan Raheem Sterling

Published

on

By

Gelandang Manchester United, Nemanja Matic, berebut bola dengan penyerang Manchester City, Raheem Sterling, pada laga Piala Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Rabu (8/1/2020). Manchester United kalah 1-3 dari Manchester City. (AP/Jon Super)

Finroll.com, Jakarta – Real Madrid punya target baru pada musim panas nanti, yakni mendatangkan Raheem Sterling dari Manchester City.

Sterling bisa dikatakan sebagai salah satu winger terbaik di Premier League saat ini. Pemain Timnas Inggris ini berkembang dengan pesat setelah ditangani oleh Pep Guardiola di Etihad Stadium.

Kontribusi Sterling memang tidak main-main. Musim ini, ia membuat 20 gol dan enam assist untuk The Citizens dalam semua kompetisi. The Telegraph mengabarkan, Real Madrid tertarik setelah melihat statistik ciamik Sterling.

Menurut laporan tersebut, sosok Sterling dipersiapkan untuk menjadi pengganti Gareth Bale di skuat El Real. Pemain asal Wales itu diyakini akan hengkang di musim panas nanti. Ia ingin pergi setelah sering berselisih paham dengan sang manajer, Zinedine Zidane.

Real Madrid butuh pemain sayap yang teruji untuk memperkuat tim mereka dan Sterling dianggap mumpuni untuk posisi tersebut.

Kans Besar

Logo Real Madrid (Ist)

enurut laporan tersebut, kans Real Madrid untuk mendatangkan Sterling cukup terbuka lebar.

Kontrak sang winger di Etihad Stadium akan berakhir pada musim panas tahun 2023. Belakangan, manajemen City tengah mencoba memperpanjang kontrak Steerling.

Namun, Sterling masih enggan memperbaharui kontraknya sehingga Real Madrid bisa mencoba membujuknya untuk pindah ke Spanyol.

Untuk mendatangkan Sterling, Real Madrid diyakini butuh mengeluarkan uang dalam jumlah besar. Los Blancos diperkirakan butuh dana sekitar 120 juta pounds untuk mengamankan jasa sang winger.

Sumber: Telegraph

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi, published 10/2/2020)

 

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending