Connect with us

Ragam

Kementerian BUMN: Rudiantara Jadi Dirut Baru PLN

Rudiantara pernah menjadi Wakil Direktur Utama PLN pada 2008-2009.

Published

on


Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara di acara Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia bersama Katadata mengadakan diskusi dan peluncuran buku Indonesia Menuju 5 Besar Dunia di The Ballroom Theater XXI, Jakarta Pusat (12/9).

FINROLL.com, Jakarta — Joko Widodo telah menunjuk Rudiantara menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero). Staf khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga membenarkan kabar tersebut. Rudiantara akan mengisi posisi direktur utama yang ditinggalkan oleh Sofyan Basir.

“Yap Pak Erick juga sudah sampaikan. Pak Rudi yang terbaik,” ujarnya speperti di lancir CNNIndonesia.com, Senin (9/12).

Sebagai informasi, posisi direktur utama PLN saat ini memang kosong. Tugas utama direktur utama perusahaan setrum negara tersebut saat ini dipegang oleh pelaksana tugas.

Kekosongan terjadi setelah Sofyan Basir ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi pembangunan PLTU Riau -1.

Sebelum dipastikan menjadi direktur utama PLN, Rudiantara merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika. Posisi menteri dipegangnya pada masa Kabinet Kerja.

Rudiantara juga pernah menjabat sebagai wakil direktur utama PLN.

Selama menjabat orang kedua di PLN, Rudiantara berperan besar dalam pencarian pendanaan perusahaan, terutama pinjaman untuk proyek pembangkit listrik 10 ribu megawatt. Namun, ia mengundurkan diri pada 22 Desember 2009 lantaran merasa telah cukup berkarier di PLN dan ditawari posisi lain yang patut dipertimbangkan.

Sebelum menjadi Wakil Direktur Utama PLN, Rudiantara sempat mencicipi jabatan di BUMN lain, yakni sebagai Wakil Presiden Direktur PT Semen Gresik Persero. Manuvernya di BUMN juga kentara saat ia menjabat sebagai bos Telkomsel.

Lulusan Universitas Padjajaran itu juga pernah mengecap kursi bos Indosat selama 10-an tahun sejak 1990-an. Dari pengalamannya itu, Rudiantara lalu ditunjuk menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika pada 2014 lalu untuk melengkapi Kabinet Kerja Jokowi.

Sumber Berita : Tempo

Iwan Hidayat Bergabung Dengan Finroll Media Group Tahun 2012

Advertisement

Ragam

Jadwal Peluncuran Konsol PS5 Milik Sony

Published

on

By

Sony umumkan logo konsol PS5 di CES 2020. (Doc: Sony)

Finroll.com, Jakarta – Sony memberikan sinyal terkait waktu peluncuran atau pengenalan ke publik terkait konsol PlayStation 5 (PS5). Sony berencana mengumumkan momen istimewa tersebut pada musim liburan 2020.

Kabar terkini, perusahaan asal Jepang itu mungkin akan memperlihatkan bentuk PS5 lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Hal ini diperkuat dengan pernyataan pengembang dan gim desainer, David Scott Jaffe, yang membuat gim eksklusif PlayStation, seperti Twisted Metal dan God of War.

Dikutip dari akun Twitter-nya via BGR, Sony akan meluncurkan PS5 pada Februari 2020. “Pengumuman PS5 akan berlangsung kurang dari 4 minggu lagi,” tulis Jaffe di akun Twitter-nya.

Sebelumnya, Sony mengonfirmasi tidak akan menghadiri dan menggelar acara khusus di ajang gim terbesar di dunia pada tahun ini, yakni E3 2020. Berdasarkan pengalaman beberapa tahun sebelumnya, pengumuman PS5 di Februar cukup masuk akal.

Sony kali pertama mengumumkan kehadiran konsol gim PS4 pada 21 Februari 2013, lebih awal dari tanggal rilis “liburan” yang dijadwalan perusahaan. Berhubung Microsoft sudah mengumumkan kehadiran Xbox Series X, Sony layak menghadirkan konsol PlayStation 5 ke ranah publik.

Pangsa Pasar

Sony siap merambah pasar mobile dengan ForwardWorks. (Fortune)

Banyak yang memprediksi perbedaan performa PlayStation 5 dan Xbox Series X berhubungan dengan segmen pasar gamer yang disasar. Microsoft menargetkan Xbox Series X untuk gamer hardcore yang mencari konsol berperforma tinggi–dan akan memiliki harga mahal.

Sementara itu, konsol PS5 bakal menyasar gamer umum dengan harga konsol yang lebih terjangkau. Segmen tersebut membuat siapapun tak sabar menunggu bagaimana kemasan konsol PS5.

Disadur dari : Liputan6.com

Penulis / Editor : Yuslianson / Yuslianson

 

Continue Reading

Ragam

Erick Thohir Bantah Bagi-bagi Jabatan Taruh Yenny di Garuda

Published

on

Jakarta — Menteri BUMN Erick Thohir memastikan tidak ada indikasi bagi-bagi jabatan terkait penunjukkan putri pertama Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, sebagai Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, termasuk Komisaris Utama Triawan Munaf.

“Kalau ibu Yenny, gak usah dipertanyakan lah. Kan figur wanita yang bagus. Dengan ibu Yenny, tentu sekarang pramugari, front officer perempuan, paling tidak ada yang melindungi atau ada yang bisa diajak bicara,” tuturnya, usai rapat di Kementerian Pertahanan, Kamis (23/1).

Apalagi, sambung Erick, Yenny memiliki latar belakang sebagai aktivis dan penggerak perempuan, tentu kehadirannya akan membantu para pekerja perempuan.

Namun, Erick membantah penunjukkan Yenny dilakukan untuk menyelesaikan isu terkait pilot dan awak kabin (pramugari) nakal yang santer jadi pembicaraan publik.

“Saya tidak mau komen case per case (kasus per kasus). Tetapi kan apa yang dilakukan pasti kami objektif lah. Bukan karena hal ini dan hal itu,” tegas Erick.

Menurut dia, penunjukan Yenny bukan untuk mewakili pihak manapun. Ia menegaskan kehadiran Yenny mewakili masyarakat di maskapai penerbangan pelat merah tersebut.

Sementara, terkait Triawan Munaf, Erick menyebut penunjukan dilakukan agar perusahaan bisa berinovasi mengikuti perkembangan zaman. “Kalau pak Triawan jelas beliau itu sebuah figur yang berinovasi ya kan industri kreatif dan bisa di era Garuda ini kan persaingannya sudah bukan pesawat saja,” terang dia.

Kemarin, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Dony Oskaria sebagai Wakil Direktur Utama, Tumpal Manumpak Hutapea sebagai Direktur Operasi, Rahmat Hanafi sebagai Direktur Teknik.

Kemudian, Ade R Susardi sebagai Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan Teknologi Informasi, M Rizal Pahlevi sebagai Direktur Niaga dan Kargo, Fuad Rizal sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, dan Aryaperwira Adileksana sebagai Direktur Human Capital.

Sementara, selaku Wakil Komisaris Utama, Elisa Lumbantoruan Komisaris Independen.

Continue Reading

Ragam

Dolar AS “Ngamuk” di Asia, Rupiah Jadi yang Terburuk?

Published

on

Jakarta — Nilai tukar rupiah melemah melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (21/1/2020). Dolar AS sedang mengamuk di pasar Asia, nyaris semua mata uang utama dibuat tak berdaya.

Rupiah membuka perdagangan dengan melemah tipis 0,04% ke Rp 13.630/US$. Pelemahan tersebut terus bertambah hingga 0,26% di level Rp 13.660/US$ pada pukul 12:00 WIB.

Selepas tengah hari, pelemahan rupiah semakin membesar hingga 0,33% ke Rp 13.670/US$. Level tersebut menjadi yang terlemah bagi rupiah pada hari ini, sebelum mengakhiri perdagangan di level Rp 13.650/US$, melemah 0,18% di pasar spot, melansir data Refinitiv.

Hingga pukul 16:10 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang terburuk dengan pelemahan 0,66%, disusul oleh China sebesar 0,55%. Hanya yen Jepang yang mampu menguat 0,18% melawan dolar AS pada hari ini.

Fakta hanya yen yang menguat menunjukkan sentimen pelaku pasar hari ini sedang memburuk dan memilih bermain aman dengan masuk ke aset safe haven. Rupiah dengan pelemahan yang “hanya” 0,18% bisa dikatakan masih cukup bagus apalagi melihat performa rupiah sejak awal tahun yang begitu perkasa.

Berikut pergerakan dolar AS melawan mata uang utama Asia hari ini.

Sentimen Pelaku Pasar Memburuk, Mata Uang Asia Terpuruk
Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending