Connect with us

Ragam

Kenali Gangguan Kesehatan Melalui Mata

Published

on


Finroll.com-  Sebuah pepatah mengatakan, mata adalah jendela jiwa. Mata memang dapat memberi tahu banyak hal tentang seseorang, bahkan bisa menunjukkan kondisi kesehatan tubuh lainnya.

Melalui Boredpanda, berikut ini beberapa tanda masalah kesehatan yang bisa terlihat dari mata seseorang. Silakan cek, dan ketika sudah mengetahui tanda-tanda dan mengalami masalah serius, penangan oleh tenaga medis harus dilakukan.

Bintil Permanen

Benjolan atau bintil pada kelopak mata terkadang muncul secara tiba-tiba. Kondisi ini terjadi karena kelenjar sebaceous yang tersumbat dan biasanya hilang dalam beberapa hari.

Tapi, kondisi bintil ini mungkin berlanjut dan menyebabkan ketidaknyamanan yang serius. Ketika kondisi ini sering muncul atau bertahan lama, itu bisa menunjukan gejala karsinoma kelenjar sebaceous.

Coba perhatikan, apakah bintil itu bertahan lama dan sering muncul di tempat yang sama? Bila jawabannya ya, sudah saatnya untuk mengunjungi dokter.

Kehilangan Alis

Ada banyak alasan seseorang kehilangan alis, mulai dari penuaan, stres, atau kekurangan nutrisi. Alopecia areata atau kebotakan spot tertentu bisa menjadi alasan lain, meskipun masalah ini terjadi tidak lebih dari 0,1 persen populasi.

Alasan yang lebih masuk akal untuk kehilangan alis adalah hipotiroidisme atau kekurangan hormon tiroid akut. Dalam kasus ekstrim dapat menyebabkan kerontokan rambut pula. Ketika rambut dan alis terus menipis, lebih baik mengunjungi dokter dan memeriksa keadaan kelenjar tiroid.

Pandangan Kabur

Banyak dari masyarakat yang menghabiskan berjam-jam di depan komputer baik di rumah atau di tempat kerja. Kebiasaan ini menyebabkan mata terbakar atau penglihatan kabur.

Kondisi itu sering terjadi, sehingga ada istilah khusus dalam praktik medis yang menggambarkan masalah penglihatan yang berhubungan dengan komputer, ponsel, atau penggunaan e-book yang berkepanjangan. Istilah tersebut adalah “ketegangan mata digital” atau “sindrom mata kering.”

Titik Buta

Hal yang cukup mengerikan ketika terdapat titik atau area buta pada mata. Ini mungkin cukup sering terjadi, dan bisa menunjukkan migrain, terutama jika gambar yang didapatkan disertai dengan titik-titik berkilau atau garis bergelombang. Biasanya, titik buta bersamaan dengan sakit kepala.

Mata Bengkak

Terkadang mata terasa bengkak atau penuh, membuat penglihatan sedikit tidak nyaman. Menggosok dan berkedip beberapa kali sering kali membuat kondisi mata menjadi lebih baik.

Saat masalah tersebut sering terjadi, dan merasa mata benar-benar berisi, itu bisa menjadi gejala penyakit mata tiroid, karena kondisi tiroid yang terlalu aktif. Kesulitan menutup mata pun adalah satu gejala yang bisa membuat mata tampak menonjol dan terjadi pada 30 persen kasus.

Putih Kekuningan

Ketika menatap cermin, wajah merupakan bagian tubuh yang tidak akan terabaikan untuk dilihat. Ketika ada masalah bagian putih mata mulai kekuningan, seharusnya bisa dikenali dengan cepat.

Baik orang dewasa dan bayi baru lahir dengan fungsi hati yang tidak berkembang dapat menghadapi penyakit kuning ini. Kondisi itu juga dapat dihubungkan dengan keadaan kantong empedu atau saluran empedu.

Visi Kabur Penderita Diabetes

Penderita diabetes harus memberikan perhatian khusus pada kesehatan tubuh dan penglihatan. Salah satu masalah penglihatan yang bisa terjadi adalah retinopati diabetik.

Kondisi itu merupakan keadaan yang disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah di jaringan retina fotosensitif. Ini mungkin menjadi alasan penglihatan menjadi lebih kabur.

Penglihatan Terganggu atau Berawan

Setiap perubahan penglihatan adalah bel yang membutuhkan tanggapan secara cepat. Merasa penglihatan tiba-tiba terganggu, mendung, atau bahkan menghilang sejenak, segera dapatkan bantuan medis karena gejala-gejala ini seringkali merupakan tanda-tanda awal stroke

Bulutangkis

Taklukkan Shesar Hiren, Anthony Ginting Kampiun PBSI Home Tournament

Published

on

By

Anthony Sinisuka Ginting menjuarai Mola TV PBSI Home Tournament setelah di final mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito, Jumat (10/7/2020). (PBSI)

Finroll.com, Jakarta – Unggulan pertama, Anthony Sinisuka Ginting, merebut gelar juara pada ajang Mola TV PBSI Home Tournament. Bertanding pada final di Pelatnas Cipayung, Jumat (10/7/2020), Anthony mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito dua gim langsung, 21-19, 21-15.

Tak hanya di final, Anthony Sinisuka Ginting tampil baik di semua pertandingan sepanjang Mola TV PBSI Home Tournament. Ia bahkan tak pernah kehilangan satu gim pun. Menikmati setiap permainannya menjadi kunci bagi Anthony untuk tampil cemerlang.

“Puji Tuhan saya bisa menyelesaikan turnamen ini dengan baik. Kuncinya coba menikmati permainan meskipun ini home tournament, tapi saya anggap seperti turnamen resmi. Apalagi sudah hampir empat bulan tidak ada turnamen. Dari pikiran, mental dan semuanya disiapin banget,” ujar pemain asal klub SGS PLN Bandung ini, melalui rilis dari PBSI.

Anthony sempat tertinggal di awal gim pertama. Namun pelan-pelan ia mulai menyusul dan balik mengungguli Shesar. Anthony bisa meredam serangan-serangan Shesar yang cukup tajam.

“Waktu ketinggalan itu saya terburu-buru mau dapat poin, mau menyerang tapi pertahanan Shesar sudah siap,” ungkap Anthony.

“Dari permainan depan netnya jangan sampai ketinggalan. Saya lebih mengontrol pergerakan dia dan maksimalkan perhitungan dari panjang lebar lapangan untuk akurasi pukulan saya. Jangan sampai Shesar netting dan pengembalian saya ke atas. Dia kan pemain menyerang, jadi saya berusaha meredam semua kelebihan dia,” beber Anthony Sinisuka Ginting.

Shesar Akui Keunggulan Anthony

Meskipun tampil cemerlang di turnamen ini, Anthony tetap mengevaluasi performanya dan mempersiapkan diri lebih baik lagi jelang turnamen resmi.

“Saya harus kurangi kesalahan sendiri, mental dan fokus yang paling utama. Dari pertandingan pertama sampai final ini, masih banyak bola-bola saya yang enggak seharusnya mati malah mati. Kalau fokus hilang sedikit bisa banyak poin yang hilang,” ujar Anthony.

Sementara itu, Shesar mengatakan Anthony lebih taktis dan efisien dalam melakukan serangan, sehingga membuatnya kesulitan.

“Di gim pertama saya sudah memimpin dan kehilangan fokus. Saya kurang disiplin dan gampang memberi bola serangan buat Anthony. Pada gim kedua saya mau mempercepat permainan tapi kurang taktis dibanding Anthony,” ucap Shesar.(Bola.com)(GE)

Continue Reading

Ragam

Arab Saudi Mulai Pendaftaran Haji Bagi Warga Asing

Published

on

FINROLL.COM. Pemerintah Arab Saudi memulai proses pendaftaran calon jemaah haji bagi warga asing yang bermukim di sana mulai hari ini, Senin (6/7).

Mereka memperkirakan persentase warga asing yang beribadah haji pada tahun ini mencapai 70 persen dari total keseluruhan jemaah, setelah pemerintah setempat memutuskan menggelar ibadah tahunan itu secara terbatas akibat pandemi virus corona.

Seperti dilansir AFP, Arab Saudi hanya mengizinkan sekitar seribu warga asing yang sudah berada di sana untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Mereka akan memulai rangkaian ibadah pada akhir bulan ini.

Menurut keterangan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, proses pendaftaran calon haji bagi warga asing akan digelar sampai Jumat (10/7) mendatang. Mereka harus mendaftar melalui situs kementerian di https://localhaj.haj.gov.sa.

Warga asing yang diizinkan beribadah haji hanya yang berusia 20 sampai 65 tahun. Mereka juga harus dinyatakan tidak memiliki penyakit bawaan seperti diabetes atau jantung.

Sedangkan warga Saudi yang diizinkan melakukan ibadah haji kemungkinan besar hanya mencapai 30 persen dari jumlah keseluruhan jemaah. Para tenaga medis dan keamanan yang baru sembuh dari Covid-19 diperkenankan menunaikan ibadah haji.

“Mereka akan diseleksi berdasarkan basis data siapa saja yang sembuh dari infeksi virus,” demikian keterangan Kementerian Haji dan Umrah seperti dikutip dari kantor berita Arab Saudi, Saudi Press Agency.

Seluruh calon jemaah haji wajib menjalani pemeriksaan virus corona sebelum diizinkan memasuki Mekah. Setelah beribadah haji, mereka juga harus menjalani karantina.

Keputusan Arab Saudi menggelar haji terbatas menuai beragam tanggapan. Sebagian memuji langkah itu, tetapi pihak lainnya menyatakan kecewa karena Saudi tidak melakukan dialog dan menetapkan keputusan sepihak.

Di sisi lain, kasus infeksi virus corona di Arab Saudi sampai saat ini tercatat mencapai lebih dari 213 ribu orang, dengan hampir 2.000 pasien di antaranya meninggal.

Continue Reading

Ragam

Syarat Rapid Test Digugat, Gugas Covid Diadukan ke Ombudsman

Published

on

FINROLL.COM.Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dilaporkan ke Ombudsman RI terkait syarat rapid test bagi penumpang yang akan bepergian menggunakan transportasi publik di tengah pandemi virus corona (covid-19). Sebelumnya ia telah menggugat aturan syarat rapid test tersebut ke Mahkamah Agung.

Syarat rapid test ini tertuang dalam Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 9 Tahun 2020 bagi penumpang yang akan bepergian menggunakan pesawat, kereta api, maupun kapal laut.

“Kami mengadukan Gugus Tugas ke Ombudsman terkait aturan perubahan kewajiban rapid test bagi penumpang transportasi umum seperti diatur dalam SE Nomor 9 Gugus Tugas,” ujar pelapor, Muhammad Sholeh, melalui keterangan tertulis yang diterima, Selasa (7/7)

Diketahui, ketentuan dalam Surat Edaran tersebut mengubah masa berlaku rapid test yang semula tiga hari menjadi 14 hari. Ketentuan ini berlaku pula untuk masa berlaku tes PCR yang semula tujuh hari menjadi 14 hari.

“Meski sudah diubah dari tiga hari menjadi 14 hari tetap menyusahkan penumpang. Kami menuntut dihapus kewajiban rapid test, bukan diubah masa berlakunya,” katanya.Sholeh tak mempermasalahkan masa berlaku tes tersebut. Namun menurutnya kewajiban rapid test itu menyusahkan penumpang yang akan bepergian.

Sholeh menilai, Gugus Tugas tak berwenang mengatur syarat penumpang. Menurutnya, ketentuan tentang penumpang yang akan bepergian di tengah pandemi menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan.

“Kebijakan rapid test berbiaya mahal ini sangat merugikan calon penumpang. Sebab tidak semua penumpang orang kaya,” ucap Sholeh.

Ia juga mengkritik pihak maskapai penerbangan yang saat ini mengadakan rapid test dengan biaya murah. Sholeh khawatir rapid test itu sekadar menjadi kepentingan bisnis alih-alih kesehatan.

“Ini sangat berbahaya sebab maskapai bukan rumah sakit, bukan lab kesehatan, sehingga tidak berwenang menggelar rapid test,” tuturnya. Sholeh sebelumnya telah menggugat kewajiban rapid test ke Mahkamah Agung (MA) dengan berpedoman pada SE Gugus Tugas Nomor 7 Tahun 2020. Dalam Surat Edaran tersebut masih mengatur masa berlaku hasil rapid test negatif tiga hari dan tes PCR tujuh hari.Laporan ini disampaikan Sholeh pada Senin (6/7) sore secara daring. Ia meminta Ombudsman segera menginvestigasi syarat wajib rapid test bagi penumpang agar dihapus.

Tak lama muncul Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2020 yang mengubah masa berlaku hasil rapid test dan tes PCR menjadi 14 hari.

 

 

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending