Connect with us
[adrotate group="1"]

News

Kereta Gantung Jalur Puncak Disiapkan Sebagai Solusi Kemacetan

Published

on


Selain wacana jalur Puncak II sebagai solusi untuk mengurai kemacetan di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, ada solusi lain yang tengah dibahas. Solusi tersebut, yakni menyiapkan moda transportasi kereta gantung.

Bahkan solusi pengadaan kereta gantung sudah dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat. Hal itu diakui oleh salah satu anggota DPRD Jabar, Imam Budi Hartono.

“Soal kereta gantung sudah kita godok dan ada di rencana tata ruang Jabar,” kata dia di Depok, Kamis, 10 Oktober 2019, seperti dikutip dari VIVAnews.

Imam menuturkan, kereta gantung akan disiapkan di sepanjang jalur Puncak dengan tujuan ke sejumlah lokasi wisata. Dengan begitu, masyarakat yang ingin melanjutkan perjalanan bisa memarkirkan kendaraan mereka di sejumlah kantung parkir yang disiapkan.

Namun, wacana kereta gantung saat ini masih dalam tahap kajian. Begitu juga soal anggaran yang dibutuhkan hingga pihak ketiga yang dilibatkan untuk mewujudkan rencana itu.

“Tinggal siapa pihak ketiga yang mau berinvestasi karena pemerintah di mana pun tidak bisa hanya mengandalkan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah). Harus ada pihak ketiga, baik itu CSR atau pun penanaman modal,” ujarnya.

Di samping kereta gantung, dia juga berharap supaya jalur Puncak II bisa secepatnya direalisasikan. Dengan demikian, bisa dimasukkan dalam rencana tata ruang Jabar yang baru.

“Sudah kami bahas, termasuk di dalamnya ada pengembangan otonomi baru, Bogor timur. Intervensi sudah kami lakukan, mudah-mudahan bisa dipercepat,” ucap Imam.

Mengenai anggaran yang dibutuhkan untuk proyek ini, dia mengaku belum mengetahuinya secara pasti lantaran belum ada putusan. Namun, menurut Imam, proyek ini penting untuk segera direalisasikan lantaran di Puncak tak bisa dilakukan rekayasa lalu lintas.

Nasional

Anies Jalani Isolasi Mandiri Setelah Dinyatakan Positif Covid-19

Published

on

FINROLL.COM –  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengonfirmasi dirinya dinyatakan positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil tes usap PCR yang keluar pada Selasa (1/12/2020) dini hari.

Meski dikonfirmasi positif Covid-19, Anies bakal tetap bekerja memimpin rapat-rapat virtual dan melakukan isolasi mandiri.

Adapun, pada Senin siang (30/11/2020), Anies memang telah melaksanakan tes usap PCR di Balai Kota DKI Jakarta. Sebelumnya, pada Rabu (25/11), Gubernur Anies juga telah melakukan tes usap PCR rutin dan saat itu hasilnya juga negatif.

Setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dinyatakan positif Covid-19, Anies juga sempat melakukan tes usap antigen dan hasilnya negatif pada Minggu (29/11/2020). Dia mengaku intens bertemu dengan Ariza untuk melaksanakan rapat berdua.

“Setelah berkonsultasi dan sesuai dengan arahan dokter, saya akan menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan tim medis,” ujarnya pada Selasa (1/12/2020).

Saat ini, lanjut Anies, seluruh kontak erat, baik keluarga maupun staf yang ada di kantor, telah dilakukan tes usap PCR.

“Isolasi mandiri akan saya lakukan di tempat yang terpisah dengan keluarga dan akan saya tinggali sendiri. Sementara keluarga akan tetap di kediaman pribadi,” ujarnya.

 

Continue Reading

Peristiwa

Said Aqil Jalani Perawatan Intensif Usai Positif Covid-19

Published

on

FINROLL.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj tengah menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Jakarta usai dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada Sabtu (28/11) lalu.

Kabar itu diutarakan Ketua Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas. Menurut dia, ketuanya tersebut dalam kondisi yang baik.

“Alhamdulillah saat ini beliau dalam kondisi baik, sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta dengan perawatan intensif,” tutur Robikin saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (30/11).

Robikin menuturkan, Said meminta pengurus PBNU untuk menyampaikan perkembangan kondisinya setelah dinyatakan positif Covid-19. Said juga sekaligus meminta agar masyarakat bersedia memanjatkan doa terbaik untuk kondisinya saat ini.

“Atas arahan beliau kami diminta menyampaikan kabar ini dengan harapan dan mohon doa bapak ibu sekalian, mohon doa dan kesembuhan dan kekuatan beliau menjalani masa-masa ke depan,” kata Robikin.

Said memang tak menutupi perihal hasil swab test PCR atau tes usap milik dirinya yang menunjukkan positif Covid-19. Robikin menuturkan, Said pun mengungkapkan bahwa tertular Covid-19 bukanlah sebuah aib yang mesti ditutup-tutupi.

Siapa saja, dengan latar belakang apapun bisa terpapar. Untuk itu kata Robikin, Said berpesan agar siapapun tertib menerapkan protokol kesehatan sehingga membentengi diri agar tidak terpapar virus corona.

“Covid-19 ini bukan aib, bukan hal buruk dan bisa menimpa siapa saja dari latar belakang apa saja,” tutur Robikin.

Ia juga menyampaikan, tengah menunggu hasil swab test PCR yang dilakukannya lantaran sempat melakukan kontak langsung dengan Said Aqil.

“Dan karena memiliki riwayat kontak langsung dengan beliau, saya sendiri sedang menunggu hasil swab PCR,” kata Robikin.

Sebelumnya Sekretaris Pribadi Said Aqil, M Sofwan Erce menyatakan bahwa Ketua Umum PBNU tersebut terpapar Covid-19. Informasi ini disampaikan melalui video yang diunggah di akun Youtube Kang Said Official–yang merupakan akun resmi Said Aqil, Minggu (29/11).

“Izinkan saya menyampaikan kabar berita bahwasanya pada Sabtu 28 November pada pukul 19.30, hasil PCR Swab dari Al Mukarom Prof Dr KH Said Aqil Siradj menunjukkan hasil positif,” kata Sofwan.

Sumber Berita : CNN INDONESIA

Continue Reading

Nasional

Wagub DKI Ahmad Riza Positif Covid-19

Published

on

FINROLL.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan testing kepada setiap warga, tanpa terkecuali, khususnya kepada setiap warga Jakarta yang memiliki mobilitas tinggi sehingga memiliki potensi terpapar virus COVID-19.

Hal itu pula yang dilakukan kepada seluruh jajaran di internal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Hasil PCR Test terkini dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menunjukkan, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria terkonfirmasi positif COVID-19 dan tetap dalam kondisi baik. Sesuai arahan dokter, saat ini Wagub Ariza menjalani isolasi mandiri.

“Alhamdulillah, meskipun hasil testing pada Jumat (27/11) kemarin menunjukkan positif COVID-19, namun kondisi saya tetap dalam keadaan baik dan terkendali. Baik staf dan seluruh anggota keluarga saya juga sudah menjalani tes usap. Sebagaimana prosedur kesehatan yang telah ditetapkan WHO, bagi setiap pasien terkonfirmasi positif COVID-19 wajib melakukan isolasi mandiri dan tetap dalam pengawasan tenaga kesehatan, baik di level puskesmas hingga rumah sakit,” ujar Wagub Ariza dalam siaran pers, Minggu (29/11/2020).

Diketahui, Ariza sebelumnya melakukan dua kali tes usap (PCR Test), yaitu pada Kamis (26/11) dengan hasil negatif, dan lalu dilanjutkan tes yang sama pada Jumat (27/11) dengan hasil terkonfirmasi positif. Adapun berdasarkan hasil dari contact tracing Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Wagub Ariza terkonfirmasi positif COVID-19 karena tertular dari staf pribadinya yang sebelumnya tertular dari lingkungan keluarga staf tersebut.

“Jadi, temuan positif COVID-19 ini adalah dari lingkungan pekerjaan, di mana ada staf saya yang tertular dari klaster keluarganya. Ini tentu menjadi perhatian kita semua untuk lebih menjaga kedisiplinan protokol kesehatan hingga di dalam keluarga sekalipun,” ujar Ariza.

Ariza berharap dengan adanya kasus konfirmasi positif COVID-19 ini, warga Jakarta untuk semakin meningkatkan disiplin protokol kesehatan, yaitu Menggunakan masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan.

“Mohon doanya agar kita semua dalam kondisi sehat wal’afiat. Jakarta belum terbebas dari pandemi COVID-19. Jangan ragu dan takut untuk saling mengingatkan Protokol 3M. Tetap tingkatkan iman, imun, dan aman bahkan hingga di dalam lingkup keluarga kita,” pesan Wagub Ariza.

Sumber Berita : CNBC INDONESIA

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending