Connect with us

Nasional

KPK Panggil Putra Yasonna Laoly Terkait Suap Wali Kota Medan

Published

on


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Yamitema Tirtajaya Laoly terkait dugaan suap proyek dan jabatan yang menjerat Wali Kota Medan Nonaktif, Tengku Dzulmi Eldin. Yamitema merupakan anak dari Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly. Ia akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Direktur PT Kani Jaya Sentosa.

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi,” ujar Plh. Kepala Biro Humas KPK Chrystelina GS melalui pesan tertulis, Senin (11/11).

Selain itu, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap istri Dzulmi Eldin, Rita Maharani. Ia juga akan diperiksa untuk tersangka yang sama.

Pada pemeriksaan saksi-saksi sebelumnya, penyidik mendalami informasi mengenai sumber dana yang dipakai Dzulmi Eldin untuk melakukan perjalanan ke Jepang.

Dalam perkara ini pula Tim KPK telah melakukan penggeledahan di rumah Anggota DPRD Sumatera Utara, Akbar Himawan Bukhari. Akbar pun sudah dicegah ke luar negeri sejak 5 November 2019.

Dalam perkara ini, Dzulmi Eldin diduga menerima sejumlah uang dari Kadis PUPR Isa Ansyari. Pertama, Isa memberikan uang tunai sebesar Rp20 juta setiap bulan pada periode Maret-Juni 2019. Pada 18 September 2019, Isa juga memberikan uang senilai Rp50 juta kepada Dzulmi.

Pemberian pertama terkait suap jabatan lantaran Dzulmi Eldin telah mengangkat Isa sebagai kepala dinas. Pemberian kedua terkait perjalanan dinas Dzulmi Eldin ke Jepang yang juga membawa keluarganya.

Pada Juli 2019, Dzulmi Eldin melakukan perjalanan dinas ke Jepang didampingi beberapa kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Perjalanan dinas dilakukan dalam rangka kerja sama ‘sister city’ antara Kota Medan dan Kota Ichikawa di Jepang.

Dalam perjalanan dinas tersebut, di luar rombongan Pemerintah Kota Medan, Dzulmi Eldin mengajak serta istri, dua anak, dan beberapa orang lainnya yang tidak berkepentingan.

Keluarga Dzulmi Eldin bahkan memperpanjang waktu tinggal di Jepang selama tiga hari di luar waktu perjalanan dinas. Selama masa perpanjangan tersebut, mereka didampingi Kasubbag Protokol Pemerintah Kota Medan, Syamsul Fitri Siregar.

Selain Tengku Dzulmi Eldin, KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya yaitu sebagai pemberi IAN (Isa Ansyari) Kepala Dinas PUPR Kota Medan dan SFI (Syamsul Fitri Siregar) Kepala Bagian Protokoler Kota Medan. Sebelum ditetapkan tersangka, mereka terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Nasional

Kepala Dinas di Jabar Wafat Positif Corona, 134 PNS Tes PCR

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta –  Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan tes swab polymerase chain reaction (PCR) terhadap 134 pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Kelautan dan Perikanan Jabar. Tes ini dilakukan menyusul meninggalnya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jabar, Mochamad Solihin karena positif virus corona awal bulan ini.

“Jadi sekarang kita ada tes untuk ratusan pegawai. Untuk hasil swab belum bisa didapatkan hari ini, kemungkinan baru besok hasil swab perlahan didapatkan,” kata Eri, Senin (6/7).

Adapun pengetesan swab dilakukan oleh tim dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jabar.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Jabar Daud Achmad mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan tes kepada anggota keluarga Solihin. Dari pengetesan tersebut hasilnya dua anggota keluarga almarhum turut positif Covid-19.

“Dua orang yang positif,” kata Daud.

Ia pun memastikan anggota keluarga yang positif telah diisolasi di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Sedangkan, anggota keluarga lainnya yang dites swab turut diisolasi namun di kediamannya masing-masing.

Saat ini, kata dia Gugu Tugas akan terus melakukan pelacakan kontak dalam kasus Solihin.

“Tracing terus dilakukan dan ditindaklanjuti dengan langkah yang diperlukan misalnya swab, isolasi, dan sebagainya,” ujar Daud.

Diketahui Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Mochamad Solihin meninggal dunia pada 1 Juli 2020 lalu. Ia sempat merasakan gejala demam pada 26 Juni lalu kemudian dirujuk ke rumah sakit sesuai prosedur penanganan Covid-19.

Sehari setelahnya, Solihin menjalani tes swab dan hasilnya keluar pada 29 Juni, yakni positif virus corona. Ia lalu menjalani isolasi di RS Santo Borromeus dan meninggal dunia pada 1 Juli.

Penjabat sementara Wali Kota Bandung pada 2018 itu kemudian dimakamkan dengan menggunakan protokol Covid-19.(cnnindonesia.com)

Continue Reading

Nasional

3.586 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Sembuh

Published

on

By

Ilustrasi. Petugas medis bersiap di ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (ANTARAFOTO/KOMPAS/HERU SRI KUMORO)

Finroll.com, Jakarta – Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, mencatat hingga 5 Juli 2020 sebanyak 3.586 orang pasien Covid-19 telah sembuh.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (5/7), mengatakan jumlah pasien sembuh merupakan akumulasi dari pencatatan sejak 23 Maret 2020.

“Sejak 23 Maret-5 Juli 2020, pasien terdaftar sebanyak 5.393 orang, pasien sembuh 3.586 orang,” katanya seperti yang dikutip dari Antara.

Pasien yang harus dirujuk ke RS lain sebanyak 148 orang, sedangkan tiga pasien meninggal dunia.

Data terbaru, jumlah pasien yang dirawat inap di RSD Wisma Atlet saat ini sebanyak 667 orang, terdiri atas 349 pria dan 318 wanita.

Pasien yang dinyatakan positif COVID-19 dari hasil swab sebanyak 648 orang dan 19 orang positif dari tes rapid, sementara pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) nihil.

Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai RS Darurat COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 23 Maret 2020 yang memiliki total kapasitas untuk menampung 12 ribu orang.

Tak hanya di RSD Wisma Atlet, Aris juga menyampaikan data terbaru pasien sembuh COVID-19 yang dirawat di RS Khusus Infeksi di Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

RSKI Pulau Galang mencatat pasien rawat inap sebanyak 104 orang (72 pria dan 32 perempuan), terdiri atas 21 pasien positif COVID-19, 13 orang PDP, dan ODP sebanyak 70 orang.

Rekapitulasi mulai 12 April-5 Juli 2020, pasien terdaftar sebanyak 343 orang, dan 237 pasien sudah diperbolehkan pulang atau memilih isolasi mandiri.

Ada dua pasien yang memerlukan rujukan ke RS lain, sementara pasien yang meninggal dunia nihil.

RSKI Pulau Galang yang dibangun sejak 9 Maret 2020 untuk mengantisipasi melonjaknya pasien COVID-19 di Indonesia, telah diresmikan operasionalnya pada 6 April 2020.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan kasus COVID-19 pada Sabtu (4/7) bertambah 1.447 positif terinfeksi SARS-CoV-2, sedangkan 651 pasien sembuh.

“Sehingga total positif 62.142 dan 28.219 sembuh,” kata Yuri dalam jumpa pers daring.

Jumlah pasien yang meninggal karena COVID-19 menjadi 3.089 orang setelah bertambah 53 orang. Hingga saat ini, jangkauan diagnosis spesimen total diperiksa 894.428 sampel.

Sumber : Cnnindonesia.com

Continue Reading

Nasional

833 Pedagang Pasar Tradisional Positif Corona

Published

on

By

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mencatat 833 pedagang pasar terjangkit virus corona, 35 di antaranya meninggal dunia. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso).

Finroll.com, Jakarta – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mencatat 833 pedagang pasar tradisional terinfeksi virus corona (covid-19) per Minggu (5/7) atau terjadi penambahan 65 kasus baru. Sebanyak 35 orang di antaranya meninggal dunia.

Berdasarkan data Ikappi, ratusan kasus positif tersebut tersebar di 164 pasar di 72 kabupaten/kota dan 24 provinsi di Indonesia. Kasus terbanyak masih di wilayah DKI, yaitu 217 kasus positif di 37 pasar.

“DPP Ikappi menilai banyak hal yang perlu di evalusi bersama. Bukan hanya pemerintah daerah tetapi juga kami para pedagang pasar, juga perlu mengevaluasi atas apa yang sudah kami lakukan beberapa saat terakhir,” ujar Ketua Bidang Organisasi DPP Ikappi Muhammad Ainun Najib dalam keterangan resminya.

Ikappi menilai peran pemerintah daerah atau pengelola pasar menjadi sangat penting untuk saat ini. Keberpihakan terhadap pasar tradisional dengan melakukan pencegahan terhadap covid-19 menjadi kunci penyebaran itu bisa di hentikan.

Menurut Ikappi, data 164 pasar dari total keseluruhan 14 ribu pasar di Indonesia, masih terlampau kecil. Memang hingga saat ini sudah lebih dari 500 pasar yang telah melakukan rapid test dan/atau swab test, tapi jika jumlahnya bisa diperbanyak upaya memangkas mata rantai penyebaran bisa lebih ditingkatkan.

Najib mengingatkan apabila pedagang sehat maka ekonomi daerah juga akan terus bangkit.

“Upaya-upaya seperti ini yang harus kita dorong bersama agar ada kesamaan pandangan dan visi bahwa kita harus menghentikan penyebaran covid-19 di pasar traditional,” imbuhnya.

Hal kedua yang tak kalah penting, menurut Ikappi, adalah sosialisasi penggunaan masker dan juga edukasi bahaya covid-19 bersama para pedagang.

“Libatkan pedagang dalam setiap kebijakan yang di ambil, sehingga itu dapat dijalankan secara bersama sama. Untuk terciptanya kesadaran diri dari pedagang yang dimulai dari keterlibatannya terhadap program yang di jalankan oleh pemerintah daerah,” tandas Najib.(cnnindonesia.com)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending