Connect with us

Sepakbola

Lionel Messi: Real Madrid Lebih Sulit Dihadapi di Camp Nou

Published

on


Finroll.com, Jakarta – Megabintang Barcelona, Lionel Messi, menyebut Real Madrid merupakan lawan yang lebih sulit dihadapi di Camp Nou ketimbang di Santiago Bernabeu.

Duel El Clasico edisi pertama musim ini akan tersaji di Camp Nou pada Rabu (18/12/2019) malam waktu setempat. Laga ini merupakan partai tunda, karena seharusnya dihelat pada November kemarin.

Pertandingan urung dilaksanakan akibat situasi politik yang memanas. Publik Barcelona dikhawatirkan bakal memanfaatkan laga tersebut untuk menyuarakan kemerdekaan Catalonia dari Spanyol.

Saat ini, Barcelona berada di peringkat pertama klasemen sementara La Liga dengan nilai 35. Sementara itu, Real Madrid ada di peringkat kedua dan hanya kalah selisih gol dari Barca.

Barcelona memiliki rekor tandang yang apik saat bermain di Santiago Bernabeu, markas Real Madrid. Mereka mampu menang empat kali beruntun di sana.

Messi lantas memberikan penjelasan jika melawan Los Blancos di Bernabeu memang lebih mudah ketimbang di Camp Nou. Sebab, Madrid bermain lebih terbuka di markasnya sendiri.

“Ketika kami bermain di Bernabeu, lebih banyak ruang dihasilkan. Mereka lebih sering menyerang kami, karena mereka memiliki kewajiban sebagai tim tuan rumah dan orang-orang mendorong mereka untuk itu,” ujar Lionel Messi.

Pertahanan Lebih Rapat

Proses terjadinya gol yang dicetak striker Barcelona, Lionel Messi, ke gawang Real Madrid pada laga La Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Barcelona, Minggu (6/5/2018). Kedua klub bermain imbang 2-2. (AFP/Josep Lago)

La Pulga menambahkan begitu bermain di Camp Nou, El Real langsung mengubah taktiknya. Los Blancos tak lagi bermain menyerang dan terbuka seperti saat di Santiago Bernabeu.

Pertahanan mereka pun jadi lebih rapat. Alhasil tak banyak ruang yang bisa dieksploitasi.

“Di Camp Nou, mereka memainkan jenis pertandingan lain, duduk sedikit lebih jauh ke belakang, mereka lebih dekat bersama dan melakukan serangan balik, karena mereka memiliki pemain yang sangat cepat di depan,” ucap Lionel Messi.

“Di Bernabeu, kami bermain 90 menit saling serang. Di sini pertandingan menjadi lebih rapat dan lebih rumit,” sambung kapten Timnas Argentina itu.

Musim lalu, Barcelona menghajar Real Madrid dengan skor 5-1 di Camp Nou di La Liga. Namun di pentas Copa del Rey, Barca ditahan 1-1 Madrid.(bola.com)

Sumber asli: Marca

Sepakbola

Manchester United Putuskan Tak Beri Kontrak Baru buat Nemanja Matic

Published

on

By

Gelandang Manchester United, Nemanja Matic, tampak kecewa usai dikalahkan Chelsea pada laga final Piala FA 2017-2018 di Stadion Wembley, Sabtu (19/5/2018). Chelsea menang 1-0 atas Manchester United. (AFP/Ian Kington)

Finroll.com, Jakarta – Kontrak Nemanja Matic di Manchester United akan berakhir pada musim panas ini. Terkait dengan itu, tim berjuluk Setan Merah itu, memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak lebih dari satu tahun lagi.

Calciomercato mengklaim gelandang ini terbuka dengan gagasan untuk melanjutkan masa kerjanya di markas Manchester United di Old Trafford. Tapi, kabarnya skuat Ole Gunnar Solskjaer tidak memiliki rencana untuk menjaga mantan pemain Chelsea itu di luar musim ini.

Pasalnya, Matic akan berusia 32 sebelum dimulainya musim 2020/21, sedangkan saat ini ia berpenghasilan 10 juta euro per tahun. Karena itu, masa depannya di United diragukan dan agennya sudah mulai mencari tujuan baru.

Agen Matic mengklaim sedang mengusulkan kliennya memilih klub yang masuk daftarnya, termasuk AC Milan, Juventus, dan Inter Milan.

Namun, Milan segera menjawabnya bahwa mereka tidak tertarik untuk merekrut gelandang Manchester United tersebut. Sedangkan, Juventus telah menunda membuat keputusan tentang Matic karena Fabio Paratici ingin mengetahui situasi para gelandang tengah klub Turin ini.

Bek Manchester United, Harry Maguire (kanan) berselebrasi dengan gelandang Nemanja Matic usai mencetak gol ke gawang Chelsea pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge, London (18/2/2020). MU menang 2-0 atas Chelsea. (AFP Photo/Glyn Kirk)

Inter Milan belum menutup pintu pada Matic. Namun, Antonio Conte telah mengindikasikan bahwa Nerazzurri akan berusaha untuk mendatangkan pemain yang memiliki kualitas berbeda dengan pemain United.

Matic sendiri mengaku ingin bertahan di Man United. Gelandang asal Serbia itu mengatakan, MU selalu menjadi prioritasnya.

“Opsi pertama saya selalu Red Devils, tetapi jika mereka memutuskan yang lain, selalu ada solusi,” kata Matic seperti dilansir Sportskeeda.

Dibawa Mourinho

Gelandang Manchester United, Nemanja Matic berebut bola dengan bek Norwich City, Aarons pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Old Trafford (11/1/2020). MU menang telak 4-0 atas Norwich. (Martin Rickett/PA via AP)

Matic termasuk gerbong pemain yang dibawa Jose Mourinho saat melatih Man United dari Juli 2016 hingga Desember 2018. Ia diboyong bersama dengan Romelu Lukaku, Fred, dan Henrikh Mkhitaryan.

Menurut catatan statistik, Matic telah bermain 104 kali di Setan Merah dan mencetak empat gol. Sayang, ia belum mempersembahkan trofi bagi Setan Merah.

 

Sumber asli: Calciomercato

(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Paul Pogba: Liverpool Layak di Puncak Klasemen, tetapi…

Published

on

By

Gelandang Liverpool, Georginio Wijnaldum, melakukan selebrasi usai membobol gawang West Ham United pada laga Premier League di Stadion Anfield, Inggris, Selasa (25/2/2020). Liverpool menang dengan skor 3-2. (AP/Jon Super)

Finroll.com, Jakarta – Gelandang Manchester United, Paul Pogba, mengakui Liverpool layak bercokol di puncak klasemen sementara Premier League musim ini. Meski begitu, Pogba tak ikhlas The Reds merengkuh titel juara liga.

Liverpool tampil impresif di Premier League 2019-2020. Anak asuh Jurgen Klopp tersebut berhasil meraih 26 kemenangan dan satu hasil imbang dari 27 pertandingan yang sudah dijalani di liga.

Teranyar, mereka memetik kemenangan 3-2 atas West Ham United di Stadion Anfield, Senin (24/2/2020) malam waktu setempat. Hasil tersebut tak hanya membuat Liverpool meraih tiga poin, namun juga belum menelan kekalahan di Premier League musim ini.

Berkat torehan tersebut, The Reds masih nyaman bercokol di puncak klasemen sementara Premier League dengan nilai 79. Mereka unggul 22 poin atas Manchester City yang berada di peringkat kedua.

Dengan pertandingan musim ini yang menyisakan 11 laga lagi, Liverpool semakin dekat dengan trofi liga yang terakhir kali diraih pada musim 1989-1990. Mereka hanya membutuhkan empat kemenangan lagi untuk keluar sebagai juara Premier League.

Paul Pogba mencoba menghentikan James Milner pada laga lanjutan Premier League yang berlangsung di stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (24/2). Man United bermain imbang 0-0 kontra Liverpool. (AFP/Oli Scarff)

Paul Pogba mengakui jika performa Liverpool pada musim ini jauh lebih baik dibandingkan klub-klub lainnya. Gelandang Timnas Prancis itu menyebut The Reds memang pantas berada di posisi teratas.

Meski begitu, Pogba merasa tak nyaman melihat Liverpool mengangkat titel juara Premier League 2019-2020.

“Mereka jauh di depan tim lain. Mereka belum menelan satu pun kekalahan pada musim ini di liga. Mereka sudah memiliki satu tangan di trofi Premier League,” kata Pogba.

“Sebagai pemain Manchester United dan adanya persaingan dengan Liverpool, kami tidak ingin mereka memenangkan gelar. Kami tidak ingin orang lain menang selain kami,” lanjutnya.

“Tetapi, sebagai pencinta sepak bola dan pemain yang menghormati tim lawan, saya harus mengatakan mereka layak berada di tempatnya hari ini. Mereka bahkan lebih baik daripada musim lalu, ketika memenangkan Liga Champions dan musim sebelumnya ketika kalah dari Real Madrid di final,” tutur Pogba.

Sumber: ESPN

(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Antoine Griezmann Akui Napoli Jadi Lawan Alot Bagi Barcelona

Published

on

By

Striker Barcelona, Antoine Griezmann, berebut bola dengan bek Leganes, Unai Bustinza, pada laga La Liga Spanyol di Estadio Municipal Butarque, Leganes, Minggu (23/11). Leganes kalah 1-2 dari Barcelona. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Finroll.com, Jakarta – Antoine Griezmann yakin leg kedua timnya akan menampilkan permainan yang sangat berbeda pada leg kedua fase 16 besar Liga Champions melawan Napoli. Barcelona meraih hasil mengecewakan hanya bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Stadion Sao Paolo, Rabu (26/2/2020) dini hari WIB.

Griezmann mencetak gol penyama kedudukan setelah Barcelona sempat tertinggal terlebih dahulu lewat lesakan Dries Mertens.

Barcelona tampil mengecewakan di kandang lawan. Mereka kesulitan berkreasi. Gol Griezmann menjadi satu-satunya peluang yang didapat Barca.

“Kami datang untuk menang, kami bermain untuk menang, tetapi itu tidak terjadi malam ini,” Griezmann kepada Movistar.

“Awalnya kami merasa sulit untuk menemukan ruang, atau membuat ruang atau mendapatkan tembakan ke gawang. Tetapi semakin kita melihat bahwa mereka melelahkan, semakin kita mampu mendorong maju dan menciptakan peluang.”

Sepajang pertandingan Barcelona hanya sukses mengeksekusi sekali tembakan tepat sasaran. Berbanding empat buat kubu Napoli.

Hal yang terasa ironis karena mereka menang penguasaan bola 65 berbanding 35 persen atas Napoli. Strategi pelatih Napoli, Gennaro Gattuso, sukses mematikan permainan Tiki-taka Barcelona.

Absennya Luis Suarez dan Ousmane Dembele karena cedera, memaksa Barcelona tampil dengan trisula timpang Griezmann, Lionel Messi, dan Arturo Vidal. Nama terakhir disebut sejatinya lebih sering bermain sebagai jangkar, bukan penyerang.

Berubah Style Main

Napoli vs Barcelona. (AP Photo/Andrew Medichini)

Menurut Antoine Griezmann, Barcelona melakukan adaptasi sistem permainan usai tertinggal 0-1 dari Napoli.

“Saya harus bekerja keras untuk permainan saya, tim membutuhkan saya untuk bermain meregangkan dan condong melakukan akselerasi vertikalitas. Terkadang mereka melihat gerakan saya, terkadang tidak. Terserah saya untuk mengatur tempo jarak. Di babak pertama saya tidak berhasil, memasuki babak kedua saya berhasil,” cerita penyerang asal Prancis itu.

Belajar banyak dari pertandingan pertama, pemain berusia 28 tahun yakin Barcelona bisa bermain lebih agresif dan tajam di kandang sendiri.

“Sekarang kami punya kaki di rumah, itu akan sangat berbeda. Kami akan menghasilkan lebih banyak ruang untuk bermain di dan di depan suporter kami sendiri. Kami harus menang. ”

Hanya sayangnya Barcelona pada leg kedua tak bisa memainkan Arturo Vidal dan Sergio Busquets yang terkena hukuman akumulasi kartu.

Sumber: Football Italia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending