Connect with us

Business

Lomba Logo dan Maskot Pavilliun Indonesia untuk Expo 2020 Dubai DIbuka

Published

on


Finroll.com — Pengelola Pavilliun Indonesia pada ajang Expo 2020 Dubai mengundang akademisi kampus dan desainer profesional untuk mengikuti lomba logo dan maskot Pavilliun Indonesia.

Lomba logo dan maskot tersebut menandai babak baru keikutsertaan Indonesia pada pentas terbesar dunia yang akan digelar di Dubai, Uni Emirat Arab pada 20 Oktober 2020 hingga 20 April 2021 tersebut.

“Bangsa Indonesia akan kembali menghadirkan Pavilliun Indonesia pada Expo 2020 Dubai. Untuk itu, kami mengundang kalangan desainer profesional dan kampus untuk mengikuti lomba logo dan maskot yang akan menjadi identitas bangsa di ajang dunia tersebut,” kata Dody Edward, Direktur Jendral Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, selaku Commisioner General Pavilliun Indonesia, di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Dody menyampaikan hal tersebut pada sosialisasi kompetisi logo dan maskot Pavilliun Indonesia yang diadakan di Auditorium 1 dan 2 Kementerian Perdagangan RI. Acara tersebut dihadiri peserta dari Jakarta dan luar Jakarta. Selain itu, acara tersebut juga disiarkan secara live (live streaming) untuk memastikan sosialisasi tersebut sukses menjangkau audiens lebih luas.

Logo Paviliun Indonesia ini akan dipakai sebagai identitas komunikasi tercetak maupun digital oleh panitia kepesertaan Indonesia di Expo 2020 Dubai.

Sementara, maskot dalam bentuk karakter 2D dan 3D akan tampil di berbagai bentuk media yang mewakili Pavilliun Indonesia. Maskot terpilih juga akan digunakan untuk berbagai materi promosi, seperti t-shirt, merchandise, mug, dan boneka.

“Kami berharap maskot dan logo terpilih bisa menggambarkan wajah Indonesia dalam keragaman, baik budaya maupun alamnya, menggambarkan Indonesia masa kini, dan merefleksikan gagasan masa depan,” ujar Zen Fuad Noor, Direktur Operasional PT Samudra Dyan Praga, perusahaan pelaksana dan pengelola Pavilliun Indonesia di Expo 2020 Dubai.

Pada Expo 2020 Dubai ini, Pavilliun Indonesia akan menempati area seluas 1.860 meter persegi yang terletak di lokasi strategis “Opportunity District”.

Zen menambahkan, Proses kontruksi Pavilliun Indonesia di Dubai terus mengalami kemajuan setelah ground breaking dilakukan pada 9 September 2019 lalu. Saat ini, tim internasional PT Wijaya Karya (WIKA) Tbk telah menyelesaikan sistem perpipaan (sparing pipe), sambungan baut angkur (anchor bolt), serta penguatan struktur bawah (tie beam), serta pembersihan lokasi untuk persiapan pengecoran. Pihak konsultan konstruksi dan WIKA juga telah menuntaskan inspeksi lokasi (site inspection).

Di sisi lain, para sponsor Pavillun Indonesia terus menyiapkan konten inovasi untuk mengisi venue. Panitia membuka keikutsertaan kepada seluruh komponen bangsa, kementerian, Lembaga, pemerintah daerah maupun sektor bisnis untuk ikut serta mengisi konten.

“Partisipasi Paviliun Indonesia pada Expo 2020 Dubai sudah sesuai arahan presiden yang meminta Kementerian, Lembaga serta Pemerintah Daerah untuk berperan aktif,” tambah Dody Edward, Direktur Jendral Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, selaku Commisioner General Pavilliun Indonesia. Selain dari unsur pemerintah, dari sektor bisnis beberapa perusahaan telah berkomitmen menjadi sponsor.

Sampai saat ini sponsor yang telah bergabung adalah PT Astra International Tbk sebagai sponsor utama dan sponsor lainnya yaitu PT Gajah Tunggal Tbk, APRIL Group, PT Wijaya Karya (WIKA) Tbk, dan CRP Group.

World Expo adalah ajang perhelatan internasional yang setara dengan Olimpiade musim panas dan FIFA Football World Cup dan Diselenggarakan setiap 5 tahun sekali sejak 1920.

Indonesia sudah sering mengikuti event ini sejak 1964 di New York. Expo ini menargetkan bisa meraih 25 juta kunjungan selama 6 bulan penyelenggaraan pentas dunia ini. Paviliun Indonesia bertema “Transforming Future Civilization Through Innovations and Diversity”, diharapkan logo dan maskot mampu merefleksikan tema dan konsep tersebut. Karakter maskot diharapkan yang mempunyai karakter unik dan khas Indonesia; bersifat riang, akrab, dan bisa melakukan berbagai ‘action’ yang lucu dan menarik dalam format 2D dan 3D. Sedangkan logo Pavilliun Indonesia diharapkan mampu menggambarkan abstraksi visual dari sajian tampilan Indonesia pada Expo 2020 Dubai.

Saat ini, peserta lomba logo dan maskot telah ditunjuk oleh panitia, yakni terdiri dari 24 kampus di Indonesia dan 17 desainer profesional dari Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI). Peserta lomba dari individu maupun perwakilan kampus yang telah ditunjuk, dapat mengirim karya hingga batas akhir penerimaan karya tanggal 19 Februari 2020. Pengumuman pemenang lomba akan diumumkan pada 28 Februari 2020.

Setiap karya diharuskan dilengkapi dengan surat pernyataan yang berisi keterangan orisinalitas logo dan maskot yang ditandatangani di atas materai Rp 6.000,00. Setiap peserta individu atau tim hanya dibolehkan mengirim 1 karya logo dan atau 1 karya maskot. Semua materi persyaratan mengikuti lomba ini dapat diunduh melalui tautan bit.ly/materiExpo.

Karya logo dapat dikirimkan melalui tautan http://bit.ly/logo2020expo sedang karya maskot dikirimkan melalui tautan http://bit.ly/2020maskotexpo. Penilaian pemenang lomba akan ditentukan dari kesesuaian antara logo dan maskot dengan tema Pavilliun Indonesia dan tema Expo 2020 Dubai, orisinalitas ide, dan estetika karya.

Lomba akan berlangsung dalam 2 tahap. Pada tahap pertama, dewan juri akan memilih dan menetapkan 5 karya terbaik logo dan 5 karya terbaik maskot menjadi nominasi pemenang lomba. Di tahap kedua, perancang 5 desain logo terbaik dan 5 desain maskot terbaik akan diundang ke Jakarta untuk presentasi di depan dewan juri dan Commisioner General Pavilliun Indonesia. Selanjutnya, akan dipilih 1 pemenang logo dan 1 pemenang maskot. Sebagai hadiah lomba, lima (5) nominator logo terbaik dan lima (5) nominator maskot terbaik akan mendapat hadiah uang masing-masing Rp 5.000.000,00 dan biaya akomodasi selama proses presentasi berlangsung. Sementara, hadiah utama diberikan kepada satu (1) pemenang utama logo dan satu (1) pemenang utama maskot, berupa hadiah masing-masing Rp 50.000.000,00 serta diundang hadir pada saat National Day pada tanggal 9 Januari 2021 untuk mengunjungi Pavilliun Indonesia di Expo 2020 Dubai. (Red)

Advertisement

Business

Adira Finance Luncurkan Aplikasi Adiraku

Published

on

Finroll.com — Adira Finance akhirnya meluncurkan aplikasi Adiraku. Adiraku sendiri merupakan aplikasi yang dihadirkan untuk memudahkan konsumen Adira Finance bertransaksi.

Direktur Utama Adira Finance Hafid Fadeli menjelaskan, Adiraku menjadi jembatan bagi konsumen untuk terus terhubung 24 jam dengan Adira Finance, untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik lagi.

“Beberapa fitur yang hadir di aplikasi Adiraku ini adalah pengingat jatuh tempo, jumlah besarnya angsuran yang harus dibayarkan, melihat tanggal transaksi, hingga informasi penawaran dari Adira Finance untuk nasabah terpilih termasuk promosi,” jelasnya saat peluncuran aplikasi Adiraku di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Lebih lanjut Hafid mengatakan, lewat aplikasi ini kami memiliki program Eazy Klik, yaitu penawaran spesial personalized pre-approved credit bagi konsumen terpilih yang memenuhi syarat,” tutur Hafid menjelaskan. Kehadiran aplikasi Adiraku ini sekaligus menandai kiprah 30 tahun Adira Finance di Indonesia.

Aplikasi Adiraku kini sudah dapat diunduh di Google Play Store dan App Store. Nantinya, pengguna dapat melakukan registrasi dengan memakai nomor smartphone yang dimilikinya.

Sementara sebagai bagian dari penawaran dalam peluncuran ini, konsumen Adira Finance yang mengunduh aplikasi Adiraku hingga April 2020 dapat mengikuti program Undian Seru Adiraku. Lewat program ini, konsumen berkesempatan mendapatkan beragam hadiah, mulai dari sepeda motor hingga hadiah lain.

Hafid menambahkan, meski memang ditujukan untuk mempermudah konsumen Adira Finance, aplikasi Adiraku sebenarnya juga dapat digunakan oleh konsumen non-nasabah. Dengan aplikasi ini, mereka dapat mengakses informasi umum, seperti produk, promo, hingga simulasi kredit berbagai produk.

Hafid juga berharap, dengan aplikasi ini, konsumen Adira Finance dapat lebih dekat dan terhubung dengan Adira Finance. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan, yakni menciptakan nilai bersama untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” punkas Hafid.(red)

Continue Reading

Makro Ekonomi

Jurus Tangkal Corona ke Ekonomi Ala Sri Mulyani

Published

on

Menkeu Sri Mulyani akan meminimalkan dampak virus corona ke ekonomi RI lewat kebijakan baru yang disiapkan. (FINROLL | ISTIMEWA)

“Kami sedang melihat secara keseluruhan komposisi dari pertumbuhan ekonomi dan langkah-langkah apa yang bisa dilakukan dalam APBN 2020 untuk bisa menstimulasi,” ujarnya, Selasa (18/2).

FINROLL.COM — Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku tengah mempersiapkan kebijakan baru untuk mencegah dampak penyebaran virus corona (Covid-19) kepada ekonomi Indonesia. Ia memastikan pemerintah akan meminimalkan dampak virus corona ke ekonomi dalam negeri.

Namun, bendahara negara tersebut enggan merinci bentuk kebijakan yang akan dibuat. Sebab, pemerintah masih mendiskusikan bentuk kebijakan.

Ia hanya memastikan kebijakan baru ini terpisah dengan pemberian diskon tiket pesawat 30 persen. Potongan harga itu diberikan dalam rangka merangsang industri pariwisata yang sedang terpukul wabah virus corona.

“Dari sisi permintaan terutama konsumsi, bantuan sosial, dari hal yang lain-lain kami lihat,” ucapnya.

Hingga Selasa (18/2), virus mematikan itu telah menimbulkan 1.873 korban jiwa. Tak hanya itu, virus corona telah menginfeksi 73.325 orang di seluruh dunia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tertekan di rentang 0,1 persen-0,29 persen akibat wabah virus corona. Pasalnya, China dan Indonesia masih memiliki kaitan dari sektor ekonomi.

Sepanjang 2019, ekspor non migas ke China mencapai US$25,85 miliar setara 16,68 persen dari total ekspor non migas.

“Untuk China diprediksi secara konsensus ekonomi akan turun satu sampai 2 persen, kalau ke Indonesia pengaruhnya 0,1 persen-0,29 persen,” katanya.

Sumber Berita : CNNINDONESIA.COM

Continue Reading

Makro Ekonomi

Potensi Gagal Bayar BPJS Kesehatan Rp 15,5 T

Published

on

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati lagi-lagi menunjukkan kekesalannya kepada BPJS Kesehatan. Sebab, masalah keuangan BPJS Kesehatan masih terus menjadi bahasan.

FINROLL.COM — Sri Mulyani mengatakan, sepanjang tahun 2019 lalu masih ada potensi gagal bayar BPJS Kesehatan sebesar Rp 15,5 triliun. Padahal, pemerintah sudah menyuntik sebesar Rp 13,5 triliun untuk menutupi potensi defisit yang diperkirakan sebesar Rp 32 triliun.

“Kami sudah transfer Rp 13,5 triliun kepada BPJS sebelum akhir 2019 untuk mengurangi defisit yang estimasi Rp 32 triliun. Tapi meski sudah diberikan Rp 13,5 triliun masih gagal bayar Rp 15,5 triliun,” ujarnya di Gedung DPR RI, Selasa (18/2/2020).

Dengan kondisi ini, maka ia menekankan bahwa BPJS Kesehatan masih defisit untuk keuangan tahun 2019. Oleh karenanya, pada saat itu BPJS Kesehatan meminta Kemenkeu untuk membayarkan iuran PBI Pusat dan Pemda untuk dibayarkan di awal untuk menutupi kebolongan keuangannya.

“Makanya BPJS kirim surat ke kami untuk minta seluruh PBI bayar di depan. Kalau bicara surplus, defisit masih Rp 15,5 triliun. Ini juga dengan kenaikan yang sudah kita masukan Rp 13,5 triliun,” tegasnya.

Lanjutnya, dengan kondisi ini maka jika iuran BPJS Kesehatan tidak dinaikkan akan kembali mengalami defisit dan bahkan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. Ia menjelaskan sejak dibentuk pada tahun 2014 lalu, BPJS terus mengalami defisit.

Pada 2014 defisit mencapai Rp 9 triliun dan disuntik pemerintah Rp 5 triliun, 2016 defisit turun menjadi Rp 6 triliun dan disuntik pemerintah Rp 6 triliun. Namun, pada 2017 meningkat jadi Rp 13,5 triliun dan 2018 naik lagi menjadi Rp 19 triliun dan pada 2019 BPSJ mengestimasi defisit capai Rp 32 triliun.

“Dengan demikian, pemerintah putuskan naikkan iuran. Menurut Peraturan UU, kenaikan iuran 2 tahun sekali. Tapi sejak 2014 tidak ada perubahan iuran. Padahal UU bilang review tiap 2 tahun,” tegasnya.

Sebagai informasi kenaikan iuran yang telah berlaku sejak 1 Januari 2020 lalu adalah: Penerima Bantuan Iuran (PBI), iuran naik dari Rp 22.500 menjadi Rp 42.000 per bulan.

Kemudian yang menjadi permasalah adalah untuk masyarakat golongan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU). Dimana ada tiga kelas yang semuanya dinaikkan iurannya oleh pemerintah.

Kelas III : naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000 per jiwa per bulan
Kelas II : naik dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 per jiwa per bulan
Kelas I : naik dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000 per jiwa per bulan.

(hps)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending