Connect with us

Sepakbola

Manchester United Bisa Terlempar ke Divisi Championship

Published

on


Finroll.com, Jakarta— Mantan pelatih Timnas Inggris, Sam Allardyce, menyebut Manchester United bisa saja terdegradasi ke Divisi Championship. Apalagi, jika pemain MU mengalami krisis percaya diri dan dihantam badai cedera.

The Red Devils tampil melempem di Premier League musim ini. Mereka hanya meraih dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan menelan tiga kekalahan dari delapan laga yang sudah dijalani.

BACA JUGA : 

Teranyar, Tim Setan Merah menelan kekalahan 0-1 dari Newcastle United pada laga pekan kedelapan di St. James’ Park, Minggu (6/10/2019). Gol kemenangan Newcastle disarangkan Matthew Longstaff pada menit ke-72.

Hasil minor tersebut membuat Manchester United berada di peringkat 12 klasemen sementara Premier League dengan nilai sembilan. MU hanya unggul dua poin atas Everton yang menempati posisi 18, atau batas akhir zona merah.

Bagi Tim Setan Merah, ini adalah start terburuk di liga dalam 30 tahun terakhir. Sebelumnya, Manchester United hanya mendulang delapan poin dari delapan laga pembuka Liga Inggris 1989-1990.

Buruknya performa anak asuh Ole Gunnar Solskjaer itu pada awal musim ini tak lepas dari krisis kepercayaan diri, dan juga badai cedera yang menghantam sejumlah pilar penting.

Tercatat, ada tujuh pemain Manchester United yang masih berkutat dengan cedera, yakni Eric Bailly, Timothy Fosu-Mensah, Paul Pogba, Jesse Lingard, Phil Jones, Luke Shaw, dan Anthony Martial.

Bisa Terdegradasi

Pemain Manchester United Ashley Young (atas) berebut bola dengan pemain Arsenal Sead Kolasinac disaksikan Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer dalam lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris, Senin (30/9/2019). Pertandingan berakhir 1-1. (AP Photo/Dave Thompson)

Jika krisis tersebut terus berlanjut, bukan tak mungkin Manchester United terdegradasi ke Divisi Championship. Terakhir kali mereka turun ke kasta kedua terjadi pada musim 1973-1974.

“Mereka turun kasta (pada 1974) yang di atas kertas memiliki skuat hebat. Jadi bukan tak mungkin mereka terlempar ke dalam lebih banyak masalah, jika rasa percaya diri hilang dan tetap dihantam cedera,” ujar Allardyce.

“Pemain cenderung tidak fit secepat yang akan mereka lakukan ketika segalanya berjalan baik, itu fakta mutlak. Ada gangguan dari [Paul] Pogba yang ingin pergi dan siapa yang akan muncul dengan mengatakan, ‘Saya melihat ini dengan cara yang salah, saya ingin pergi?'” lanjutnya.

“Manchester United tidak memiliki cukup gol dan Anda bisa melihatnya sebagai sebuah perjuangan. Semoga itu bukan perjuangan di papan bawah, tetapi bisa jadi mereka menuju ke sana,” papar eks manajer Everton itu.(bola.com)

Sepakbola

Ketimbang Manchester United, Federico Chiesa Pilih Gabung AC Milan

Published

on

By

Penyerang Fiorentina, Federico Chiesa (kanan) berebut bola dengan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Artemio-Franchi di Florence (15/12/2019). Inter Milan bermain imbang 1-1 atas Fiorentina. (AFP Photo/Filippo Monteforte)

Finroll.com, Jakarta – Rencana Manchester United mendapatkan tanda tangan Federico Chiesa pada bursa transfer musim panas tahun ini bakal sulit terealisasi. Pasalnya, Chiesa dikabarkan La Nazione lebih memilih AC Milan ketimbang MU.

Pemain berusia 22 tahun tersebut merupakan satu di antara bintang muda yang bersinar di Fiorentina. Sudah dua musim terakhir Federico Chiesa reguler menjadi starter di sisi sayap kanan La Viola.

Penampilan Chiesa yang menawan itu membuatnya diincar Manchester United. Tim Setan Merah tertarik menjadikan winger Timnas Italia itu sebagai bagian dari lini serang MU untuk musim depan.

La Nazione mengklaim Manchester United bakal gigit jari dalam perburuan Chiesa. Pasalnya sang winger lebih memilih untuk pindah ke AC Milan pada musim depan.

Federico Chiesa pada awalnya tertarik dengan tawaran MU. Namun, manajemen Manchester United tidak mampu memberikannya garansi jam bermain pada musim depan.

Jaminan Tampil Reguler

Sementara itu, AC Milan siap menjadikan Chiesa tampil secara reguler. Situasi tersebut membuat Federico Chiesa lebih tertarik pindah ke I Rossoneri.

Jam bermain memang menjadi kebutuhan krusial bagi Chiesa pada musim 2020/2021 mendatang. Hal ini dikarenakan Federico Chiesa menargetkan tampil di Piala Eropa 2020 bersama Timnas Italia.

Untuk itu, dia harus bermain secara reguler pada musim depan. Jika pindah ke Manchester United, peluang Chiesa menembus skuad Gli Azzurri semakin berkurang.

Selain itu, tampilnya AC Milan pada kualifikasi Liga Europa musim depan menjadi nilai lebih yang membuat Federico Chiesa tertarik berseragam Merah-Hitam.

Pihak Fiorentina diberitakan tidak keberatan melepaskan Chiesa pada musim panas nanti. Namun, sang winger dibanderol di kisaran angka 50 juta euro.

Sumber : Bola.com

Continue Reading

Sepakbola

Jadwal Live Streaming 16 Besar Liga Champions Dini Hari Nanti

Published

on

By

Logo Liga Champions (UEFA)

Finroll.com, Jakarta – Pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions akan dilanjutkan pada Minggu (9/8/2020) dini hari nanti. Laga akan disiarkan secara langsung oleh SCTV dan streaming di Vidio.

Liga Champions tertunda sejak 11 Maret akibat pandemi virus corona. UEFA kemudian memutuskan untuk merampungkan sisa pertandingan pada Agustus 2020.

UEFA memastikan seluruh jadwal Liga Champions mulai babak perempat final hingga final digelar terpusat, tepatnya di Lisbon, Portugal. Selain itu, pertandingan juga diselesaikan dengan format one-legged alias tanpa leg kedua.

Pada laga Sabtu (8/8/2020), dua tim sudah menyegel tiket perempat final, yakni Manchester City dan Lyon.

Manchester City mendepak Real Madrid dengan agregar 4-2 setelah menang 2-1 di Etihad Stadium. Sementara, Juventus mengalahkan Lyon 2-1. Namun, mereka terdepak karena kalah agresivitas gol tandang.

Pada duel dini hari nanti, Barcelona, Napoli, Chelsea, dan Bayern Munchen akan saling sikut. Sementara, Atalanta, Atletico Madrid, PSG, dan RB Leipzig sudah memastikan lolos ke babak perempat final sebelumnya.

Berikut ini jadwal perempat final Liga Champions 2019/2020.

Jadwal Pertandingan

Penyerang Bayern Munchen, Thomas Muller, duel udara dengan bek Chelsea, Antonio Rudiger, pada laga Liga Champions di Stadion Stamford Bridge, Selasa (25/2/2020). Chelsea takluk 0-3 dari Bayern Munchen. (AP/Frank Augstein)

Minggu (9/8/2020)

Bayern Munchen vs Chelsea (3-0)

Barcelona vs Napoli (agregat 1-1) siaran langsung di SCTV

Pukul 02.00 WIB.

Sumber : Bola.com

 

Continue Reading

Sepakbola

Curahan Hati Raphael Varane Setelah Jadi Biang Kerok Kegagalan Real Madrid

Published

on

By

Raphael Varane dalam duel Manchester City kontra Real Madrid pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2019/2020 di Etihad Stadium, Sabtu (8/8/2020). (AFP/Peter Powell)

Finroll.com, Jakarta – Raphael Varane menjadi biang kerok kekalahan Real Madrid dari Manchester City pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2019/2020 di Etihad Stadium, Sabtu (8/8/2020).

Dalam duel itu, Varane turut andil dalam dua gol Manchester City yang dicetak oleh Rahem Sterling dan Gabriel Jesus.

Akibatnya, Real Madrid tersingkir dari Liga Champions karena pada leg pertama kalah 1-2 di Santiago Bernabeu.

“Kekalahan ini milik saya, saya harus menerimanya,” kata Varane seusai pertandingan.

“Saya punya tanggung jawab. untuk kekalahan ini. Kami telah mempersiapkan dengan baik, tetapi kesalahan membuat semuanya hancur.”

“Saya sedih untuk rekan satu tim saya.”

“Mungkin kami mengambil terlalu banyak mengambil risiko pada awal laga dan membayar mahal untuk itu,” jelas Varane.

“Saya bersyukur atas dukungan rekan satu tim, itu tidak banyak terjadi pada saya dalam karier saya, di mana saya telah membuat kesalahan yang mahal.

“Ada masa di lapangan ketika Anda harus membayar dengan sangat mahal, begitulah adanya. Tidak ada penjelasan lebih lanjut,” tutup Raphael Varane.

Komentar Zidane

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, tak mau mencari kambing hitam atas kekalahan tersebut.

“Ketika Anda kalah, Anda tidak bisa bahagia,” kata Zidane dikutip dari Marca.

“Tapi kami harus bangga dengan apa yang telah kami lakukan. Kami harus memberi selamat kepada lawan karena mereka bermain bagus.”

Zidane mengakui kekalahan itu dan tak mencari kambing hitam.

“Kami tidak harus mencari alasan, kami kalah dalam kedua pertandingan, tetapi yang paling penting adalah saya bangga dengan tim ini.

Sumber : Bola.com

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending