Connect with us

MotoGP

Marc Marquez Lega Bisa Penuhi Janji kepada Presiden HRC

Published

on


Finroll.com, Jakarta – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, berhasil finis terdepan di MotoGP Jepang. Kemenangan itu pun membuat Marquez telah memenuhi janjinya kepada Presiden Honda Racing Corporation (HRC), Yoshishige Nomura.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Twin Ring Motegi, Minggu (20/10/2019) siang WIB, pembalap berusia 26 tahun tersebut menempati posisi start terdepan.

BACA JUGA : 

Dia pun langsung melesat memimpin jalannya lomba sejak awal. Terus berada di depan, Marc Marquez berhasil mengamankan podium juara dengan catatan waktu 42 menit 41,492 detik.

Dia unggul 0,870 detik atas pembalap Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, yang berada di posisi kedua, dan 1,325 detik atas jagoan tim Ducati, Andrea Doviziozo, yang menempati podium ketiga.

Berkat kemenangan yang diraih Marc Marquez, Honda berhasil meraih gelar juara dunia konstruktor. Honda yang merupakan gabungan dari tim HRC, Repsol Honda, LCR Honda, dan LCR Honda Castrol mengoleksi 356 poin. Mereka unggul 82 angka atas Ducati di peringkat kedua.

Berhasil membawa Honda meraih gelar juara dunia konstruktor, Marquez mengaku senang. Apalagi, dia mampu memenuhi permintaan Presiden Honda.

“Pagi ini saya bertemu dengan Presiden Honda (Yoshishige Nomura), dan dia berkata secara blak-blakan, ‘Saya ingin gelar dunia konstruktor hari ini juga’,” ujar Marquez.

“Saya pun bertanya, ‘Apa yang harus saya lakukan?’ Dia bilang, ‘Pokoknya kau harus finis di depan Ducati!’ Memang tak mudah, tetapi saya mencoba,” tutur Marc Marquez.

Juara Dunia Tim

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez saat berlaga pada balapan MotoGP Thailand 2019 di Chang International Circuit, Buriram, Minggu (6/10/2019). Marquez finis di posisi terdepan pada MotoGP Thailand 2019. (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)

Meski begitu, ada satu misi lagi untuk dipenuhi Marc Marquez, yakni gelar dunia tim. Repsol Honda saat ini hanya unggul 17 poin dari Ducati Team yang menempati posisi teratas.

“Gelar dunia tim agak lebih sulit tetapi kami akan berusaha. Jorge Lorenzo terlihat sedikit lebih kuat, jadi ini bisa membantu,” paparnya.

Marquez yang telah mengunci gelar juara dunia pembalap di Buriram, Thailand, dua pekan lalu, kini memuncaki klasemen pembalap MotoGP dengan 350 poin. Dia unggul 119 poin atas Andrea Dovizoso di peringkat kedua.(bola.com)

MotoGP

Jorge Lorenzo Mengakui Sebuah Kesalahan Tinggalkan Yamaha Tahun 2016

Published

on

By

Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, memutuskan pensiun dan menjalani balapan terakhirnya di MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (17/11/2019) malam WIB. (AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

Finroll.com, Jakarta – Jorge Lorenzo adalah seorang juara dunia MotoGP tiga kali yang merasakan semua titel ketika mengendarai motor Yamaha YZR-M1.

Namun usai juara tahun 2010, 2012, dan 2015, Lorenzo membuat kejutan besar dengan meninggalkan Yamaha penghujung musim 2016 dan memilih Ducati pada MotoGP 2017.

Dua musim di Ducati, Lorenzo bisa dibilang gagal lantaran hanya merasakan tiga kemenangan dengan hasil terbaik hanya finis ketujuh di klasemen.

Urung merasakan titel juara dunia bersama Ducati, Lorenzo pun hengkang ke Repsol Honda musim 2019. Kali ini, ia bahkan gagal untuk sekadar merasakan finis 10 besar.

Muaranya ia pensiun penghujung MotoGP 2019 dan awal tahun ini, ia menerima tawaran Yamaha sebagai test rider atau pembalap penguji.

Menyesal Tinggalkan Yamaha

Keberadana Jorge Lorenzo sebagai pembalap penguji Yamaha akan membantu Maverick Vinales dan Valentino Rossi (Twitter/Yamaha)

Usai menuntaskan tugasnya sebagai pembalap penguji Yamaha pada sesi tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (09/02) lalu, Jorge Lorenzo pun kembali menceritakan penyesalan meninggalkan Yamaha pada tahun 2016.

“Saya bukan tipe orang yang mengeluhkan soal keputusan yang telah dibuat pada masa lalu. Karena hidup tapa kesalahan hampir tidak mungkin,” jawab Lorenzo ketika ditanya apakah menyesal meninggalkan Yamaha.

“Kami harus membuat keputusan. Persentasenya 50 persen bisa berhasil dan sisanya sebuah kesalahan,” tambahnya.

Lorenzo pun menegaskan meski gagal merasakan titel juara dunia bersama Honda dan Ducati, pengalamannya berlomba untuk dua pabrikan itu tetap meninggalkan kesan baik.

“Pengalaman bersama Ducati sangat intens dan bersama Honda tidak berjalan baik. Tapi kami masih membuat beberapa momen baik,” tegas Lorenzo.(bola.com)

Sumber: gpone.com

Continue Reading

MotoGP

Misteri Kekalahan Top Speed Motor Fabio Quartararo dari Maverick Vinales dan Valentino Rossi

Published

on

By

Pembalap Petronas Yamaha Fabio Quartararo berkuasa pada tes MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia. (AFP/Mohd Rasfan)

Finroll.com, Jakarta – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo menguasai tiga hari sesi tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Jumat-Minggu (7-9/02/2020).

Selama tiga hari itu, Quartararo selalu finis pertama. Namun meski begitu, pembalap asal Prancis itu tidak serta merta semringah.

Menurutnya motor Yamaha YZR-M1 spesifikasi 2020 geberannya hanya cepat ketika melahap lap tunggal, tapi masih payah pada race pace.

Tidak hanya itu, jika membandingkan top speed motor Quartararo dengan duet tim Monster Yamaha MotoGP: Maverick Vinales dan Valentino Rossi, Rookie of The Year 2019 itu juga kalah.

Padahal motor YZR-M1 2020 milik Quartararo sama dengan Rossi maupun Vinales. Ini tentu sebuah misteri.

Berbeda Cukup Jauh

Fabio Quartararo saat mengikuti sesi tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Malaysia (Twitter/Petronas Yamaha SRT)

Data statistik menunjukkan, top speed motor Quartararo pada tes pramusim di Sepang adalah 323,3 km/jam. Angka tersebut sama dengan rekan setimnya, Franco Morbidelli.

Tapi top speed motor Vinales dan Rossi lebih tinggi. Tepatnya 327,2 km/jam milik Vinales dan 326,2 km/jam punya Rossi.

“Kami melihat pembalap tim pabrikan dan top speed kami masih sangat jauh. Ini sesuatu yang harus kami cari tahu jawabannya di Qatar (tes pramusim MotoGP 2020 berikutnya),” Quartararo menerangkan.

“Tapi saya pikir, dibandingkan top speed musim 2019, kami sudah lebih cepat sekitar 0,1 detik,” lanjut pembalap berusia 20 tahun itu.(bola.com)

Sumber: Crash.net

Continue Reading

MotoGP

Repsol Honda Puas dengan Aksi Alex Marquez pada Tes MotoGP

Published

on

By

Rider Repsol Honda Alex Marquez (AFP/Jose Jordan)

Finroll.com, Jakarta – Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, mengaku puas dengan aksi Alex Marquez pada tes MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia. Puig tak menyangka aksi Alex melebihi ekspektasi.

Alex Marquez mengikuti jejak sang kakak dengan bergabung ke Repsol Honda di MotoGP 2020. Alex sudah menjajal motor RC213V musim lalu pada tes di Valencia dan Jerez.

Dia baru menggeber motor RC213V 2020 dalam tes MotoGP di Sirkuit Sepang dari 7 sampai 9 Februari 2020. Hasilnya, pembalap berusia 23 tahun itu menjadi rookie terbaik, dengan meraih posisi ke-18 dalam catatan waktu.

Berdasarkan hasil, Alex tertinggal 0,693 detik dari Fabio Quartararo yang menjadi tercepat dalam tiga hari tes MotoGP Sepang.

“Alex sudah melakukan tes yang bagus karena Sabtu (9/2/2020) kemarin, dia baru melakukan simulasi balap,” ujar Puig seperti dikutip Motorsport.

“Jujur, dia lebih baik dari yang kami kira. MotoGP itu sulit dan tes pertama di Sepang itu rumit. Namun, dia punya metode, sangat terstruktur,” lanjutnya.

Berbeda

Marc Marquez tampak dibuntuti sang adik, Alex Marquez pada sesi tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Malaysia (Twitter/Repsol Honda)

Puig menjelaskan Alex punya gaya yang berbeda dengan Marquez. Apa saja perbedaan itu?

“Dia sangat berbeda dari kakaknya dalam hal bagaimana mengenal motor. Namun secara dasar, keduanya sangat sama. Kekuatan mental mereka sama, itu terlihat dari mereka bicara, analisa dan persiapan sebelum tes,” ujar Puig.

Alex pun merasa lebih baik dengan tes MotoGP. Dia mengaku cukup puas dengan apa yang dilakukannya di Sepang.

“Saya merasa semakin baik di setiap harinya, setiap hari jadi lebih kencang. Saya membaik di setiap hari, itu penting. Itu yang paling penting buat saya. Kita tahu di pramusim hanya punya tiga hari lebih,” kata Alex.

Sumber: Motorsport

Disadur dari: Liputan6.com (Penulis: Defri Saefullah/Editor: Windi Wicaksono/Published: 10/2/2020)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending