Connect with us

Sepakbola

Mario Balotelli Ngamuk Tendang Bola ke Penonton Setelah Dapat Perlakuan Rasial

Published

on


Mario Balotelli menunjukkan aksi sembari duduk di rumput, kala Manchester City bersua Sunderland, di Etihad Stadium (6/10/2012). (EPA/Lindsey Parnaby)

Finroll.com – Penyerang Brescia, Mario Balotelli, mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari pendukung Hellas Verona.

Mantan pemain AC Milan itu mendapat ejekan bernada rasis saat Brescia mengalami kekalahan atas tuan rumah Hellas Verona dengan skor 2-1 pada lanjutan Serie A, Minggu (3/11/2019), di Stadion Marcantonio Bentegodi.

BACA JUGA : 

Insiden tersebut terjadi saat pertandingan memasuki menit ke-55. Balotelli tak tinggal diam.

Balotelli langsung bereaksi dengan menendang bola ke arah penonton. Setelah melakukan tindakan tersebut Balotelli seperti ingin keluar lapangan untuk menghampiri para penonton tersebut.

Beruntung rekan setimnya di Brescia berhasil menenangkan pemain yang dikenal bengal itu. Namun, akibat perbuatan menendang bola ke arah penonton, Balotelli langsung diganjar kartu kuning.

Setelah itu, Mario Balotelli kembali melanjutkan permainan. Pemain berpaspor Italia itu sukses mencetak satu gol untuk Brescia pada menit ke-85.

Sayang, gol tersebut tak mampu membawa Brescia meraih poin. Tim asuhan Eugenio Corini itu takluk 1-2 dari Hellas Verona.

Kejadin yang menimpa Mario Balotelli bukanlah yang pertama kalinya. Bahkan, pemain berusia 28 tahun itu mengungkapkan sudah menjadi sasaran penghinaan sejak kecil.

Sudah Sejak Kecil Mendapatkan Perlakuan Buruk

Mario Balotelli. (AFP/Valery Hache)

Mantan pemain Manchester City itu secara terbuka menuturkan masa pertumbuhannya di Italia kerap mendapatkan perlakuan buruk dari orang di sekitarnya.

“Bagaimana Anda memberi tahu seorang anak berusia lima tahun tentang rasisme? Jika Anda melakukan itu, Anda merusak masa kecil mereka,” kata Mario Balotelli, seperti dilansir dari Sportbible, Senin (4/11/2019).

“Saya ingat di sekolah, seorang anak bertanya pada saya sambil tertawa apakah saya memiliki hati yang putih atau hitam. Saya ingat mengatakan kepadanya, saya tidak tahu.”

“Saat saat tinggal di Brescia, mungkin ada empat atau lima anak kulit hitam di seluruh kota.”

“Namun, dalam sepak bola, saya akan selalu ditinggalkan, bahkan di sekolah. Kemudian saya memiliki karakter yang berbeda dengan yang lain juga. Jika ada yang salah, itu adalah kesalahan saya. Hal-hal kecil seperti itu.”

“Ketika saya berumur 13 atau 14 tahun, saya mendengar penghinaan rasial pertama saya. Saya berdebat dengan seseorang di lapangan,” tandasnya. (bola.com)

Advertisement Valbury

Sepakbola

Setelah Idulfitri Timnas Indonesia U-19 Gelar Latihan Virtual

Published

on

Finroll – Jakarta, Pemain-pemain Timnas Indonesia U-19 kembali mengadakan latihan setelah menjalani libur idulfitri pada 23-25 Mei.

Latihan yang digelar dengan memanfaatkan teknologi telekonferensi itu berlangsung pada Rabu (27/5) dipimpin manajer pelatih Shin Tae Yong yang berada di Korea Selatan.

Sesi latihan yang fokus pada fisik dan tanpa menggunakan bola tersebut dilakukan mulai pukul 9 pagi dengan durasi satu jam.

“Latihan hari ini diikuti 40 pemain dikarenakan ada empat pemain yang dalam kondisi kurang sehat. Menu latihan masih sama bentuknya seperti kemarin. Tetapi intensitas masih rendah karena pemain habis libur dan intensitas akan terus naik setiap harinya,” kata asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, dikutip dari situs resmi PSSI.

Empat pemain yang absen pada latihan virtual kemarin adalah Andre Oktaviansyah, M Risky Sudirman, Deka Muhammad, dan Alif Zaelani.

Pemusatan latihan secara virtual sudah berlangsung sejak 14 Mei. Ketika puasa ramadan, latihan dilangsungkan pada malam hari sekitar pukul 20.00 waktu Indonesia barat.

Dalam latihan, para pemain menjalani beragam aktivitas fisik yang diinstruksikan pelatih fisik.

Seluruh tim pelatih dan staf turut mengikuti latihan virtual. Selain Tae Yong terdapat pula Kim Woo Jae, Gong Oh Kyun, Lee Jaehong, Nova Arianto. dan Sahari Gultom. Dokter kepala Timnas Indonesia Syarif Alwi dan dokter Timnas Indonesia U-19 Dicky Muhammad juga turut memantau kegiatan Amiruddin Bagas Kaffa dan kawan-kawan.

Persiapan jarak jauh yang dilakukan skuat Garuda Muda merupakan rangkaian menuju Piala Asia U-19 yang direncanakan berlangsung di Uzbekistan pada Oktober mendatang dan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.

Agenda latihan virtual dilaksanakan guna menyiasati pandemi virus corona yang melanda Indonesia dan turut berdampak pada sepak bola.

Daftar 44 Pemain Timnas Indonesia U-19 yang terdaftar mengikuti latihan virtual:

1. Amanar Abdillah, Bhayangkara FC
2. Sutan Diego, Persija
3. Rizky Ridho, Persebaya
4. Erlangga Setyo, Persib
5. Amiruddin Bagas Kaffa, Barito Putera
6. Beckham Putra, Persib
7. Witan Sulaeman, FC Radnik Surdulica
8. Fadilah Nur Rahman, Diklat Ragunan
9. Muhammad Rifaldo, Mitra Kukar
10. Mohammad Kanu, Babel United
11. Figo Sapta, Persija
12. Ahmad Rusadi
13. Kartika Vedhayanto, PSIS
14. Muhammad Adi Satryo, PSMS
15. Mochammad Supriadi, Persebaya
16. Muhammad Fajar Fathur Rahman, ASAD 313
17. Alif Jaelani, Barito Putera
18. Irfan Jauhari, Bali United
19. Irfan, AS Abadi Tiga Naga
20. Harberd Akhova Sokoy, PPLP Papua
21. Pratama Arhan Alif, PSIS
22. Braif Fatari, Persija
23. Risky Muhammad, Persija
24. Bayu M Fiqri, PON Jatim
25. Khairul Imam Zakiri, Cueta 19
26. Mochamad Yudha, Barito Putera
27. Saddam Emiruddin, PSS
28. Arya Putra, Borneo FC
29. I Kadek Dimas, Bali United
30. Muhammad Fadhil, Semen Padang
31. Sandi Arta, Persija
32. Alfeandra Dewangga, PSIS
33. Miftahul Husyen, Bhayangkara FC
34. Komang Tri Arta, Bali United
35. Hamsa Lestaluhu, Bhayangkara FC
36. Komang Teguh, Diklat Ragunan
37. Liba Valentino, Bhayangkara FC
38. Theofillo Numberi, Persipura
39. Serdi Ephy, Bhayangkara FC
40. Deka Muhammad Toha, ASAD 313
41. Andra Oktaviansyah,
42. Muhammad Darmawan, PPLP DKI
43. Mahmud Cahyono, PPLP DKI
44. Ernando Ari, Persebaya

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Sepakbola

Dortmund vs Munchen Duel Pemain Kunci di Liga Jerman

Published

on

Finroll – Jakarta, Pertandingan Borussia Dortmund vs Bayern Munchen bakal menghadirkan perjumpaan tak terelakkan bagi pemain-pemain kunci kedua klub.

Die Borussen bakal berupaya meraih tiga poin di kandang demi memangkas jarak dengan Munchen sekaligus menjauh dari RB Leipzig. Sebaliknya Die Rotten tak mau terpeleset ketika bermain di Stadion Westfallen guna melanjutkan dominasi.

Pelatih Lucien Favre dan Hansi Flick tak bisa memainkan seluruh pemain andalan, namun kedalaman skuat bisa menenangkan keduanya dan tetap berharap poin maksimal pada pekan ke-28.

Berikut duel pemain kunci dalam laga Dortmund vs Munchen yang bakal mempertemukan nama-nama tenar

1. Roman Burki dan Manuel Neuer

Roman Burki menjadi salah satu pilar Dortmund dalam lima musim terakhir. Penjaga gawang asal Swiss ini sudah menunjukkan keandalan di bawah mistar dan membuat Dortmund menjadi salah satu tim kokoh di lini belakang.

Munich's goal keeper Manuel Neuer enters the stadium prior to the German Bundesliga soccer match between Bayern Munich and Eintracht Frankfurt in Munich, Germany, Saturday, May 23, 2020. (Andreas Gebert/pool via AP)
Manuel Neuer masih menjadi pilihan nomor satu di bawah mistar gawang Bayern Munchen. (Andreas Gebert/pool via AP)

Di sisi seberang, Manuel Neuer, yang baru menandatangani perpanjangan kontrak dengan Munchen akan menjadi tembok bagi tuan rumah. Tak hanya bermodal nama besar, Neuer pun menunjukkan masih piawai kendati kian menua.

2. Mats Hummels dan David Alaba

Pernah menjadi bagian Bayern Munchen, bisa menjadi keuntungan bagi Mats Hummels membaca serangan-serangan tim tamu. Pengalaman Hummels di laga-laga besar juga akan menjadi penopang pertahanan Dortmund.

Menghadapi kecepatan dari penyerang-penyerang tuan rumah akan menjadi ujian bagi David Alaba. Tak hanya bisa menentukan kerapatan pertahanan, pemain asal Austria ini bisa turut berperan dalam melancarkan serangan balik.

3. Jadon Sancho dan Thomas Muller

Kreativitas di lini tengah bakal menjadi kunci kemenangan. Di Dortmund, Sancho memegang peranan tersebut. Usia muda bukan halangan bagi Sancho memegang peranan vital tim Kuning Hitam dengan mengoptimalkan sayap.

Thomas Muller pernah menjadi andalan di depan, namun kini tugasnya berubah. Kemampuan menyediakan umpan di waktu dan posisi yang tepat kerap menguntungkan rekan-rekannya untuk membobol gawang lawan.

4. Erling Haaland dan Robert Lewandowski

Erling Haaland adalah sensasi baru sepak bola Eropa. Produktivitasnya membuat Haaland dielu-elukan sebagai bintang baru Dortmund yang mendukung keberadaan Sancho, Thorgan Hazard, Raphael Guerreiro, dan Achraf Hakimi.

Kedatangan Haaland tak membuat Robert Lewandowski kehilangan panggung. Bintang senior Bundesliga itu tetap menjadi pemain berbahaya bagi kesebelasan manapun lantaran kemahiran menyelesaikan peluang.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Sepakbola

Lionel Messi Minta Lautaro Martinez Segera Gabung Barcelona

Published

on

Finroll – Jakarta, Megabintang sepak bola Lionel Messi diklaim meminta penyerang Inter Milan Lautaro Martinez segera bergabung dengan Barcelona untuk musim depan.

Barcelona masih mencari pemain yang cocok dengan Messi sekaligus pengganti Luis Suarez. Salah satu nama yang santer dikaitkan dengan Blaugrana adalah, Lautaro Martinez.

Rumor Martinez ini diperkirakan bakal alot, karena Inter tidak ingin melepas bintangnya dengan harga murah. Akan tetapi, peluang Matinez ke Barcelona terbuka lebar setelah Messi diklaim menginginkan pemain asal Argentina itu pindah ke Camp Nou.

Keinginan Messi bermain dengan Martinez diungkapkan Presiden Racing Club Avellaneda, Adrian Ruben Fernandez.

“Messi memanggilnya, dan ingin dia [Martinez] segera di sampingnya. Saya tidak ragu,” ucap Fernandez kepada Sport.

“Untuk alsan itu, kesepakatan merekrutnya hampir tiba. Saya tahu segalanya akan berjalan baik di Barcelona, dan Lautaro akan jadi pengganti yang sangat baik bagi Suarez,” kata Fernandez menambahkan.

Fernandez yakin Martinez memiliki banyak kesamaan dengan Suarez yang dianggap sebagai penyerang lengkap. Mulai dari dribel yang baik, piawai mencetak gol, hingga bisa menjaga bola.

“Dia adalah pewaris yang ideal. Terima kasih kepada Barcelona, dia akan terus berkembang sebagai pemain dan juga laki-laki,” tutur Fernandez.

Selain sama dengan Suarez, Martinez juga disebut mirip dengan striker Manchester City, Sergio Aguero. Fernandez optimistis Martinez bisa memiliki karier yang bagus seperti Aguero.

“Saya bahkan akan mengatakan Lautaro lebih bagus di udara dan jauh lebih baik dengan kaki kirinya. Tetapi dia harus membuktikannya dengan waktu. Saya harap dia bisa,” ujar Fernandez.

Sumber : CNN Indonesia

 

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending