Connect with us

News

Melacak Jejak Ruhana Kuddus, Wartawati yang Dijadikan Pahlawan Nasional oleh Jokowi

Published

on


Presiden Joko Widodo atau Jokowi menetapkan Rohana Kudus atau Ruhana Kuddus sebagai pahlawan nasional. Ketetapan itu berdasarkan pertemuan Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan pada Rabu, 6 November 2019.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazaruddin mengatakan Presiden Jokowi menyetujui penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2019 kepada almarhumah Ruhana Kuddus. Penobatan gelar itu akan dilakukan dalam acara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara pada Jumat, 8 November 2019.

Rohana Kudus atau Ruhana Kuddus adalah wartawati pertama di Indonesia. Perempuan asal Sumatera Barat ini sudah dua kali diusulkan menjadi pahlawan nasional oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Baru, dan baru tahun ini dikabulkan.

Ruhana Kuddus lahir di Koto Gadang, Kecamatan Ampekkoto pada 20 Desember 1884 dan meninggal di Jakarta pada 17 Agustus 1972. Rohana Kudus hidup pada zaman yang sama dengan Kartini, di mana akses perempuan untuk mendapat pendidikan yang baik sangat dibatasi. Dia adalah pendiri surat kabar perempuan pertama di Indonesia.

Saat Belanda meningkatkan tekanan dan serangannya terhadap kaum pribumi, Ruhana Kuddus turut membantu pergerakan politik dengan tulisannya yang menyemangati para pejuang. Kiprahnya di dunia jurnalistik dimulai dari surat kabar Poetri Hindia pada 1908 di Batavia yang dianggap sebagai koran perempuan pertama di Indonesia.

Rohana Kudus mempelopori berdirinya dapur umum dan badan sosial untuk membantu para gerilyawan. Dia mencetuskan ide penyelundupan senjata dari Kotogadang ke Bukittinggi melalui Ngarai Sianok dengan cara menyembunyikannya dalam sayur dan buah-buahan yang kemudian dibawa ke Payakumbuh dengan kereta api.

Ketika merantau ke Lubuk Pakam dan Medan, Ruhana Kuddus mengajar dan memimpin surat kabar Perempuan Bergerak. Kembali ke Padang, dia menjadi redaktur surat kabar Radio yang diterbitkan Tionghoa – Melayu di Padang dan surat kabar Cahaya Sumatera.

Advertisement

Nasional

Marymond Dukung Kesadaran Tanggulangi Permasalahan Eksploitasi Seksual Anak

Published

on

Finroll.com — Marymond, sebuah brand produk-produk lifestyle asal Korea Selatan menjadi pendukung utama ajang Ending Sexual Exploitation of Children Online Conference 2020 (E-SECO Conference 2020).

Ajang ini merupakan kerja sama ECPAT Indonesia (End Child Prostitution, Child Pornography & Trafficking of Children for Sexual Purposes) dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) serta menghadirkan pembicara dari perwakilan KOMINFO, ECPAT Indonesia, Facebook Indonesia, Google Indonesia, KPAI dan Kompak Jakarta, di Gedung Kominfo, Jakarta Pusat Kamis (23/1/2020).

Direktur Pemasaran Global Marymond Gun Young Kim mengatakan, kegiatan E-SECO Conference ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi anak dalam menanggulangi permasalahan eksploitasi seksual anak di ranah online,” ujarnya.

Menurut Gun Young Kim dukungan penuh Marymond dalam forum End Sexual Exploitation of Children Conference 2020 ini tentunya tak terlepas dari salah satu visi Marymond lewat kampanye ‘Speak Up’ yakni berkontribusi dalam upaya mengatasi masalah eksploitasi seksual dan kekerasan terhadap anak-anak Indonesia. Faktanya, masalah ini, sejauh ini, telah menjadi perhatian utama bagi Marymond secara global,” tuturnya.

Sementara dalam keaempatan yang sama CEO Marymond Rina Hong menambahkan, Marymond didirikan pada tahun 2012. Merek ini menjadi sangat populer dan telah laris terjual setelah sejumlah selebritis Korea Selatan tertangkap kamera menggunakan produk Marymond, seperti casing HP dalam kegiatan sehari-hari mereka. Para selebritis turut mengambil bagian dalam mendukung penegakkan hak asasi dan martabat manusia,” tambahnya.

Sejak saat itu, slogan “I Marymond You” menyebar luas di kalangan warga Korea Selatan untuk membela hak asasi dan martabat manusia. “I Marymond You” memiliki arti “Kamu berharga dan cantik hari ini dan selamanya”. Namun, dukungan untuk upaya meningkatkan martabat manusia juga telah meningkatkan popularitas mereka secara global.

Terkait pemasaran produk-produk Marymond di Indonesia, Rina Hong menyebut bahwa pihaknya bekerja sama dengan e-commerce enabler Egogo Hub Indonesia sebagai mitra. Produk Marymond di Indonesia kini dapat diperoleh dengan mengunjungi Shopee – Marymond Official Store.

Selain mendukung kegiatan E-SECO Conference 2020, menandai kehadirannya di tanah air, bekerjasama dengan ECPAT Indonesia Marymond juga melakukan pemberian donasi ke SMIP 28 Oktober Jakarta Selatan, yang terkena dampak banjir cukup parah beberapa waktu lalu,” pungkasnya.

 

Continue Reading

Nasional

DPR Serukan Travel Warning ke Wuhan China Soal Virus Corona

Published

on

FINROLL.com, Jakarta –– Anggota Komisi I DPR RI Willy Aditya menilai pemerintah perlu mengeluarkan peringatan atau travel warning bagi warga negara Indonesia ke Wuhan, China, menyusul gejala virus corona yang mewabah daerah tersebut. Menurutnya, peringatan tidak perlu dikeluarkan ke wilayah lain di China.

“Kalau ke Wuhan langsung, perlu. Tapi untuk daerah lainnya tidak perlu,” kata Willy lewat pesan singkat kepada wartawan, Jumat (24/1).

Pemerintah, kata dia, cukup memberikan arahan atau imbauan kepada WNI yang hendak bertolak ke kota selain Wuhan di China agar terap menjadi kondisi kebugaran tubuh.

Selain jauh, Willy meyakini, bahwa pemerintah China telah mengambil langkah-langkah antisipasi penyebaran virus corona ke kota selain Wuhan.

“Pemerintah setempat juga pasti sudah melakukan tindakan khusus, terkait merebaknya virus itu di sana. Jadi untuk Wuhan, saya kira travel warning perlu. Sementara untuk Beijing atau Shanghai, itu jauh jaraknya dari Wuhan, demikian juga Hong Kong,” tutur politikus Partai NasDem itu.
Lihat juga: Moeldoko Angkat Suara soal Antisipasi Virus Corona China

Sebelumnya, pemerintah mengklaim telah menyiapkan langkah preventif untuk mencegah penyebaran virus corona yang berasal dari Wuhan, China.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan, pemerintah menyiagakan deteksi alat berupa pemindai suhu tubuh di pintu masuk keluar bandara.

“Saya kemarin sudah tanya ke menkes apa langkah-langkah kita untuk langkah preventif jangka panjang. Sudah ada di pintu-pintu masuk itu, yang paling penting preventif,” ujar Moeldoko di kantor KSP, Jakarta, Jumat (24/1).

Kendati demikian, Moeldoko menyebut pemerintah belum mengeluarkan peringatan atau travel warning bagi warga Indonesia yang akan ke China. Ia menekankan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah preventif untuk mengantisipasi persebaran virus.

“Intinya kan semua dari kita masyarakat Indonesia bisa antisipasi dengan baik,” katanya.

Virus corona menjadi perhatian pemerintah menyusul gejala yang menjangkiti warga Wuhan di China. Antisipasi penyebaran virus corona digalakkan salah satunya dengan pengetatan cek medis di sejumlah bandara. (CNN)

Continue Reading

News

Ultimatum Kemenhub ke Ojol Maxim: Naikkan Tarif Atau Diblokir

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan ultimatum kepada aplikator ojek online (Ojol) Maxim. Perusahaan asal Rusia tersebut diketahui beberapa kali melanggar tarif ojol yang ditetapkan pemerintah.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani, menegaskan bahwa pihaknya selalu melakukan pengawasan terkait penerapan tarif Ojol. Data per bulan juga sudah didapat di semua aplikator.

“Evaluasi sudah kita lakukan tiap bulan, apakah tarif yang ada itu dilakukan sesuai atau tidak. Yang tidak melakukn Maxim,” kata Ahmad Yani dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (21/1/2020).

Dari catatan Kemenhub, Maxim beberapa kali melakukan pelanggaran di lebih dari satu kota. Dia menyebut, Maxim kerap pasang harga murah ketika masuk ke pusat kota.

“Ada di beberapa kota seperti Palembang, Solo, Balikpapan. Kalau dia masuk ke kota baru dia menurunkan tarif. Itu jadi masalah. Kita Maxim memperlakukan beda. Kita sudah surati Kominfo, Maxim melanggar tarif,” tandasnya.

Surat tersebut sudah disampaikan sejak 30 Desember 2019 lalu. Di samping itu, Kemenhub juga sudah memanggil pihak Maxim.

“Terakhir datang bersama orang Rusia-nya, dia bilang siap tapi butuh waktu,” kata Ahmad Yani.

Sampai saat ini, pelanggaran masih saja dilakukan. Kepada Kemenhub, Maxim berjanji bisa mematuhi aturan tarif pada 16 Februari 2020. Janji tersebut dinilai Kemenhub terlalu lama.

Kemenhub tidak akan memberikan toleransi dan akan menyampaikan peringatan terakhir dalam waktu dekat. Ia juga akan melibatkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

“Nanti kita surati lagi, terus ke KPPU, mungkin terkait persaingan usaha karena tarifnya lebih murah dari yang lain. Maxim janji sampai tanggal 16 Februari. Tapi ini terlalu lama. Nanti yang blokir Kominfo,” tegasnya.(https://www.cnbcindonesia.com/)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending