Connect with us

International

Mengapa Arabian’s Spring berubah menjadi Arabian’s Winter

Published

on


Finrolll.com – Amerika dan Blok Barat senantiasa mengekspor apa yang di namakan nilai universay : Kebebasan, Demokrasi, Kebebasan pers, kebebasan ekspresi. Konstitusional dengan 3 pilar : Ekskutif, Legislati dan Yudikatif lewat pemilihan umum demokratis multi partai, satu orang satu suara.

Cara mengekspornya dilakukan dengan Revolusi Berwarna, mendukung partai oposisi secara terbuka membangkang atas pemerintah yang sah. Demonstrasi demi demonstrasi berjilid – jilid dari yang damai sampai chaos anarkisme. Penindakan penguasa dari pembubaran yang soft sampai yang hard, jika sampai situasinya tidak terkendali, akan mengundang pihak militer ikut canpur tangan.Melakukan kudeta membubarkan pemerintah sah yang dituntut demonstran.Kadang kala Amerika akan ikut campur lewat CIA dan Inggeria dengan M16 dengan cara kotor kasar dan keji menjatuhkan rezim yang mereka tidak suka.

Setelah Tunisia dijatuhkan yang dipicu seorang pedagang PLK membakar diri,rakyat yang marah pun tersulut turun ke jalan memprotes ketidak becusan pemerintah yang korup memaksa Presidennya mundur dan mengasingkan diri,dinamai revolusi Arabian’Spring. Rakyat Libya juga turun ke jalan menuntut Presiden Khadafi yang sudah berkuasa lebih tiga dekade turun takhta dan menyampaikan aspirasi membentuk pemerintah demokrasi, mengahkiri sistem diktatur yang sudah berlangsung tiga dekade.

Gelombang revolusioner menyebar sampai ke Mesir,pergolakan politik memaksa Presiden Mubarak yang bekuasa tiga dekade mengundurkan diri dan disekap dalam tahanan dengan berbagai tuduhan.Gelombang anti pemerintah di Syria membara, menuntut diktator Presiden Assad mundur berubah menjadi perang sipil yang berlangsung hingga sekarang.

Kejadian – kejadian revolusioner di Tunisia, Lybia, Mesir dan Syria disebut Arabian’Spring. Amerika dan Blok Barat Eropa bersorak sorai atas pergantian rezim diktatur Arab menjadi pemerintahan “demokrasi”.Para tirani mengalami nasib berbeda-beda. Presiden Tunisia mengasingkan diri ke Arab Saudi.Mubarak di sekap dalam tahanan dan disidangkan, namun atas perlindungan pihak militer, dia dan keluarganya selamat.

Yang paling tragis itu Presiden Khadafi yang nyentrik itu, terbunuh dengan tragis dalam usaha pelariannya yang tidak berhasil.

Assad bertahan, namun negaranya Syria yang sudah cukup makmur berubah menjadi neraka. Jutaan rakyatnya jatuh korban di negeri sendiri dan melarikan diri, menjadi pengungsi ke negara tetangga hingga ke daratan Eropa, menimbulkan krisis kemanusiaan berkepanjangan.Negara – negara Eropa terseret dalam arus bencana kemanusiaan ini, kewalahan menampung pengungsi yang berdatangan bagaikan air bah.

Yunani dan Italy terkena getahnya menangani pengungsi yang diangkut dengan kapal penuh sesak.Belum lagi mengangkat mayat – mayat pengungsi yang kapal yang ditumpangi mengalami kecelakaan laut.Umat manusia dunia menyaksikan Colour Revolution yang dielu-elukan Amerika dan Blok Barat yang menyanjungnya sebagai Arabian’s Spring berubah menjadi Arabian’Winter.

Mengapa dari Spring berubah menjadi Winter ? Siapakah yang menjadi biang bencana kemanusiaan ini ? Negara manakah yang harus dipersalahkan ? Negara mana yang harus bertanggung jawab terjadinya bencana kemanusiaan ini ?

Sebelum terjadi penggantian rezim di Libya, Mesir dan Syria, relatif keadaannya rakyatnya baik baik saja, walaupun dibawah rezim diktatur.Ada musim Spring yang memberi kenyamanan dan harapan.Setelah menjatuhkan rezim diktatur,Springnya hilang, berubah menjadi Winter yang dingin mematikan.

Di Mesir, menyusul jatuhnya Mubarak, diadakah Pemilihan demokrasi.Karena kekuatan dalam negeri didominan tiga unsur : Sekularisme, Agama Islam dan militer.Kelompok Islam yang mayoritas meraih kemenangan dan tokoh utamanya Mursi terpilih menjadi Presiden. Kelompok sekularisme tidak mau menerima kenyataan dan melakukan perlawanan. Timbullah gejolak sosial,demonstrasi berjilid – jilid dan pemerintah tidak dapat berfungsi dengan normal.Kelompok militer yang merasa bertanggung jawab menjaga keutuhan negara dan menjadi bhayangkara negaranya pun mengambil alih kekuasaan. Presiden Mursi yang dipilih dengan demokrasi pun ditangkap dan dijatuhi hukuman berat dengan tuduhan penguasa militer dengan tuduhan 1001 dosa.Mesir kembali jatuh dalam genggaman militer.

Sesungguhnya rezim sipil sekularisme, rezim Khafilah Islami atau rezim militer,tidak mudah memerintah dan mengelola negara Mesir. Sebab negara kuno yang penduduknya hampir 100 juta ini, 50 % penduduknya berusia belia dibawah 25 tahun. Usia non produktif yang masih membutuhkan pendidikan dan memutuhkan lapangan kerja.

Mesir negara berwilayah hanya 5 % di kiri kanan aliran Sungai Nil yang subur dan layak dibuni, penduduk Mesir dalam jumlah besar hidup berdesak – desakan di wilayah yang sempit itu.95 % wilayah yang gurun pasir tidak ada preminya.Mesir yang setiap tahun mengandalkan impor bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan pokok rakyatnya,tidak memiliki sumber pendapatan negara yang memadai. Sumber divisanya mengandalkan Terusan Suez,Pariwisata dan Minyak bumi yang tidak memadai, tidak memiliki industri manufactory yang produktif yang dapat menampung tenaga kerja.Maka, angka penganggurannya sangat tinggi, angka krimininalitas juga tinggi. Kelompok – kelompok yang tidak puas dan sakit hati menjadi frustrasi,menjadi api dalam sekam, sewaktu – waktu dapat tersulut menjadi kebakaran hebat : Pemberontakan atau revolusi!

Di negara kecil Yaman, tiap hari bom meletus memangsa penduduk yang tidak berdosa. Dua kali terjadi perang sipil,perang tentara pemerintah melawan Hauthi dan perang antar sekte, berlangsung terus. Kaum Sunni membantai kaum Syiah dan sebaliknya,kaum Syiah membantai kaum Sunni,padahal sama – sama Muslim. Koalisi yang dipimpin Arab Saudi didukung Amerika,menggempur Houthi,rakyatlah menjadi korbannya.

Kelompok oposisi Libya berhasil menumbangkan rezim Khadafi,tidak berhasil mencapai konsensus membentuk pemerintahan koalisi. Malah terpecah menjadi beberapa faksi,saling berperang merebut hegemoni atas Libya. Spring Libya berubah menjadi Winter Libya mematikan.Rakyatlah yang menderita. Berbondong – bondong naik kapal laut menjadi pengungsi, mencari suaka ke Italy dan Eropa.

Oposisi Libya yang terhasut oleh Amerika dan Barat,sekarang sudah merasakan betapa pahitnya colour revolution yang dikibas – kibas Amerika dengan anteknya Sarkozi, Presiden Prancis waktu itu yang paling getol menjatuhkan Khadafi. Ingin bertanya : Berapakah jumlah pengungsi Libya yang tertampung di Prancis ? Berapakah dana yang dikeluarkan Prancis membantu Pengungsi Libya ?

Syria berubah menjadi neraka sungguhan, bersama Irak yang diagresi langsung Amerika menjadi porak peranda,kota-kota dan pedesaannya menjadi puing-puing.Amerika dan Blok Barat sewaktu – waktu menyebarkan terror dan kematian. Peluru kendali yang ditembakkan armada Amerika dan sekutunya memangsa rakyat Syria.

Kelompok bekas anak buah Saddam Husein dari Irak yang menuntut balas dendam membentuk rezim ISIS yang radikal,mendapat sambutan hangat dan sempat menduduki wilayah yang cukup luas di Irak dan Syria. ISIS menjadikan penduduk beragama Nasrani sebagai sasaran penzaliman, membunuh orang Nasrani seperti melumat Semut.Dendam atas Amerika dan blok Barat yang negara Kristen,tetapi menjadikan penduduk beragama Nasrani sebagai sasaran pembantaiannya, tentu saja tidak dapat dibenarkan.Kekejaman ISIS pun mengundang penumpasan dari Amerika dan Blok Barat.Bahkan negara – negara Arab pada umumnya bersama Rusia juga berkoalisi menumpas ISIS. ISIS yang sangat kejam menimbulkan kemarahan global dan akhirnya tertumpas.

Biang keladi permasalahan dan tragedi kemanusiaan di Timur Tengah adalah Amerika dan Blok Barat yang memaksakan nilai – nilai budaya Baratnya dengan hegemoni militer, hegemoni dolar telah berubah menjadi malaikatul muat bagi penduduk Timur Tengah. Amerika yang jadi biangnya,tidak satu pun menampung pengungsi dari Timur Tengah.Dunia mengapresiasi Kanselir Jerman Angela Merkel yang membuka pintu negaranya dan menampung banyak pengungsi Timur Tengah, korban agresi Amerika. Amerikalah yang harus bertanggung jawab atas tragedi kemunusiaan dahsat ini.

Nilai universay umat manusia itu pada hakekatnya sama : DAMAI DAN HIDUP SEJAHTERA. China dengan program One Belt One Road (OBOR)dan Silk Road, juga membentuk Asian Investasi Infrastruktur Bank (AIIB) adalah Program damai yang memajukan kesejahteraan dan kemakmuran bersama umat manusia. China menyediakan dana besar,dengan sumber tenaga manusia trampil, pengalaman nyata pembangunan infrastruktur membantu negara – negara peserta OBOR dan Silk Road. Umat manusia dunia menjadi saksi atas nilai universal Damai dan Sejahtera yang disebarkan China sebagai negara besar yang bertanggung jawab menjaga perdamaian dunia dan memberi sumbangsih nyata.Bukan seperti Amerika dan sekutunya dimana – mana menyebarkan maut kematian, kebinasaan massal dan penghancuran di Timur Tengah menzalimi negara – negara Arab di Timur Tengah.

Bangkitlah seluruh umat manusia yang cinta damai bersatulah, membentuk barisan anti imperialisme Amerika dan sekutunya yang menzalimi negara – negara berkembang dan ras kulit berwarna ! **

Oleh : Leo Boscha

Jakarta, 2 Septermber 2019

Advertisement Valbury

International

Virus Corona Dapat Merusak Kinerja Otak, Ini Penjelasannya !

Published

on

By

Finroll.com – Jakarta, Dalam sebuah studi di Inggris telah mengatakan bahwa virus Corona bisa merusak otak.

Ahli dari University College London (UCL) menyebut bahwa virus ini bisa menyebabkan masalah saraf otak seperti stroke, kerusakan saraf, dan pembengkakan otak fatal. Hal ini mungkin terjadi sekalipun pasien tersebut tidak menunjukkan gejala masalah pernapasan yang terkait dengan covid-19.

“Kita harus waspada dan mewaspadai komplikasi pada pasien covid-19,” kata kata penulis senior bersama Dr. Michael Zandi dikutip dari CNN.

Dia juga memperingatkan bahwa masih harus dilihat “apakah kita akan melihat epidemi dalam skala besar kerusakan otak yang terkait dengan pandemi.”

Studi yang dipublikasi dalam journal Brain melakukan penelitian terhadap 43 pasien yang dirawat di University College London Hospitals terhadap orang yang dikonfirmasi dan dicurigai terinfeksi virus corona dari bulan April-Mei.

Di antara pasien ini, para peneliti menemukan 10 kasus “disfungsi otak sementara” dan delirium; 12 kasus peradangan otak; delapan kasus stroke; dan delapan kasus kerusakan saraf.

Sebagian besar pasien yang menunjukkan peradangan otak didiagnosis dengan kondisi spesifik, langka dan kadang-kadang mematikan yang dikenal sebagai ensefalomielitis disebarluaskan akut (ADEM). Sebelum pandemi, tim peneliti di London akan melihat sekitar satu pasien ADEM per bulan. Selama masa studi, jumlahnya naik menjadi setidaknya satu minggu.

Seorang wanita berhalusinasi singa dan monyet di rumahnya. Lainnya melaporkan mati rasa di anggota badan atau wajah mereka, penglihatan ganda, dan disorientasi. Satu pasien yang parah hampir tidak sadar, merespons hanya ketika kesakitan.

“Dokter perlu mewaspadai kemungkinan efek neurologis, karena diagnosis dini dapat meningkatkan potensi pasien selamat.”

“Mengingat bahwa penyakit ini baru ada selama beberapa bulan, kita mungkin belum tahu apa kerusakan otak jangka panjang yang dapat disebabkan Covid-19,” kata penulis bersama bersama Dr. Ross Paterson.

Sampai saat ini peneliti masih mencoba mencari tahu mengapa corona bisa merusak otak. Satu teori, sebaliknya, adalah bahwa komplikasi secara tidak langsung dipicu oleh respon imun dari tubuh pasien – bukan dari virus itu sendiri.

Hanya saja penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memahami pengaruh pandemi virus corona yang merusak otak dalam jangka panjang.

Foto : OkezoneTechno|GoogleSearch

Continue Reading

International

Wali Kota Seoul yang Hilang Ditemukan Meninggal

Published

on

Finroll – Jakarta, Walikota Seoul, Park Won-soon, yang dilaporkan hilang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di daerah utara ibu kota Korea Selatan itu.

Menurut laporan kantor berita Korsel, Yonhap News Agency, Kamis (9/7), Park dilaporkan menghilang oleh anak perempuannya pada sore hari. Kepolisian setempat lantas mengerahkan petugas untuk mencari keberadaan Park.

Ponsel Park pun tidak bisa dihubungi karena dinonaktifkan setelah mengontak sang anak. Menurut pengakuan anak Park, ayahnya sempat menyampaikan pesan wasiat saat dihubungi terakhir kali melalui ponsel.

Belum ada laporan rinci mengenai penyebab kematian Park.

Seperti dilansir AFP, sebelum menghilang dan ditemukan meninggal, Park dilaporkan oleh mantan pegawai di Balai Kota Seoul ke polisi pada Rabu (8/7) kemarin dengan tuduhan melakukan pelecehan seksual. Kasus itu lantas diliput oleh stasiun televisi setempat dan ditayangkan beberapa saat sebelum Park menghilang.

Park terpilih sebagai wali kota Seoul pada 2011 setelah pendahulunya mengundurkan diri saat menerima tawaran referendum pemberian makanan gratis bagi anak sekolah. Ia terpilih kembali menjadi wali kota pada 2014 dan 2018.

Dia mulanya adalah calon independen yang menang melawan kandidat dari Partai Persatuan Masa Depan (UFP) yang berhaluan konservatif. Park kemudian berkoalisi dengan Partai Demokratik yang mempunyai haluan liberal.

Penduduk setempat mulanya meragukan karena Park dinilai tidak mempunyai pengalaman politik. Namun, dia sempat digadang-gadang bakal menjadi pengganti Presiden Korsel, Moon Jae-in.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

International

AS Catat Lonjakan Tertinggi Kasus Corona, 60 Ribu Sehari

Published

on

By

Ilustrasi virus corona di Amerika Serikat. (AP/David J. Phillip)

Finroll.com, Jakarta –  Amerika Serikat mencatatkan rekor harian kasus virus corona tertinggi sebanyak 60.021 infeksi dan 1.195 kematian pada Selasa, (7/7).

Menurut CNN, data yang diperoleh dari Johns Hopkins University itu merupakan lonjakan tertinggi dalam satu hari di AS sejak pandemi dimulai.

Berdasarkan data statistik Worldometer, hingga Kamis pagi (9/7) AS memiliki 3.158.932 kasus Covid-19 dan 134.862 kematian. Jumlah tersebut mengukuhkan posisi AS sebagai negara dengan kasus dan kematian tertinggi di dunia akibat virus corona.

Kasus-kasus tersebut tersebar di seluruh 50 negara bagian, Distrik Columbia dan wilayah AS lainnya, serta kasus yang direpatriasi.

Sejauh ini New York menjadi negara bagian paling terpapar parah corona dengan 424.263 kasus dan 32.311 kematian. Dikutip dari CNBC, Texas menjadi menyumbang kasus harian tertinggi Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

AS telah melaporkan sekitar 51.383 kasus baru selama tujuh hari terakhir, naik hampir 24,5 persen dibanding sepekan lalu, menurut analisis data CNBC yang dikumpulkan dari Johns Hopkins.

Penasihat gugus tugas penanganan virus corona AS Anthony Fauci mangakui bahwa pemerintah belum bisa mengendalikan penularan virus corona.

Pakar penyakit menular itu memperingatkan bahwa kasus baru bisa bertambah dua kali lipat menjadi 100 ribu per hari jika pihak berwenang gagal mengambil langkah yang tepat dan cepat untuk mengendalikan penularan Covid-19.

Meski kasus corona di AS terus melonjak, Presiden Donald Trump tetap akan menggelar kampanye pilpres di ruang terbuka di New Hampshire pada 11 Juli mendatang.

Hingga saat ini virus corona telah menginfeksi 12.162.680 juta orang di seluruh dunia 551.976 kematian. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menilai bahwa fase terburuk dari Covid-19 belum datang.

Organisasi Kesehatan Dunia itu juga telah mengonfirmasi penyebaran virus corona melalui udara atau airborne.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending