Connect with us

Ragam

Messenger Digadang-gadang Bisa Hapus Pesan ‘Salah Kamar’

Published

on


messenger

Messenger disebut bakal menambahkan fitur untuk menghapus ‘pesan salah kamar’ dengan durasi maksimal 10 menit sejak pesan dikirim.

Finroll.com – Fitur baru ini dikabarkan tengah diuji coba sebelum dirilis resmi untuk para pengguna messenger. Bocoran kemunculan fitur baru ini pertama kali diungkap oleh pemilik akun @MattNavarra.

Lewat cuitannya seperti yang dilansir The Verge, Matt mengatakan fitur baru itu masuk dalam daftar yang akan dirilis ‘dalam waktu dekat’. Dari tangkapan layar (screenshot) terlihat fitur itu akan tersedia pada Messenger versi 191.0 untuk pengguna iOS.

Kemunculan fitur ini sebenarnya sudah dibocorkan sejak April lalu. Kala itu, Facebook diam-diam menghapus pesan yang dikirimkan oleh sang CEO Mark Zuckerberg.

Namun, kemunculan uji coba fitur hapus pesan pada aplikasi ini justru baru diketahui pada Oktober silam.
Fitur serupa sebelumnya sudah lebih dulu dirilis untuk pengguna WhatsApp. Alasan pengguna yang kerap salah kirim pesan menjadi alasan di balik kemunculan fitur tersebut.

Bedanya, pengguna WhatsApp memiliki durasi lebih lama untuk menghapus pesan salah kamar yakni hingga satu jam. (cnnindonesia)

Advertisement Valbury

Ragam

Published

on

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan pemerintah siap menghadapi gugatan Uni Eropa terhadap kebijakan larangan ekspor ore nikel ke Organisasi Pedagang Dunia (WTO).

Sebagai negara yang menjunjung tinggi hukum, kata Lutfi, Indonesia menghargai sikap tersebut dan akan membentuk tim terbaik untuk membantah semua tuduhan yang diarahkan Uni Eropa.

“Kami akan melayani sengketa ini di WTO dan saya menganggap secara pribadi, sebagai negara yang menjunjung tinggi hukum, ini adalah proses yang baik dan benar,” ujarnya dalam konferensi pers Kementerian Pedagang, Jumat (15/1).

Lutfi menilai dalam hal ini kedua pihak juga tengah berjuang untuk membela kepentingannya masing-masing.

Uni Eropa menganggap kebijakan larangan ekspor nikel mengganggu produktivitas industri stainless steel mereka yang melibatkan 30 ribu pekerja langsung dan 200 ribu pekerja tidak langsung.

Sementara di sisi lain, Indonesia tengah melakukan pemanfaatan sumber daya alam secara maksimal dengan melakukan hilirisasi produk-produk pertambangan.

“Kami tentu merasa berkeyakinan aturan-aturan yang kami kerjakan itu bukan saja untuk menjaga sumber daya alam agar menjadi baik, itu basis utamanya. Kedua adalah memastikan bahwa barang-barang itu adalah milik pemerintah Indonesia,” tuturnya.

Namun ia juga mengaku kecewa sebab hal tersebut seharusnya bisa didiskusikan secara bilateral tanpa perlu pergi ke WTO. “Tentunya kami sangat kecewa konsultasi yang sudah begitu lama, saya pikir sudah beda. Tapi dalam waktu dekat kami bisa pastikan tidak ada dampaknya,” terangnya.

Seperti diketahui, pemerintah menetapkan larangan ekspor bijih nikel per 1 Januari 2020 dengan mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM nomor 11 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara.

Jadwal pelarangan ini lebih cepat dua tahun dari Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 tentang perubahan keempat atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara yang memperbolehkan ekspor tersebut hingga 2022.

“Kita pastikan bahwa kami akan mempelajari apa saja yang dituntut Uni Eropa dan kami akan ikut proses tuntutan ini sesuai dengan aturan yang sudah kita sepakati,” tandasnya.

Sumber Berita : CNN Indonesia

Continue Reading

Ragam

Garap Perbankan Digital, Stanchart Dikabarkan Suntik Bukalapak Rp2,8 T

Bukalapak dikabarkan meraih pendanaan US$ 200 juta dari Standard Chartered. Kedua perusahaan juga bekerja sama strategis untuk menyediakan layanan finansial di Indonesia.

Published

on

Karyawan menunjukkan fitur pembelian tiket Kereta Api (KA) Bandara pada aplikasi Bukalapak dengan menggunakan gawai saat perjalanan dari Stasiun BNI City menuju ke Stasiun Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Unicorn e-commerce, Bukalapak dikabarkan meraih pendanaan US$ 200 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun dari Standard Chartered Plc. Kedua perusahaan juga menjalin kerja sama strategis untuk menyediakan layanan finansial di Indonesia.

“Investor terdahulu, Naver Corp. dan Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund juga hampir menandatangani kesepakatan untuk pendanaan tambahan,” kata sumber Bloomberg yang mengetahui hal ini, dikutip pada Kamis (14/1).

Dana segar ini menambah uang kas Bukalapak yang sebelumnya disebut-sebut meraih investasi US$ 100 juta dari Microsoft Corp, GIC Pte dan Emtek.

Meski tidak mengonfirmasi kabar pendanaan tersebut, CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan bahwa partisipasi Standard Chartered akan semakin memperkuat jajaran pemegang saham dan mitra strategis.

Kerja sama itu juga bakal berfokus pada layanan perbankan digital, dengan adanya solusi banking as a services, Nexus. “Kemitraan ini meningkatkan semangat kami untuk mewujudkan ekonomi yang adil di Indonesia,” kata dia dikutip dari siaran pers, Kamis (14/1).

Setidaknya ada dua fokus utama kemitraan. Pertama, menghadirkan inovasi di bidang jasa finansial dan e-commerce.

Keduanya bakal menawarkan berbagai layanan keuangan inovatif melalui ekosistem Bukalapak. Kedua, mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Apalagi, Bukalapak memiliki 100 juta pengguna dan 13,5 juta pelaku UMKM.

“Kami yakin kemitraan dengan salah satu unicorn pertama dan pemain e-commerce terkemuka di Indonesia ini memungkinkan kami menciptakan solusi yang mendorong inklusi keuangan di Indonesia,” kata Cluster CEO, Indonesia & ASEAN Markets (Australia, Brunei & the Philippines) Standard Chartered Andrew Chia.

Standard Chartered memang aktif mengembangkan model bisnis baru. Salah satunya nexus, yang berfokus memenuhi kebutuhan klien. Perusahaan juga baru saja meluncurkan Mox, bank virtual di Hong Kong.

Selain itu, berencana meluncurkan kustodian aset digital tingkat institusi Zodia, bermitra dengan Northern Trust. Kemudian, menyediakan platform terbuka digital secara komersial Solv di India.

Sedangkan Bukalapak mencatatkan nilai transaksi tumbuh tiga kali lipat dalam dua tahun terakhir. Pada periode yang sama, pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi alias EBITDA tumbuh 80%.

Pada tahun lalu, startup jumbo itu mencatatkan nilai transaksi bisnis marketplace tumbuh lebih dari 130% secara tahunan (year on year/yoy). Sedangkan transaksi layanan O2O Mitra Bukalapak naik hingga 100%, dengan jumlah mitra yang meningkat 30%.

Bukalapak menargetkan bisnis tumbuh 40-50% pada tahun ini. Target ini dengan mempertimbangkan perekonomian di tengah pandemi corona.

Sumber Berita : Katadata.co.id

Continue Reading

Ragam

Mengenal Uang Logam Emas yang Diterbitkan Bank Indonesia

Published

on

Jakarta – Bank Indonesia (BI) beberapa kali menerbitkan uang logam berbahan emas. Hal itu dilakukan dalam rangka memperingati peristiwa penting atau tujuan tertentu.

Uang logam berbahan emas biasanya dicetak dalam jumlah terbatas. Kemudian, uang logam itu hanya diedarkan di kalangan kolektor dengan harga jual tinggi di atas nilai nominalnya.

Dari koleksi Museum Bank Indonesia (MBI), bank sentral pernah mencetak uang logam berbahan emas pada 1970 silam.

Pertama, uang logam emas pecahan Rp5.000 bergambar arca batu Manjusri dari Candi Tumpang di Malang dengan berat 12,43 gram.

Kedua, uang pecahan Rp10 ribu dengan gambar penari orang wanita dengan berat 24,68 gram.

Ketiga, uang logam emas bergambar Jenderal Sudirman dalam pecahan Rp25 ribu dengan berat 61,71 gram.

Keempat, uang logam pecahan Rp2.000 bergambar Cenderawasih dengan berat 4,93 gram dan kelima, pecahan Rp20 ribu bergambar Garuda Bali dengan berat 49,37 gram.

Selain itu, BI juga pernah menerbitkan uang logam emas pada 1974 silam dalam pecahan Rp100 ribu. Uang logam itu memiliki bahan dasar emas dengan berat 33,43 gram bergambar Komodo dan Garuda Pancasila.

Selanjutnya, bank sentral menerbitkan uang pecahan berbahan emas pada 31 Januari 2000. Uang itu berupa pecahan Rp150 ribu dengan berat 6,22 gram untuk Seri For The Children of The World.

Dengan harga emas yang terus meningkat setiap tahunnya, maka otomatis harga uang berbahan emas tersebut juga ikut naik dari saat pertama kali dirilis. Sebagai gambaran, harga emas Antam pada perdagangan 12 Januari 2021 sudah berada di angka Rp957 ribu per gram.

Sumber Berita : CNN Indonesia

Continue Reading

Trending