Connect with us

Teknologi

Pengharum Dari Kotoran Sapi 1, Dari 5 Karya Anak Bangsa Yang Diakui

Published

on

FINROLL.COM, Karya dari Dwi Nailul dan Rintya Aprianti , dua siswa SMA dari Jawa timur 2012 diikut sertakan dalam  International Environment Project Olympiad (INEPO) untuk bersaing yang diselenggarakan di Istanbul, Turki. Kotoran sapi yang ada di wilayah sekitar tempat tinggal mereka dimanfaatkan secara maksimal dan kotoran sapi tersebut difermentasikan , sejumlah prosespun harus dilewati sebelum menjadi produk akhirnya yaitu pengharum ruangan yang tidak mengandung zat kimia .Dan hasilnya , mendapatkan hak paten dan dijual sebesar Rp.26.000 untuk 225 gram.

Hasil penelitian selama 3 bulan dari siswa SMA N 10 Malang ini,Nando Novia Hari Saputra dan Nurul Inayah Ba'da Maulidiyah membuat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang dan Bendera merah putih pun ikut berkibar di arena bergengsi International Young Inventors Project Olympiade (IYIPO) Di Tblisi , Georgia 2012 kemaren. Dari hasil penelitian 2 siswa ini berhasil menemukan Photo Electro System, alat yang bisa mengubah energi matahari dan urine menjadi bahan bakar penggerak mobil listrik. Dengan energi alternatif urine ini kendaraan dapat melaju sampai 60 km/jam. Untuk 1 liter urine, bisa dijadikan listrik untuk berjalan sejauh 17 km.

Sibodex atau stick of borax detector adalah alat untuk bisa mendeteksi apakah ada kandungan boraks dalam suatu makanan atau tidaknya hanya dalam jangka waktu 5 detik saja...dan hasil penemuan dari 2 pelajar SMA N 3 Semarang ini  Luthfia Adila dan Dayu Laras Wening yang berbentuk tusuk gigi ini bisa meraih medali emas , International Exhibition for Young Investor pada tahun 2014 kemaren.

Turbin Undershoot Penyaring Sampah inipun hasil karya tiga siswi dari SMA N 6 Jogyakarta Nurina Zahra Rahmati, Tri Ayu Lestari, dan Elizabeth Widya Nidianita ,yang ikut mengharumkan nama bangsa dengan peraihan medali emas pada katagori green technology di ajang international bergengsi Exhibition for young Inventor (IEYI) di Malaysia pada tahun 2013. Prototipe pembersih sampah-sampah di sungai ini , tercetus ketika banyaknya masalah sampah pada sungai , dan berharap hasil penemuan mereka bisa memberikan sumbangsihnya terhadap persoalan sampah di sungai-sungai maupun kali-kali yang ada di tanah air , cara kerjanya cukup sederhana , menarik sampah , mengangkatnya dan dikumpulkan dibak penampung yang terletak dibagian paling belakang dari alat ini.

Berjalan sambil mengisi baterai handphone adalah hasil penemuan dari serorang siswi dari SMP 1 Aikmel, Selong Lombok Timur NTB , Safira Dwi Tyas Putri , yang berhasil mendapatkan medali emas pada Asian Young Inventions of Energy Exhibition” (AYEE) di Taiwan Juli 2010 silam. "Sepatu sumber energi" berfungsi sebagai generator listrik sederhana dari lampu senter sebagai sumber listrik.

Trending Stories