Connect with us

Sepakbola

Pep Guardiola Bantah Anggapan Bahwa Manchester City Tak Lagi Bersemangat Jalani Laga-laga Premier League

Published

on


Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp memeluk pelatih Manchester City, Pep Guardiola usai pertandingan lanjutan Liga Inggris di stadion Etihad (3/1). Manchester City berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor tipis 2-1. (AFP Photo/Oli Scarff)

Finroll.com, Jakarta – Pep Guardiola membantah Manchester City sudah pasrah melihat Liverpool juara Liga Inggris musim ini. Ia menilai anak asuhnya terus memberikan perlawanan maksimal di semua laga tersisa.

Betapa tidak, Manchester City sebenarnya sudah cukup baik dengan meraih 57 poin dari 28 pertandingan untuk menduduki peringkat ke-2 klasemen sementara. Namun, musim ini ada Liverpool yang terlalu tangguh bagi tim mana pun.

The Reds bertengger nyaman di puncak klasemen dengan 82 poin dari 29 pertandingan. Artinya, ada jarak 25 poin antara Liverpool dengan Man City, meski pasukan Guardiola masih menyimpan satu pertandingan.

Tudingan itu memang tidak bisa dihindari. Logikanya sudah benar, Manchester City memang seharusnya fokus ke kompetisi lain jika Premier League nyaris mustahil. Namun, Guardiola dengan tegas membantah bahwa timnya tidak punya motivasi di Premier League.

Komentar Pep

Manajer City, Pep Guardiola. (AFP/Oli Scarff)

“Apakah Anda melihat kurangnya motivasi kami dalam pergerakan para pemain, menekan lawan, memaksa pemain MU memainkan bola-bola panjang dan pada bagaimana mereka tidak bisa membuat tiga umpan beruntun? Itu tidak benar,” tegas Pep kepada Sky Sports.

“Tim kami mau melakukannya dan bisa melakukannya, jadi ini bukan karena kurang motivasi, lebih karena kurang konsentrasi.”

“Itu bisa terjadi, kesalahan adalah bagian dari sepak bola, sama dengan pergerakan yang bagus,” ujarnya.

Intinya, Guardiola menegaskan bahwa timnya sudah dan selalu memberikan yang terbaik. Kalah-menang adalah hasil akhir, yang tidak kalah penting adalah bagaimana performa mereka dalam proses tersebut.

“Sikap kami sangat bagus, bagaimana kami mengalirkan bola, bagaimana kami tiba di wilayah sepertiga akhir, khususnya di babak kedua, benar-benar bagus,” kata Pep.

“Saya puas. Saya tahu kami kalah, tapi saya senang dengan permainan kami. Ketika saya tidak senang, saya akan mengatakannya pada Anda.”

 

Sumber asli: Sky Sports

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, published 9/3/2020)

(bola.com)

Sepakbola

Dortmund vs Munchen Duel Pemain Kunci di Liga Jerman

Published

on

Finroll – Jakarta, Pertandingan Borussia Dortmund vs Bayern Munchen bakal menghadirkan perjumpaan tak terelakkan bagi pemain-pemain kunci kedua klub.

Die Borussen bakal berupaya meraih tiga poin di kandang demi memangkas jarak dengan Munchen sekaligus menjauh dari RB Leipzig. Sebaliknya Die Rotten tak mau terpeleset ketika bermain di Stadion Westfallen guna melanjutkan dominasi.

Pelatih Lucien Favre dan Hansi Flick tak bisa memainkan seluruh pemain andalan, namun kedalaman skuat bisa menenangkan keduanya dan tetap berharap poin maksimal pada pekan ke-28.

Berikut duel pemain kunci dalam laga Dortmund vs Munchen yang bakal mempertemukan nama-nama tenar

1. Roman Burki dan Manuel Neuer

Roman Burki menjadi salah satu pilar Dortmund dalam lima musim terakhir. Penjaga gawang asal Swiss ini sudah menunjukkan keandalan di bawah mistar dan membuat Dortmund menjadi salah satu tim kokoh di lini belakang.

Munich's goal keeper Manuel Neuer enters the stadium prior to the German Bundesliga soccer match between Bayern Munich and Eintracht Frankfurt in Munich, Germany, Saturday, May 23, 2020. (Andreas Gebert/pool via AP)
Manuel Neuer masih menjadi pilihan nomor satu di bawah mistar gawang Bayern Munchen. (Andreas Gebert/pool via AP)

Di sisi seberang, Manuel Neuer, yang baru menandatangani perpanjangan kontrak dengan Munchen akan menjadi tembok bagi tuan rumah. Tak hanya bermodal nama besar, Neuer pun menunjukkan masih piawai kendati kian menua.

2. Mats Hummels dan David Alaba

Pernah menjadi bagian Bayern Munchen, bisa menjadi keuntungan bagi Mats Hummels membaca serangan-serangan tim tamu. Pengalaman Hummels di laga-laga besar juga akan menjadi penopang pertahanan Dortmund.

Menghadapi kecepatan dari penyerang-penyerang tuan rumah akan menjadi ujian bagi David Alaba. Tak hanya bisa menentukan kerapatan pertahanan, pemain asal Austria ini bisa turut berperan dalam melancarkan serangan balik.

3. Jadon Sancho dan Thomas Muller

Kreativitas di lini tengah bakal menjadi kunci kemenangan. Di Dortmund, Sancho memegang peranan tersebut. Usia muda bukan halangan bagi Sancho memegang peranan vital tim Kuning Hitam dengan mengoptimalkan sayap.

Thomas Muller pernah menjadi andalan di depan, namun kini tugasnya berubah. Kemampuan menyediakan umpan di waktu dan posisi yang tepat kerap menguntungkan rekan-rekannya untuk membobol gawang lawan.

4. Erling Haaland dan Robert Lewandowski

Erling Haaland adalah sensasi baru sepak bola Eropa. Produktivitasnya membuat Haaland dielu-elukan sebagai bintang baru Dortmund yang mendukung keberadaan Sancho, Thorgan Hazard, Raphael Guerreiro, dan Achraf Hakimi.

Kedatangan Haaland tak membuat Robert Lewandowski kehilangan panggung. Bintang senior Bundesliga itu tetap menjadi pemain berbahaya bagi kesebelasan manapun lantaran kemahiran menyelesaikan peluang.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Sepakbola

Lionel Messi Minta Lautaro Martinez Segera Gabung Barcelona

Published

on

Finroll – Jakarta, Megabintang sepak bola Lionel Messi diklaim meminta penyerang Inter Milan Lautaro Martinez segera bergabung dengan Barcelona untuk musim depan.

Barcelona masih mencari pemain yang cocok dengan Messi sekaligus pengganti Luis Suarez. Salah satu nama yang santer dikaitkan dengan Blaugrana adalah, Lautaro Martinez.

Rumor Martinez ini diperkirakan bakal alot, karena Inter tidak ingin melepas bintangnya dengan harga murah. Akan tetapi, peluang Matinez ke Barcelona terbuka lebar setelah Messi diklaim menginginkan pemain asal Argentina itu pindah ke Camp Nou.

Keinginan Messi bermain dengan Martinez diungkapkan Presiden Racing Club Avellaneda, Adrian Ruben Fernandez.

“Messi memanggilnya, dan ingin dia [Martinez] segera di sampingnya. Saya tidak ragu,” ucap Fernandez kepada Sport.

“Untuk alsan itu, kesepakatan merekrutnya hampir tiba. Saya tahu segalanya akan berjalan baik di Barcelona, dan Lautaro akan jadi pengganti yang sangat baik bagi Suarez,” kata Fernandez menambahkan.

Fernandez yakin Martinez memiliki banyak kesamaan dengan Suarez yang dianggap sebagai penyerang lengkap. Mulai dari dribel yang baik, piawai mencetak gol, hingga bisa menjaga bola.

“Dia adalah pewaris yang ideal. Terima kasih kepada Barcelona, dia akan terus berkembang sebagai pemain dan juga laki-laki,” tutur Fernandez.

Selain sama dengan Suarez, Martinez juga disebut mirip dengan striker Manchester City, Sergio Aguero. Fernandez optimistis Martinez bisa memiliki karier yang bagus seperti Aguero.

“Saya bahkan akan mengatakan Lautaro lebih bagus di udara dan jauh lebih baik dengan kaki kirinya. Tetapi dia harus membuktikannya dengan waktu. Saya harap dia bisa,” ujar Fernandez.

Sumber : CNN Indonesia

 

Continue Reading

Sepakbola

Coutinho Disebut Gagal di Barcelona Karena Messi

Published

on

Finroll – Jakarta, Mantan pemain Barcelona, Ronald de Boer menilai kegagalan Philippe Coutinho di Blaugrana lantaran kehadiran Lionel Messi yang sangat dominan dalam permainan tim.

De Boer menganggap Coutinho tidak lagi memiliki keleluasaan memegang dan mengendalikan bola saat ada di Barcelona. Hal itu berbeda jauh ketika ia tampil di Liverpool.

“Saya rasa Coutinho adalah tipe pemain yang selalu mendapatkan bola. Setiap bola selalu melewati dirinya ketika ia berada di Liverpool.”

“Dia mungkin bekerja lebih ringan, karena hal itu yang dilakukan Messi di Barcelona,” ujar De Boer kepada talksport, dikutip dari Express.

Kehadiran Coutinho di Barcelona awalnya diharapkan bisa memperkaya variasi serangan Barcelona. Namun hal tersebut ternyata tidak berjalan semulus rencana.

Barcelona's Argentine forward Lionel Messi scores a penalty during the Spanish league football match between FC Barcelona and Real Sociedad at the Camp Nou stadium in Barcelona on March 7, 2020. (Photo by LLUIS GENE / AFP)
Philippe Coutinho sulit berkembang di Barcelona lantaran kehadiran Lionel Messi yang juga dominan dalam penguasaan bola. (AFP/LLUIS GENE)

“Barcelona berusaha beradaptasi namun bila sebuah tim beradaptasi dengan dua pemain seperti itu [Coutinho dan Messi], hal itu tentu sulit.”

“Saya rasa Coutinho adalah pemain yang luar biasa namun terkadang dia tidak cocok jadi kepingan puzzle. Mungkin dia akan sukses dan jadi kepingan sempurna di klub lain,” kata De Boer.

Meski gagal di Barcelona, De Boer tak mau menganggap Coutinho sebagai pemain gagal.

“Bukan berarti dia pemain yang buruk. Tak bisa bermain dengan baik di Barcelona tidak berarti dia bukan termasuk pemain yang hebat.”

“Terkadang permainan seorang pemain tidak cocok dengan sebuah tim dan terkadang ada ketidakberuntungan. Messi ada di sana dengan peran yang kamu miliki sebelumnya dan kamu harus memainkan peran lain yang tak cocok denganmu,” ucap De Boer.

Barcelona memiliki hasrat besar saat memburu Coutinho. Setelah sempat gagal, operasi Barcelona akhirnya berhasil di awal 2018.

Namun begitu Barcelona telah mendapatkan Coutinho, pemain asal Brasil itu ternyata tidak mampu masuk dalam sistem permainan Barcelona. Barcelona bahkan rela meminjamkan Coutinho ke Bayern Munchen musim ini dan bertekad melepas Coutinho musim depan.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending