Connect with us

Sepakbola

Perbandingan Gol Ronaldo dan Messi Per Tahun di Kancah International Sejak 2005

Published

on


Berikut ini top scorer sementara La Liga musim 2017/2018 hingga pekan ke-29. Lionel Messi masih teratas dengan torehan 25 gol dibayangi Cristiano Ronaldo dengan 22 gol. (Kolase foto-foto AP dan AFP)

Finroll.com, Jakarta –  Tak bisa dipungkiri Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo merupakan dua pemain terbaik di dunia saat ini. Sederet prestasi yang ditorehkan kedua pemain membuat fans terus membanding-bandingkan mereka.

Perdebatan tentang siapa yang lebih baik di antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi memang tidak ada habisnya.

BACA JUGA : 

Kedua pemain selalu menunjukkan performa yang sangat mengesankan di lapangan. Tak hanya bersama klub, melainkan juga saat membela negaranya masing-masing.

Terbaru, mega bintang Juventus, Cristiano Ronaldo sukses membukukan gol ke-99 untuk Timnas Portugal. Gol tersebut dicetaknya saat Portugal menghadapi Luksemburg pada kualifikasi Piala Eropa 2020, Senin (18/11/2019) dini hari WIB.

Ronaldo hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menggenapkannya menjadi 100 gol. Selain itu, Cristiano Ronaldo kini hanya terpaut 10 gol dari Ali Daei sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa selama membela timnas.

Torehan tersebut tentunya semakin menegaskan Cristiano Ronaldo lebih unggul daripada Lionel Messi di level internasional. Sebelumnya Ronaldo pernah mengantarkan Portugal juara dalam turnamen resmi seperti Piala Eropa dan UEFA Nations League.

Sementara itu, Lionel Messi belum pernah meraih trofi dalam ajang resmi bersama Timnas Argentina. Padahal ia beberapa kali mengantarkan La Albiceleste lolos ke final.

Terus bagaimana dalam urusan gol? Siapakah yang lebih unggul? Berikut Bola.com merangkum dari Give Me Sports, perincian gol Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo alam kurun waktu 15 tahun terakhir.

Periode 2005-2010

Pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo membantu pemain Barcelona Lionel Messi untuk bangkit dalam laga El Clascio Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Sabtu (23/12/2017). Barcelona menang 3-0 di laga itu. (AP Photo / Francisco Seco)

Selama 15 tahun, Lionel Messi baru mencetak 69 gol. Sementara Ronaldo sudah menyumbang 99 gol untuk Timnas Portugal. Tak hanya itu, Cristiano Ronaldo juga unggul 10 kali dalam 15 tahun terakhir. Berikut perinciannya.

2005: Cristiano Ronaldo 2-0 Lionel Messi

2006: Cristiano Ronaldo 6-2 Lionel Messi

2007: Cristiano Ronaldo 5-6 Lionel Messi

2008: Cristiano Ronaldo 1-2 Lionel Messi

2009: Cristiano Ronaldo 1-3 Lionel Messi

2010: Cristiano Ronaldo 3-2 Lionel Messi

Periode 2011-2019

2011: Cristiano Ronaldo 7-4 Lionel Messi

2012: Cristiano Ronaldo 5-12 Lionel Messi

2013: Cristiano Ronaldo 10-6 Lionel Messi

2014: Cristiano Ronaldo 5-8 Lionel Messi

2015: Cristiano Ronaldo 5-4 Lionel Messi

2016: Cristiano Ronaldo 13-8 Lionel Messi

2017: Cristiano Ronaldo 11-4 Lionel Messi

2018: Cristiano Ronaldo 6-4 Lionel Messi

2019: Cristiano Ronaldo 14-4 Lionel Messi

Skor Akhir: Ronaldo 10-5 Messi.

Artinya selama 15 tahun terakhir, Ronaldo lebih unggul dibanding Messi dalam mencetak gol bagi timnas untuk tiap tahun. (bola.com)

Sumber: Give Me Sports

Sepakbola

Malam Ini! Bigmatch AC Milan VS Juventus

Published

on

big match

Finroll.Com – Malam ini! Big Match AC Milan VS Juventus. Pacuan juara Liga Italia 2020/2021 berlangsung ketat. AC Milan dan Inter Milan bersaing di papan atas dengan hanya berselisih satu poin.

AC Milan bercokol sebagai pemuncak klasemen Liga Italia dengan raihan 37 poin dari 15 pertandingan.  Inter Milan menguntit dengan koleksi 36 poin, juga dari 15 laga.

Baca juga : Robert Lewandowski dinobatkan jadi pemain terbaik FIFA 2020

Alhasil, setiap laga kini menjadi pertandingan bagi duo Milan tersebut. Mereka akan berusaha tidak terpeleset untuk menjaga kans tetap menguasai papan atas.

Pada tengah pekan ini, AC Milan akan menghadapi ujian berat untuk mempertahankan posisinya sebagai pemuncak klasemen. Rossoneri akan menjamu juara bertahan, Juventus, di Stadion San Siro.

Laga yang akan berlangsung di San Siro, Kamis (7/1) pukul 02.45 dini hari WIB, merupakan pertemuan ke-292 sepanjang sejarah rivalitas Milan dan Juventus. Duel ini diyakini akan lebih seru ketimbang beberapa musim terakhir.

Kebangkitan Milan yang musim ini belum terkalahkan menjadi salah satu alasannya.
Selain itu, Rossoneri kini juga berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara Serie A.

Kondisi tersebut membuat Milan lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Apalagi mereka akan bermain di depan publik sendiri.

Namun Juventus tidak akan mengalah begitu saja. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan pasti akan ngotot meraih kemenangan demi menjaga peluang meraih gelar.

Saat ini Juventus tertinggal sepuluh poin dari Milan. Kalah dalam pertandingan ini akan membuat mereka harus melupakan mimpi untuk kembali berjaya di akhir musim.

Sedangkan Inter Milan menghadapi laga yang lebih ringan. Nerazzurri akan bertandang ke markas Sampdoria, yang kini menghuni posisi ke-11.

Berikut ini jadwal lengkap pertandingan Liga Italia, 6-7 Januari 2021 :

Rabu (6/1/2021)

18.30 WIB Cagliari Vs Benevento

21.00 WIB Bologna Vs Udinese

21.00 WIB Lazio Vs Fiorentina

21.00 WIB Crotone Vs AS Roma

21.00 WIB Sampdoria Vs Inter Milan

21.00 WIB Atalanta Vs Parma

21.00 WIB Torino Vs Parma

21.00 WIB Sassuolo Vs Genoa

Kamis (7/1/2021)

00.00 WIB Napoli Vs Spezia

02.45 WIB AC Milan Vs Juventus

Continue Reading

Sepakbola

Persija Ingin mengimbangi Status Klub Populer Asia dengan Prestasi

Published

on

https://www.finroll.com/wp-content/uploads/2021/01/Persija.jpeg

Finroll.com – Persija Ingin mengimbangi Status Klub Populer Asia dengan Prestasi, Persija Jakarta baru-baru ini terpilih menjadi klub Asia terpopuler ketiga. Tapi, manajemen Macan Kemayoran ingin klubnya juga berprestasi di lapangan.
Persija menjadi klub terpopuler ketiga di Asia lewat voting online yang digelar AFC. Persija berada di bawah duo Iran yakni Tractor SC dan Persepolis.

Manajemen Macan Kemayoran menyambut hal ini dengan rasa syukur. Mereka juga ingin membuktikan bahwa Persija juga bisa menunjukkan kelasnya di atas lapangan.

Jadi, Persija tak cuma ingin punya nama besar saja. Tetapi juga harus bisa berbicara untuk meraih prestasi di setiap ajang yang ikuti mereka.
“Tentunya gelar ini untuk The Jakmania. Gelar tersebut dapat dijadikan cambuk oleh manajemen Persija,” kata Direktur Persija Ferry Paulus di laman klub.
“Kami ingin selalu melakukan perbaikan dan melakukan improvisasi yang menjadikan Persija sebagai klub yang bisa berbicara di kancah yang lebih tinggi secara konsisten. Lalu berkontribusi positif bagi Timnas dan persepakbolaan Indonesia,” katanya menambahkan.

Persija mendapat 168 ribu lebih voting atau 11,45 persen dalam voting AFC. Mereka kalah dari Tractor SC yang meraih 751 ribu lebih suara atau setara 51,14 persen.

Sementara Persepolis di tempat kedua 317 ribu lebih suara atau 21,56 persen. Total ada delapan klub yang masuk nominasi dalam daftar klub populer Asia.

Baca Juga : Drone China Ditemukan di Indonesia, Bagaimana Wajah Industri Pesawat Nirawak di Asia

Lima klub lainnya adalah Al Wehdat, Al Ittihad, Johor Darul Takzim (JDT), Suwon Samsung Bluewings, dan Shanghai Shenhua. Delapan klub ini maju ke babak utama voting setelah menjadi yang terbaik di regionalnya masing-masing.

Macan Kemayoran lebih dulu menjadi terpilih menjadi klub paling populer di kawasan ASEAN. Sementara klub kaya asal Malaysia, JDT, hanya berada di posisi kedua dalam pemungutan suara yang juga digelar AFC.

Persija juga menjadi salah satu dari total tujuh klub Shopee Liga 1 yang mendapat status profesional dari AFC. Meski sempat tak lolos pengungkit, Macan Kemayoran kemudian banding dan akhirnya dinyatakan lulus sebagai klub profesional AFC.

Sumber: Detikcom
Continue Reading

Sepakbola

Frank Lampard Tak Peduli dengan Isu Dipecatnya Chelsea

Published

on

https://www.finroll.com/wp-content/uploads/2021/01/Chelsea-Frank-Lampard.jpg

Finroll.com – Frank Lampard Tak Peduli dengan Isu Dipecatnya Chelsea – Rumor pemecatan Frank Lampard kembali menguat usai Chelsea takluk 1-3 dari Manchester City. Namun bapak 42 tahun itu memilih santai menghadapinya.
Bermain di Stamford Bridge, Sabtu (3/1/2021), Chelsea langsung masuk ke babak pertama usai Ilkay Guendogan (18 ‘), Phil Foden (21’), dan Kevin de Bruyne (34 ‘) bergantian membobol Edouard Mendy.

Sedangkan Chelsea baru bisa mencetak gol hiburan di injury time babak kedua lewat Callum Hudson-Odoi, dan sudah telat untuk bangkit. Kekalahan ini menjadi yang kedua dalam tiga laga terakhir.
Di Liga Inggris, tren negatif Chelsea sebenarnya lebih buruk dari itu. The Blues hanya menang sekali dalam enam laga terakhir, yakni saat menumpas West Ham United 3-0. Sisanya Timo Werner dkk kalah empat kali dan seri sekali.

Saat ini Chelsea berada di urutan kedelapan dengan 26 poin. Posisi di luar zona Liga Champions atau Liga Europa membuat nasib Lampard mulai dipertanyakan. Bagaimana jika tren ini terus berlanjut, apakah Lampard, si legenda The Blues, akan didepak?

Baca Juga:  Benevento vs AC Milan: Cantiknya gol Rafael Leao

“Saya tak khawatir soal itu (dipecat),” kata Lampard seusai laga, seperti dikutip Metro.
“Sudah saya perkirakan masa-masa sulit di musim ini, sudah saya bilang itu saat kami mengalahkan Leeds United (awal Desember) dan semua malah menjadikan kami kandidat juara (Liga Inggris). Saya tahu itu bukan hal gampang, kami tidak sadar di posisi kami. “

Karena lalu semua orang bertanya kapan saya akan meneken kontrak baru, dan sekarang orang bicara karena dalam periode yang padat dan sibuk, kami kalah empat kali. “

“Tekanan akan hadir secara konstan saat menjadi manajer dan dalam momen sulit, kamu tahu hal ini akan selalu ada. Saya tidak sadar soal ini menerima tawaran melatih Chelsea,” jelas Lampard soal pemecatan dirinya.

Sumber: Detik Com
Continue Reading

Trending