Connect with us

Property

Permintaan Coworking Space Semakin Banyak, Ciputra Land Bangun Gedung Perkantoran Baru

Published

on


Ciputra Land

PT Ciputra Land Tbk sedang bangun tower ketiga gedung perkantoran di Jakarta Barat. Adapun saat ini 60% dari gedung tersebut telah dibeli strata tittle oleh Propan Grup.

Arthadinata Djangkar, Direktur PT Ciputra Land Tbk menyebutkan bahwa saat ini pihaknya telah memiliki tiga gedung perkantoran yang telah beroperasi yakni DBS Tower di kawasan CBD, Tokopedia Tower, dan Tokopedia Care di kawasan Puri, Jakarta Barat. Adapun tingkat okupansinya, saat ini untuk DBS Tower disebutnya telah 100%. Sedangkan untuk Tokopedia Tower mendekati 70% dan Tokopedia Care 80%.

Oleh sebab itu, mengingat minat yang tinggi, pihaknya juga tengah membangun tower baru yang berada di kawasan Puri, bersebelahan dengan Tokopedia Care.

“Sedang bangun namanya Propan Tower karena 60% dari gedung itu telah dibeli strata tittle oleh Propan Grup,” ujarnya dikutip dari kontan.co.id, Jumat (29/3).

Adapun untuk tersebut ditargetkan dapat mulai beroperasi pada awal tahun depan. Untuk investasinya sendiri ia mengaku tidak mengingat tetapi ia meyakini bahwa nilai investasi yang dikeluarkan pihaknya tidak terlalu besar. Adapun total luas dari bangunan tersebut 26.000 m2 yang dipasarkan per m2 sebesar Rp 25 juta.

Sebelumhya, Ciputra Grup pernah berencana untuk menjadikan sisa tempat di Tokopedia Tower menjadi ruang kerja dengan konsep co-coworking space. Hanya saja hingga saat ini masih belum tereralisasi lantaran harga yang ditawarkan dari kliennya dirasa masih belum cocok.

“Hingga kini ada 3 operator co-working space yang sedang lakukan negoisasi,” ungkapnya.

Untuk targetnya sendiri, ia bilang belum bisa ditentukan hal tersebut lantaran dari negosiasi sendiri belum menemukan titik terang secara komersial. Sedangkan dari sisi kontribusi pendapatan, persewaan gedung disebutnya masih kecil. Walaupun begitu, ia masih enggan mengungkapkannya.

Advertisement Valbury

Property

Berburu Properti Di Akhir Tahun

Published

on

Berburu Properti Di Akhir Tahun – bisa menjadi saat yang tepat bagi Anda untuk hunian maupun investasi.  Momen akhir tahun 2020 ini dapat Anda manfaatkan untuk memperoleh potongan harga spesial dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Properti yang dekat dengan LRT, mal, dan sekolah ini menawarkan bangunan properti dengan desain yang sehat dan kekinian. Fasilitas yang lengkap dan lokasi yang strategis akan memudahkan aktivitas sehari-hari.
Baca juga : Jokowi Lantik 6 Menteri Baru Hari Ini

Grand Madison di Podomoro City ( Bisa dicicil 36 kali)

Kalau Anda berminat untuk tinggal di apartemen, Grand Madison bisa menjadi pilihan yang tepat. Kawasan residensial di Podomoro City ini menawarkan apartemen siap huni dengan harga yang terjangkau di Jakarta.

Harco Sky Residence (mulai Rp 700 jutaan)

Hunian vertikal ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat urban yang modern dan ekslusif.
Konsep hunian sekaligus kantor atau Smart Office Home Office (SOHO) makin diminati masyarakat masa kini. SOHO Pancoran memiliki fasilitas gedung perkantoran yang modern dan menyatu dengan hunian dengan harga yang sangat terjangkau

Vimala Hills (Cicilan 48 kali dan harga khusus early birds)

Properti ini juga bisa menjadi aset investasi yang menguntungkan karena Anda dapat menyewakannya sebagai penginapan, yang berada di daerah puncak .
Podomoro Park Bandung (Hadiah apple watch, lemari es, air purifier, dan kamera untuk pembelian khusus Desember).
properti di Podomoro Park akan menyajikan hunian ekslusif, mewah, dan elegan. Khusus pembelian pada Desember 2020 dapatkan hadiah yang menarik.

Bukit Mediterania (cashback Rp 100 juta)

Bukit Mediterania Samarinda, hunian eksklusif yang berlokasi strategis di tengah kota Samarinda menawarkan kenyamanan dan keamanan untuk hunian masyarakat Samarinda. Bukti Mediterania merupakan hunian dengan suasana Home Resort (dekat dengan alam) yang kekinian.

Podomoro City Deli Medan (tanpa DP dan bunga 0%, cicilan sampai 55 kali).

Bagi Anda warga Medan, membeli properti di Podomoro City Deli Medan akan menguntungkan dengan berbagai promo akhir tahun. Properti ini merupakan salah satu proyek superblok mewah pertama di Sumatera

Continue Reading

Property

Pasca Pembatalan Sepihak, PT Harmas Ambil Langkah Kasasi, Lanjut Bakal Lapor Bareskrim dan KY

Published

on

Finroll.com — PT Harmas Jalesveva  Pemilik pengelola One Bell Park Mall, The Aspen Apartement dan Admiralty Residence (perumahan), yang berlokasi di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan Saat ini tengah menjalani situasi sulit pasca pembatalan sepihak perjanjian damai dengan krediturnya

“PT Harmas Jalesveva pada 2020 dinyatakan pailit, putusan ini muncul karena adanya gugatan dari dua pembeli unit apartemen Tower C yang sebenarnya sudah selesai pada akhir  2019, kedua belah pihak mengadakan perjanjian damai yang seharusnya tetap dijalankan serta telah disahkan berdasarkan putusan perdamaian Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat PstJoNo 02/Pdt SusPembatalan Perdamaian/2020PN.Niaga.Jkt.Pst  Jo No: 55/Pdt.Sus-PKU/2018/PN.Niaga.Jkt.Pst tgl 4 Juni 2018,” jelas Andre Udiono Nugroho dari Wardani Law Office selaku kuasa hukum PT Harmas Jalesveva, dalam siaran pers, Kamis (25/6/2020).

Meski begitu dengan didera berbagai tuntutan, namun pihak PT Harmas Jalesveva, sedikitpun tidak gentar karena berada di jalan yang benar. Melangkah pasti melalui jalur hukum dengan mengajukan kasasi melalui Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Melalui kuasa hukumnya PT Harmas Jalesveva telah melakukan upaya hukum kasasi pada (15/6) dan telah didaftarkan di Pengadilan Niaga No 25Kas/Pdt.SusPailit/2020/PN.Niaga.Jkt.PstJoNo02/Pdt.SuratPembatalanPerdamaian/2020PN.Niaga.Jkt.Pst tgl 15 Juni 2020.

Dalam persidangan kasasi yang digelar di Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat, turut dihadiri Presiden Komisaris PT. Harmas Jalesveva Karna Brata Lesmana, dan Direktur Utama Samuel Maruli, seraya menunjukkan surat bukti dukungan di atas materai dari ratusan penghuni Aspen Apartement.

“Kami sejatinya kecewa dengan putusan pailit tersebut. Perjanjian damai yang kita sepakati bersama dilanggar. Seluruh kewajiban perusahaan kami terhadap bank sudah dilunasi dan kami tidak pantas dipailitkan. Bagaimana independensi kurator dalam perkara ini?. Kenapa bisa konsumen kami masuk dalam kreditur?. Tapi kami sangat mempercayai Lembaga Pengadilan, adalah upaya untuk mendapatkan keadilan. Karena negara kita adalah negara hukum,” ujar Karna, kepada awak media di Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020).

Lebih lanjut Karna menjelaskan, “Akibat gugatan pailit itu, kepercayaan masyarakat yang ingin memiliki unit apartemen menjadi berubah. Serta dirasakan berat dalam menjalankan bisnis dan penjualan apartemen BellOne. Kami menduga ada pihak-pihak yang ingin menguasai aset lahan atau bangunan yang kami miliki,” jelasnya.                                                                                                              Sementara itu Hakim pengawas PN Jak Pus mengatakan dalam proses kasasi ini PT Harmas Jalesveva bersabar untuk menunggu keputusan dan tetap menjalankan proses administrasinya. Hakim telah menerima surat pengajuan kasasi yang telah didaftarkan di PN Jak Pus pada pekan lalu. No 25Kas /Pdt.SusPailit /2020/PN .Niaga.Jkt .PstJo No02/Pdt. Surat Pembatalan Perdamaian/2020PN.Niaga.Jkt.Pst tgl 15 Juni 2020.

Kuasa hukum PT Harves Jalesveva juga mepertanyakan kepada Kuasa hukum pemohon yang tidak membawa surat kuasa dari penggugat. Hakim juga menanyakan gugatan pailit tersebut bukan dengan gugatan perdata.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kedua pemohon gugatan tersebut, Pertama Ny Agustin Farida memiliki kekurangan bayar unit apartemen yang dibelinya. Kedua Ny Farida Soemawidjaya tidak memiliki legal standing dalam perkara pembatalan perjanjian perdamaian homologasi pada Putusan Pengadilan Niaga No: 55/Pdt.Sus-PKU/2018/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Seperti diketahui Wahab Abdila SH dari Wardhani Law Office selaku kuasa hukum PT Harmas Jalesveva, tegas membantah. Dasar gugatan Pailitnya PT Harmas Jalesveva bukan dikarenakan gagal memenuhi janjinya sewaktu perdamaian dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), namun ada sejumlah unsur lain yang sepertinya dipaksakan.

Continue Reading

Property

Akibat Corona, REI Catat Penjualan Rumah Mewah Drop 50 Persen

Published

on

Finroll – Jakarta, Real Estate Indonesia (REI) mencatat penjualan rumah mewah anjlok hingga 50 persen sejak virus corona mewabah Maret lalu.

“Rumah yang di atas 1 miliar penjualannya 40 sampai 50 persen, baru terjual sejak Covid-19,” ujar Ketua DPP REI Paulus Totok Lucida kepada CNNIndonesia.com, Kamis (18/6).

Penurunan penjualan juga dialami segmen rumah seharga Rp300 juta hingga Rp1 miliar sebesar 30 persen.

Industri properti menurut Totok, saat ini tertekan bukan hanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang menyebabkan sejumlah proyek terpaksa molor, melainkan juga ketatnya pemberian kredit perumahan dari perbankan.

Di samping itu, terhambatnya proyek-proyek besar yang mengandalkan bahan baku impor juga membuat banyak usaha properti harus terlambat melakukan serah terima kepada konsumen.

Karenanya, Totok bilang, REI mengajukan sejumlah usulan relaksasi atau keringanan biaya operasional selama masa pandemi Covid-19.

“Misalnya saya minta PLN tidak ada tarif minimal bulan, kemudian tarif beban puncak, jadi mereka lagi bicara, PLN akan mensubsidi,” imbuhnya.

REI juga telah meminta perbankan untuk memberikan keringanan kredit berupa penundaan bayar bunga serta pokok angsuran hingga waktu maksimal 1 tahun. Kendati demikian jumlah pengusaha yang berhasil disetujui proses penundaan tersebut masih sangat sedikit.

“Kami tidak minta cut off tapi penundaan pembayaran bunga dan pokok, jadi pembayaran bunga yang mestinya di bulan mei kami minta ditunda setahun, nanti ditambahkan pada setahun kemudian untuk direstrukturisasi,” imbuhnya.

Hingga saat ini, Totok juga belum bisa memastikan kapan industri properti bisa kembali menggeliat. Yang jelas, kata dia, butuh waktu 3-6 bulan untuk melakukan kegiatan promosi besar-besaran kepada calon pembeli.

“Begitu covid selesai, mungkin 3-6 bulan sudah kembali ke normal bahkan mungkin bisa lebih cepat karena backlog-nya perumahan di Indonesia masih besar, jadi penundaan ini bisa mempercepat (pulih),” ujarnya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Trending