Connect with us

Sepakbola

Persebaya Berharap Keringanan Sanksi dari PSSI

Published

on


Bonek Mania merayakan Persebaya lolos ke Liga 1 lewat celebration game melawan PSS Sleman, Sabtu (9/12/2017) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Finroll.com – Manajemen Persebaya Surabaya telah mengirim surat banding kepada komite banding (Komding) PSSI. Mereka mengingingkan keringanan sanksi setelah insiden kerusuhan suporter pasca menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (29/10/2019).

Komdis PSSI menjatuhkan sanksi berat atas insiden tersebut. Persebaya mendapat larangan tanpa penonton pada saat laga kandang dan tandang sampai akhir musim kompetisi 2019 serta denda Rp200 juta.

BACA JUGA : 

Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, menyebut pihaknya menjelaskan kronologi kerusuhan dalam nota banding itu. Dia juga membeberkan langkah yang dilakukan oleh manajemen Persebaya sebelum dan sesudah insiden.

“Pertama, faktanya memang ada kerusuhan di pertandingan lawan PSS, itu tidak bisa dibantah. Publik sudah sangat tahu kalau memang ada peristiwa kekerasan di sana,” kata pria berusia 42 tahun itu.

“Yang kedua, kami memaparkan kepada PSSI bahwa Persebaya Surabaya sudah berusaha menjalankan secara maksimal pertandingan itu dengan baik. Artinya dengan melibatkan ribuan pasukan keamanan dan sebagainya,” imbuh Candra.

Pertemuan dengan Pemkot

Bonek masuk lapangan saat laga Persebaya Surabaya Vs PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (29/10/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Manajemen Persebaya Surabaya juga telah bertemu dengan Pemkot Surabaya selaku pemilik dan pengelola stadion. Dalam pertemuan itu hadir pula pihak Polrestabes Surabaya. Candra mengatakan pihaknya menjamin insiden serupa tidak akan terulang.

“Kami telah berkoordinasi dengan Pemkot dan Kepolisian. Kami berusaha menjamin bahwa ke depan tidak ada lagi kejadian serupa. Mudah-mudahan dengan poin-poin itu PSSI dan Komite Banding menerima banding dari Persebaya,” ucapnya.

Sanksi berupa denda Rp200 juta tidak menjadi masalah karena selama ini Persebaya sudah akrab dengan hukuman seperti itu. Hukuman tanpa penonton itu cukup memberatkan karena selama ini manajemen mengandalkan pemasukan dari tiket pertandingan.(bola.com)

Sepakbola

Antoine Griezmann Akui Napoli Jadi Lawan Alot Bagi Barcelona

Published

on

By

Striker Barcelona, Antoine Griezmann, berebut bola dengan bek Leganes, Unai Bustinza, pada laga La Liga Spanyol di Estadio Municipal Butarque, Leganes, Minggu (23/11). Leganes kalah 1-2 dari Barcelona. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Finroll.com, Jakarta – Antoine Griezmann yakin leg kedua timnya akan menampilkan permainan yang sangat berbeda pada leg kedua fase 16 besar Liga Champions melawan Napoli. Barcelona meraih hasil mengecewakan hanya bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Stadion Sao Paolo, Rabu (26/2/2020) dini hari WIB.

Griezmann mencetak gol penyama kedudukan setelah Barcelona sempat tertinggal terlebih dahulu lewat lesakan Dries Mertens.

Barcelona tampil mengecewakan di kandang lawan. Mereka kesulitan berkreasi. Gol Griezmann menjadi satu-satunya peluang yang didapat Barca.

“Kami datang untuk menang, kami bermain untuk menang, tetapi itu tidak terjadi malam ini,” Griezmann kepada Movistar.

“Awalnya kami merasa sulit untuk menemukan ruang, atau membuat ruang atau mendapatkan tembakan ke gawang. Tetapi semakin kita melihat bahwa mereka melelahkan, semakin kita mampu mendorong maju dan menciptakan peluang.”

Sepajang pertandingan Barcelona hanya sukses mengeksekusi sekali tembakan tepat sasaran. Berbanding empat buat kubu Napoli.

Hal yang terasa ironis karena mereka menang penguasaan bola 65 berbanding 35 persen atas Napoli. Strategi pelatih Napoli, Gennaro Gattuso, sukses mematikan permainan Tiki-taka Barcelona.

Absennya Luis Suarez dan Ousmane Dembele karena cedera, memaksa Barcelona tampil dengan trisula timpang Griezmann, Lionel Messi, dan Arturo Vidal. Nama terakhir disebut sejatinya lebih sering bermain sebagai jangkar, bukan penyerang.

Berubah Style Main

Napoli vs Barcelona. (AP Photo/Andrew Medichini)

Menurut Antoine Griezmann, Barcelona melakukan adaptasi sistem permainan usai tertinggal 0-1 dari Napoli.

“Saya harus bekerja keras untuk permainan saya, tim membutuhkan saya untuk bermain meregangkan dan condong melakukan akselerasi vertikalitas. Terkadang mereka melihat gerakan saya, terkadang tidak. Terserah saya untuk mengatur tempo jarak. Di babak pertama saya tidak berhasil, memasuki babak kedua saya berhasil,” cerita penyerang asal Prancis itu.

Belajar banyak dari pertandingan pertama, pemain berusia 28 tahun yakin Barcelona bisa bermain lebih agresif dan tajam di kandang sendiri.

“Sekarang kami punya kaki di rumah, itu akan sangat berbeda. Kami akan menghasilkan lebih banyak ruang untuk bermain di dan di depan suporter kami sendiri. Kami harus menang. ”

Hanya sayangnya Barcelona pada leg kedua tak bisa memainkan Arturo Vidal dan Sergio Busquets yang terkena hukuman akumulasi kartu.

Sumber: Football Italia

Continue Reading

Sepakbola

Puja-puji untuk Alphonso Davies yang Tampil Gemilang Vs Chelsea, Dianggap Mirip Alexander-Arnold

Published

on

By

Para pemain Bayern Munchen merayakan kemenangan atas Chelsea pada laga Liga Champions di Stadion Stamford Bridge, Selasa (25/2/2020). Chelsea takluk 0-3 dari Bayern Munchen. (AP/Frank Augstein)

Finroll.com, Jakarta – Alphonso Davies tampil mengesankan saat Bayern Munchen menang telak atas Chelsea dengan skor 3-0 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (26/2/2020) di Stamford Bridge. Hasil tersebut membuat satu kaki Die Roten sudah berada di perempat final.

Serge Gnabry menjadi bintang pada pertandingan tersebut lewat dua golnya pada menit 51′ dan 54′. Sementara, satu gol lainnya disarangkan Robert Lewandowski saat babak kedua menyisakan 15 menit.

Kemenangan ini tentunya membuat Bayern Munchen semakin enteng menghadapi leg kedua yang digelar di kandang mereka, Allianz Arena, 19 Maret mendatang.

Selain Gnabry, pemain lain yang pantas mendapat kredit ialah Alphonso Davies. Pada pertandingan kontra Chelsea, pemain berusia 19 tahun tampil memukau.

Sati di antara tiga gol yang tercipta berasal dari aksi Davies. Bekerja sama dengan Philippe Coutinho, Alphonso Davies berlari sangat kencang dengan melewati dua pemain sekaligus.

Setelah lepas dari penjagaan pemain lawan, Davies langsung mengirim umpan yang sukses dikonversikan menjadi gol oleh Lewandowski. Aksi Davies tersebut pun langsung mencuri perhatian banyak orang.

Tak sedikit yang melontarkan pujian kepada pemain berusia 19 tahun itu melalui media sosial, terutama Twitter. Berikut ini beberapa pujian untuk Alphonso Davies setelah tampil oke bersama Bayern Munchen.

1. David Alaba Muda

2. Idola Baru

3. Mainnya Keren Banget

4. Alphonso Davies Larinya Ngebut

5. Yang Dilakukan Alphonso Davies pada Usia 19 Tahun

(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Taklukan Everton, Arsenal Perpanjang Catatan Oke di Premier League

Published

on

By

Striker Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang berselebrasi usai mencetak gol ketiga untuk timnya ke gawang Everton dalam lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium, Senin (24/2/2020) dini hari WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Finroll.com Jakarta – Arsenal menang 3-2 atas Everton pada laga pekan ke-27 Premier League, di Stadion Emirates, Minggu (23/2/2020). Hasil tersebut membuat The Gunners tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir di liga.

Sebelumnya, mereka menang atas Manchester United (2-0) dan Newcastle United (4-0), serta bermain imbang kontra Crystal Palace (1-1), Sheffield United (1-1), Chelsea (2-2), dan Burnley (0-0).

Berkat tambahan tiga poin ini, Arsenal naik ke posisi sembilan klasemen sementara Premier League dengan nilai 37. Mereka unggul satu angka atas Everton di peringkat ke-11.

Tampil di hadapan pendukung sendiri, Arsenal dikejutkan dengan gol cepat Everton saat laga baru berjalan satu menit. Bola hasil tendangan Dominic Calvert dari situasi bola mati masuk ke sudut kiri bawah. Gol ini baru disahkan setelah wasit meminta review VAR.

Tertinggal satu gol, Arsenal langsung melancarkan tekanan. Mesut Ozil, Nicolas Pepe, dan Edward Nketiah coba mencari celah di lini pertahanan Everton.

Upaya itu baru membuahkan hasil pada menit ke-27. Baru sembilan menit di lapangan setelah menggantikan Sead Kolasinac, Bakayo Sako mengirimkan umpan matang ke depan mulut gawang.

Umpan tersebut disambar Nketiah dengan sodoran kaki kanan. Gol! Skor Arsenal kontra Everton menjadi 1-1.

Enam menit kemudian, Arsenal berbalik memimpin. Umpan terobosan David Luiz di antara pemain Everton mampu dimaksimalkan Pierre-Emerick Aubameyang. Dengan dingin, Auba menaklukan kiper Jordan Pickford.

Saat babak pertama akan berakhir atau tepatnya pada menit ke-45+4, Everton kembali membobol gawang Arsenal. Gol dicetak Richarlison setelah terjadi kemelut di kotak penalti. Skor 2-2 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua

Striker Arsenal Pierre-Emerik Aubamyeng dan rekan-rekannya merayakan gol ke gawang Everton dalam lanjutan Liga Inggris di Emirats Stadium, Senin (24/2/2020) dini hari WIB.(AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Memasuki babak kedua, Arsenal unggul cepat. Umpan silang Nicolas Pepe disambuat Aubameyang dengan sundulan untuk merobek gawang Everton. Arsenal unggul 3-2.

Arsenal belum puas. Skuat racikan Mikel Arteta itu terus menyerang untuk mencetak gol tambahan. Namun, Everton tidak tinggal diam. Pasukan Carlo Ancelotti tersebut juga melancarkan tekanan.

Pada menit ke-72, Everton mendapat peluang lewat Dominic Calvert-Lewin. Tetapi, bola hasil tendangan kaki kanannya dari jarak dekat belum menghasilkan gol.

Tiga menit kemudian, Arsenal balik mengancam melalui tendangan sudut Mesut Ozil. Namun, umpan yang disambut Dani Ceballos di luar kotak 16 masih melenceng.

Pada menit-menit akhir, Everton menggempur pertahanan Arsenal. Peluang untuk mencetak gol penyeimbang didapat Moise Kean lewat serang balik.

Sayangnya, bola hasil sepakan mantan pemain Juventus itu masih melenceng di sisi kanan gawang Bernd Leno. Laga pun berakhir 3-2 untuk kemenangan Arsenal.

Susunan pemain

Arsenal: 1 B. Leno, 23 David Luiz, 20 S. Mustafi, 31 S. Kolasinac (77 B. Saka, 18), 2 Bellerin, 10 M. Ozil (29, M. Guendouzi, 82), 34 G. Xhaka, 8 Dani Ceballos (11 L. Torreira, 76), 14 P. Aubameyang, 19 N. Pepe, 30 E. Nketiah

Everton: 1 J. Pickford, 3 L. Baines, 19 D. Sidibe, 13 Y. Mina, 2 M. Holgate, 18 M. Schneiderlin (21 Andre Gomes, 59), 8 F. Delph (27 M. Kean, 82), 10 G. Sigurdsson, 17 A. Iwobi (20 Bernard, 60), 9 D. Calvert-Lewin, 7 Richarlison

Disadur dari: Liputan6.com (Penulis: Bogi Triyadi/Editor: Edu Krisnadefa)

(bola.com)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending