Connect with us

MotoGP

Petronas Yamaha Sempat Ragu Kemampuan Valentino Rossi

Published

on


Pembalap Monster Energy, Valentino Rossi, saat latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Andalusia 2020 di Sirkuit Jerez, Jumat (24/7/2020). Vinales mengukir waktu lap tercepat dan Rossi menempati posisi kedua. (AFP/Javier Soriano)

Finroll.com, Jakarta –  Valentino Rossi sempat terpuruk saat memulai MotoGP 2020. Dia gagal finis pada seri pertama di Sirkuit Jerez, Spanyol, 19 Juli lalu akibat motor Yamaha YZR-M1 dibebat kendala teknis.

Terlepas dari problem teknis itu, Valentino Rossi juga gagal memperlihatkan kecepatan yang kompetitif disaat rider Yamaha lain: Fabio Quartararo dan Maverick Vinales bisa finis 1-2.

Rekam jejak buruk Rossi pada MotoGP Jerez, diakui bos Petronas Yamaha, Razlan Razali membuat pihaknya sempat meragukan kemampuan pembalap berusia 41 tahun itu.

Maklum Petronas Yamaha digadang sebagai tim yang akan diperkuat Rossi di MotoGP 2021. “Vale adalah Vale. Jujur, saya sempat ragu setelah balapan pertama,” ucap Razali saat diwawancara La Gazzetta dello Sport.

“Saya terus bicara kepada diri sendiri, The Doctor (julukan Rossi) bakal bangkit dan ia benar-benar melakukannya,” tambahnya.

Kebangkitan Valentino Rossi

Ya pada balapan seri kedua MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Minggu (26/7/2020) lalu, Valentino Rossi bisa bangkit untuk finis ketiga. Kini Razali pun memuji habis performa juara dunia sembilan kali itu.

“Dia membuat saya terkesan dengan mempertimbangkan kondisi ekstrem saat balapan berlangsung,” ucap Razali.

“Itu tentu membuat semuanya jadi lebih mudah. Apa yang ia lakukan pada hari Minggu (balapan MotoGP Andalusia) mempermudah penjelasan kepada kami memiliki Valentino untuk musim depan,” lanjutnya.

Jika memang gabung Petronas Yamaha, maka Rossi akan menjadi rekan setim anak didiknya di akademi VR46, Franco Morbidelli yang sudah memperpanjang kontrak untuk MotoGP 2021. (Bola.com)(GE)

 

MotoGP

Hasil Moto2 Republik Ceska: Enea Bastianini Juara Lagi, 2 Anak Didik Rossi Gagal Podium

Published

on

By

Ekspresi kegembiraan pembalap Italtrans Racing Team, Enea Bastianini, setelah menjuarai balapan Moto2 Republik Ceska, di Sirkuit Brno, Minggu (9/8/2020). (AFP/Joe Klamar)

Finroll.com, Jakarta – Pembalap Italtrans Racing Team, Enea Bastianini, berjaya pada balapan Moto2 Republik Ceska 2020, di Sirkuit Brno, Minggu (9/8/2020). Dia finis pertama dengan catatan waktu 39 menit 13,926 detik.

Bagi Bastianini, ini menjadi kemenangan kedua beruntun di MotoGP 2020. Pada dua pekan lalu, pembalap Italia itu juga naik podium utama di MotoGP Andalusia.

Posisi kedua pada balapan ini ditempati pembalap Marc VDS, Sam Lowes, sedangkan urutan ketiga dihuni Joe Roberts (Tennor American Racing).

Adik Valentino Rossi, Luca Marini, mengawali balapan dari posisi ke-10. Ia tampil cukup menjanjikan hingga bisa merangsek kelima besar.

Sepanjang balapan Marini sempat naik turun posisinya. Ia akhirnya merampungkan balapan di posisi keempat, tepat di depan Augusto Fernandez.

Anak didik Rossi lainnya,  Marco Bezzecchi (SKY Racing Team VR46), juga gagal naik podium. Dia menyudahi balapan di urutan keenam.

Pembalap Indonesia, Andi Farid Izdihar, alias Andi Gilang harus puas finis di posisi buncit. Ia menempati urutan ke-25 pada balapan Moto2 Republik Ceska itu.

Hasil Moto2 Republik Ceska

1. Enea Bastianini (Italtrans Racing Team) 39 menit 13,926 detik

2. Sam Lowes (EG 0,0 Marc VDS)  39 menit 14,349 detik

3. Joe Roberts (Tennor American Racing) 39 menit 19,874 detik

4. Luca Marini (SKY Racing Team VR46) 39 menit 22,723 detik

5. Augusto Fernandez (EG 0,0 Marc VDS) 39 menit 23,318 detik

6. Marco Bezzecchi (SKY Racing Team VR46)  39 menit 24,232 detik

7. Jorge Navarro (Conveyors Speed Up) 39 menit 24,501 detik

8. Jorge Martin (Red Bull KTM Ajo)  39 menit 25,292 detik

9. Hafizh Syahrin (Openbank Aspar Team)  39 menit 26,801 detik

10. Aron Canet (Aspar Team) 39 menit 28,192 detik

11. Tetsuta Nagashima (Red Bull KTM Ajo) 39 menit 29,304 detik

12. Xavi Vierge (Petronas Sprinta Racing) 39 menit 32,957 detik

13. Remy Gardner (Onexox TKKR SAG Team) 39 menit 33,208 detik

14. Nicolo Bulega (Federal Oil Gresini Moto2)  39 menit 33,524 detik

15. Marcel Schrotter (Liqui Moly Intact GP) 39 menit 33,564 detik

16. Fabio Di Giannantonio (Conveyors Speed Up) 39 menit 36,171 detik

17. Thomas Luthi (Liqui Moly Intact GP) 39 menit 38,332 detik

18. Bo Bendsneyder (RW Racing GP) 39 menit 38,991 detik

19. Marcos Ramirez (Tennor American Racing) 39 menit 39,096 detik

20. Edgar Pons (Federal Oil Gresini Moto2) 39 menit 40,653 detik

21. Dominique Aegerter (RW Racing GP)  39 menit 40,930 detik

22. Lorenzo Baldassarri (Flexbox HP 40) 39 menit 43,912 detik

23. Somkiat Chantra (IDEMITSU Honda Team Asia) 39 menit 49,960 detik

24. Lorenzo Dalla Porta (Italtrans Racing Team)  39 menit 50,337 detik

25. Andi Farid Izdihar (IDEMITSU Honda Team Asia) 39 menit 59,706 detik

Sumber : Bola.com

Continue Reading

MotoGP

Raih Podium Bersama di MotoGP Republik Ceska, Johann Zarco Berdendang untuk Brad Binder

Published

on

By

Brad Binder menjadi juara di MotoGP Ceko (Joe Klamar/AFP)

Finroll.com, Jakarta – Pembalap Reale Avintia, Johann Zarco, harus puas finis di podium ketiga walau memulai balapan dari pole position di MotoGP Republik Ceska di Sirkuit Brno, Minggu (9/8/2020). Satu hal yang menarik, Zarco memberikan ucapan selamat kepada Pembalap Red Bull KTM yang menjadi pemenang dalam balapan ini, Brad Binder, dengan mendendangkan sebuah lagu.

Pembalap asal Prancis itu bernyanyi dalam konferensi pers setelah balapan. Ia mendendangkan lagu untuk Brad Binder yang disaksikan langsung oleh pembalap KTM itu dari sampingnya.

Dalam lagu tersebut, Zarco memberikan pujian bahwa ada sebuah lagu yang ditujukan Brad Binder yang kerap meraih kemenangan pada musim terakhirnya kelas Moto3 dan berhasil menjadi juara pada musim tersebut.

Musim berikutnya, Binder tampil untuk pertama kalinya di Moto2. Dalam lirik lagu tersebut, Zarco mendoakan Binder meraih kemenangan pula di Moto2.

Namun, menurutnya, kini lagu tersebut harus sedikit diubah mengingat Binder telah berada di MotoGP dan tampil cukup mengejutkan di musim perdananya setelah meraih kemenangan pertamanya dalam tiga balapan di kelas premier tersebut.

“Muncul setelah meraih banyak kemenangan, Brad pantas berkendara di kelas Moto2. Saya juga berpikir ini memang pantas untuk Anda. Saya benar-benar berharap Anda bisa meraih banyak kemenangan,” berikut arti lirik yang didendangkan Zarco untuk Binder saat sesi konferensi pers.

“Namun, karena kami berdua sudah berada di kelas MotoGP, saya rasa harus sedikit mengubah lagunya,” lanjut Zarco yang disambut tawa dan ucapan terima kasih dari Brad Binder.

Mengawali Balapan dari Posisi Terdepan

Johann Zarco mengawali balapan MotoGP Republik Ceska dari pole position. Ia menjadi yang terdepan setelah mencatatkan waktu 1 menit 55,687 detik dalam fase kualifikasi.

Namun, ketika balapan berlangsung, Zarco harus kehilangan posisi terdepan yang langsung disambar oleh Brad Binder dan Franco Morbidelli. Ia sempat beradu balap dengan pemenang dua seri sebelumnya, Fabio Quartararo.

Namun, Zarco mampu mempertahankan posisinya dan tetap di peringkat ketiga, sementara Quartararo harus turun dan turun hingga akhirnya finis di peringkat ketujuh.

Zarco akhirnya berhasil finis di peringkat ketiga dengan catatan waktu 41 menit 45,234 detik, hanya unggul sepersekian detik dari Alex Rins yang terus menekannya dari posisi keempat.

Sumber : Bola.com

Continue Reading

MotoGP

Bos Tim Pramac Ducati Puji Adik Valentino Rossi, Sinyal Keras Naik Kelas ke MotoGP

Published

on

By

Adik Valentino Rossi, Luca Marini saat mengikuti balapan Moto2 di Sirkuit Jerez, Spanyol, 19 Juli 2020. (AP Photo/David Clares)

Finroll.com, Jakarta – Adik Valentino Rossi, Luca Marini memulai Moto2 2020 dengan baik. Pada dua balapan terakhir di Sirkuit Jerez, Spanyol, pembalap asal Italia ini bisa finis pertama dan kedua.

Alhasil kini Luca Marini sedang menempati urutan tiga klasemen dengan total 45 poin atau hanya tertinggal 5 poin dari pemuncak klasemen, Tetsuta Nagahsima.

Kini pun mulai muncul kabar, bahwa tahun 2021, adik tiri Valentino Rossi ini bisa naik kelas ke MotoGP. Kabar ini semakin kencang berhembus setelah bos Pramac Ducati, Francesco Guidotti memuji performa sang pembalap.

Guidotti bahkan secara terang-terangan membuka pintu untuk merekrut Marini di MotoGP 2021.

“Luca Marini tentunya pembalap yang sudah memiliki banyak pembalap dan telah menunjukkan tahu betul bagaimana caranya berada di baris depan,” kata Guidotti seperti dikutip dari GPOne.com.

“Saya pikir ia juga sudah cukup matang untuk menjalani transisi ke MotoGP. Marini terlihat sebagai pembalap yang komplet,” lanjutnya.

Menunggu

Tim Pramac Racing sendiri belum menentukan komposisi pembalap untuk MotoGP 2021. Yang pasti satu kursi di tim bakal lowong setelah Jack Miller naik kasta ke tim pabrikan Ducati.

Kini mulai muncul kabar, Pramac juga berpotensi kehilangan Pecco Bagnaia yang diplot sebagai pengganti Andrea Dovizioso jika gagal mencapai kata sepakat dengan tim Ducati terkait perpanjangan kontrak.

Hanya saja Guidotti menegaskan belum akan mengumumkan komposisi pembalap untuk MotoGP 2021 dalam waktu dekat.

Sebuah isyarat ia ingin terlebih dahulu melihat performa pembalap bidikan mereka, termasuk Luca Marini yang merupakan pembalap akademi VR46 milik Valentino Rossi.

“Kami masih akan menunggu. Karena kami ingin menawarkan motor kami untuk seorang pembalap rookie dan pembalap berpengalaman,” Guidotti menerangkan. (Bola.com)(GE)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending