Connect with us

Sepakbola

Polisi Malaysia Nyatakan Tindak Kekerasan terhadap Suporter Timnas Indonesia Sebagai Kasus Perampokan

Published

on


Suporter Tim Garuda membentangkan syal jelang menyaksikan Indonesia melawan Thailand pada laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Indonesia kalah 0-3. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Finroll.com, Jakarta – Kepolisian Malaysia atau Polis Diraja Malaysia (PDRM) masih menyelidiki kasus pemukulan terhadap suporter Timnas Indonesia. Insiden ini terjadi jelang pertandingan Timnas Malaysia melawan Indonesia pada laga kelima Grup G putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia (19/11/2019).

PDRM mengaku telah menerima satu laporan pemukulan atas nama Fuad Naji, yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

BACA JUGA : 

Lewat keterangan pers yang disebar melalui akun Facebook, PDRM menyebutkan, insiden tersebut berlangsung di kawasan Bukit Bintang, Malaysia, 19 November, jam 02.00 dini hari. Korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada polisi pada jam 08.00 pagi.

PDRM menyatakan, korban telah dipukul dan dirampok oleh sekumpulan pria sewaktu berada di Bukit Bintang, Kuala Lumpur. Atas laporan ini, pihak kepolisian Malaysia telah melakukan penyelidikan berdasarkan seksyen 392/397 terkait tindak kekerasan.

“Berdasarkan penyelidikan awal, PDRM percaya insiden ini tidak berkaitan dengan pertandingan sepak bola kualifikasi Piala Dunia antara Malaysia dan Indonesia yang berlangsung 19 November 2019 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur,” bunyi pernyataan resmi PDRM.

“Kasus ini diklasifikasikan sebagai perampokan mengacu kepada laporan korban yang mengaku kehilangan paspor dan sejumlah uang dalam kejadian tersebut. Motif kejadian belum bisa dipastikan dan sampai kini PDRM masih mencari pelapor karena penyidik sulit mendapat keterangan dari yang bersangkutan,” imbuh PDRM.

Sebelumnya, dua suporter Timnas Indonesia menjadi korban pemukulan di kawasan Bukit Bintang jelang pertandingan Malaysia melawan Indonesia (19/11/2019). Fuad dan Yovan, yang berniat menyaksikan duel ini, mengalami luka dan kehilangan barang berharga.

Insiden mencuat setelah video pemukulan terhadap dua orang pemuda menyebar di media sosial. Dalam video tersebut juga sempat dimunculkan paspor atas nama Fuad Naji.

Korban lain, Yovan, kemudian membenarkan korban yang berada di video tersebut adalah dirinya dan Fuad. Mereka mengaku dikeroyok oleh oknum suporter Timnas Malaysia saat hendak pulang ke hotel.

Minta Bantuan KBRI

Suporter Tim Garuda membentangkan syal jelang menyaksikan Indonesia melawan Thailand pada laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Indonesia kalah 0-3. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

PDRM mengaku telah meminta agar pelapor dirawat setelah membuat laporan kepada polisi. Namun menurut PDRM, Fuad dan rekannya yang menjadi korban pemukulan malam itu, tidak bisa ditemui lagi. Polisi juga berusaha menemui pelapor di hotel, tetapi sudah tidak ada.

“PDRM meminta pelapor dan rekannya yang menjadi korban dalam insiden itu segera bertemu dengan penyidik untuk melanjutkan penyelidikan. PDRM juga memohon bantuan KBRI agar menginformasikan hal ini kepada pelapor,” bunyi pernyataan resmi PDRM.

PDRM juga mengaku sedang mempelajari video terkait insiden ini, yang beredar di media sosial beberapa waktu lalu. PDRM ingin mencari tahu penyebar dan pihak yang merekam kejadian tersebut.

“Siapa saja yang punya informasi mengenai kejadian ini, kami harap bersedia untuk menemui PDRM untuk membantu dalam menyelidiki kejadian ini.”

Menpora Malaysia Minta Maaf

Menpora Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, harus dievakuasi akibat kerusuhan saat sedang menonton laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Timnas Indonesia. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq, membantah telah terjadi pengeroyokan terhadap suporter Indonesia. Dia juga menganggap video pemukulan Fuad dan Yovan hoaks.

Namun, Saddiq kemudian meminta maaf kepada masyakarat Indonesia. Saddiq mengaku telah meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian dalam video tersebut.

Saddiq juga meminta agar korban atau saksi muncul untuk membantu pihak kepolisian mengungkap kasus tersebut.

Sedangkan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Plahraga telah melayangkan nota protes atas insiden ini dan menuntut permintaan maaf dari Malaysia.(bola.com)

 

Disadur dari: Liputan6.com (Penulis: Marco Tampubolon, Editor: Edu Krisnadefa, Published: 25/11/2019).

Advertisement Valbury

Sepakbola

Taklukan Everton, Arsenal Perpanjang Catatan Oke di Premier League

Published

on

By

Striker Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang berselebrasi usai mencetak gol ketiga untuk timnya ke gawang Everton dalam lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium, Senin (24/2/2020) dini hari WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Finroll.com Jakarta – Arsenal menang 3-2 atas Everton pada laga pekan ke-27 Premier League, di Stadion Emirates, Minggu (23/2/2020). Hasil tersebut membuat The Gunners tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir di liga.

Sebelumnya, mereka menang atas Manchester United (2-0) dan Newcastle United (4-0), serta bermain imbang kontra Crystal Palace (1-1), Sheffield United (1-1), Chelsea (2-2), dan Burnley (0-0).

Berkat tambahan tiga poin ini, Arsenal naik ke posisi sembilan klasemen sementara Premier League dengan nilai 37. Mereka unggul satu angka atas Everton di peringkat ke-11.

Tampil di hadapan pendukung sendiri, Arsenal dikejutkan dengan gol cepat Everton saat laga baru berjalan satu menit. Bola hasil tendangan Dominic Calvert dari situasi bola mati masuk ke sudut kiri bawah. Gol ini baru disahkan setelah wasit meminta review VAR.

Tertinggal satu gol, Arsenal langsung melancarkan tekanan. Mesut Ozil, Nicolas Pepe, dan Edward Nketiah coba mencari celah di lini pertahanan Everton.

Upaya itu baru membuahkan hasil pada menit ke-27. Baru sembilan menit di lapangan setelah menggantikan Sead Kolasinac, Bakayo Sako mengirimkan umpan matang ke depan mulut gawang.

Umpan tersebut disambar Nketiah dengan sodoran kaki kanan. Gol! Skor Arsenal kontra Everton menjadi 1-1.

Enam menit kemudian, Arsenal berbalik memimpin. Umpan terobosan David Luiz di antara pemain Everton mampu dimaksimalkan Pierre-Emerick Aubameyang. Dengan dingin, Auba menaklukan kiper Jordan Pickford.

Saat babak pertama akan berakhir atau tepatnya pada menit ke-45+4, Everton kembali membobol gawang Arsenal. Gol dicetak Richarlison setelah terjadi kemelut di kotak penalti. Skor 2-2 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua

Striker Arsenal Pierre-Emerik Aubamyeng dan rekan-rekannya merayakan gol ke gawang Everton dalam lanjutan Liga Inggris di Emirats Stadium, Senin (24/2/2020) dini hari WIB.(AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Memasuki babak kedua, Arsenal unggul cepat. Umpan silang Nicolas Pepe disambuat Aubameyang dengan sundulan untuk merobek gawang Everton. Arsenal unggul 3-2.

Arsenal belum puas. Skuat racikan Mikel Arteta itu terus menyerang untuk mencetak gol tambahan. Namun, Everton tidak tinggal diam. Pasukan Carlo Ancelotti tersebut juga melancarkan tekanan.

Pada menit ke-72, Everton mendapat peluang lewat Dominic Calvert-Lewin. Tetapi, bola hasil tendangan kaki kanannya dari jarak dekat belum menghasilkan gol.

Tiga menit kemudian, Arsenal balik mengancam melalui tendangan sudut Mesut Ozil. Namun, umpan yang disambut Dani Ceballos di luar kotak 16 masih melenceng.

Pada menit-menit akhir, Everton menggempur pertahanan Arsenal. Peluang untuk mencetak gol penyeimbang didapat Moise Kean lewat serang balik.

Sayangnya, bola hasil sepakan mantan pemain Juventus itu masih melenceng di sisi kanan gawang Bernd Leno. Laga pun berakhir 3-2 untuk kemenangan Arsenal.

Susunan pemain

Arsenal: 1 B. Leno, 23 David Luiz, 20 S. Mustafi, 31 S. Kolasinac (77 B. Saka, 18), 2 Bellerin, 10 M. Ozil (29, M. Guendouzi, 82), 34 G. Xhaka, 8 Dani Ceballos (11 L. Torreira, 76), 14 P. Aubameyang, 19 N. Pepe, 30 E. Nketiah

Everton: 1 J. Pickford, 3 L. Baines, 19 D. Sidibe, 13 Y. Mina, 2 M. Holgate, 18 M. Schneiderlin (21 Andre Gomes, 59), 8 F. Delph (27 M. Kean, 82), 10 G. Sigurdsson, 17 A. Iwobi (20 Bernard, 60), 9 D. Calvert-Lewin, 7 Richarlison

Disadur dari: Liputan6.com (Penulis: Bogi Triyadi/Editor: Edu Krisnadefa)

(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Solskjaer Sanjung Kontribusi Bruno Fernandes di Manchester United

Published

on

By

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, berkontribusi membantu timnya menang 3-0 atas Watford pada laga pekan ke-27 Premier League di Old Trafford, Minggu (23/2/2020). (AFP/Paul Ellis)

Finroll.com, Jakarta – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, memuji kontribusi Bruno Fernandes pada laga kontra Watford. Menurut Solskjaer, Fernandes membawa dampak positif terhadap permainan MU.

Gelandang Timnas Portugal tersebut tampil sejak menit awal saat The Red Devils bersua Watford, pada laga pekan ke-27 Premier Legaue di Old Trafford, Minggu (23/2/2020) malam WIB.

Pemain yang diboyong dari Sporting CP itu mampu menjadi motor serangan Manchester United di lini tengah. Bruno Fernandes melepaskan tiga tembakan yang satu di antaranya mengarah ke gawang, menorehkan tiga dribel sukses, serta akurasi umpan yang mencapai 70 persen.

Dia pun berhasil membuka keunggulan MU pada menit ke-42 lewat titik putih. Hadiah sepakan 12 pas itu didapat Tim Setan Merah setelah Fernandes dijatuhkan Ben Foster di kotak terlarang.

Masuk menit ke-58, Anthony Martial menggandakan keunggulan Manchester United. Bola lob yang dilepaskan Martial mampu mengelabui Ben Foster.

Mason Greenwood membawa MU memimpin 3-0 pada menit ke-75. Menerima umpan pendek dari Bruno Fernandes, Greenwood menghujamkan bola ke gawang Watford dengan tembakan kaki kiri. Sampai laga berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Bagi Bruno Fernandes, golnya pada laga ini merupakan yang perdana dari empat laga yang sudah dijalani bersama Manchester United. Selain itu, dia juga sudah mengoleksi dua assist dari empat pertandingan tersebut.

Pujian untuk Bruno Fernandes

Pemain Manchester United Bruno Fernandes dijatuhkan di area penalti oleh kiper Watford Ben Foster pada pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu (23/2/2020). Manchester United menang 3-0. (Martin Rickett/PA via AP)

Ole Gunnar Solskjaer menyebut, Manchester United telah mengambil keputusan yang tepat dengan memboyong Bruno Fernandes pada Januari 2020. Pasalnya, Fernandes mampu memberikan dorongan semangat terhadap penampilan Tim Setan Merah.

“Pada bursa transfer hari ini (Januari 2020), saya menilai kami telah melakukan pembelian yang bagus. Dia telah datang dan melakukannya dengan sangat baik, memberikan dorongan kepada semua orang, itu berarti lebih dari sekadar menggaet pemain,” ucap Solskjaer.

“Dia telah melakukan sesuatu kepada penonton. Anda dapat melihat dengan suporter, mereka terbiasa dengan para pemain dengan kepribadian, mentalitas dan kualitas, semua atribut pemain Manchester United yang telah dilihat para pendukung berkali-kali sebelumnya,” lanjut Ole Gunnar Solskjaer.

“Sejak hari pertama, menit pertama, dia merasa seperti ada di skuat MU, menuntut bola dari sesi latihan pertamanya. Beberapa pemain butuh waktu untuk melakukan pemanasan, tetapi dia langsung merasa percaya diri,” tuturnya.

Kemenangan atas Watford membuat Manchester United naik ke peringkat lima klasemen sementara Premier League dengan nilai 41. Mereka tertinggal tiga poin dari Chelsea di posisi keempat.(bola.com)

Sumber: Sky Sports

Continue Reading

Sepakbola

Cara Unik Pemain dan Staf Barcelona Menyambut Kedatangan Martin Braithwaite

Published

on

By

Barcelona memperkenalkan Martin Braithwaite yang diboyong dari Leganes (Josep Lago/AFP)

Finroll.com, Jakarta – Martin Braithwaite resmi berseragam Barcelona sejak Kamis (20/2/2020). Staff dan pemain Blaugrana punya cara unik menyambut kedatangan mantan pemain Leganes itu.

Barcelona menebus sang striker dari Leganes dengan harga yang cukup terjangkau. Mereka berhasil mendapatkan Braithwaite dengan mahar 18 juta Euro.

Kabarnya, Martin Braithwaite menjadi striker dadakan Blaugrana setelah dua penyerang andalan mereka yakni Ousmane Dembele dan Luis Suarez dihantam cedera. Menurut Marca, Barcelona diberi dispensasi mendatangkan striker darurat di luar bursa transfer karena cedera dua pemain tersebut.

Martin Braitwaith menjalani sesi latihan perdana dengan Barcelona pada Jumat (21/2/2020) alias satu hari setelah diresmikan. Menariknya, ada prosesi penyambutan unik dari para penggawa dan staff latihan Barcelona.

Melansir dari unggahan di akun Twitter resmi klub, Martin Braitwaith harus menerima ‘pukulan’ dari staf dan rekannya. Fans dibuat salah fokus terhadap reaksi sejumlah pemain Barcelona.

Menurut fans, Antoine Griezmann, Arturo Vidal, atau bahkan Gerard Pique seolah memukul punggung Braitwaith dengan sangat keras dan cenderung tidak santai. Fans berpekulasi bahwa beberapa pemain Barca tidak terlalu bahagia dengan kedatangan Martin Braithwaite.

“Griezmann dan Vidal ngapain tu? kagak santuy,” tulis salah seorang pengguna Twitter.

“Emoji jiwa,” tambah yang lainnya.

Pemain Biasa Saja

Penyerang baru Barcelona, Martin Braithwaite menjuggling bola selama presentasi dirinya di Barcelona, Spanyol (20/2/2020). Barcelona mengonfirmasi bahwa transfer ini memakan dana yang cukup kecil. Mereka hanya membayar sebesar 18 juta Euro ke Leganes untuk transfer Braithwaite. (AFP/Josep Lago)

Wajar jika fans berpikir demikian. Martin Braithwaite bukan pemain yang istimewa, apalagi untuk menggantikan pemain sekelas Luis Suarez maupun Ousmane Dembele.

Jumlah gol yang telah dikoleksi tak bisa dibilang memuaskan. Kala merumput bersama Esbjerg, Martin Braithwaite hanya mencetak 19 gol dalam 97 pertandingan yang dilalui.

Demikian juga kala Braithwaite berseragam Toulouse. Bersama Toulouse, sang pemain hanya mempersembahkan 40 gol dari 149 pertandingan.

Catatannya bersama Middlesbrough juga tak istimewa. Dia mencetak 9 gol dalam 40 pertandingan, dan 4 gol dalam 14 pertandingan di Bordeaux.

Bersama Leganes dan Timnas Denmark, penampilannya juga biasa-biasa saja. Martin Braithwaite hanya mempersembahkan 13 gol dalam 48 pertandingan bersama Leganes dan 7 gol dalam 39 laga di Timnas Denmark.

Jika ditotal semua golnya, Martin Braithwaite hanya berhasil mencetak 85 gol dalam 348 laga sepanjang kariernya. Angka tersebut bukan prestasi membanggakan bagi seorang striker.

(bola.com)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending