Connect with us

Sepakbola

Raup Nyaris Rp 13 T, Barcelona Jadi Klub Terkaya Dunia

Published

on


Jakarta – Klub sepakbola asal Spanyol, Barcelona, sedang mengalami masa turbulensi. Blaugrana baru saja memecat pelatih kepala Ernesto Valverde setelah kalah dari Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi.

“FC Barcelona dan Ernesto Valverde mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kontrak. Klub menyampaikan rasa terima kasih atas profesionalitas, komitmen, dan dedikasi Ernesto Valverde. Kami mendoakan kesuksesan Valverde pada masa mendatang,” demikian sebut keterangan tertulis Barcelona di situs resmi.

Valverde datang ke Barcelona menggantikan Luis Enrique pada 2017 setelah empat musim menukangi Athletic Bilbao (Spanyol). Dalam 163 pertandingan, Valverde mempersembahkan 108 kemenangan (66,25%), 35 seri (21,47%), dan 20 kekalahan )12,26%). Barcelona di tangan Valverde mampu merengkuh empat gelar yaitu dua titel La Liga, Piala Raja Spanyol, dan Piala Super Spanyol.

Posisi Valverde akan diisi oleh Quique Sentien. Sebelumnya, Sentien pernah melatih Racing Santander, Poli Ejido, Logrones, Lugo, Las Palmas, dan terakhir di Real Betis.

“Sepanjang kariernya, Sentien menerapkan sepakbola berbasis penguasaan bola dan menyerang. Ini akan sangat menghibur para penggemar,” tulis keterangan resmi Barcelona.

Pergantian pelatih di tengah musim tentu memunculkan pernyataan, mau jadi apa Barcelona ke depan? Apakah Barcelona mampu mempertahankan gelar La Liga? Apakah Barcelona bisa kembali menjuarai Liga Champions Eropa?

Di La Liga, Barcelona masih berada di puncak klasemen dengan perolehan 40 poin. Namun posisi Barcelona sama sekali tidak aman karena Real Madrid, sang seteru abadi sampai malaikat Izrail meniupkan sangkakala, berada di peringkat kedua dengan poin yang sama. Hanya selisih gol yang memisahkan mereka.

Atletico di peringkat ketiga juga siap menyalip kapan saja, karena hanya berjarak lima poin. Jadi posisi Barcelona sangat tidak aman.

Di Liga Champions Eropa, Barcelona sudah lolos dari fase grup dan akan menghadapi Napoli (Italia) di babak 16 besar. Perjalanan Barcelona untuk menjadi yang terbaik di Benua Biru masih sangat panjang karena ada tim-tim besar lain yang harus dikalahkan.

Apakah Sentien bisa menaklukkan tantangan berat tersebut? Hanya waktu yang bisa menjawabnya, tetapi kalau melihat jejak rekam kepelatihan Sentien, sepertinya kok meragukan ya…

Barcelona Terkaya di Dunia

Namun di tengah masa transisi ini, Lionel Messi dan kolega mendapat kabar baik. Dalam laporan Football Money League 2020, firma keuangan Deloitte menobatkan Barcelona sebagai klub terkaya dunia.

Pada musim 2018/2019, Barcelona mencatatkan pendapatan EUR 840,8 juta (Rp 12,81 triliun dengan kurs saat ini). Real Madrid berada di peringkat kedua dengan pendapatan EUR 757,3 juta (Rp 11,54 triliun).

Berikut adalah daftar 10 klub dengan pendapatan terbesar:

“Untuk kali pertama, Barcelona menduduki peringkat teratas dan menjadi klub pertama yang membukukan pendapatan di atas EUR 800 juta. Klub Spanyol di posisi satu dan dua terjadi pada dua musim terakhir, tetapi musim lalu Real Madrid yang berada di puncak,” sebut laporan Deloitte.

Faktor pendorong pendapatan Barcelona, menurut Deloitte, adalah di sisi komersial. Di klub sepakbola, biasanya pendapatan dibagi dalam tiga kelompok besar yaitu hak siar televisi, komersial, dan pertandingan di stadion (matchday).

Pada musim lalu, Delotte mencatat pendapatan komersial Barcelona adalah yang tertinggi di dunia yaitu mencapai EUR 383,5 juta (Rp 5,84 triliun). Paris St Germain (Prancis) berada di posisi kedua dengan EUR 363,4 juta (Rp 5,54 triliun), dan Bayern Muenchen (Jerman) di peringkat ketiga dengan EUR 356,5 juta (Rp 5,43 triliun).

Ke depan, Barcelona berambisi untuk menjadi klub pertama yang bisa membukukan pendapatan EUR 1 miliar (Rp 15,23 trilun). Deloitee menilai jalan ke arah sana cukup terbuka.

“Kunci untuk mencapai target tersebut adalah mengubah model operasional klub. Dengan modal brand yang kuat, klub akan mampu menaikkan posisi tawar mereka dalam hal penjualan merchandise dan lisensi, tanpa mengandalkan pihak ketiga,” tulis laporan Deloitte.

Sumber Berita ; CNBC INDONESIA

Advertisement Valbury

Sepakbola

Daftar Top Skor Liga Inggris: Aubameyang-Vardy di Puncak

Published

on

By

Pierre-Emerick Aubameyang samai Jamie Vardy di puncak daftar top skor Liga Inggris. (AP/Richard Heathcote)

Finroll.com, Jakarta – Meskipun gelar juara sudah dipastikan menjadi milik Liverpool, namun persaingan top skor Liga Inggris masih berlangsung panas.

Striker Arsenal Piere-Emerick Aubameyang kini menyamai jumlah gol penyerang Leicester City Jamie Vardy di daftar top skor Liga Inggris hingga pekan ke-32. Aubameyang dan Vardy sama-sama mengemas 19 gol.

Meski demikian, Aubameyang lebih produktif mencetak gol ketimbang Vardy pada lanjutan kompetisi Liga Inggris di masa pandemi virus corona.

Aubameyang tercatat sudah mengemas dua gol di masa pandemi. Kedua gol tersebut dicetak ketika Arsenal mengalahkan Norwich City 4-0, dini hari tadi.

Sementara Vardy belum mampu mencetak gol tambahan di masa pandemi. Terakhir kali Vardy cetak gol saat Leicester berhasil menggebuk Aston Villa 4-0.Ings tampil produktif dengan mencetak tiga gol dari tiga pertandingan terakhir Soton. Penyerang 27 tahun itu bisa menjadi ancaman bagi Aubameyang dan juga Vardy dalam perburuan sepatu emas musim ini.Vardy harus menyudahi paceklik gol jika tak mau tergusur dari posisi pencetak gol terbanyak Premier League. Apalagi striker Southampton, Danny Ings, sedang on fire dan sukses mengemas 18 gol.

Nama Mohamed Salah juga harus diperhitungkan. Setelah sukses mengantar Liverpool juara, Salah punya kesempatan fokus mengejar gelar top skor.

Salah juga selalu membukukan gol pada dua laga terakhir ketika ia bermain. Kini ia telah mencetak 17 gol untuk Liverpool.

Daftar Top Skor Liga Inggris:

19 Gol: Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal), Jamie Vardy (Leicester City)
18 Gol: Danny Ings (Southampton)
17 Gol: Mohamed Salah (Liverpool)
16 Gol: Sergio Aguero (Man City)
15 Gol: Raul Jimenez (Wolves), Sadio Mane (Liverpool)
14 Gol: Anthony Martial (Man United), Marcus Rashford
13 Gol: Tammy Abraham (Chelsea), Dominic Calvert-Lewin (Everton)

(cnnindonesia.com)

Continue Reading

Sepakbola

Jurgen Klopp Sebut 3 Klub yang Jadi Pesaing Terberat Liverpool Musim Depan

Published

on

By

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp bertepuk tangan usai pertandingan melawan West Ham United pada lanjutan Liga Inggris di The London Stadium (4/2). Liverpool bermain imbang 1-1 atas West Ham. (AFP Photo/Glyn Kirk)

Finroll.com, Jakarta – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mulai bersiap menatap persaingan di Premier League musim depan. Dia memprediksi ada tiga tim yang akan menjadi pesaing serius The Reds dalam pacuan juara musim 2020-2021.

Ketiga klub yang dimaksud Klopp adalah Manchester City, Manchester United, dan Chelsea. Diia meyakini ketiga tim tersebut akan menjadi lebih kuat pada musim depan.

“Ya, City akan kuat pada musim depan, United akan kuat musim depan, dan Chelsea akan lebih kuat musim depan,” kata Klopp saat ditanya apakah Manchester City akan menjadi penantang utama Liverpool pada 2020-2021, seperti dilansir Metro, Rabu (1/7/2020).

“Mereka semua akan makin kuat pada musim depan. Di antara tiga tim, jelas City tim yang luar biasa. United dalam kondisi luar biasa dan Chelsea dalam kondisi sangat bagus dan melalukan manuver bisnis yang menarik.”

“Tottenham juga tidak akan tidak tidur, Arsenal tidak akan tidur. Mereka akan datang, Leicester juga ada di sana. Kami harus memainkan 38 laga sepanjang tahu dan yang menang paling banyak akan menjadi juara liga. Kami tidak akan mempertahankan gelar pada musim depan, kami akan menyerang. Itu akan sulit,” imbuh pelatih Liverpool asal Jerman itu.

Buku Sejarah

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp berbincang dengan Jordan Henderson saat pertandingan melawan Everton pada laga Premier League di Stadion Goodison Park, Minggu (21/6/2020). Laga Derbi Merseyside edisi ke-236 itu berakhir 0-0. (AP/Peter Powell)

Liverpool kembali difavoritkan bakal tampil superior pada musim depan setelah menyuguhkan performa luar biasa pada Premier League 2019-2020. Bukan hanya merebut gelar juara, Jordan Hederson dan kawan-kawan sangat dominan.

Liverpool merengkuh gelar juara saat Premier League masih menyisakan tujuh laga. The Reds saat ini juga unggul jauh atas peringkat kedua, Manchester City, dengan margin 23 poin.

Namun, Jurgen Klopp tak mau terlarut cepat puas dengan sepak terjang anak asuhnya. Dia menegaskan apa yang diraih Liverpool musim ini tak boleh membuat tim larut dalam euforia berlebihan.

“Apa yang kami capai tahun terakhir, dalam kasus ini pada pekan lalu, adalah sesuatu untuk buku sejarah,” tegas Klopp. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Terancam Dipecat Barcelona, Quique Setien Berpeluang Balikan dengan Mantan Klub

Published

on

By

Pelatih Barcelona, Quique Setien, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Atletico Madrid pada laga lanjutan La Liga pekan ke-33 di Camp Nou, Rabu (1/7/2020) dini hari WIB. Barcelona bermain imbang 2-2 atas Atletico Madrid. (AFP/Lluis Gene)

Finroll.com, Jakarta –  Kursi Quique Setien sebagai pelatih Barcelona terus digoyang. Pria berusia 61 tahun itu terancam menghadapi pemecatan. Musababnya, Lionel Messi dan kawan-kawan kemungkinan gagal mempertahankan trofi La Liga.

Ketika La Liga tinggal menyisakan lima pekan, Barcelona masih tertahan di peringkat kedua dengan 70 poin. Blaugrana, julukannya, tertinggal satu angka dari Real Madrid yang menjadi pemuncak klasemen sementara.

Barcelona telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dibanding rival utamanya itu. Jika Real Madrid berhasil menang pada pekan ke-33 melawan Getafe, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB, maka selisih keduanya menjadi empat poin.

Quique Setien harap-harap cemas dengan posisinya. Padahal, Barcelona telah belanja gila-gilaan pada musim lalu. Blaugrana sampai menghabiskan 195 juta euro atau setara dengan Rp3,1 triliun untuk memboyong Frenkie de Jong dari Ajax Amsterdam dan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid.

Namun, apa yang dilakukan Barcelona di bursa transfer musim lalu kontradiksi dengan fakta di lapangan. Buat tim sebesar Blaugrana, menjadi runner up La Liga saja sudah menjadi sebuah kegagalan.

Football Espana melaporkan, Setien bisa saja balik kucing dengan mantan klubnya, Real Betis, apabila didepak oleh Barcelona. Klub yang berbasis di Sevilla ini tidak memiliki pelatih permanen setelah memecat Rubi dari kursi entrenador pada 21 Juni 2020.

Bersaing dengan Mantan Pelatih Real Madrid

Pelatih Barcelona, Quique Setien dan para pemain tampak lesu usai ditahan imbang Celta Vigo pada laga La Liga di Stadion Balaidos, Sabtu (27/6/2020). Kedua tim bermain imbang 2-2. (AP/Lalo Villar)

Untuk sementara, kursi pelatih Real Betis diisi oleh direktur olahraga klub, Alexis Trujillo, hingga akhir musim.

Sebelum menerima pinangan Barcelona untuk menggantikan Ernesto Valverde pada Januari 2020, Setien menangani Real Betis untuk dua musim pada 2017-2019. Di pertandingan terakhir La Liga musim lalu, pria kelahiran Santander, Spanyol itu mundur memilih untuk meninggalkan jabatannya.

Namun, Setien bukanlah pilihan satu-satunya Real Betis. Tim berjulukan Verdiblancos itu juga tengah mempertimbangkan mantan pelatih Real Madrid dan Manchester City, Manuel Pellegrini. (Bola.com)(GE) 

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending