Connect with us

Entertainment

Ryan Ogilvy Menceritakan Kesan-kesannya Saat Mendandani Caitlyn Jenner

Published

on


Caitlyn Jenner

Siapa yang tak kenal keluarga Kardashian? Mulai dari Kim yang terkenal karena produk kecantikannya hingga sang adik Kendall yang melang melintang di dunia model.

Finroll.com – Namun ada satu nama yang tak mungkin terlewat yakni ayah mereka, William Bruce Jenner yang kini resmi bernama Caitlyn Jenner. Caitlyn Jenner juga tak kalah populer dengan anggota keluarga lainnya. Tak cuma jadi bintang televisi, Caitlyn Jenner juga gemar jalan-jalan. Baru-baru ini publik dihebohkan dengan kehadirannya ke Indonesia.

Namun yang tak kalah heboh adalah penata rias Ryan Ogilvy yang berkesempatan mendandani mantan suami Kris Kardashian ini.

“Saya enggak nyangka euforianya bakal seseru ini, bakal heboh,” ujar Ryan bersemangat.

Cerita berawal dari manajemen Caitlyn menghubungi tim manajemen Ryan. Mereka meminta Ryan untuk menjadi make up artist selama proses pengambilan gambar film dokumenter di daerah Magelang, Jawa Tengah. Meski Senin (21/1) masih masuk dalam waktu liburan, Ryan memutuskan untuk mengambil pekerjaan ini.

Namun Ryan tak langsung percaya. Saat diberitahu bahwa dirinya akan mendandani Caitlyn Jenner, ia kembali memastikan bahwa ini adalah Caitlyn Jenner Kardashian.

Footage kirim ke sana, profil, dan dia langsung oke. Paling ya ngasih perbedaan harga kalau di Jakarta sekian, Magelang sekian, karena kan hitungannya sudah luar kota,” papar Ryan.

“Padahal mah kalau gretongan (gratis-red) sejujurnya mau.”

Sebelum hari pengambilan gambar, mereka tak sempat bertemu atau melakukan briefing. Keesokan harinya tepat pukul 06.00 WIB, Caitlyn tiba dan mereka pun berkenalan. Ryan berkata Caitlyn tak memiliki permintaan khusus untuk tampilannya.

“No, it’s on you, up to you,” kata dia menirukan ucapan Caitlyn.

Baca Juga: Karena Kebiasaannya Menenggak Alkohol, Kim Kardashian Bocorkan Rahasia ‘Kehamilannya’

Sekitar 10 sampai 15 menit pertama setelah bertemu, Ryan belum mulai beraksi. Karena bertepatan dengan jam sarapan, mereka masih ‘berisik’ mengharapkan ada secangkir kopi.

Proses merias wajah pun diselingi dengan minum kopi, ngobrol dan sesekali menyuap roti.

Tak melewatkan momen untuk mendandani Caitlyn Jenner, seperti biasanya, Ryan juga mengabadikan hasil polesannya pada Caitlyn dengan ponsel dan kameranya.

Caitlyn memperbolehkan Ryan mengambil gambar atau video timelapse.

“Dia bilang lakuin saja yang kamu suka,” imbuh Ryan.

Setelah selesai, mereka pun mengambil gambar bersama di dekat meja rias. ‘Amazing job’, pujian ini dilontarkan oleh Caitlyn.

“Dia enggak komplain, enggak ngaca lagi, langsung berdiri ganti baju. (Amazing job) buat saya, ini mau basa-basi atau bukan, itu pujian besar. Saya melukis dan dihargai,” ujarnya.

Antinorak

Saat proses pengambilan gambar, Ryan diharuskan untuk mengikuti Caitlyn. Ia harus memastikan wajah sang artis selalu ‘on’ di depan kamera.

Kesempatan memperbaiki riasan dan kamera berhenti mereka ia manfaatkan untuk berbincang dengan Caitlyn.

“Saya cerita tentang Indonesia, dia harus ke Bali, Sumba, Raja Ampat. Tapi dia setelah syuting harus kembali ke Los Angeles,” tuturnya.

Sebenarnya, kesempatan untuk ngobrol, mengambil gambar atau bahkan mengambil video untuk Instagram Story sangat terbuka lebar. Apalagi di mata Ryan, Caitlyn adalah orang yang menyenangkan, baik dan simpel.

Namun Ryan urung dan lebih memilih menikmati momennya bersama Caitlyn.

“Saya enggak mau heboh-heboh gitu. Seperlunya saja. Kesempatan ada banget, cuma saya mau jaga (nama Indonesia). Hello, Indonesia enggak senorak itu,” katanya terkekeh.

Tantangan mendandani bule lansia

Ryan bercerita dirinya tak menemui kesulitan berarti saat merias Caitlyn. Sebelum merias, ia telah melakukan riset wajah lewat internet. Ia pun tak keluar dari gaya riasan yang flawless, natural, beauty dan looking fresh.

Kulit orang Barat alias bule cenderung fair white atau putih pucat. Agar tampak segar, Ryan memilih foundation yang mengarah ke warna pink, bukan kuning atau gelap seperti untuk kulit Asia.

Pertimbangan berikutnya ialah Caitlyn tak lagi muda sehingga kulit usia tua jadi tantangan tersendiri. Ryan pun memilih produk riasan yang ‘ramah’ untuk kulit lansia.

“Saya enggak pakai kuas atau sponge, skin to skin (dengan jari) agar lebih natural,” katanya.

Walau awalnya cukup deg-degan merias Caitlyn, lama-kelamaan ia pun terbiasa. Ini juga berkat pengalamannya mendandani model-model bule di ajang mode serta orang tua pengantin (mother of the bride) yang jadi kliennya.

“Tantangan saya bukan karena dia Caitlyn Jenner, (tantangannya) karena dia awalnya dari (gender) laki-laki ke perempuan, dia usianya 50 tahun ke atas dan dia bule. Gimana merias sehingga jadi segar tanpa mengubah dia,” ucapnya.

Source By: CNNIndonesia
Advertisement

Entertainment

Buat Video Parodi Lucinta Luna, Dara Arafah Pikat Warganet

Published

on

By

Video parodi yang dibuat selebgram Dara Arafah telah ditonton lebih dari enam juta kali. Hingga berita ini diturunkan, video tersebut telah ditonton 6.011.371 kali. Dara Arafah membuat parodi dengan menggunakan suara Lucinta Luna yang memakinya dengan kata-kata pedas. Dengan gerakan bibir yang pas dengan suara Lucinta Luna, Dara Arafah juga membuat gerakan-gerakan tari yang menggelitik.

Video yang diunggah Dara Arafah di instagram pribadinya pada Minggu, 12 Januari 2020 itu, merupakan respons Dara untuk tudingan pansos atau panjat sosial yang dituduhkan Lucinta Luna kepadanya. Alih-alih berbalik membalas dengan amarah, ia malah membalasnya dengan parodi lucu.

Banyaknya warganet yang menonton videonya karena gaya Dara dalam menghadapi konflik dengan Lucinta ini di anggap menjadi angin segar.

Semua ucapan dan makian pedas Lucinta ia bungkus dengan tarian lucu yang sontak membuat warganet terhibur. Unggahannya pun dibanjiri lebih dari 86 ribu komentar warganet yang terhibur sekaligus mendukungnya, “Ga kuat ngakak sekali sih,” tulis akun @aidaambkl.

Artis dan penyanyi Aurelie Moeremans, juga ikut berkomentar “wah ini lucu sik,” tulisnya dibarengi dengan emoji tertawa. Indahkus juga berkomentar dengan nada serupa, bahkan dari komentarnya tersebut ia terlihat sangat tergelitik “WAAAAAAA LU NER BENER GAKUAT GUA CUKUUUUUUP,” tulisnya yang juga dibarengi dengan banyak emoji tertawa.

Konflik antara Dara Arafah dan Lucinta Luna bermula dari perseteruan antara Lucinta Luna dengan Keanu yang menyebut bahwa Lucinta sudah melakukan operasi plastik. Keanu mengatakan dari operasinya tersebut, Lucinta Luna masih menunggak utang yang hingga kini belum lunas.

Dara yang dekat dengan Keanu tak luput dari serangan Lucinta setelah ia membuat sebuah video yang dianggap meremehkan. Merespons hal tersebut Lucinta Luna membuat unggahan di instagram stories untuk menyerang Dara.

Sebelumnya, Lucinta Luna pernah berkonflik dengan beberapa artis. Sebut saja Boy William dan Deddy Corbuzier.

Continue Reading

Entertainment

Mualaf, Marcell Darwin Sempat Ingin Ganti Nama

Published

on

By

Marcell Darwin sempat ingin mengganti namanya saat menjadi mualaf. Hal itu diutarakan oleh Ustaz Aa Reza, ulama yang mengislamkannya.

“Tadinya mau nambahin Muhammad dan segala macem tapi nggak jadi biar dalam hatinya aja namanya berubah,” ujar Aa Reza, saat ditemui di pernikahan Marcell Darwin, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (12/1/2020).

Karena menurut Aa Reza, nama tidak begitu bermasalah untuk diubah. Yang penting, ibadah salat lima waktu jangan ditinggalkan sebagai seorang muslim.

“Namanya tetap saja Marcell Darwin. Karena nggak apa-apa lah. Nama bule tapi Islam,” kata Aa Reza.

“Aa cuma bilang ‘jaga salatnya ya’ karena yang paling utama dalam Islam itu ibadahnya salat. ‘Kamu jangan meninggalkan salat dan harus menjadi contoh yang baik. Karena kalau suatu saat kamu menikah, kamu akan menjadi imam bagi istri dan anak-anak,” tukasnya.

Continue Reading

Entertainment

Film Ejen Ali The Movie Produksi Malaysia Segera Hadir Di Bioskop

Published

on

Finroll.com — Setelah sukses di Malaysia, Singapore dan Brunei, Film Ejen Ali The Movie akan segera hadir di bioskop Kota -kota besar di Indonesia.

CEO PT Spectrum Film Mr. Rajesh K Jaktiani mengatakan, film Ejen Ali The Movie adalah sebuah film serial animasi Malaysia yang diproduksi oleh WAU Animation akan hadir pada 1 Januari 2020 mendatang.

“Film ini bukan khusus di Jakarta saja namun akan diputar 100 layar diseluruh kota -kota besar yang ada di Indonesia,” ujarnya kepada insan media di Jakarta Kamis (26/12/2019).

Menurut Rajesh, Film Ejen Ali The Movie berkisah tentang seorang bocah yang tak sengaja menjadi agen MATA setelah menggunakan Infinity Retinal Intelligent System (IRIS) yaitu sebuah perangkat prototipe yang dibuat oleh MATA.

Setelah insiden tersebut, Ali dan pamannya Bakar bekerja sama dalam misi MATA. Kualitas film animasi ini benar – benar luar biasa.

Rajesh berharap, film ini dapat diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia,” harapnya.

Chief Executive Officer Wau Animation and Director of Ejen Ali The Movie Usamah Zaid Yasin menambahkan, selain hadir di Indonesia film ini juga akan merambah ke negara – negara lain.

“Kami akan meneruskan perjuangan kami di dunia animasi pada asia tenggara,” tambahnya.

Pesan moral dalam pembuatan film ini adalah tentang kesetia kawanan, selain menampilkan aktionnya film ini memiliki cerita sedihnya, dan ada banyak moral valio yang ditampilkan.

“Jadi film ini bukan khusus anak -anak saja namun semua usia dapat menikmati menonton film ini,” ujarnya.

Usamah berharap di Indonesia film ini dapat mencapai target 1 juta penonton. Ayo tonton film ini,” pungkasnya.(red)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending