Connect with us
[adrotate group="1"]

Peristiwa

Satgas Covid-19: Bersikaplah Terbuka tentang Statusmu

Published

on


FINROLL.COM – Satgas Penanganan Covid-19 menyerukan pada masyarakat untuk terbuka terkait status kesehatan diri. Hal tersebut dikatakan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Doni Monardo.

“Jika petugas kesehatan menyatakan kamu harus isolasi diri, maka patuhi agar lekas sembuh dan tidak menulari orang lain, terutama orang terdekat. Bersikaplah terbuka tentang statusmu pada orang lain di sekitar. Ini adalah bentuk nyata kepedulianmu pada diri sendiri dan sesama,” kata Doni, Sabtu (17/10).
Lihat juga: Isolasi di Rumah Berlaku saat Menunggu Hasil Rapid Test

Sejumlah gejala seseorang terjangkit Covid-19 antara lain demam, rasa lelah, batuk kering, sesak napas, pilek, dan lainnya. Selain orang-orang yang mengalami gejala tersebut, ada juga pengidap Covid-19 yang tidak merasakan apa-apa alias orang tanpa gejala (OTG). Sepintas lalu, mereka seperti orang sehat, namun, Doni menyatakan OTG justru lebih berbahaya.

“OTG ini jauh lebih berbahaya dibandingkan pasien yang dirawat di rumah sakit ataupun mereka yang melakukan isolasi mandiri. Sebab OTG tampak seperti orang sehat sehingga dapat menjadi silent killer,” katanya.

Indonesia dan dunia kini masih dalam medan perang melawan Covid-19. Di tengah upaya sejumlah negara mengembangkan vaksin, masyarakat juga dapat melakukan aksi nyata untuk memerangi pandemi ini.

Doni menyebut bahwa setiap masyarakat dapat turut serta berkontribusi dalam perang melawan pandemi yang disebabkan oleh virus SARS Cov-2 ini. Setiap orang, tanpa terkecuali, dapat melakukan aksi nyata untuk ikut memutus rantai penyebaran virus dengan cara melindungi dirinya.

“Melindungi diri berarti melindungi sesama,” ujar Doni.

#Satgascovid19 merumuskan sejumlah aksi nyata yang dapat dilakukan oleh masing-masing orang guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Aksi nyata yang utama ialah dengan tetap di rumah, bekerja, belajar dan beribadah di rumah. Jika terpaksa keluar rumah karena kebutuhan penting, harus selalu memakai masker kain. Kemudian, kita juga harus menjaga jarak minimal 2 meter dengan orang lain, serta sering mencuci tangan memakai sabun atau cairan pembersih tangan yang berkandungan alkohol minimal 60 persen.

“Kami terus gencar melakukan kampanye dan mendorong setiap pihak untuk #ingatpesanibu tentang 3M, yaitu #jagajarak, dan hindari kerumunan, serta #cucitangan pakai sabun,” kata Doni yang juga merupakan Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) ini.

Menurut Doni, sangat penting untuk tidak menyentuh bagian-bagian wajah seperti mata, hidung dan mulut yang merupakan pintu masuk virus, apalagi jika kita sedang berada di luar dan selesai beraktivitas yang menyebabkan pertemuan dengan orang lain.

Jika hendak menyentuh bagian-bagian wajah tersebut, hendaknya mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir selama 20 detik. Begitu pula saat hendak makan dan menyiapkan makanan, setelah dari toilet, setelah memegang binatang dan sehabis berpergian. Ketika batuk atau bersin, seseorang harus selalu menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu.

“Juga buang langsung tisu ke tempat sampah setelah digunakan dan segera cuci tangan pakai sabun.” tambah Doni.

Aksi nyata lainnya yakni dengan tidak melakukan kontak langsung dengan orang bergejala Covid-19 atau terkonfirmasi positif membawa virus Covid-19 di dalam tubuh. Jika ingin melakukan komunikasi, sebaiknya dilakukan via telepon, chat atau video call.

Sebagai bentuk tanggung jawab menjadi bagian dari masyarakat, kita perlu memberitahu petugas kesehatan jika mengalami gejala, pernah kontak erat dengan orang bergejala, atau bepergian ke wilayah terjangkit Covid-19. (CNN INDONESIA)

Iwan Hidayat Bergabung Dengan Finroll Media Group Tahun 2012

Peristiwa

Rizieq Kini Minta Warga Hindari Kerumunan

Published

on

Petinggi FPI Rizieq Shihab kini meminta masyarakat menghindari kerumunan di tengah pandemi virus corona (AP/Achmad Ibrahim)

JAKARTA – Petinggi Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab kini meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19) dengan menghindari kerumunan massa. Termasuk kerumunan acara keagamaan seperti Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sebelumnya, Rizieq pernah berada dalam kerumunan massa saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di bilangan Tebet, Jakarta Selatan.

“Hindari kerumunan apa saja. Kerumunan pilkada, haul, maulid, kita dukung (hindari kerumunan),” katanya dalam Dialog Nasional yang dihelat Persaudaraan Alumni 212, Rabu (2/12).

Rizieq mengamini dirinya sendiri sempat berada dalam kerumunan beberapa kali sejak tiba di Indonesia. Misalnya di Bandara Soekarno-Hatta, Petamburan dan Megamendung, Bogor.

Dia meminta maaf atas hal tersebut dan mengimbau masyarakat untuk menjauhi kerumunan. Rizieq sendiri mengaku saat ini tidak boleh banyak menjalani kegiatan atas saran rumah sakit.

Diketahui, Rizieq sempat berobat ke RS Ummi di Bogor. FPI mengklaim Rizieq hanya cek kesehatan, bukan karena positif terinfeksi virus corona.

“Saya masih dalam observasi dan menjaga kesehatan saya atas saran tim medis,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Rizieq mendoakan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lekas sembuh dan bisa kembali bekerja seperti biasanya. Dia juga mendoakan kepala daerah lain agar selalu diberikan kesehatan.

Sebelumnya, Anies mengumumkan dirinya positif terinfeksi virus corona pada Selasa (1/12). Dia kini menjalani isolasi mandiri namun tetap memimpin rapat secara virtual.

“Dan untuk Pak Anies cepat sehat dan Pak Wagubnya agar beliau segera tugas kembali seperti biasa,” kata Rizieq.

Diketahui, Rizieq sempat terlibat dalam kerumunan massa sejak tiba di Indonesia dari Arab Saudi beberapa waktu lalu.

Pertama, saat massa simpatisan Rizieq menyambut kedatangannya di Bandara Soekarno-Hatta dan di rumahnya di Petamburan, Jakarta Pusat.

Kemudian, dia berada dalam kerumunan massa saat bertolak ke Megamendung, Bogor untuk meresmikan peletakan batu pertama pembangunan masjid. Rizieq juga berada dalam kerumunan massa saat menggelar acara pernikahan putrinya di Petamburan.

Kerumunan yang terakhir disebutkan kini tengah diusut oleh kepolisian. Rizieq diundang sebagai saksi untuk memberikan keterangan pada Selasa (1/12), tetapi tidak hadir.

Sumber Berita : CNNIndonesia.com

Continue Reading

Peristiwa

Said Aqil Jalani Perawatan Intensif Usai Positif Covid-19

Published

on

FINROLL.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj tengah menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Jakarta usai dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada Sabtu (28/11) lalu.

Kabar itu diutarakan Ketua Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas. Menurut dia, ketuanya tersebut dalam kondisi yang baik.

“Alhamdulillah saat ini beliau dalam kondisi baik, sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta dengan perawatan intensif,” tutur Robikin saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (30/11).

Robikin menuturkan, Said meminta pengurus PBNU untuk menyampaikan perkembangan kondisinya setelah dinyatakan positif Covid-19. Said juga sekaligus meminta agar masyarakat bersedia memanjatkan doa terbaik untuk kondisinya saat ini.

“Atas arahan beliau kami diminta menyampaikan kabar ini dengan harapan dan mohon doa bapak ibu sekalian, mohon doa dan kesembuhan dan kekuatan beliau menjalani masa-masa ke depan,” kata Robikin.

Said memang tak menutupi perihal hasil swab test PCR atau tes usap milik dirinya yang menunjukkan positif Covid-19. Robikin menuturkan, Said pun mengungkapkan bahwa tertular Covid-19 bukanlah sebuah aib yang mesti ditutup-tutupi.

Siapa saja, dengan latar belakang apapun bisa terpapar. Untuk itu kata Robikin, Said berpesan agar siapapun tertib menerapkan protokol kesehatan sehingga membentengi diri agar tidak terpapar virus corona.

“Covid-19 ini bukan aib, bukan hal buruk dan bisa menimpa siapa saja dari latar belakang apa saja,” tutur Robikin.

Ia juga menyampaikan, tengah menunggu hasil swab test PCR yang dilakukannya lantaran sempat melakukan kontak langsung dengan Said Aqil.

“Dan karena memiliki riwayat kontak langsung dengan beliau, saya sendiri sedang menunggu hasil swab PCR,” kata Robikin.

Sebelumnya Sekretaris Pribadi Said Aqil, M Sofwan Erce menyatakan bahwa Ketua Umum PBNU tersebut terpapar Covid-19. Informasi ini disampaikan melalui video yang diunggah di akun Youtube Kang Said Official–yang merupakan akun resmi Said Aqil, Minggu (29/11).

“Izinkan saya menyampaikan kabar berita bahwasanya pada Sabtu 28 November pada pukul 19.30, hasil PCR Swab dari Al Mukarom Prof Dr KH Said Aqil Siradj menunjukkan hasil positif,” kata Sofwan.

Sumber Berita : CNN INDONESIA

Continue Reading

Peristiwa

Terungkap Prostitusi Online Artis: Jasa Threesome Rp110 Juta

Published

on

Polsek Tanjung Priok, membongkar bisnis prostitusi online di sebuah hotel di Sunter, Jakarta Utara. Awalnya, polisi meringkus dua muncikari berinisial AR dan CA di lobi hotel tersebut.

“Setelah hasil pemeriksaan awal dua orang muncikari kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko di Polres Metro Jakut, Jumat (27/11).

Polisi kemudian meminta keterangan dari mereka berdua yang merupakan pasangan suami istri. Setelah itu, polisi menggeledah sebuah kamar di hotel tersebut.

Dalam penggeledahan itu, polisi mendapati dua perempuan dan seorang laki-laki yang merupakan pelanggan. Kedua perempuan itu merupakan publik figur, yakni, artis ST alias M dsn SH alias MY.

“Inisial ST alias M adalah artis selebgram atau bintang iklan, sedangkan SH alias MY pemeran utama film layar lebar,” ujarnya.

Sudjarwoko mengatakan muncikari itu mematok tarif Rp110 juta untuk melakukan hubungan badan secara threesome.

Dari tarif itu, sebesar Rp60 juta dibayarkan kepada kedua artis tersebut. Sedangkan Rp50 juta menjadi hak dari muncikari.

Kedua artis itu, kata Sudjarwoko, telah terlibat dalam bisnis prostitusi online itu selama satu tahun.
Lihat juga: Artis ST dan SH 1 Tahun Berkecimpung Prostitusi Online

Artis dan muncikari itu saling mengenal dari pergaulan. Mereka kemudian bekerja sama untuk meraup keuntungan lewat bisnis prostitusi online.

“Mereka dari pergaulan saling kenal, bisa bekerja sama,” ujarnya.

Sudjarwoko memastikan pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini. Menurutnya, masih terdapat dua artis lain yang juga terlibat dalam bisnis prostitusi tersebut.

“Dibawa dua orang muncikari ini ada empat (artis) sebenarnya, jadi ada dua artis lagi,” ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua muncikari dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 subsidair Pasal 296 KUHP juncto Pasal 506 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

Sedangkan untuk kedua artis dan seorang pria, sampai saat ini masih berstatus sebagai saksi. Mereka bisa dijerat sebagai tersangka jika alat bukti terpenuhi.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending