Connect with us

Automotive

Siap Mengaspal di Indonesia, Renaulat Kwid Dibandrol di Bawah Rp 100 juta

Published

on


Renault India telah meluncurkan Kwid model 2019 dengan tampilan yang lebih keren setelah berusia 4 tahun. Tak hanya keren, Renault juga memasang harga yang sangat kompetitif dengan varian paling murah Rs 2,83 lakh atau kalau kurs saat ini sekitar Rp 56,5 juta. Yang mengejutkan tampilan berubah luar dalam.

Renault Kwid mengambil desain dari salah satu line up mobil listrik yang dijual di Cina yaitu Renault K-ZE. Meski demikian, Kwid tidak meninggalkan desain awal sebagai mobil SUV imut. Tampilan Kwid keren dengan adanya lampu LED DRL ganda pada bagian depan. Lampu depan ada di bawah DRL yang masih menggunakan halogen. Pada bagian gril masih mempertahankan khas Renault.

Tak mau kalah dengan kompetitor dan pesaing, Renault mempersenjatai Kwid dengan fitur hiburan yang kekinian. Diantaranya, layar infotainment sentuh 8-inci yang sama dengan di Triber. Perangkat ini telah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Kemudi juga telah dirancang ulang dan instrument cluster yang full digital sehingga tampak lebih sporty.

Fitur keselamatan tetap menjadi andalan seperti airbag ganda, ABS, pengingat sabuk pengaman. Kabin kini juga lebih keren dengan pelapis jok yang sporty dengan adanya strip yang kontras. Renault juga mendesain ulang ventilasi AC yang sekarang terlihat lebih tebal. Satu perbedaan utama yang terlihat pada model AMT adalah bahwa tombol drive-shift sekarang telah pindah ke konsol tengah, dan tidak lagi dipasang di dashboard.

Mesin Kwid mengandalkan mesin bensin tiga silinder 799cc yang menghasilkan tenaga maksimum 54hp dan torsi 72 Nm. Mesin lainnya adalah mesin 1 liter 3 silinder yang lebih bertenaga yang menghasilkan tenaga 67hp dan torsi 91 Nm. Sementara mesin 799cc yang lebih kecil hanya tersedia dengan MT 5-percepatan, mesin yang lebih besar menggunakan AMT.

Automotive

Airbag Baru Honda ‘Tangkap’ Kepala Penumpang Saat Kecelakaan

Published

on

Finroll – Jakarta, Honda melalui divisi mobil mewahnya, Acura, menciptakan kantong udara (airbag) baru yang berfungsi seperti sarung tangan baseball untuk menangkap kepala penumpang saat terjadi kecelakaan. Teknologi yang dinamakan simpel Passenger Front Airbag ini terdapat pada generasi baru Acura TLX yang dijual di Amerika Utara.

Komponen airbag baru itu diciptakan Honda R&D America bersama penyuplai komponen Autoliv. Ide awalnya dari penelitian tentang cedera otak oleh badan transportasi Amerika yang kemudian menghasilkan metodologi Brain Injury Criteria (BrIC) untuk mengukur tingkat cedera otak dalam sebuah kecelakaan.

Acura TLX Type S. (Dok. acura.com)

Passenger Front Airbag yang ditempatkan di dasbor di hadapan penumpang depan ini terdiri dari tiga kantong udara. Saat kecelakaan, satu kantong udara yang berada di tengah akan mengembang lebih dulu untuk menangkap kepala penumpang yang terlempar ke depan.

Sepersekian detik kemudian dua kantong udara yang berada di sampingnya ikut mengembang lalu ‘memeluk’ sisi kanan dan kiri kepala penumpang. Fungsi ini bertujuan melindungi kepala dari benturan samping sekaligus mencegahnya terpuntir yang sering kali menjadi penyebab cedera serius hingga fatal.

Passenger Front Airbag melengkapi TLX yang total memiliki delapan airbag, termasuk di bagian lutut pengemudi dan penumpang.

Honda menargetkan TLX mendapatkan lima bintang dalam uji fitur keselamatan, mencapai nilai ‘good’ untuk keseluruhan tes uji tabrak, dan ‘superior’ buat uji tabrak depan yang digelar New Car Assessment Program (NCAP).

“Saya sangat bangga melihat bagaimana tim insinyur kami melakukan penelitian terhadap cedera otak, kemudian melahirkan sebuah pencapaian yang penting dalam sejarah desain airbag,” kata Jim Keller, President Honda R&D America, dalam keterangan resminya, Rabu (1/7).

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Automotive

SUV Baru MIlik Suzuki Bernama Across, Berbasis Toyota RAV4 PHEV

Published

on

Finroll – Jakarta, Suzuki baru saja memperkenalkan untuk pertama kalinya di dunia SUV baru bernama Across yang akan diluncurkan beberapa bulan ke depan. Accros merupakan model yang dirancang berbasis Toyota RAV4 Prime PHEV hasil kerja sama kedua merek.

Across adalah SUV terbesar yang dimiliki Suzuki, posisinya berada di atas Vitara. Dimensinya mirip RAV4, yakni panjang 4.635 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.690 mm, dan wheelbase 2.690 mm.

Ukuran tubuh itu membuat Across muat lima penumpang dan punya kapasitas bagasi 490 liter.

Suzuki Across PHEV berbasis Toyota RAV4 Prime PHEV. (Dok. Suzuki)

Dapur pacu Across mengadopsi sistem plug-in hybrid milik RAV4. Salah satu sumber penggerak yakni mesin bensin 4-silinder 2.500 cc yang menghasilkan 175 tenaga kuda, kemudian ditambah dua motor listrik.

Satu motor listrik mengeluarkan 182 hp dan 270 Nm ke kedua roda depan, sementara satu lainnya, 54 tenaga kuda dan 121 Nm, menyuplai energi ke kedua roda belakang. Belum ada pernyataan resmi soal performa gabungan Across, namun diketahui RAV4 mampu menghasilkan lebih dari 300 hp.

Across diklaim sanggup dipacu hingga 180 km per jam dan dibekali sistem gerak 4×4 E-Four dari Suzuki.

Terdapat empat mode mengemudi, yaitu EV untuk murni listrik, Auto EV, Auto HV, dan HV. Baterai 18,1 kWh yang berada di bawah lantai membuat Across mampu dikemudikan sejauh 75 km hanya menggunakan energi listrik.

Interior Across mirip RAV4, namun beberapa elemen sudah diubah sesuai selera Suzuki. Pada sistem hiburan dilengkapi layar sentuh 9 inci, terbesar yang pernah dimiliki mobil Suzuki, termasuk fitur Apple CarPlay dan Android Auto.

Across akan dijual untuk pasar Eropa lebih dulu. Mobil ini sudah dilengkapi berbagai fitur pembantu mengemudi seperti Pre-Collision System (PCS), Lane Tracing Assist (LTA), dan Dynamic Radar Cruise Control (DRCC).

Sebelum Across hadir, kerja sama Suzuki dan Toyota sudah terlihat pada Toyota Glanza yang merupakan hasil rebadge Suzuki Baleno. Selain itu Toyota juga sudah menjual Urban Cruiser berbasis Suzuki Vitara Brezza.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Automotive

Nissan Jawab Dugaan Konspirasi Ghosn di Depan Pemegang Saham

Published

on

Finroll – Jakarta, Nissan Motor Co menyangkal laporan media yang menyatakan perusahaan melakukan konspirasi pada mantan pejabat chairman Carlos Ghosn. Konspirasi itu juga pernah diutarakan berulang kali oleh Ghosn usai ditangkap di Jepang karena tuduhan pelanggaran keuangan pada 2018.

“Saya tahu di cetak dan media ada pembicaraan tentang konspirasi tetapi tidak ada fakta untuk mendukung hal ini,” ucap Motoo Nagai, chairman komite audit Nissan saat rapat tahunan pemegang saham perusahaan, Senin (29/6).

Automotive News menjelaskan saat rapat para pemegang saham meminta penjelasan terkait masalah Ghosn. Nagai berpendapat investigasi pada Ghosn sudah dilakukan secara internal dan eksternal dari lembaga hukum.

Di rapat yang berlangsung selama dua jam itu pemegang saham juga meminta CEO Nissan Makoto Uchida menjelaskan rencananya mengembalikan kepercayaan publik pada perusahaan usai skandal Ghosn. Uchida juga dicecar cara membangkitkan kembali penjualan di Amerika Serikat dan China.

Uchida yang mengisi jabatan CEO sejak Desember menjanjikan bakal mengundurkan diri jika dia gagal membalikkan keadaan Nissan yang pada bulan lalu melaporkan kerugian pertama keuangan tahunan pertama selama 11 tahun.

Carlos Ghosn. (AP Photo/Maya Alleruzzo)

Nissan juga telah mengumumkan mengencangkan ikat pinggang dengan memangkas biaya dan mengecilkan produksi. Nissan berencana mengurangi jumlah model produk global sekitar seperlima dan mengurangi kapasitas produksi, termasuk di Indonesia dan Spanyol, serta melakukan PHK, termasuk di Meksiko.

Saat ini Nissan menargetkan menjual 5 juta unit per tahun, jauh di bawah ambisi sebelumnya 8 juta unit.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending