Connect with us

Sepakbola

Superstar: Virgil van Dijk, Pembuka Jalan Kemenangan Liverpool atas Manchester United

Published

on


Bek Liverpool, Virgil van Dijk, mencetak gol ke gawang Manchester United (MU) (PAUL ELLIS / AFP)

Finroll.com, Jakarta –  Liverpool menang 2-0 atas Manchester United dalam pertandingan besar pekan ke-23 Premier League di Anfield, Minggu (19/1/2020) malam WIB. Bek Liverpool, Virgil van Dijk, layak menjadi superstar dalam pertandingan ini karena kontribusinya membuka kemenangan bagi The Reds.

Ya, Virgil van Dijk adalah pencetak gol pertama dari dua gol yang dicetak Liverpool ke gawang Manchester United di Anfield. Padahal, The Red Devils sudah mampu tampil berani untuk melakukan tekanan hingga jauh ke depan.

Dalam kondisi Liverpool kesulitan untuk menciptakan peluang berbahaya ke gawang Manchester United, Virgil van Dijk justru mampu memecah kebuntuan tersebut pada menit ke-14. Virgil van Dijk maju ke depan dalam situasi sepak pojok. Memanfaatkan umpan pojok Trent Alexander-Arnold, Van Dijk menanduk bola yang tak mampu dihalau oleh David de Gea.

Keunggulan tersebut tentu membuat Liverpool berada di atas angin dan Manchester United harus mampu memecah situasi agar bisa mencetak gol penyeimbang kedudukan. Sayangnya, keunggulan 1-0 itu bertahan hingga babak pertama berakhir.

Kedudukan 1-0 untuk Liverpool yang bertahan hingga menit ke-90 memaksa Manchester United untuk memberikan tekanan total ke pertahanan The Reds. Hasilnya membuat lini pertahanan The Red Devils lengah pada masa injury time, di mana kiper Liverpool, Alisson, melepaskan tendangan ke depan yang dikejar oleh Mohamed Salah yang tanpa kawalan mampu menambah keunggulan menjadi 2-0.

Tajam di Depan, Kukuh di Belakang

Gelandang Liverpool, Roberto Firmino (kedua kiri) berselebrasi setelah mencetak gol yang dianulir saat menjamu Manchester United (MU) pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Anfield, Minggu (19/1/2020). Menghadapi tamunya MU di Anfield, Liverpool menang dengan skor 2-0. (Paul ELLIS / AFP)

Satu hal yang menarik dari Virgil van Dijk dalam pertandingan ini adalah mampu bermain begitu seimbang antara bertahan dan membantu serangan Liverpool. Gol pada menit ke-14 adalah bentuk nyata kejeliannya untuk membantu The Reds meraih keunggulan.

Setelah itu, Virgil van Dijk menjadi sosok penting yang mengawal lini pertahanan The Reds dari gempuran Manchester United. Serangan yang dilancarkan tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer mampu dipatahkannya dalam beberapa kesempatan. Delapan kali celarance dan dua intersep jelas merupakan catatan yang cukup baik dalam pertandingan yang cukup intens itu.

Kemampuannya memotong bola umpan Manchester United pun menjadi faktor penting keberhasilan The Reds mencegah kebobolan. Tapi, sepanjang pertandingan bukan hanya itu yang dilakukannya.

Virgil van Dijk tetap membantu serangan Liverpool. Sejumlah ancaman dirasakan oleh David de Gea secara langsung dilakukan oleh Van Dijk, terutama dalam situasi bola-bola mati.

Dalam pertandingan ini, Van Dijk memang hanya melepaskan satu ancaman akurat ke arah gawang, dan itulah yang berbuah menjadi gol pembuka kemenangan Liverpool. Selain itu, pemain asal Belanda ini melepaskan 11 umpan panjang, di mana empat di antaranya jatuh tepat di rekan setimnya.(bola.com)

Sepakbola

Lionel Messi Terkesiap Manchester City Dihukum Larangan Tampil di Liga Champions

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta – Barcelona, Lionel Messi, mengaku terkejut Manchester City dijatuhi larangan tampil di Liga Champions. Menurut Messi, absennya The Citizens di turnamen elite antarklub Eropa tersebut bakal terasa aneh.

UEFA mengganjar Man City hukuman larangan bermain di kompetisi Eropa (Liga Champions dan Liga Europa) selama dua musim. Hal itu karena klub milik Sheikh Mansour tersebut melanggar aturan Financial Fair Play.

Manchester City melebih-lebihkan pendapatan sponsor agar bisa belanja pemain bintang secara jor-joran. Aksi penipuan itu kabarnya dilakukan The Citizens selama periode 2012 hingga 2016.

Saat ini, City berada di posisi runner-up klasemen sementara Premier League dengan nilai 54. Andai Manchester City menyudahi musim ini di urutan kedua, maka jatah tampil di Liga Champions bakal diberikan kepada klub di peringkat kelima.

Bukan hanya larangan berlaga di turnamen Eropa, Manchester City juga dijatuhi denda 30 juta euro (Rp 445 miliar), dan kemungkinan besar bakal mendapat sanksi tambahan berupa pengurangan poin.

Hukuman tersebut diyakini bakal berdampak besar untuk Man City. Pasalnya, sejumlah pemain bintang Manchester City kerap dikabarkan bakal hengkang ke klub lain, beberapa di antaranya adalah Sergio Aguero, Leroy Sane, dan Raheem Sterling.

Lionel Messi Terkesiap

Gelandang Barcelona, Lionel Messi, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Granada pada laga La Liga di Stadion Camp Nou, Barcelona, Minggu (19/1). Barcelona menang 1-0 atas Granada. (AFP/Lluis Gene)

Hukuman yang diterima Manchester City membuat Lionel Messi terkejut. Kapten Timnas Argentina itu mengaku tak menduga klub asuhan Pep Guardiola tersebut mendapat hukuman yang cukup berat dari UEFA.

“Hukuman ini mengejutkan, karena tidak ada yang menduga hal seperti itu bisa terjadi, begitu kuat. Paris Saint-Germain membayar denda atau saya tidak tahu bagaimana kelanjutan permasalahannya,” ujar Messi.

“Jika pada akhirnya City tidak bermain di Liga Champions seperti yang telah ditetapkan, dengan para pemain, klub, dan uang yang dihabiskannya, itu akan terasa aneh,” lanjutnya.

“Jika City tidak lolos ke Liga Champions, ada banyak pemain yang mungkin mencari jalan keluar, atau mungkin tidak. Liga Champions sangat menarik, sehingga dua tahun tanpa bermain itu bisa kacau,” tutur La Pulga.(bola.com)

Sumber: Sportskeeda

Continue Reading

Sepakbola

Musim Depan, Serie A Akan Terapkan Sistem VAR Seperti pada Piala Dunia 2018

Published

on

By

Wasit Nestor Pitana memeriksa VAR pada laga Copa America 2019 antara Brasil dan Bolivia. (AFP/Pedro Ugarte)

Finroll.com, Jakarta – Serie A musim 2020-2021 tetap akan menggunakan teknologi VAR. Bedanya, penerapan sistemnya mundur dua tahun, yakni sama seperti Piala Dunia 2018.

FIGC, PSSI-nya Italia, bersama AIA mengonfirmasi bahwa Serie A akan menerapkan ruangan VAR yang terpusat. Nantinya akan ada satu booth VAR, antara di dalam atau di luar stadion.

Ruangan VAR terpusat akan diletakkan di Coverciano, markas latihan Timnas Italia, tempat di mana Gli Azzurri menyiapkan laga internasional, pelatih-pelatih mendapatkan lisensi, dan wasit menjalani kursus.

Sejauh ini memang ruangan tersebut sudah ada untuk membantu wasit mengoperasikan VAR, tapi musim depan, semua itu akan terpusat.

Wasit Serie A tetap akan bisa menyimak setiap insiden yang berpotensi membuat wasit keliru mengeluarkan keputusan lewat booth, tetapi pada praktiknya, mereka akan berkomunikasi melalui VAR Hub.

Sering Menuai Kontroversi

Wasit Jerman, Deniz Aytekin, mengecek layar VAR (Video Assistant Referee) pada laga persahabatan antara Inggris versus Italia di London, 27 Maret 2018. (AFP/Ian Kington)

Kompetisi sepakbola di Eropa kini sudah mulai menggunakan Video Assistant Referee (VAR). Ini adalah asisten wasit sepakbola yang bertugas meninjau keputusan wasit kepala dengan melihat rekaman video instan

Seperti diketahui, VAR sudah banyak digunakan di berbagai kompetisi. Di Serie A dan La Liga, teknologi itu sudah diterapkan. Demikian juga di Bundesliga serta di Liga Champions.

Kini, alat ini telah menjadi pokok pembicaraan sepanjang musim 2019-20 di Liga Premier. Pasalnya, hampir setiap gameweek menampilkan setidaknya satu atau dua putusan kontroversial dari VAR. Dan, ini terkadang membuat pendukung klub kecewa dan marah.

Terkait dengan itu, pejabat Liga Premier yang sekarang lebih akrab dengan sistem – mungkin saatnya untuk berpikir ulang lagi. Sejak awal 2020, semakin banyak keputusan VAR yang dipertanyakan, beberapa bahkan lebih membingungkan daripada yang terburuk di 2019.(bola.com)

Sumber: Football Italia

Continue Reading

Sepakbola

5 Fakta Menarik Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

Published

on

By

Keberhasilan Persebaya Surabaya meraih gelar juara Piala Gubernur Jatim 2020 diiringi lima fakta menarik. Persebaya meraih gelar juara Piala Gubernur Jatim 2020 setelah menang 4-1 atas Persija Jakarta dalam laga final yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (20/2) sore WIB.

FINROLL.COM — Gol Oktafianus Fernando sempat disamakan Marko Simic. Persebaya kemudian mencetak tiga gol pada babak kedua melalui Makan Konate, Ricky Kambuaya, dan Mahmoud Eid.

Kesuksesan dalam ajang pramusim kali ini dapat menjadi modal bagi Bajul Ijo menjalani laga Liga 1 2020 yang akan dimulai pada 29 Februari.

Berikut lima fakta menarik Persebaya juara Piala Gubernur Jatim 2020:

1. Persebaya sudah meraih dua gelar juara di ajang Piala Gubernur Jatim. Sebelum tahun 2020, skuat yang memiliki ciri khas warna hijau itu sudah pernah meraih gelar juara pada 2006.

2. Uston Nawawi yang pada 2006 turut mengantar Persebaya menjadi juara Piala Gubernur Jatim sebagai pemain, tahun ini kembali naik podium dengan status sebagai asisten pelatih.

3. Persebaya menjadi kesebelasan tersubur dalam penyelenggaraan Piala Gubernur Jatim 2020. Dalam lima laga, anak asuh Aji Santoso mencetak 15 gol.

Fakta Menarik Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

4. Satu kekalahan menodai keberhasilan Persebaya meraih gelar juara Piala Gubernur Jatim 2020. David Da Silva dan kawan-kawan takluk 0-1 dari Bhayangkara FC dalam laga kedua fase grup.

5. Selama penyelenggaraan Piala Gubernur Jatim 2020, Persebaya mencetak 15 gol yang disarangkan 10 pemain. David Da Silva dan Makan Konate tercatat sebagai pemain tersubur Persebaya dengan tiga gol. (CNN INDONESIA)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending