Connect with us

Sepakbola

Tanggapan Premier League Terkait Handball Pemain Liverpool

Published

on


Bek Liverpool, Trent Alexander-Arnold berebut bola dengan bek Manchester City, John Stones dalam pertandingan pekan ke-12 Liga Inggris 2019-2020 di Anfield, Minggu (10/11/2019). Liverpool menghabisi Man City dengan skor cukup telak 3-1. (Paul ELLIS / AFP)

Finroll.com, Jakarta – Premier League mengeluarkan pernyataan resmi mengenai handball Trent Alexander-Arnold pada laga Liverpool kontra Manchester City. Menurut mereka, situasi yang terjadi membuat Alexander-Arnold tidak melakukan handball secara sengaja.

Pada menit-menit awal pertandingan, Manchester City membangun serangan lewat sisi lapangan. Bernardo Silva melepas umpan ke depan gawang, namun bola mengenai tangan Alexander-Arnold.

BACA JUGA :

Namun, wasit tidak memberikan penalti dan pertandingan dilanjutkan sehingga menghasilkan gol pertama Liverpool yang dicetak Fabinho. Kondisi itu membuat para pemain Manchester City berang.

Setelah mendapat rekomendasi VAR, wasit tetap teguh dengan keputusannya.

“VAR mengevaluasi protes dari para pemain Manchester City mengenai handball Trent Alexander-Arnold, hasilnya adalah mereka setuju dengan keputusan wasit di lapangan.”

“Situasi yang terjadi memperlihatkan kalau Trent Alexander-Arnold tidak melakukan handball dengan senagaja,” tulis pernyataan Premier League.

Hal itu menjadi polemik setelah pertandingan. Pada akhirnya, Liverpool meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Manchester City.

Komentar Trent Alexander-Arnold

Pemain Liverpool, Trent Alexander-Arnold. (AFP Photo/Paul Ellis)

Trent Alexander Arnold mengakui kalau bola telah mengenai tangannya. Namun, ia mengatakan kalau Bernardo Silva telah handball terlebih dahulu, jadi kalau pun ada pelanggaran, itu karena handball Bernardo Silva.

“Saya rasa bola mengenai tangan saya, namun bola juga mengenai tangan Bernanrdo Silva,” ujar Alexander-Arnold.

“Dalam laga ada wasit, jadi kami harus terus melanjutkan pertandingan sebelum ada instruksi lanjutan dari wasit,” ungkap pemain Liverpool tersebut.(bola.com)

Sumber: Eurosport

Sepakbola

Madrid Tertahan, Zidane Tersungkur Ditabrak Bek Celta Vigo

Published

on

By

Duel Real Madrid vs Celta Vigo pada laga Liga Italia di Stadion Bernabeu, Minggu (16/2) malam waktu setempat tampaknya bukan hari baik bagi Zinedine Zidane.

FINROLL.com —  Skuat arahannya tertahan 2-2 dari tim tamu. Parahnya lagi, Zidane mengalami insiden cukup memalukan di laga itu. Dia tersungkur ditabrak bek Celta Vigo, Joseph Aidoo, di pinggir lapangan.

Insiden itu terjadi tepat pada menit ke-61. Dalam rekaman video yang tersebar di media sosial, Aidoo mencoba menahan bola agar tak ke luar lapangan.

Pemain nomor punggung 18 itu malah tergelincir ketika kakinya sudah menahan bola. Badannya terempas ke luar lapangan dan menabrak Zidane yang berdiri di pinggir lapangan.

Madrid Tertahan, Zidane Tersungkur Ditabrak Bek Celta VigoZinedine Zidane usai tertabrak Joseph Aidoo. (AP Photo/Manu Fernandez)
Saat tersungkur, tampak bibir Zidane terkena ujung sepatu Aidoo. Kaki pemain timnas Ghana itu memang sempat mengangkat ketika terjatuh menabrak Zidane. Posisi itu membuat ujung sepatunya mengenai bibir sang pelatih asal Prancis tersebut.

Tampak pula gelandang Madrid, Toni Kroos, mendekat ke pinggir lapangan usai insiden itu. Namun bukannya menolong pelatihnya lebih dahulu, dia langsung mengambil bola untuk dilempar ke dalam lapangan.

Di media sosial, insiden Zidane tertabrak Aidoo dan tersungkur justru jadi bahan candaan netizen.

Madrid Tertahan, Zidane Tersungkur Ditabrak Bek Celta Vigo
“Zidane tersungkur sangat kocak,” demikian tulis salah satu netizen, @onlyYOUNGTalive, di Twitter.

Kegagalan Madrid meraih kemenangan membuat jarak mereka terpangkas dengan Barcelona. Madrid yang masih menempati posisi puncak klasemen sementara Liga Spanyol kini hanya berjarak satu poin dengan Barcelona di posisi kedua.

Barcelona sukses meraih tiga poin dengan mengalahkan Getafe 2-1 di Stadion Camp Nou, Sabtu (15/2). (CNN)

Continue Reading

Sepakbola

Ronaldo Lebih Hebat dari Ibrahimovic di Milan vs Juventus

Published

on

By

Jakarta — Cristiano Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic melepaskan empat tembakan dalam laga AC Milan vs Juventus di Coppa Italia, namun sebuah gol membuktikan CR7 masih lebih tajam.

Dua bintang veteran mewarnai pertandingan semifinal Coppa Italia antara Rossoneri dan Bianconeri. Ronaldo dan Ibrahimovic sama-sama menjadi andalan untuk mencetak gol di kedua kubu.

Ibrahimovic sudah langsung mengancam gawang Juventus ketika pertandingan baru berjalan satu menit melalui sebuah sundulan.

Setelah sundulan yang melenceng dari target pada menit pertama, Ibra kemudian berupaya menuntaskan serangan dalam tiga kesempatan berbeda.

Dari empat upaya yang dilakukan, mantan pemain Juventus itu hanya mampu mencatatkan satu peluang tepat sasaran, yaitu pada menit ke-60.

Ronaldo yang baru memiliki kesempatan menembak pada menit ke-49 juga tidak mampu melepas tembakan yang apik dari skema open play.

Kecuali tendangan penalti yang melaju mulus tanpa hambatan, satu upaya Ronaldo melebar dan dua lainnya diblok.

Salah satu tembakan Ronaldo yang membentur pemain lawan menghasilkan penalti. Pada menit ke-88 sepakan voli Ronaldo dari dalam kotak penalti mengenai tangan Davide Calabria.

Selain dua mantan pemain Manchester United itu, terdapat tiga pemain lain yang juga melepas empat tembakan. Ante Rebic, Theo Hernandez, dan Paulo Dybala. Lima pemain tersebut menjadi pengoleksi peluang terbanyak. Rebic tercatat sebagai pemain paling akurat. Dari empat upaya mencetak gol, semuanya mengarah ke gawang termasuk satu gol yang dibukukan pada menit ke-61.

Duel Ronaldo vs Ibra tak bisa terjadi di leg kedua yang digelar di Turin pada 4 Maret mendatang. Sebab, Ibracadabra harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning. (CNN)

Continue Reading

Sepakbola

Messi Bukan Mesin Seperti Ronaldo, Tak Akan Cocok Main di Liga Inggris

Published

on

By

Striker Barcelona, Lionel Messi, merayakan gol ke gawang Granada (LLUIS GENE / AFP)

Finroll.com, Jakarta – Mantan bintang Arsenal, Emmanuel Petit, bicara perihal kemungkinan Lionel Messi bermain di luar Liga Spanyol, terutama Liga Inggris menyikapi rumor panas yang menyebut megabintang Barcelona itu berpeluang meninggalkan Camp Nou pada musim panas mendatang.

Petit menilai Lionel Messi tak akan cocok bermain di Liga Inggris. Petit memprediksi Messi akan kesulitan jika memutuskan berkiprah di Liga Inggris.

Ada beberapa pertimbangan yang menyebabkan Petit mengambil kesimpulan seperti itu, apalagi jika Cristiano Ronaldo yang jadi acuannya. Satu di antaranya, Messi dinilai tidak memiliki kondisi fisik sama seperti Ronaldo.

“Sejujurnya, saya tak yakin dia akan cocok dengan intensitas sepak bola Inggris,” kata Petit, seiring rumor Messi hijrah ke Manchester City, kepada Daily Mirror.

“Dia tak suka ditempel dan diganjal. Di Spanyol, dia dilindungi,” ucapnya.

“Akan sangat menyenangkan buat penggemar sepak bola Inggris melihatnya bermain, tapi saya tak melihat mengapa klub seperti Manchester City, contohnya, mendatangkan Messi dalam usia 32 atau 33,” lanjutnya.

“Andai City ingin membelinya, mereka semestinya mencobanya beberapa tahun lalu. Messi bukan Cristiano Ronaldo. Secara fisik, dia bukan mesin yang sama (seperti Ronaldo),” ujar pria asal Prancis itu.

“Ronaldo adalah monster, tapi di usia ke-32 tahun, Messi tinggal punya satu atau dua tahun lagi bermain di level tertinggi. Bahkan bermain bersama pemain-pemain hebat di Barcelona, dia tak akan memiliki kecepatan atau kemampuan dribbling yang sama lagi,” tutur Petit.

Di sisi lain, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, berharap agar Lionel Messi bertahan di Barcelona.

“Messi itu pemain Barcelona. Dia akan bertahan di sana. Itu permohonan saya. Saya tak akan bicara soal pemain di klub lain. Saya pikir dia akan mengakhiri kariernya di sana,” kata Pep.(bola.com)

Sumber: As

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending