Connect with us

Sepakbola

Thankyou Legend! Petr Cech Putuskan Pensiun Akhir Musim Ini

Published

on


Thankyou Legend! Petr Cech Putuskan Pensiun Akhir Musim Ini

Finroll.com – Kiper Arsenal Petr Cech memutuskan, karirnya sebagai kiper sepakbola akan selesai pada akhir musim 2018/2019 ini.

Dalam akun Twitternya @PetrCech, ia mengaku keputusan pensiun setelah berkarir 20 tahun lamanya adalah keputusan yang tepat.

“Ini adalah musim ke-20 saya sebagai atlet profesional. Sudah 20 tahun lamanya sejak saya menandatangani kontrak profresional saya di sepakbola. Saya rasa ini waktu yang tepat untuk mengumumkan musim ini akan jadi yang terakhir,” tulisnya.

Karirnya dimulai pada tahun 1999 bersama klub Chmel Blsany di Liga Ceko. Dua tahun kemudian Cech bergabung dengan Sparta Praha dan Rennes.

Nama Petr Cech makin dikenal dunia sejak bergabung ke Chelsea pada awal 2004. Bersama The Blues, Cech membuktikan jika ia layak disebut sebagai salah satu kiper legenda sepakbola.

Tercatat ada 14 trofi yang dipersembahkan Cech bagi Chelsea yakni empat gelar Premier League, empat gelar Piala FA, tiga gelar Piala Liga Inggris, satu gelar Liga Champions dan Liga Europa.

Baca Lainnya: Resmi, Ivan Kolev Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta

Cech sendiri dikenal sebagai salah satu kiper yang memakai pelindung kepala ketika bertanding. Ini dikarenakan pada 2006 silam ia terlibat cedera retak tulang tengkorak. Beruntung, cedera ini tidak membuat Cech kehilangan masa depannya sebagai kiper, hanya saja dirinya harus memakai “helm” di sepanjang sisa karirnya.

“Selama 15 tahun bermain di Premier League, dan memenangkan setiap trofi membuat saya merasa sudah meraih semua yang saya inginkan,” lanjut Cech.

Musim ini, Cech hanya sebagai pelapis kiper Bernd Leno dan kesempatan tampilnya pun tidak banyak. Meski demikian, ia tetap bertekad untuk mempersembahkan gelar di akhir karirnya bersama Arsenal.

“Saya akan berusaha keras untuk Arsenal, semoga bisa memenangkan satu trofi lagi musim ini. Setelah itu, saya akan mencari kehidupan selanjutnya di luar lapangan,” tutupnya.

Sumber: Berbagai sumber

Sepakbola

Quique Setien Emoh Pikirkan Real Madrid, Luis Suarez Beda Sikap

Published

on

By

Pelatih Barcelona, Quique Setien. (AFP/Pau Barrena)

Finroll.com, Jakarta –  Pelatih Barcelona, Quique Setien, emoh memikirkan Real Madrid setelah tim besutannya mengalahkan Espanyol 1 -0 pada lanjutan La Liga di Stadion Camp Nou, Kamis (9/7/2020) dini hari WIB. Berkat kemenangan itu Barcelona kembali mendekat ke Real Madrid di puncak klasemen dengan selisih satu poin.

Namun, Barcelona bisa kembali tertinggal empat poin lagi jika El Real bisa mengatasi Alaves pada duel Sabtu (11/7/2020) dini hari WIB.

Saat ditanya tentang situasi di Real Madrid, Setien enggan menanggapi banyak. Dia memilih fokus pada laga tersisa Barcelona dan langkah mereka sendiri.

“Itu bukan urusan kami (soal Real Madrid). Kami hanya mengkhawatirkan diri sendiri. Kita lihat saja apa yang akan dilakukan Madrid,” kata Quique Setien kepada Movistar, seperti dilansir Goal Internasional.

Barcelona harus bersusah payah mendulang kemenangan tipis atas Sevilla terdebut. Duel tim sekota tersebut diwarnai dengan dua kartu merah, masing-masing untuk Ansu Fati (Barcelona) pada menit ke-50 dan Pol Lozano (Espanyol) empat menit berselang.

Setien mengakui timnya tampil di bawah harapan saat menghadapi Espanyol. Satu-satunya gol Barcelona yang menjadi penentu kemenangan dilesakkan Luis Suarez.

“Kami tak menjalani laga yang hebat. Mereka menyulitkan barisan pertahanan kami. Kami tak menemukan ruang yang tepat untuk mengendalikan diri sendiri,” kata Quique Setien menganalisis performa Barcelona.

Suarez Berharap Real Madrid Terpeleset

Jika Setien benar-benar tak mau memedulikan Real Madrid, Luis Suarez bersikap sedikit berbeda. Dia juga menegaskan Barca harus fokus dengan diri sendiri, sembari berharap Real Madrid terpeleset.

Suarez mengatakan Barcelona harus selalu menang sehingga bisa mengambil keuntungan saat El Real kehilangan poin.

“Apa yang harus kamu lakukan adalah memenangi tiga pertandingan berikutnya. Apa pun yang terjadi pada Madrid, itu terserah mereka,” ujar Suarez.

“Jika rival kehilangan poin, maka itu fantastis. Kami harus mendapatkan keuntungannya jika mereka terpeleset,” tegas Setien. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Belum Pikirkan Manchester United, Jack Grealish Fokus Bantu Aston Villa Terbebas dari Degradasi

Published

on

By

Mantan manajer Aston Villa, Tim Sherwood, yakin Manchester United adalah tim yang tepat untuk memajukan karier Jack Grealish. (AFP/Catherine Ivill)

Finroll.com, Jakarta –  Agen Jack Grealish, Jonathan Barnett, memastikan saat ini hanya Manchester United yang berminat pada kliennya. Namun, Grealish disebut belum mau memikirkan kepindahannya ke Manchester United.

Jack Grealish masih memiliki misi untuk membantu Aston Villa terhindar dari zona degradasi. Grealish tak ingin klub kota asalnya turun kasta ke Divisi Championship.

Posisi Aston Villa saat ini memang belum sepenuhnya aman. Mereka berada di posisi ke-18 dan mengumpulkan 27 poin dengan lima laga sisa.

“Saya tak yakin mereka melihat diri tampil di Divisi Championship musim depan. Itulah yang membuat mereka masih yakin dan semoga mereka bisa keluar dari masalah ini,” kata Jonathan Barnett seperti dikutip The Mirror, Rabu (8/7/2020).

“Jack yakin akan hal itu dan dia berjuang keras. Sekeras yang dia lakukan untuk bisa menghentikannya. Hanya itu yang ada di pikirannya saat ini. Dia tidak tertarik pada hal lain selain berjuang untk mengeluarkan Aston Villa dari masalah apapun,” tegas Jonathan Barnett.

Situasi itulah yang saat ini membuat Jack Grealish enggan terikat kesepakatan dengan Manchester United. Meskipun sang pemain sudah hampir pasti menjadi bagian dari kubu Old Trafford musim depan.

Menemukan Rumah di Manchester

Manchester United kabarnya tak lama lagi bakal meresmikan kedatangan Jack Grealish. Apalagi sang pemain sudah mendapatkan rumah di Kota Manchester.

Namun, proses kepindahan Jack Grealish diyakini masih alot. Aston Villa tak ingin menjual Jack Grealish di bawah harga 80 juta pounds (Rp1,4 triliun).

Apalagi sang pemain masih menyisakan kontrak jangka panjang sampai 2023 di Villa Park. Namun, Aston Vila tentu tak akan berpikir ulang jika tawaran harga yang diajukan Setan Merah sesuai atau mendekati keinginan mereka. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Jurgen Klopp Bermimpi Membentuk Skuat yang Dihuni Pemain Asli Kota Liverpool

Published

on

By

Pemain Liverpool, Curtis Jones, saat melawan Shrewsbury Town pada laga Piala FA di Stadion Anfield pada Rabu (5/2/2020). Pasukan muda Liverpool menang tipis 1-0 atas Shrewsbury Town. (AP/Jon Super)

Finroll.com, Jakaarta –  Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, berharap suatu hari nanti bisa menurunkan tim yang dihuni pemain-pemain asli kota Liverpool. Menurut Klopp, pemain lokal memiliki semangat pantang menyerah dan pekerja keras.

Jurgen Klopp sejauh ini sudah mempromosikan dua pemain asli kota Liverpool dalam skuat utama. Mereka adalah Trent Alexander-Arnold yang dipromosikan dari tim junior pada 2016.

Kemudian ada Curtis Jones yang dipercaya bermain untuk Liverpool pada 2019. Klopp yakin, ada cukup banyak bakat lokal yang dimiliki Liverpool dan dirinya bakal terus memberikan kesempatan kepada pemain yang dijuluki Scousers itu.

“Di sini kami akan selalu mencoba untuk sesering mungkin menggunakan pemain asli. Sebab, impian semua anak laki-laki di kota ini adalah berada dalam tim Liverpool,” kata Jurgen Klopp seperti dikutip Sky Sports, Rabu (8/7/2020).

“Itu mungkin tidak akan terjadi dalam lima tahun kedepan, namun 10 tahun lagi. Tentu saja, akan sangat menyenangkan memiliki tim yang penuh dari para Scousers,” tegas manajer asal Jerman itu.

Scousers merupakan julukan untuk orang asli kota Liverpool. Kata Scousers merujuk pada sebuah masakan lokal yang dikukus dan sering dikaitkan dengan aksen dari penduduk Liverpool.

Takjub dengan Scousers

Manajer Jurgen Klopp menyebut, para pemain Scousers dikenal sebagai sosok yang pekerja keras. Hal itulah yang membuatnya masih akan terus memberikan kesempatan pada pemain asli kota Liverpool itu.

Meski demikian, Klopp menyebut Liverpool tetap terbuka pada pemain yang berasal dari luar daerah. Menurutnya, klub asal Merseyside memiliki sifat yang menerima segalanya.

“Bukan hal buruk untuk menjadi Scouser. Itu adalah hal yang baik karena mereka adalah pekerja keras dan tentu saja bakal bertarung seperti orang gila,” tegas Klopp.

“Akan tetapi, pintu selalu terbuka untuk semua anak laki-laki yang ingin bermain sepak bola bagus. Liverpool adalah klub yang sangat berpikiran terbuka,” ujar Klopp. (Bola.com)(GE)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending