Connect with us
[adrotate group="1"]

News

WHO Sebut Anak Muda Juga Berisiko Terinfeksi Virus Corona

Published

on


Kehidupan anak muda di Swiss di tengah pandemi Covid-19. (Foto: AP Photo/Andres Kudacki)

Finroll.com, Jakarta – 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa lonjakan penularan virus corona di sejumlah negara didorong oleh anak muda yang mulai bosan menjalani penguncian wilayah (lockdown).

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan sikap acuh anak muda justru membuat penularan virus corona semakin mudah. Selain orang tua, anak mudah sebenarnya juga berisiko terinfeksi Covid-19.

“Meskipun orang tua berisiki lebih tinggi terkena penyakit parah, orang yang lebih muda juga berisiko. Salah satu tantangan yang kami hadapi adalah meyakinkan anak muda tentang risiko ini (tertular virus corona),” ujar Tedros dalam pengarahan media di Jenewa, Swiss, Kamis (30/7) seperti mengutip AFP.

Ia mengatakan ucapannya itu mengacu pada fakta bahwa di beberapa negara lonjakan kasus dipicu oleh sikap acuh anak muda terhadap penularan virus di tempat publik.

Menurutnya, di beberapa negara anak muda mulai bepergian ke tempat publik untuk menghabiskan liburan musim panas dan mengacuhkan protokol kesehatan.

“Kami telah mengatakan sebelumnya dan kami akan mengatakannya lagi: anak muda juga tidak bisa luput dari virus. Anak muda juga bisa terinfeksi, bisa mati, dan bisa menularkan virus kepada orang lain,” ucapnya.

Pimpinan teknis WHO untuk Covid-19, Maria Van Kerkhove menegaskan bahwa anak muda harus melakukan pencegahan dan menghalau risiko dari diri sendiri.

Ia secara khusus menyesalkan pembukaan kembali klab malam di sejumlah negara yang justru memicu kemunculan klaster baru virus corona.

“Apa yang kita ketahui tentang anak muda adalah bahwa mereka dapat terinfeksi, dapat menularkan virus kepada orang lain, mayoritas anak muda yang terinfeksi cenderung memiliki gejala lebih ringan, tetapi itu tidak selalu konsisten,” ujar Kerkhove.

“Kami tahun kalau anak muda juga bisa mengidap penyakit yang lebih parah. Kami tahu bahwa anak muda dapat berakhir di ICU dan kami juga tahu bahwa anak muda bisa mati,” katanya menambahkan.

Kerkhove mengatakan tim WHO saat ini telah belajar lebih banyak tentang efek jangka panjang Covid-19, bahkan pada kelompok usia yang memiliki gejala ringan

Data statistik John Hopkins University mencatat hingga kini ada 17.116.702 kasus virus corona di seluruh dunia. Angka kematian akibat Covid-19 mencapai 668.949 jiwa.

Sumber : CNN Indonesia

Peristiwa

Wisuda Virtual Sampoerna University 2020: Leading with Excellence

Published

on

Sebanyak 69% dari lulusan Sampoerna University tahun ini telah memperoleh pekerjaan di berbagai perusahaan nasional dan multinasional”

Finroll.com — Memperkuat komitmen untuk terus berkontribusi menghadirkan pendidikan tinggi internasional terbaik di Indonesia, untuk pertamakalinya Sampoerna University menggelar wisuda secara virtual untuk mahasiswa lulusan Fakultas Pendidikan, Fakultas Teknik dan Teknologi, serta Fakultas Bisnis.

Dalam seremoni perayaan yang sepenuhnya dilaksanakan secara daring, Sampoerna University menggunakan teknologi robot mewakili para wisudawan yang berada di rumah. Wisuda virtual ini mengusung tema “Leading with Excellence” sebagai representasi optimisme Sampoerna University terhadap para lulusan berdaya saing tinggi, memiliki kualitas siap kerja, serta mampu menjadi pemimpin masa depan unggul yang dapat menciptakan kesempatan kerja baru.

Dr. Marshall Schott, President of Sampoerna University menjelaskan meski pertamakali menggelar wisuda secara daring, tetapi penggunaan teknologi bukanlah hal baru di Sampoerna University. “Sejak awal, kami telah mengoptimalkan peran teknologi di seluruh kegiatan belajar dan mengajar. Lingkungan dan fasilitas kami terintegrasi dengan sumber daya digital terbaik, sehingga mendorong para mahasiswa untuk terus menciptakan, mengeksplorasi, bahkan menemukan pengetahuan dan ide baru. Oleh karena itu, dalam seremoni wisuda virtual ini, kami juga menghadirkan inovasi terdepan, sehingga seluruh wisudawan tetap dapat merayakan momen istimewa, meski tidak hadir secara fisik,” jelas Marshall.

Digelarnya seremoni ini menjadi salah satu tonggak pencapaian Sampoerna University yang sejak berdiri terus berupaya memberi kontribusi nyata untuk masa depan Indonesia lebih baik melalui pendidikan tinggi berkualitas dunia.

Dengan mengaplikasikan program kurikulum yang telah diakui secara internasional dan mengikuti perkembangan industri masa kini, misi keberlanjutan Sampoerna University adalah menciptakan sumber daya manusia dengan karakteristik “Kepemimpinan,” “Kewirausahaan,” dan “Tanggung Jawab Sosial”, yang merupakan ciri calon pemimpin masa depan berkualitas unggul dan berdaya saing tinggi.

Selain menggunakan kurikulum berbasis internasional, Sampoerna University bekerjasama dengan University of Arizona membuka program Two Degree untuk jurusan Engineering dan Management. Lulusan program ini akan mendapatkan kredensial dan gelar yang diakui secara global, sehingga memiliki peluang karier lebih luas, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Seperti yang disampaikan oleh Paulo Goes, Dekan Eller College of Management University Of Arizona dalam momen khusus ini, “Merayakan keberhasilan wisudawan hari ini secara langsung menjadi pembuktian program inovatif dari dua universitas terbaik, Sampoerna University dan University of Arizona yang bekerjasama menghadirkan pendidikan bisnis terbaik bagi para mahasiswa di Indonesia.”

Pengalaman program kuliah two degree dirasakan secara langsung oleh Gabriel Liementha S.M & Bachelor of Science in Business Administration yang menjadi salah satu lulusan Sampoerna University tahun ini. “Saya memilih program two degree karena manfaatnya sangat besar, selain waktu dan biaya kuliah lebih efisien, program ini juga memberi perspektif internasional yang unik dan kekinian, sehingga lebih memperkaya pengalaman belajar. Selama masa kuliah, saya juga didorong untuk berpikir secara analisis dan hal ini membuat saya lebih percaya diri dalam mewujudkan mimpi menyediakan lapangan pekerjaan baru dengan memulai bisnis sendiri,”ungkapnya lebih lanjut.

Di kesempatan yang sama, Alumni Sampoerna University 2015 Tatag Adi Sasono juga berbagi manfaat program two degree untuk pengembangan kariernya. “Banyak sekali peluang yang terbuka untuk saya. Biasanya untuk bisa mendapatkan posisi yang sama di bidang pekerjaan saya. Dibutuhkan gelar Master, tetapi saya tetap bisa mendapatkan pekerjaan impian karena gelar saya telah diakui secara global.

Selain itu, yang menarik di Sampoerna University, mahasiswa tidak hanya belajar keterampilan akademis, tetapi juga non-akademis, seperti leadership, time management, dan public speaking, serta berbagai keahlian lain yang akan berguna ketika bekerja atau berbisnis,” jelasnya.

“Sejalan dengan tema tahun ini “Leading with Excellence”, kami berharap semua Sampoerna University akan selalu menjadi yang terbaik dan terdepan dalam segala hal, bahkan di situasi yang penuh tantangan seperti sekarang. Semoga pengalaman mereka di Sampoerna University akan mempersiapkan mereka meraih sukses secara akademis maupun profesional dan memberi kontribusi bagi masa depan Indonesia lebih baik,” jelas Marshall sambil menutup acara.

Informasi Tentang Sampoerna University

Sampoerna University adalah lembaga pendidikan milik Sampoerna Schools System di Indonesia. Sebagai universitas internasional di Indonesia yang bercita-cita untuk membina pemimpin masa depan dengan karakter moral yang kuat dan beragam jenis keterampilan kompetitif internasional, yang memungkinkan mereka untuk secara aktif berpartisipasi dalam membangun Indonesia yang lebih makmur, adil, bermartabat, dan berdaya saing global.

Sampoerna University mengelola program-program di bawah lisensi dan perizinan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Didirikan dengan standar nasional dan internasional, Sampoerna University memiliki kualifikasi unik untuk memberikan kontribusi yang substansial kepada masyarakat melalui pendidikan.

Sampoerna University adalah komunitas belajar yang mempersiapkan siswa untuk berhasil baik secara akademis dan profesional. Di sini, siswa tidak hanya akan belajar dan menguasai aspek akademik — mereka akan ditantang untuk berpikir, berprestasi, dan tumbuh ke tingkat yang lebih maju. Dengan program kami, siswa dijamin memiliki keterampilan dan ijazah yang lebih baik yang akan membuka pintu bagi karier di dalam negeri atau internasional setelah mereka lulus.

Continue Reading

Hukum & Kriminal

Dituntut Bui Seumur Hidup, Benny Tjokro & Heru Bacakan Pleidoi

Published

on

FINROLL.COM – Dua terdakwa kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat hari ini, Kamis (22/10/2020) dijadwalkan akan membacakan pleidoi di Sidang Tipikor, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Keduanya sudah dituntut penjara seumur hidup dan denda karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Keduanya akan membacakan pleidoi setelah Jaksa menuntut hukuman pidana penjara seumur hidup. Hukuman untuk Benjtok, Direktur Utama PT Hanson International Tbk, tidak hanya penjara tapi diharuskan membayar denda sebesar Rp 5 miliar, subsider selama 1 tahun kurungan serta uang pengganti Rp 6,07 triliun.

Sedangkan Heru, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera, selain pidana penjara juga diharuskan membayar denda Rp 5 miliar, subsider 1 tahun kurungan serta membayar uang pengganti Rp 10,728 triliun.

PN Jakarta Pusat menjadwalkan pembacaan pleidoi Bentjok dan Heru akan berlangsung hari ini, Kamis (22/10/2020) mulai pukul 10.00 ini di Ruang Kusuma Admaja.

Seperti diketahui, dalam persidangan pekan lalu Kamis (15/10/2020), Jaksa Penuntut Umum menyatakan Bentjok terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama.

Ini sesuai dalam Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana dan Pasal 3 UU No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama dalam 1 bulan sesudah putusan pengadilan hukum maka harta benda disita oleh jaksa dan rela menjadi uang pengganti tersebut,” kata JPU dalam pembacaan tuntutan, Kamis (15/10).

“Jika terpidana dinyatakan bersalah dan dihukum selain seumur hidup atau mati, serta terpidana tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar maka akan diganti dengan kurungan penjara selama 10 tahun.”

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum menyatakan Heru Hidayat terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Hal ini sebagaimana dalam dakwaan 1 primer Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana dan Pasal 3 UU ayat 1 huruf C UU Nomor 15 tahun 2002 tentang TPPU. (CNBC INDONESIA)

Continue Reading

International

RI-Jepang Sepakat Kerja Sama Terkait Isu Laut China Selatan

Published

on

FINROLL.COM – Indonesia dan Jepang sepakat untuk menjalin kerja sama secara erat terkait isu Laut China Selatan (LCS). Kedua negara juga sepakat bekerjasama pada isu Korea Utara.

Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga dalam pernyataan pers usai dijamu oleh Presiden RI Jokowi di Istana Bogor, Selasa (20/10).

“Sehubungan dengan isu-isu regional, termasuk Korea Utara dan Laut Tiongkok Selatan, kami sepakat bahwa Jepang dan Indonesia akan bekerja sama secara erat,” ucap Suga dalam bahasa Jepang yang telah diterjemahkan oleh penerjemah di Istana, dikutip dari siaran langsung Youtube Sekretariat Negara.

Suga kemudian meminta kerja sama dari Indonesia agar isu penculikan warga Jepang oleh Korea Utara dapat segera diselesaikan.

Dia menegaskan bahwa Indonesia-Jepang akan terus bekerjasama dan bergandengan tangan bagi perdamaian di kawasan.

“Jepang akan bekerjasama dan bergandengan tangan dengan Indonesia bagi perdamaian dan kesejahteraan kawasan ini, berlandaskan kemitraan strategis kedua negara kita yang diperkokoh kunjungan saya ke Indonesia kali ini,” tuturnya.

Dalam pertemuan itu, Suga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jokowi karena telah menyambutnya dengan baik.

Suga merasa sangat senang menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang dia kunjungi sebagai lawatan perdana internasionalnya sejak menjabat sebagai perdana menteri bulan lalu.

Sementara itu, Jokowi juga menyambut baik kedatangan Suga ke Indonesia. Terutama di masa pandemi virus corona seperti ini Jokowi yakin bahwa melakukan kunjungan kenegaraan bukan hal yang mudah.

“Saya meyakini keputusan berkunjung ke luar negeri khususnya Indonesia di masa pandemi ini tidak mudah, oleh sebab itu saya sangat menghargai kunjungan Yang Mulia. Dan kunjungan ini merupakan sebuah simbol komitmen yang kuat,” ujar Jokowi.

Indonesia dan Jepang memang memiliki histori yang baik dalam hubungan bilateral. Negeri Matahari terbit diketahui pernah menjajaki kerja sama khususnya di bidang infastruktur dengan Indonesia.

Adapun sebelum mengunjungi Indonesia, Suga lebih dulu ke Vietnam. Di sana ia bertemu dengan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc.

Kedua negara menetapkan kesepakatan dasar yang memungkinkan Jepang untuk mengekspor peralatan dan teknologi pertahanan ke Vietnam.

Jepang memang tengah mengejar perjanjian semacam itu dalam beberapa tahun terakhir untuk meningkatkan hubungan dengan Asia Tenggara dan mempertahankan industri pertahanannya sendiri.

Serupa seperti saat mengunjungi negara tersebut, Suga kembali menyatakan bahwa baik Indonesia maupun Vietnam merupakan kunci untuk mengejar visi “Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka” saat bertemu Jokowi.

Laut China Selatan menjadi perairan rawan konflik terutama setelah China mengklaim sepihak sebagian besar wilayah perairan itu. Klaim historis Beijing itu bertabrakan dengan wilayah kedaulatan sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei, bahkan hingga Taiwan.

Indonesia sendiri tidak pernah menempatkan diri sebagai negara yang turut bersengketa dalam perebutan wilayah di Laut China Selatan. Namun, belakangan aktivitas Beijing di dekat perairan Natuna kian mengkhawatirkan Jakarta.

Kapal China diketahui beberapa kali mencoba menerobos masuk ke wilayah kedaulatan lIndonesia. Paling anyar terjadi pada bulan lalu.

Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) melalui KN Nipah 321 mengusir kapal coast guard China yang berkeliaran di zona eksklusif ekonomi Indonesia, Laut Natuna Utara, pada Sabtu (12/9).

Kapal China dengan nomor lambung 5204 terdeteksi pada pukul 10.00 WIB. KN Nipah 321 yang berjarak 9,35 kilometer pun langsung meningkatkan kecepatan, mendekati kapal China itu.

Petugas sempat melakukan kontak dengan kapal China melalui radio. Namun, pihak yang bersangkutan bersikeras tengah melakukan patroli di wilayah teritorial laut China. (Cnnindonesia.com)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending