Connect with us

Automotive

Yamaha NMAX Terbaru, Bisa Connect Ke Handphone

Published

on


Finroll.com, Jakarta– Setelah lima tahun, Yamaha Indonesia merilis versi terbaru NMAX. Yamaha NMAX 2020 ini diluncurkan bareng pembalap MotoGP Maverick Vinales dan pembalap WSBK Michael van der Mark di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat (2/12/2019).

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pun menyebut konsep NMAX 2020 ini dengan “Connected”.

Berupa perubahan pada All New NMAX 155 yang masuk ke babak generasi baru “Enter The New Stage”.

Jadi, skuter matik ini memiliki fitur canggih yang terhubung dengan handphone.

”Jujur saja, kami Yamaha Indonesia Motor Mfg sangat menunggu momen ini. Karena tepat di hari ini, akhirnya kami dapat mengumumkan model – model baru kami yang kehadirannya begitu penting untuk tahun 2020″

“Saya yakin Anda akan sangat bersemangat. Saya yakin konsumen Indonesia akan sangat senang”

“Dan saya yakin trend baru akan hadir di pasar mulai tahun depan,” ungkap Minoru Morimoto, Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam siaran pers Yamaha (2/12/2019).

All New Nmax 155 ini mempunyai dua versi yaitu All New Nmax 155 Connected/ABS dan All New Nmax 155 Standar.

Berikut, pernyataan resmi YIMM mengenai skuter matik fenomenal ini:

1st IN INDONESIA* “Motor Terkoneksi dengan Smartphone”

Konsep ”Connected” ini merupakan yang pertama di Indonesia (untuk motor buatan Indonesia).

Diwujudkan melalui Teknologi Comunication Control Unit (CCU)** yang terkoneksi dengan aplikasi Y-Connect (Yamaha Motorcycle Connect) berbasis bluetooth.

Peluncuran Yamaha NMAX 2020 di Jakarta (2/12/2019)
Rian/GridoOto.com
Peluncuran Yamaha NMAX 2020 di Jakarta (2/12/2019)

Keunggulan utama dari teknologi CCU ini adalah :

1. Parking Location
Aplikasi Y-Connect akan menyimpan lokasi parkir motor (lokasi terakhir saat motor unpair/disconnected dengan smartphone)

2. Phone & Message Notification
Memberikan notifikasi*** di layar speedometer jika ada panggilan atau pesan/email masuk ke smartphone.

3. Recommended Maintenance (Engine Oil & Battery)
Membantu pengguna mengetahui kondisi oli mesin dan voltase baterai (accu) serta memberikan rekomendasi untuk maintenance.

4. Fuel Consumption
Membantu pengguna menganalisa pemakaian bahan bakar saat berkendara.

5. Malfunction Notification
Memberikan notifikasi melalui email jika terjadi masalah pada motor.

Advertisement Valbury

Automotive

SUV Baru MIlik Suzuki Bernama Across, Berbasis Toyota RAV4 PHEV

Published

on

Finroll – Jakarta, Suzuki baru saja memperkenalkan untuk pertama kalinya di dunia SUV baru bernama Across yang akan diluncurkan beberapa bulan ke depan. Accros merupakan model yang dirancang berbasis Toyota RAV4 Prime PHEV hasil kerja sama kedua merek.

Across adalah SUV terbesar yang dimiliki Suzuki, posisinya berada di atas Vitara. Dimensinya mirip RAV4, yakni panjang 4.635 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.690 mm, dan wheelbase 2.690 mm.

Ukuran tubuh itu membuat Across muat lima penumpang dan punya kapasitas bagasi 490 liter.

Suzuki Across PHEV berbasis Toyota RAV4 Prime PHEV. (Dok. Suzuki)

Dapur pacu Across mengadopsi sistem plug-in hybrid milik RAV4. Salah satu sumber penggerak yakni mesin bensin 4-silinder 2.500 cc yang menghasilkan 175 tenaga kuda, kemudian ditambah dua motor listrik.

Satu motor listrik mengeluarkan 182 hp dan 270 Nm ke kedua roda depan, sementara satu lainnya, 54 tenaga kuda dan 121 Nm, menyuplai energi ke kedua roda belakang. Belum ada pernyataan resmi soal performa gabungan Across, namun diketahui RAV4 mampu menghasilkan lebih dari 300 hp.

Across diklaim sanggup dipacu hingga 180 km per jam dan dibekali sistem gerak 4×4 E-Four dari Suzuki.

Terdapat empat mode mengemudi, yaitu EV untuk murni listrik, Auto EV, Auto HV, dan HV. Baterai 18,1 kWh yang berada di bawah lantai membuat Across mampu dikemudikan sejauh 75 km hanya menggunakan energi listrik.

Interior Across mirip RAV4, namun beberapa elemen sudah diubah sesuai selera Suzuki. Pada sistem hiburan dilengkapi layar sentuh 9 inci, terbesar yang pernah dimiliki mobil Suzuki, termasuk fitur Apple CarPlay dan Android Auto.

Across akan dijual untuk pasar Eropa lebih dulu. Mobil ini sudah dilengkapi berbagai fitur pembantu mengemudi seperti Pre-Collision System (PCS), Lane Tracing Assist (LTA), dan Dynamic Radar Cruise Control (DRCC).

Sebelum Across hadir, kerja sama Suzuki dan Toyota sudah terlihat pada Toyota Glanza yang merupakan hasil rebadge Suzuki Baleno. Selain itu Toyota juga sudah menjual Urban Cruiser berbasis Suzuki Vitara Brezza.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Automotive

Nissan Jawab Dugaan Konspirasi Ghosn di Depan Pemegang Saham

Published

on

Finroll – Jakarta, Nissan Motor Co menyangkal laporan media yang menyatakan perusahaan melakukan konspirasi pada mantan pejabat chairman Carlos Ghosn. Konspirasi itu juga pernah diutarakan berulang kali oleh Ghosn usai ditangkap di Jepang karena tuduhan pelanggaran keuangan pada 2018.

“Saya tahu di cetak dan media ada pembicaraan tentang konspirasi tetapi tidak ada fakta untuk mendukung hal ini,” ucap Motoo Nagai, chairman komite audit Nissan saat rapat tahunan pemegang saham perusahaan, Senin (29/6).

Automotive News menjelaskan saat rapat para pemegang saham meminta penjelasan terkait masalah Ghosn. Nagai berpendapat investigasi pada Ghosn sudah dilakukan secara internal dan eksternal dari lembaga hukum.

Di rapat yang berlangsung selama dua jam itu pemegang saham juga meminta CEO Nissan Makoto Uchida menjelaskan rencananya mengembalikan kepercayaan publik pada perusahaan usai skandal Ghosn. Uchida juga dicecar cara membangkitkan kembali penjualan di Amerika Serikat dan China.

Uchida yang mengisi jabatan CEO sejak Desember menjanjikan bakal mengundurkan diri jika dia gagal membalikkan keadaan Nissan yang pada bulan lalu melaporkan kerugian pertama keuangan tahunan pertama selama 11 tahun.

Carlos Ghosn. (AP Photo/Maya Alleruzzo)

Nissan juga telah mengumumkan mengencangkan ikat pinggang dengan memangkas biaya dan mengecilkan produksi. Nissan berencana mengurangi jumlah model produk global sekitar seperlima dan mengurangi kapasitas produksi, termasuk di Indonesia dan Spanyol, serta melakukan PHK, termasuk di Meksiko.

Saat ini Nissan menargetkan menjual 5 juta unit per tahun, jauh di bawah ambisi sebelumnya 8 juta unit.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Automotive

Dirilis 10 Juli, Ninja 250 cc Baru Diklaim Lebih Bertenaga

Published

on

Finroll – Jakarta, Kawasaki memastikan Ninja 250 cc empat silinder meluncur di Indonesia pada 10 Juli 2020. Peluncuran sempat tertunda sejak April imbas pandemi Covid-19 terus meluas di Tanah Air.

Kawasaki mengumumkan jadwal peluncuran motor Ninja 250 cc empat silinder melalui akun resmi video berbagi perusahaan, sementara peluncuran pada 10 Juli bakal ditayangkan virtual melalui akun yang sama.

“Lihat peluncuran ZX-25R Juli 2020,” demikian pesan yang ditulis Kawasaki dalam videonya, Senin (29/6).

Ninja 250 cc empat silinder pertama diungkap ke publik secara global pada perhelatan Tokyo Motor Show 2019.

Head Sales and Promotion Kawasaki Motor Indonesia (KMI) Michael C. Tanadhi pernah mengatakan perusahaan tidak akan mendatangkan motor tersebut secara utuh bakal pasar Indonesia. KMI akan merakit lokal motor pesaing Honda CBR250RR dan Yamaha R25 itu di pabriknya di Indonesia.

Sejumlah komponen yang digunakan juga dipastikan berasal dari Indonesia sehingga meningkatkan kandungan lokal.

Michael juga menyebutkan produk baru Kawasaki ini memiliki tenaga lebih besar dibandingkan versi Ninja 250 cc pada pasar Jepang.

“Bedanya cukup lumayan dari segi power (hp) dan torsinya (nm). Tapi yang bisa saya konfirmasi perbedaan tenaga untuk sementara antara versi Indonesia dan Jepang saja,” kata Michael.

Michael menjelaskan Ninja 250 cc empat silinder di Jepang punya mesin dengan tenaga lebih kecil dari Indonesia imbas spesifikasi mesin menyesuaikan ketentuan regulasi emisi Euro 4. Namun, ia tak menyebut dengan detail perbedaan tenaga yang dimaksud.

Ada juga perbedaan katalitik konverter dan electronic control unit (ECU) setelah memperhitungkan kondisi jalan di masing-masing negara.

“Power di Jepang lebib kecil karena mereka menyesuaikan dengan Euro 4. Sedangkan Indonesia ini sepeda motor standarnya masih Euro 3, jadi dampaknya tenaga menjadi lebih besar dari versi Jepang,” ucap dia.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending