Connect with us

Peristiwa

10 Negara dengan Kecelakaan Pesawat Terburuk

Published

on


Tragedi kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 menambah daftar panjang kecelakaan udara yang dialami maskapai penerbangan Indonesia.

Finroll.com — Pesawat dengan rute penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang ini membawa 188 penumpang termasuk awak pesawat yang hingga saat ini masih dievakuasi.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP merupakan jenis Boeing 737 MAX 8 yang dikabarkan jatuh di Tanjung Karawang, setelah 13 menit lepas landas dan hilang kontak. Pesawat Boeing 737 MAX 8 merupakan seri terbaru dari pesawat Boeing yang baru pertama kali dioperasikan oleh maskapai Lion Air sejak Agustus lalu.

Dengan adanya tragedi penerbangan ini, Indonesia kembali menambahkan daftar tragedi kecelakaan penerbangan. Dalam data yang ada, Indonesia menduduki peringkat kedelapan negara dengan tingkat kecelakaan pesawat terbanyak. Dilansir Statista per 16 Agustus 2018, berikut daftar negara yang memiliki tingkat kecelakaan pesawat terbanyak sejak 1945.

1. Amerika Serikat

DC-10 American Airlines. (Foto: Chicago Tribune)
Negara Amerika Serikat menjadi negara dengan tingkat kecelakaan tertinggi di dunia. Dalam data yang ada, Amerika menduduki peringkat pertama dengan jumlah kecelakaan mencapai angka 829 kasus. Kecelakaan pesawat di Amerika terparah pernah terjadi sekitar tiga puluh sembilan tahun yang lalu, yaitu pada 25 Mei 1979.
Dilansir Chicago Tribune, pesawat American Airlines mengalami kecelakaan di Bandara Internasional O’Hare di Chicago, Amerika Serikat (AS) dan merupakan sejarah kecelakaan pesawat terburuk di negeri Paman Sam karena telah menewaskan lebih dari 270 orang. Kecelakaan terjadi disebabkan oleh konfigurasi mesin yang kurang tepat pasca-perawatan rutin.
2. Rusia

Airbus A321 Rusia. (Foto: Sputnik International)
Rusia menjadi negara kedua yang masuk ke dalam daftar negara dengan tingkat kecelakaan pesawat terbanyak. Di Russia, kasus kecelakaan pesawat telah mencapai angka 521.
Kecelakaan pesawat Airbus A321 Rusia di Sinai, menjadi kecelakaan udara yang paling mematikan dalam sejarah penerbangan Rusia. Dalam kasus ini, tercatat bahwa ada 212 penumpang dan 7 awak pesawat yang menjadi korban.
3. Brasil

Airbus A320 Brazil. (Foto: Yahoo News Singapore)
Brasil merupakan negara ketiga yang masuk dalam daftar negara dengan tingkat kecelakaan pesawat terbanyak. Kasus kecelakaan pesawat di Brasil mencapai angka 188 kasus. Negara itu memiliki dua kasus kecelakaan besar pada 2006 dan 2007.
Pada September 2006, satu jet penumpang maskapai Gol mengalami kecelakaan di hutan Amazon setelah bertabrakan dengan sebuah pesawat pribadi. Sebanyak 154 orang dalam kabin pesawat tewas. Dan pada Juli 2007, seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 187 orang di kabin dan 12 orang di darat tewas saat sebuah pesawat Airbus A 320 milik maskapai TAM tergelincir di landasan Bandara Congonhas, Sao Paulo.
4. Kolombia

Lamia Airlines. (Foto: The Economist)
Negara Kolombia menjadi negara di urutan keempat dalam daftar negara yang memiliki tingkat kecelakaan pesawat terbanyak, yaitu mencapai 182 kasus. Salah satu kecelakaan pesawat Kolombia yang menjadi banyak perbincangan adalah kecelakaan pesawat Lamia Flight 2933.
Pesawat ini melakukan penerbangan dari Santa Cruz de la Sierra, Bolivia ke José María Córdova, Bandara Internasional di Medellín, Kolombia pada 28 November 2016.
Pesawat ini membawa 81 orang dengan 72 penumpang dan 9 awak. Pesawat ini juga mengangkut tim sepak bola Associação Chapecoense de Futebol, Brasil yang sedang dalam perjalanan untuk menghadapi Atlético Nacional dalam laga final Copa Sudamericana 2016. Kehabisan bahan bakar adalah dugaan kuat dari penyebab kecelakaan pesawat hingga jatuh di Cerro Gordo yang terletak di La Unión.
5. Kanada

Trans Canada DC8. (Foto: Canadian Press)
Sebanyak 179 kasus kecelakaan pesawat menjadikan negara Kanada berada diurutan kelima dalam daftar. Salah satu kasus kecelakaan yang pernah terjadi adalah kecelakaan pesawat maskapai Trans-Canada DC8.
Pesawat dengan rute penerbangan dari Montreal menuju Toronto ini terbakar sekitar empat menit sebelum lepas landas hingga menyebabkannya jatuh di sebuah lahan luas sekitar 20 mil dari Montreal.
Kejadian ini terjadi pada 29 November 1963 dan merupakan salah satu kecelakaan terburuk dengan total korban mencabai 111 orang yang menjadi korban.
6. UK (United Kingdom)

BEA Trident. (Foto: daily mirror)
United Kingdom menjadi negara keenam yang masuk ke dalam daftar dengan total kasus mencapai angka 105. Penerbangan British European Airways (BEA) 548 merupakan salah satu kasus kecelakaan besar yang sempa terjadi di UK. Penerbangan BEA Trident ke Brussels melakukan lepas landas dari Bandara Heathrow untuk terakhir kalinya pada 18 Juni 1972 sekitar 46 tahun yang lalu.
Tragedi kecelakaan terjadi hanya dalam waktu 150 detik ketika Trident 1 G-ARPI jatuh ke lapangan dekat Staines setelah mesinnya macet, menewaskan semua 112 penumpang di dalamnya dan enam anggota awak dengan total jumlah korban mencapai 118 orang korban.
7. Prancis

Air France Flight. (Foto: The New York Times)
Negara Prancis menjadi salah satu negara selanjutnya yang masuk ke dalam daftar dengan total kasus yang pernah terjadi adalah 104 kasus. Salah satu tragedi kecelakaan pesawat adalah Air France Flight 447 yang terjadi di tahun 2009 lalu.
Pesawat ini memiliki rute penerbangan dari Rio de Janeiro, Brasil, ke Paris, Prancis dan terjatuh pada 1 Juni 2009. Airbus A330, yang dioperasikan oleh Air France, macet dan tidak dapat diperbaiki hingga akhirnya menabrak Samudera Atlantik hingga menewaskan semua 228 penumpang dan awak di atas pesawat.
8. Indonesia

Airbus A300-B4 Garuda Indonesia. (Foto: Bureau of Aircraft Accidents Archives)
Negara Indonesia juga turut masuk ke dalam daftar negara dengan kasus kecelakaan pesawat terbanyak dan menempati urutan ke delapan dengan kasus mencapai 98. Salah satu kasus kecelakaan pesawat terbesar yang pernah terjadi di Indonesia adalah Airbus A300-B4 Garuda Indonesia yang terjadi pada 1997.
Pesawat dengan rute Jakarta-Medan itu jatuh di Desa Buah Nabar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara dan telah bersiap untuk mendarat.
Dalam tragedi ini, sebanyak 222 orang penumpang dan 12 awak pesawat tewas. Penyebab kecelakaan diketahui karena adanya kesalahan komunikasi antara pilot dan petugas menara kontrol Polonia yang membantu mengarahkan pesawat. Hal ini dikarenakan saat itu kota Medan sedang diselimuti asap tebal karena kebakaran hutan.
9. Meksiko

Aeroméxico Connect Flight 2431. (Foto: ABC News)
Negara Meksiko masuk ke dalam daftar negara kesembilan yang memiliki kasus kecelakaan pesawat terbanyak dengan 98 kasus. Salah satu kasus kecelakaan pesawat di Meksiko yang menjadi pemberitaan besar adalah Aeroméxico Connect Flight 2431. Tragedi kecelakaan pesawat ini terjadi pada 31 Juli 2018 lalu setelah melakukan lepas landar dari Durango, Meksiko. Dalam tragedi ini, dikabarkan bahwa 103 penumpang selamat dan 85 mengalami luka-luka.
10. India

Air India Express Flight 812. (Foto: The Hindu)
Negara terakhir yang ikut mengambil bagian dalam daftar sepuluh besar negara dengan kasus kecelakaan pesawat terbanyak adalah India, dengan total 93 kasus. Salah satu kasus kecelakaan besar yang pernah dialami adalah Air India Express Flight 812 di tahun 2010 lalu.
Pesawat jenis Boeing 737-800 ini melakukan penerbangan dari Dubai menuju Mangalore, India mengalami kecelakaan saat melakukan pendaratan. Dari 160 penumpang dan dan 6 awak pesawat, hanya 8 yang dinyatakan selamat.
Flight 812 adalah kecelakaan paling mematikan yang melibatkan semua varian Boeing 737 dan kecelakaan penerbangan paling mematikan ketiga di India, setelah tabrakan udara Charkhi Dadri 1996 dan kecelakaan 1978 Air India Flight 855.

Peristiwa

Pabrik di Bekasi Meledak, Buruh: UU 1/1970 Mendesak untuk Direvis

Published

on

Finroll.com — Senin malam (27/1/2020), pabrik gas PT Semar Gemilang (SG) yang terletak di Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi meledak. Akibat dari ledakan tersebut, sejumlah pekerja mengalami luka dan mendapat perawatan intensif.

Terkait dengan adanya ledakan tersebut, Wakil Presiden KSPI yang juga menjadi anggota Komisi IX DPR RI dari dapil Bekasi, Karawang, dan Purwakarta turut berduka untuk buruh korban ledakan. Ia mendoakan agar cepat sembuh.

“Pengusaha PT SG tidak boleh lepas tangan. Wajib bertanggungjawab terhadap semua biaya yang dibutuhkan dalam proses penyembuhan para pekerja yang menjadi korban,” kata Obon.

Dalam kesempatan ini, Obon mengutuk kelakuan pengusaha yang hanya berfikir untuk meraup untung besar tetapi tidak memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja.

Selain itu, lanjut Obon Tabroni, UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kesehatan Kerja perlu segera direvisi. Sehingga ledakan pabrik yang dalam beberapa tahun terakhir ini terjadi tidak terulang lagi.

“Maka sangat urgent untuk segera melakukan revisi terhadap UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kesehatan Kerja. Sehingga beleid terkait K3 itu bisa menjawab tantangan zaman,” katanya.

Dia juga mengingatkan kepada instansi yang bertanggungjawab di bidang ketenagakerjaan agar bersungguh-sungguhe melakukan pengawasan terhadap perusahaan. Hal ini, salah satunya, untuk memastikan pihak pengusaha menerapkan K3 dengan sungguh-sungguh

“Agar nyawa buruh tidak begitu murahnya,” tegas Deputy Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), usai menjenguk korban di RSUD Bekasi.

*Narahubung:* Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S. Cahyono (0811-1148-981)

Continue Reading

Peristiwa

Daftar Wilayah Pemadaman Listrik di Jabodetabek Akibat Banjir

Published

on

By

PT PLN (Persero) menyatakan sampai dengan Jumat (3/1) ini masih ada 876 gardu distribusi listrik yang mereka padamkan akibat banjir yang melanda Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Jumlah tersebut mencapai 15 persen dari total gardu induk sebanyak 5.740 gardu yang terdampak banjir di Jabodetabek.

“Sebanyak 4.864 atau 85 persen gardu lainnya sudah dinyalakan,” kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Jumat (3/1).

Ia menjelaskan dengan kebijakan tersebut sejumlah daerah di Jabodetabek masih mengalami pemadaman. Wilayah tersebut antara lain, Cengkareng, Bandengan, Kebun Jeruk, Jasinga, Nanggung, Cibitung, Wanasari.

Sementara itu untuk di wilayah Banten, Made mengatakan banjir telah mengakibatkan 598 gardu distribusi listrik terdampak. Tapi, sampai dengan saat ini, 480 di antaranya sudah dinyalakan dan 118 lainnya masih dipadamkan.

Ia menyatakan belum bisa menyalakan semua gardu listrik. Pasalnya, untuk menyalakan, PLN perlu memastikan bahwa gardu, jaringan dan isntalasi pelanggan aman.

Untuk memastikan keamanan tersebut, PLN melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir.

“PLN akan menyalakan aliran listrik setelah penandatanganan berita acara dengan Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat yang menyatakan instalasi listrik di rumah warga aman,” katanya.

Continue Reading

Peristiwa

Data dan Fakta Banjir Jakarta

Published

on

By

JakartaBanjir menerjang Ibu Kota di awal tahun 2020. Belasan ribu warga mengungsi dan sejumlah orang meninggal dunia.

Gubernur DKI Anies Baswedan menyampaikan instruksi untuk para jajarannya guna mengatasi banjir yang melanda Jakarta. Keselamatan warga menjadi yang utama.

“Karena itu saya instruksikan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk turun tangan langsung, datangi kantor kelurahan terdekat, bekerja di bawah koordinasi para lurah, membantu untuk menyelamatkan warga,” perintah Anies dalam pesan suara, disampaikan Humas Pemprov DKI, Rabu (1/1/2020).

Anies mengatakan perkantoran hingga gedung sekolah disiagakan untuk pengungsian.A nies meminta warga melaporkan kebutuhan, terutama untuk evakuasi lewat nomor 112 atau langsung ke kelurahan setempat jika lebih mudah atau dekat.

“Seluruh Jajaran Pemprov DKI Jakarta bersiaga. ⁣Faktanya ada banjir di Jabodetabek, termasuk di berbagai wilayah di Jakarta. ⁣Kami ambil sikap bertanggung-jawab: semua yang menjadi kebutuhan dasar keselamatan dalam kondisi banjir ini akan ditanggulangi,” kata Anies.

Berikut data dan fakta banjir di Jakarta:

1. Korban Meninggal Dunia

BNPB mencatat ada sembilan orang korban meninggal dunia akibat banjir yang meladan DKI Jakarta dan wilayah sekitarya.

Berikut ini daftar korban tewas banjir dan longsor di DKI dan sekitarnya versi BNPB:

1. M Ali (82), Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (korban mengalami hipotermia)
2. Siti Hawa (72), Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (korban mengalami hipotermia)
3. Willi Surahman, Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (korban mengalami hipotermia)
4. Rumsinah (68), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (korban tertimbun tanah longsor)
5. N (8), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (korban tertimbun tanah longsor)
6. Amelia (27), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (korban tertimbun tanah longsor)
7. Marsdianto (20), Perumahan Puri Citayam Permai 2, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor (korban terseret arus banjir saat aliran kali yang berada persis di depan rumahnya menjebol tanggul).
8. Arfiqo Alif (16) warga Kemayoran, Jakarta Pusat. Kesetrum listrik.
9. Ibu Kusmiyati (30 thn), korban tertimpa tanah longsor, Tanah Sereal, Kota Bogor.

2 Warga Meninggal di Cipinang Melayu Versi Polisi dan Camat

Petugas mengevakuasi pasangan suami dan istri, Muhammad Ali dan Tihawah, yang terjebak banjir di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur. Ali selamat, sedangkan Tihawah meninggal dunia.

“Alhamdulillah satu bisa diselamatkan, yang Muhammad Ali,” kata Dir Samapta Polda Metro Jaya Kombes M Ngajib saat ditemui di lokasi banjir di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020).

Ngajib mengatakan Ali berhasil menyelamatkan diri di atas meja saat banjir melanda rumahnya. Kondisi Ali setelah dievakuasi masih lemas.

“Posisi yang bersangkutan itu bisa menyelamatkan diri, cuma kesulitannya itu ada kendala untuk keluar dari rumah itu. Pintu didobrak, kebetulan yang bersangkutan masih bisa diselamatkan,” ujar dia.

2. 19.709 Warga Mengungsi

Anies mengatakan konsentrasi pihaknya dalam penanganan banjir, yakni menyelamatkan warga yang terkena dampak. Hingga pukul 16.00 WIB, sudah ada sekitar 19 ribu warga yang mengungsi di beberapa titik.

“Titik pengungsian paling banyak ada di Jakarta Timur ada jumlah pengungsi 9.248 orang, Jaksel 5.080, sepanjang Kali Grogol dan Pesangrahan, di situ banyak kawasan terendam, lalu Jakbar 3.535 orang pengungsi, Jakut 888 orang, Jakpus 310 orang, totalnya 19.709 pengungsi, dan ini ditangani oleh jajaran Pemprov,” kata Anies di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020).

Anies menuturkan ada sekitar 120 ribu petugas yang dikerahkan di semua kawasan yang terkena banjir. Anies mengatakan keselamatan warga merupakan yang utama.

“Sekarang posisi siaga semua. Ada 120 ribu petugas di lapangan,” ujarnya.

3. BMKG: Potensi Hujan Lebat Masih Terjadi sampai Seminggu ke Depan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan hujan ringan dan hujan lebat masih berpotensi terjadi dalam sepekan ke depan. Saat ini wilayah Jabodetabek belum memasuki puncak musim hujan.

“Curah hujan masih sampai ke minggu depan. Dan yang perlu kita cermati saat ini adalah belum memasuki puncak musim hujan. Jadi potensi hujan rendah dan hujan lebat masih ada sampai seminggu ke depan,” kata Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Fachri Radjab, di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2019).

4. Anies Tak Mau Salahkan Siapapun

Anies Baswedan mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak mau menyalahkan pihak manapun terkait banjir yang terjadi hari ini. Anies menegaskan siap bertanggung jawab menanggulangi masalah banjir.

“Pemprov DKI mengambil sikap bertanggung jawab atas masalah yang sekarang muncul. Kami respons cepat, kami bantu tangani. Pada saat ini kami tidak mau nyalahkan siapapun dan apapun sekarang adalah saatnya memastikan warga selamat dan terlindungi,” kata Anies saat ditemui meninjau tanggul di Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, seperti dilansir Antara, Rabu (1/1/2020).

Menurutnya, prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah mengevakuasi masyarakat dari banjir. Sehingga tidak ada korban akibat hujan dengan curah tinggi yang mengguyur Jakarta sejak sore kemarin.

“Saya sampaikan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI tidak ada saling menyalahkan pada fase ini. Tidak usah menyalahkan orang pada fase ini. Prioritas saat ini seluruh warga Jakarta terselamatkan,” kata Anies.

5. Jokowi: Nomorsatukan Keselamatan Warga

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan keselamatan warga dalam menghadapi situasi bencana banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya. Jokowi meminta pihak terkait, seperti BNPB, pemprov, dan SAR, bersinergi.

“Pertama, urusan banjir yang paling penting ini adalah yang berkaitan dengan keselamatan warga dinomorsatukan. BNPB, pemerintah provinsi, SAR, semuanya harus segera bergerak bersama-sama untuk memberikan rasa aman, memberikan keselamatan kepada warga yang terkena bencana banjir,” ujar Jokowi di Gedung Agung Yogyakarta, dalam siaran pers dari Sekretariat Presiden, Rabu (1/1/2020).

6. Jokowi Instruksikan Normalisasi

Presiden Jokowi memberikan arahan untuk normalisasi. Jokowi pun meminta pemerintah pusat dan pemerintah provinsi bekerja sama dalam menanggulangi banjir.

“Yang berkaitan dengan normalisasi untuk fasilitas-fasilitas umum karena ini sudah masuk di Jakarta sudah masuk ke Halim, sudah masuk ke tol Cikampek, kemudian juga di beberapa objek vital, saya kira ini harus segera dinormalisasi sehingga fungsi-fungsi itu kembali menjadi normal,” kata Jokowi di Gedung Agung Yogyakarta, dalam siaran pers dari Sekretariat Presiden, Rabu (1/1/2020).

7. Silang Pendapat Menteri Basuki dan Anies soal Normalisasi Ciliwung

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur DKI Anies Baswedan silang pendapat soal normalisasi Kali Ciliwung. Basuki awalnya mengatakan normalisasi sepanjang Kali Ciliwung yang ditangani hanya 16 km dari 33 km. Maka yang belum dinormalisasi terlihat genangan air.

“Namun mohon maaf Bapak Gubernur selama penyusuran Kali Ciliwung ternyata sepanjang 33 km itu yang sudah ditangani dinormalisasi 16 km. Di 16 km itu kita lihat insyaallah aman dari luapan, tapi yang belum dinormalisasi tergenang,” kata Basuki di lapangan Monas, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020).

Atas hal tersebut, Basuki mengaku pihaknya akan berdiskusi dengan Anies membahas normalisasi Kali Ciliwung. Anies disebutnya juga sudah mengambil langkah pembebasan lahan.

“Termasuk di kali Pesanggarahan juga dengan sodetan Kali Ciliwung ke Banjir Kanal Timur, beliau mengambil langkah-langkah untuk pembebasan lahannya karena 1,2 km, 600 meter sudah kita kerjakan. Kami menunggu sekarang kesepakatan dengan masyarakat,” ujarnya.

“Alhamdulillah menurut beliau masyarakat sudah diskusi dan insyaallah masyarakat bisa menerima itu, mudah-mudahan bisa kita tangani,” sambung dia.

Menanggapi Basuki, Anies mempunyai pendapat yang berbeda. Menurut Anies, selain normalisasi, harus ada pengendalian air dari Bogor yang masuk ke Jakarta.

“Mohon maaf, Pak Menteri, saya harus berpandangan karena tadi bapak menyampaikan. Jadi, selama air dibiarkan dari selatan masuk ke Jakarta dan tidak ada pengendalian dari Selatan, maka apa pun yang kita lakukan di pesisir termasuk di Jakarta tidak akan bisa mengendalikan airnya,” jelas Anies.

Menurut Anies, Kali Ciliwung sudah dilakukan normalisasi, namun Kampung Melayu tetap banjir pada Maret 2019 sehingga yang terpenting, bagi Anies pengendalian air sebelum masuk ke Jakarta.

“Kita sudah menyaksikan bulan Maret lalu di Kampung Melayu yang sudah dilakukan normalisasi itu pun mengalami banjir ekstrem. Artinya, kuncinya itu ada pada pengendalian air sebelum masuk pada kawasan pesisir,” kata Anies. (Detikcom)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending