Connect with us

Sepakbola

15 Tahun Berlalu, Ini Cerita Laga Debut Lionel Messi di La Liga

Published

on


Finroll.com, Jakarta — Tepat pada hari ini, 15 tahun lalu, Lionel Messi menampakkan dirinya di ajang La Liga bersama Barcelona. Espanyol menjadi lawan pertama pria asal Argentina tersebut.

Pertandingan tersebut berlangsung pada tanggal 16 Oktober 2004 di Espanyol de Barcelona (atau dikenal dengan sebutan RCDE Stadium). Barcelona, yang saat itu diasuh oleh Frank Rijkaard, berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0.

Messi yang masih berumur 17 tahun pada saat itu tidak langsung diturunkan sebagai starter. Ia baru menampakkan batang hidungnya kala menggantikan Deco pada menit ke-82.

Minimnya waktu untuk berkreasi membuat Lionel Messi tak bisa memberikan kontribusi yang nyata di laga tersebut. Gol semata wayang Los Cules diciptakan oleh Deco yang menerima operan dari Samuel Eto’o pada menit kesembilan.

Semenjak saat itu, Lionel Messi menjadi pemain utama Barcelona dan nyaris tak pernah terpinggirkan dari starting XI. Sampai saat ini, ia sudah bermain dalam 455 pertandingan di ajang La Liga dengan koleksi 420 gol dan 163 assist.

Rekor Pertama

Pemain Barcelona FC, Lionel Messi tersenyum saat berpose dengan trofi Sepatu Emas keenamnya di Antiga Fabrica Estrella Damm, Barcelona, Spanyol (16/10/2019). Sebelumnya, Messi pernah merebutnya pada 2010, 2012 dan 2013. (AP Photo/Joan Monfort)

Dengan umurnya yang masih 17 tahun, tiga bulan, dan 22 hari, Lionel Messi langsung membukukan rekor baru. Ia menjadi pemain termuda yang pernah bermain untuk Barcelona dalam kompetisi resmi Spanyol pada waktu itu.

Gol pertamanya di level senior tercipta pada bulan Mei 2005, tepatnya saat Barcelona bertemu Albacete. Umpan dari Ronaldinho kemudian membuatnya kembali membukukan rekor anyar, yakni sebagai pencetak gol termuda Barcelona kala itu.

Barcelona sadar akan potensi Lionel Messi yang masih berusia 18 tahun pada waktu itu. Pada akhir musim 2004-2005, mereka langsung mengikat Messi dengan kontrak berdurasi lima tahun dengan klausul pembelian senilai 150 juta euro.

“Saya tak pernah melihat pemain dengan kualitas serta kepribadian seperti itu di umur yang sangat muda, terlebih saat mengenakan baju yang ‘berat’ dari salah satu klub terhebat di dunia,” ujar Fabio Capello yang kala itu melatih Juventus usai menghadapi Barcelona dalam laga Joan Gamper Trophy, bulan Agustus 2005.

Melegenda

Penyerang Barcelona, Lionel Messi berselebrasi dengan Jordi Alba setelah mencetak gol ke gawang Leganes pada pertandingan pekan ke-20 La Liga Spanyol, di Camp Nou, Senin (21/1). Barcelona kian kokoh di puncak klasemen usai menang 3-1 (AP/Manu Fernandez)

Performanya yang apik menghasilkan 10 gelar La Liga. Selain itu, ia juga sukses mempersembahkan 24 trofi dari berbagai kompetisi. Empat di antaranya berasal dari ajang bergengsi Eropa, Liga Champions.

Tidak hanya itu, secara individu, Lionel Messi berhasil mengantongi lima trofi Ballon d’Or yang diraih pada tahun 2009, 2010, 2011, 2012, dan 2015. Tidak ada satupun pemain yang mampu menyamai torehannya itu kecuali sang rival abadi, Cristiano Ronaldo.

Pada musim ini, Messi sedang berupaya untuk membawa Barcelona kembali duduk di takhta tertinggi La Liga. Mereka sedang menempati posisi kedua dengan raihan 16 poin, terpaut dua angka dari Real Madrid yang berada di puncak klasemen.

Ia sempat mengalami serangkaian permasalahan cedera. Tanpa dirinya, Barcelona yang sedang diasuh Ernesto Valverde tersebut beberapa kali gagal mendapatkan poin penuh. Kegagalan itu datang dari sejumlah pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan dengan mudah.

Salah satu contohnya terjadi pada laga pekan perdana La Liga kontra Athletic Bilbao bulan Agustus lalu. Tanpa kehadiran Messi yang sedang mengalami cedera, mereka tumbang dengan skor tipis 0-1 oleh gol yang dicetak di menit ke-89.

Kini Messi sudah kembali bugar. Ia ikut tampil saat sembilan pemain Los Cules melibas Sevilla dengan empat gol di ajang La Liga pekan lalu. Bahkan, pria berumur 32 tahun itu turut membubuhkan namanya di papan skor bersama Luis Suarez, Arturo Vidal, dan Ousmane Dembele.(bola.com)

Sepakbola

Malam Ini! Bigmatch AC Milan VS Juventus

Published

on

big match

Finroll.Com – Malam ini! Big Match AC Milan VS Juventus. Pacuan juara Liga Italia 2020/2021 berlangsung ketat. AC Milan dan Inter Milan bersaing di papan atas dengan hanya berselisih satu poin.

AC Milan bercokol sebagai pemuncak klasemen Liga Italia dengan raihan 37 poin dari 15 pertandingan.  Inter Milan menguntit dengan koleksi 36 poin, juga dari 15 laga.

Baca juga : Robert Lewandowski dinobatkan jadi pemain terbaik FIFA 2020

Alhasil, setiap laga kini menjadi pertandingan bagi duo Milan tersebut. Mereka akan berusaha tidak terpeleset untuk menjaga kans tetap menguasai papan atas.

Pada tengah pekan ini, AC Milan akan menghadapi ujian berat untuk mempertahankan posisinya sebagai pemuncak klasemen. Rossoneri akan menjamu juara bertahan, Juventus, di Stadion San Siro.

Laga yang akan berlangsung di San Siro, Kamis (7/1) pukul 02.45 dini hari WIB, merupakan pertemuan ke-292 sepanjang sejarah rivalitas Milan dan Juventus. Duel ini diyakini akan lebih seru ketimbang beberapa musim terakhir.

Kebangkitan Milan yang musim ini belum terkalahkan menjadi salah satu alasannya.
Selain itu, Rossoneri kini juga berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara Serie A.

Kondisi tersebut membuat Milan lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Apalagi mereka akan bermain di depan publik sendiri.

Namun Juventus tidak akan mengalah begitu saja. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan pasti akan ngotot meraih kemenangan demi menjaga peluang meraih gelar.

Saat ini Juventus tertinggal sepuluh poin dari Milan. Kalah dalam pertandingan ini akan membuat mereka harus melupakan mimpi untuk kembali berjaya di akhir musim.

Sedangkan Inter Milan menghadapi laga yang lebih ringan. Nerazzurri akan bertandang ke markas Sampdoria, yang kini menghuni posisi ke-11.

Berikut ini jadwal lengkap pertandingan Liga Italia, 6-7 Januari 2021 :

Rabu (6/1/2021)

18.30 WIB Cagliari Vs Benevento

21.00 WIB Bologna Vs Udinese

21.00 WIB Lazio Vs Fiorentina

21.00 WIB Crotone Vs AS Roma

21.00 WIB Sampdoria Vs Inter Milan

21.00 WIB Atalanta Vs Parma

21.00 WIB Torino Vs Parma

21.00 WIB Sassuolo Vs Genoa

Kamis (7/1/2021)

00.00 WIB Napoli Vs Spezia

02.45 WIB AC Milan Vs Juventus

Continue Reading

Sepakbola

Persija Ingin mengimbangi Status Klub Populer Asia dengan Prestasi

Published

on

https://www.finroll.com/wp-content/uploads/2021/01/Persija.jpeg

Finroll.com – Persija Ingin mengimbangi Status Klub Populer Asia dengan Prestasi, Persija Jakarta baru-baru ini terpilih menjadi klub Asia terpopuler ketiga. Tapi, manajemen Macan Kemayoran ingin klubnya juga berprestasi di lapangan.
Persija menjadi klub terpopuler ketiga di Asia lewat voting online yang digelar AFC. Persija berada di bawah duo Iran yakni Tractor SC dan Persepolis.

Manajemen Macan Kemayoran menyambut hal ini dengan rasa syukur. Mereka juga ingin membuktikan bahwa Persija juga bisa menunjukkan kelasnya di atas lapangan.

Jadi, Persija tak cuma ingin punya nama besar saja. Tetapi juga harus bisa berbicara untuk meraih prestasi di setiap ajang yang ikuti mereka.
“Tentunya gelar ini untuk The Jakmania. Gelar tersebut dapat dijadikan cambuk oleh manajemen Persija,” kata Direktur Persija Ferry Paulus di laman klub.
“Kami ingin selalu melakukan perbaikan dan melakukan improvisasi yang menjadikan Persija sebagai klub yang bisa berbicara di kancah yang lebih tinggi secara konsisten. Lalu berkontribusi positif bagi Timnas dan persepakbolaan Indonesia,” katanya menambahkan.

Persija mendapat 168 ribu lebih voting atau 11,45 persen dalam voting AFC. Mereka kalah dari Tractor SC yang meraih 751 ribu lebih suara atau setara 51,14 persen.

Sementara Persepolis di tempat kedua 317 ribu lebih suara atau 21,56 persen. Total ada delapan klub yang masuk nominasi dalam daftar klub populer Asia.

Baca Juga : Drone China Ditemukan di Indonesia, Bagaimana Wajah Industri Pesawat Nirawak di Asia

Lima klub lainnya adalah Al Wehdat, Al Ittihad, Johor Darul Takzim (JDT), Suwon Samsung Bluewings, dan Shanghai Shenhua. Delapan klub ini maju ke babak utama voting setelah menjadi yang terbaik di regionalnya masing-masing.

Macan Kemayoran lebih dulu menjadi terpilih menjadi klub paling populer di kawasan ASEAN. Sementara klub kaya asal Malaysia, JDT, hanya berada di posisi kedua dalam pemungutan suara yang juga digelar AFC.

Persija juga menjadi salah satu dari total tujuh klub Shopee Liga 1 yang mendapat status profesional dari AFC. Meski sempat tak lolos pengungkit, Macan Kemayoran kemudian banding dan akhirnya dinyatakan lulus sebagai klub profesional AFC.

Sumber: Detikcom
Continue Reading

Sepakbola

Frank Lampard Tak Peduli dengan Isu Dipecatnya Chelsea

Published

on

https://www.finroll.com/wp-content/uploads/2021/01/Chelsea-Frank-Lampard.jpg

Finroll.com – Frank Lampard Tak Peduli dengan Isu Dipecatnya Chelsea – Rumor pemecatan Frank Lampard kembali menguat usai Chelsea takluk 1-3 dari Manchester City. Namun bapak 42 tahun itu memilih santai menghadapinya.
Bermain di Stamford Bridge, Sabtu (3/1/2021), Chelsea langsung masuk ke babak pertama usai Ilkay Guendogan (18 ‘), Phil Foden (21’), dan Kevin de Bruyne (34 ‘) bergantian membobol Edouard Mendy.

Sedangkan Chelsea baru bisa mencetak gol hiburan di injury time babak kedua lewat Callum Hudson-Odoi, dan sudah telat untuk bangkit. Kekalahan ini menjadi yang kedua dalam tiga laga terakhir.
Di Liga Inggris, tren negatif Chelsea sebenarnya lebih buruk dari itu. The Blues hanya menang sekali dalam enam laga terakhir, yakni saat menumpas West Ham United 3-0. Sisanya Timo Werner dkk kalah empat kali dan seri sekali.

Saat ini Chelsea berada di urutan kedelapan dengan 26 poin. Posisi di luar zona Liga Champions atau Liga Europa membuat nasib Lampard mulai dipertanyakan. Bagaimana jika tren ini terus berlanjut, apakah Lampard, si legenda The Blues, akan didepak?

Baca Juga:  Benevento vs AC Milan: Cantiknya gol Rafael Leao

“Saya tak khawatir soal itu (dipecat),” kata Lampard seusai laga, seperti dikutip Metro.
“Sudah saya perkirakan masa-masa sulit di musim ini, sudah saya bilang itu saat kami mengalahkan Leeds United (awal Desember) dan semua malah menjadikan kami kandidat juara (Liga Inggris). Saya tahu itu bukan hal gampang, kami tidak sadar di posisi kami. “

Karena lalu semua orang bertanya kapan saya akan meneken kontrak baru, dan sekarang orang bicara karena dalam periode yang padat dan sibuk, kami kalah empat kali. “

“Tekanan akan hadir secara konstan saat menjadi manajer dan dalam momen sulit, kamu tahu hal ini akan selalu ada. Saya tidak sadar soal ini menerima tawaran melatih Chelsea,” jelas Lampard soal pemecatan dirinya.

Sumber: Detik Com
Continue Reading

Trending