Connect with us
[adrotate group="1"]

Sepakbola

2 Pemain Senior Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019 Terjawab pada 1 November?

Published

on


Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Mauritius pada laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Jawa Barat, Selasa (11/9/2018). Indonesia menang 1-0 atas Mauritius. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Finroll.com –  Timnas Indonesia U-22 memanggil lima pemain senior untuk SEA Games 2019. Namun, hanya dua yang boleh didaftarkan pada turnamen multicabang terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, telah mengundang lima pemain senior ke pemusatan latihan (training centre). Kelimanya meliputi Hansamu Yama, Manahati Lestusen, Zulfiandi, Evan Dimas, dan Alberto Goncalves.

BACA JUGA : 

Manahati terpaksa urung memenuhi panggilan ke Timnas Indonesia U-22 karena cedera. Begitu pula Beto. Penyerang naturalisasi asal Brasil itu juga dalam kondisi yang tidak fit.

Teranyar, Timnas Indonesia U-22 terpaksa memulangkan Hansamu ke klubnya, Persebaya Surabaya, lantaran persoalan yang sama. Alhasil, tinggal Evan dan Zulfiandi, pemain senior, yang masih bertahan di Tim Garuda Muda.

Timnas Indonesia U-22 berkejaran dengan waktu untuk menetapkan dua pemain senior di SEA Games 2019 mengingat, cabang olahraga (cabor) sepak bola SEA Games 2019 dimulai pada 26 November 2019.

Agar pemain terpilih nantinya dapat fokus berlatih dengan rekan-rekannya yang lebih muda, staf pelatih Timnas Indonesia U-22 membuka kemungkinan untuk memfinalisasi dua wajah senior pada Jumat (1/11/2019).

“Pada 1 November 2019 akan makin jelas siapa pemain senior yang akan kami bawa karena pada saat itu, kami telah fokus pada latihan taktik untuk SEA Games 2019” ujar Nova Arianto, asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, saat dihubungi wartawan.

Tinggal 2 Pemain Senior

Gelandang Timnas Indonesia, Zulfiandi, menggiring bola saat melawan Hongkong pada laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Jakarta, Selasa (16/10). Kedua negara bermain imbang 1-1. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Peluang besar mengarah ke Evan atau Zulfiandi. Namun, sebagai gelandang, hanya satu di antara keduanya yang berangkat ke Filipina.

Sebab, tak mungkin tim pelatih Timnas Indonesia U-22 menghabiskan jatah dua pemain senior untuk posisi yang sama. Satu di antaranya pasti dialokasikan untuk pos pemain depan atau belakang.

“Pada 1 November mendatang, hampir pasti sudah ada gambaran pemain senior yang dibawa ke skuat kami,” tutur Nova.(bola.com)

Sepakbola

Guardiola Perpanjang Kontrak, Sinyal Messi Gabung ke City

Published

on

Pep Guardiola dikabarkan sudah menyetujui perpanjangan kontrak di Manchester City. Kesepakatan ini bisa memuluskan rencana Lionel Messi merapat ke Etihad.

Daily Mail melansir Guardiola telah menyetujui perpanjangan kontrak yang dapat membawanya melewati musim 2021/2022.

Artinya pelatih asal Spanyol itu setidaknya akan mengabdi enam tahun di City. Jauh lebih lama dari prediksi ketika Guardiola tiba dari Bayern Munchen pada 2016.

Guardiola telah mempersembahkan enam trofi bergengsi di City, termasuk gelar Liga Inggris berturut-turut pada 2018 dan 2019.

Namun, tugas terbesar Guardiola adalah mempersembahkan gelar Liga Champions. Pelatih berkepala plontos itu masih diberi waktu untuk mewujudkannya hingga dua tahun ke depan.
Banner Live Streaming MotoGP 2020

Daily Mail melansir, kesepakatan ini kemungkinan jadi kontrak terakhir Guardiola bersama City sebelum memutuskan melatih timnas Spanyol.

Perpanjangan kontrak baru Guardiola dan City dipercaya akan memuluskan skenario mendatangkan Messi dari Barcelona pada Januari mendatang.

Messi sendiri hanya memiliki enam bulan kontrak tersisa di Barcelona dan bebas pindah ke klub manapun secara gratis. Namun, City ngotot mendatangkan Messi lebih cepat dari batas kontraknya.

The Citizens berencana memboyong Messi di Januari dan melepas Eric Garcia untuk mengurangi biaya transfer. Terlebih Barcelona memang berniat memulangkan Garcia ke Spanyol. (CNN INDONESIA)

Continue Reading

Sepakbola

Andrea Pirlo Jadi Pelatih, Juventus Lupakan Jorginho dan Beralih ke Sandro Tonali

Published

on

By

Gelandang Brescia, Sandro Tonali berusaha mengumpan bola dari kawalan gelandang Atalanta, Robin Gosens pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di Stadion Gewiss di Bergamo, Italia (14/7/2020). Atalanta menang telak 6-2 atas Brescia. (Gianluca Checchi/LaPresse via AP)

Finroll.com, Jakarta – Target transfer Juventus berubah seiring pemecatan Maurizio Sarri dan penunjukan Andrea Pirlo sebagai penggantinya. Juventus dikabarkan tak lagi berminat merekrut Jorginho dari Chelsea.

Bianconeri disebut-sebut mengalihkan target transfer dari Jorginho ke Sandro Tonali.

Juventus baru saja memecat Sarri dari kursi pelatih setelah tersingkir dari ajang Liga Champions. Keputusan ini tak terlalu mengejutkan karena performa Bianconeri belakangan angin-anginan.

Kejutannya adalah pemilihan Pirlo sebagai pengganti. Pria berusia 41 tahun itu tak memiliki pengalaman di dunia kepelatihan dan beberapa hari lalu baru ditunjuk menjadi pelatih Juventus U-23.

Sebelumnya, Juventus gencar dikaitkan dengan gelandang Chelsea, Jorginho yang merupakan mantan pemain kesayangan Sarri sejak masih di Napoli.

Football Italia, Minggu (9/8/2020), menyebut media-media lokal kompak meyakini penunjukan Pirlo membuat target transfer Juventus beralih ke bintang muda Brescia, Tonali.

Rumor ini tak mengejutkan mengingat selama ini Tonali kerap dijuluki sebagai ‘New Pirlo’ berkat kemiripan posisi dan gaya bermain mereka.

Bersaing dengan Inter Milan

Sandro Tonali, gelandang Brescia. (Bola.com/Dok. Brescia)

Keinginan Juventus memboyong Tonali menemui ujian berat karena harus bersaing dengan Inter Milan yang juga menginginkan gelandang berusia 20 tahun itu.

Bahkan, Inter kabarnya sudah menjalin kesepakatan dengan Tonali dan tinggal menyepakati biaya transfer 40 juta euro yang diminta Brescia.

Sebagai alternatif, Juventus diyakini mengincar gelandang Sassulo, Manuel Locatelli yang sebelumnya juga sempat dihubungkan dengan Si Nyonya Tua.

Sumber : Bola.com

Continue Reading

Sepakbola

Bali United Bakal Tampil Habis-habisan Dalam 3 Laga Tersisa di Piala AFC 2020

Published

on

By

Menurut gelandang Bali United, Muhammad Taufiq, semua laga sisa termasuk laga kontra Sriwijaya FC wajib dimenangkan. (baliutd.com)

Finroll.com, Jakarta – Bali United akan melakoni tiga laga tersisa di penyisihan Grup G Piala AFC 2020 di Vietnam. Gelandang Bali United, Muhammad Taufiq, memastikan timnya bakal tampil habis-habisan untuk bisa menyapu bersih tiga laga itu dengan kemenangan.

Saat ini, Bali United dalam posisi yang kurang ideal karena menghuni dasar klasemen sementara Grup G. Klub berjulukan Serdadu Tridatu itu mengoleksi tiga poin, hasil dari sekali menang dan dua kali kalah.

Secara matematis, peluang Bali United untuk melaju ke babak selanjutnya memang masih terbuka. Namun, syaratnya adalah pasukan Stefano Cugurra Teco itu harus mampu meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingannya.

“Berbicara peluang tim ini, saya rasa masih sangat terbuka. Seluruh tim Bali United tentu harus optimis dan berjuang dalam persiapan untuk hasil terbaik nantinya,” kata Taufiq seperti dikutip situs resmi klub, Minggu (9/8/2020).

“Waktu persiapan juga panjang dan kami akan berjuang untuk bisa lolos ke babak selanjutnya di kompetisi Asia tersebut,” tegas Taufiq.

Bali United memiliki tiga pertandingan tersisa, yakni melawan United City (Ceres-Negros), Than Quang Ninh, dan Svay Rieng. Seluruh laga tersebut akan digelar di Stadion Cam Pha, Quang Ninh pada 23-29 September 2020.

Tak Gentar

Sementara itu, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, menegaskan timnya tak gentar menjadi tim musafir pada tiga laga tersisa di penyisihan Grup G Piala AFC 2020. Teco memastikan timnya siap bekerja keras untuk bisa melaju ke babak selanjutnya.

“Kami akan bermain di Vietnam yang menjadi tempat netral. Namun, pasti akan lebih bagus buat tuan rumah Than Quang Ninh,” kata Teco.

“Meski demikian, pastinya kami akan bekerja keras saat latihan agar bisa mendapatkan hasil yang bagus di Vietnam. Kami akan fokus ke Piala AFC dulu, setelah itu ke Liga 1,” tegas pelatih asal Brasil itu.

Sumber : Bola.com

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending